Anda di halaman 1dari 21

Oleh :

Ni Putu Widayanti, S.Si., M.Si.


Oleh :
Ni Putu Widayanti, S.Si., M.Si.
Skema Umum Analisis Kation &
Anion
Ion-ion yang akan diidentifikasi

Endapan atau padatan tak larut Ion dalam larutan

Pereaksi, kondisi Pereaksi, kondisi

Endapan Larutan Endapan Larutan


11 Anion yg paling umum dianalisis
Sulfida (S2-2-)

Sulfat (SO442-2-)

Sulfit (SO332-2-)

Nitrat (NO33--)

Jenis Anion Nitrit (NO22--)


Anion yg
paling penting
Karbonat (CO332-2-) dlm analisis

Kromat (CrO442-2-)

Fosfat (PO443-3-)

Klorida (Cl--)

Bromida (Br--)

Iodida (I--)
Sifat-sifat Anion
Analisis kualitatif sebagian besar didasarkan pada
kesetimbangan utk memisahkan &
mengidentifikasi ion yg sejenis.

Sifat-sifat asam-basa

Sifat Anion Sifat redoks

Kesetimbangan
kelarutan
Sifat-sifat asam-basa
Garam-garam larut dlm air yg mengandung kation basa kuat
bila bergabung dgn anion dari asam lemah menghasilkan
larutan yg bersifat basa.
Ion sulfit (SO32-)
Ion kromat (CrO42-) Basa yg relatif lemah yg
ditunjukkan oleh nilai Kb-nya
Ion nitrit (NO22-)
Ion sulfat (SO42-)

Ion sulfit (SO32-) Dlm kondisi asam tidak


Ion karbonat (CO32-) stabil secara thermal
(pemanasan)
Ion nitrit (NO22-)
Ion sulfida (S2-) Menghasilkan gas dlm
kondisi asam

Ion kromat (CrO42-) Menghasilkan gas dlm


kondisi asam
Sifat redoks (reduksi-oksidasi)
Reduksi: reaksi yg disertai dengan penangkapan elektron/ pelepasan oksigen (Oksidator)

Oksidasi:reaksi yg disertai dengan pelepasan elektron/pengikatan oksigen (Reduktor)

Ion nitrat (NO33--) Oksidator kuat dlm


Ion kromat (CrO442-2-) suasana asam

Sbg. oksidator Oksidator cukup kuat dlm


Ion sulfat (SO442-2-) suasana asam pekat

Ion nitrit (NO22--) Oksidator kuat dan reduktor


Anion lemah dlm suasana asam

Ion iodida (I--)


Sbg. reduktor Ion sulfida (S2-2-) Reduktor dlm
Ion sulfit (SO332-2-) suasana asam
Kesetimbangan kelarutan
Reaksi pengendapan mengandung nilai sangat berarti bagi analisis anion.
Beberapa reaksi dengan ion Barium (Ba2+) digunakan sbg uji spesifik dari
anion tertentu didasarkan pd nilai kelarutannya.
Reaksi pengendapan anion dengan ion Perak (Ag+) merupakan bagian
penting dari uji pendahuluan dari analisis anion.

Ion sulfit (SO332-2-), karbonat (CO332-2-), Semua anion dlm keadaan netral
kromat (CrO442-2-), fosfat (PO443-3-) dan kecuali ion nitrat (NO33--)
sulfat (SO442-2-)
Direaksikan dg ion
Direaksikan dg ion Perak (Ag+)
Barium (Ba2+)
Menghasilkan endapan
Menghasilkan garam barium
yg hanya sedikit larut dlm air Ksp adalah tetapan
(nilai Ksp kecil) kesetimbangan
suatu larutan
Reaksi-reaksi anion
Proses yang dipergunakan ada 2 yaitu:
1. Gas yang dilepaskan
dengan HCl dan
A. Proses yang melibatkan
H2SO4 encer
identifikasi produk-produk
yang mudah menguap yang
diperoleh pada pengolahan
asam-asam. 2. Gas/uap yang
dilepaskan dengan
H2SO4 pekat

1. Reaksi pengendapan
B. Proses yang bergantung
pada reaksi-reaksi pada
larutan
2. Reaksi oksidasi-
reduksi
Uji Pendahuluan untuk Anion
Uji pendahuluan anion dimaksudkan utk:
memisahkan anion pengoksidasi dan anion pereduksi ke dlm 4
golongan yg didasarkan pada reaksinya terhadap larutan asam
perklorat (HClO4) encer dan ion perak (Ag+).
Uji pendahuluan dapat dideteksi dari:
- perubahan warna
- timbulnya gas
- terbentuknya endapan
Diagram alir Uji Pendahuluan anion
S2-2- PO443-3- SO442-2-
CO332-2- SO332-2- NO33--
CrO442-2- Cr22O772-2- Cl--
Br-- I-- NO22--

MnCl2(aq) FeCl3(aq), H+ H2SO4 pekat


HCl(aq) K3[Fe(CN)6](aq)

Warna hitam- Endapan biru Perubahan warna CrO42-, Cr2O72-


coklat (anion prusi (anion
pengoksidasi) pereduksi) Gas tak berwarna CO32-
& tak berbau
Ion nitrat (NO3-), Ion sulfida (S2-),
nitrit (NO2-), sulfit (SO32-), Gas tak berwarna SO32-, S2-, Cl-
kromat (CrO42-) iodida (I-), nitrit dan berbau
(NO2-) menyengat
Gas berwarna NO2-, I-, Br-
Deteksi Adanya Ion Pengoksidasi
Beberapa tetes sampel (analit)

Ditambahkan ke dlm larutan MnCl2 dlm HCl pekat

Terbentuk warna merah-coklat Adanya anion pengoksidasi


sampai hitam

Kemungkinan anionnya: Mampu mengoksidasi Mn2+ menjadi Mn3+


NO2-, NO3-, CrO42-

Munculnya warna karena


terbentuknya ion kompleks
dari Mn3+ seperti [MnCl5]2-
Deteksi Adanya Ion Pereduksi
sampel (analit)

Ditambahkan ke dlm larutan FeCl3, K3[Fe(CN)6] & HCl encer

Terbentuk suspensi/endapan Adanya anion pereduksi


biru gelap

Kemungkinan anionnya:
S2-, SO32-, I-, atau NO2-

Endapan biru timbul karena


karena terbentuknya
KFe[Fe(CN)6] sbg hasil
reduksinya
Anion Pengoksidasi dan Pereduksi yg Umum

Jenis Anion Rumus Kimia

Pengoksidasi NO2-, NO3-, CrO42-

Pereduksi S2-, SO32-, I-, atau NO2-


Deteksi dari kelompok anion
Berdasarkan sifat-sifatnya terhadap asam perklorat dan ion perak, anion dikelompokkan
menjadi 4.

Klasifikasi ini dirancang hanya untuk memberikan informasi awal tentang ada tidaknya ion-
ion itu sendiri dan bukan untuk proses pemisahan.

Pengujian utk keempat golongan ini dapat dilakukan dengan:


(1) tambahkan larutan HClO4 6 M ke dalam sampel, panaskan dan amati ada tidaknya
gas yg dihasilkan.
(2) dinginkan larutan yg bersuasana asam (langkah 1) tambahkan larutan perak nitrat,
amati warna endapan yang terbentuk.
(3) Pisahkan endapan (hasil langkah 2) dari larutannya, kemudian tambahkan larutan
NH4OH 6 M sehingga bersuasana basa. Tambahkan perak nitrat jika perlu kemudian
amati warna endapan yg terbentuk.
Penggolongan Anion Menjadi 4 Kelompok
Golongan I Golongan III

Anion yg terurai dlm lar. Asam kuat (HClO4 Anion yg stabil dlm HClO4, tetapi mengendap
encer) membebaskan gas bila larutannya sebagai garam perak bila larutannya dinetralkan.
dipanaskan. Gas-gas ini bersifat: CO32- Ag2CO3 (kuning pucat)
S2- H2S (gas tak berwarna, berbau NO2- AgNO2 (kuning pucat); konsentrasi
seperti telur busuk) NO2- harus relatif tinggi
SO3 SO2 (gas tak berwarna, bau seperti
2-
CrO42- Ag2CrO4 (coklat-kemerahan)
belerang dibakar) SO42- Ag2SO4 (putih); konsentrasi SO42-
CO32- CO2 (gas tak berwarna dan tak harus relatif tinggi
berbau)
NO2- NO2 + NO (gas berwarna coklat &
berbau menyengat)
Golongan II Golongan IV

Anion yg stabil dalam HClO4 encer dan Anion yg stabil dlm HClO4 encer, tetapi
mengendap sebagai garam nitrat. menghasilkan garam perak yang larut dalam
S2- Ag2S (hitam) suasana asam atau netral.
I- AgI (kuning pucat) NO3-
Br- AgBr (kuning-coklat) AgSO4 sebagai endapan
Cl- AgCl (putih)
Sifat-sifat Anion Terhadap Asam Sulfat Pekat
Uji dgn H2SO4 harus dilakukan pd sampel yg diuji dalam bentuk padatan

Pengamatan Anion dgn Interpretasi


Asam Sulfat Pekat Keadaan dingin Keadaan panas

Tak ada perubahan PO43-, NO3-, SO42- PO43-, SO42-

Perubahan warna CrO42- (kuning) Cr2O72- (orange) Sama


Cr2O72-(orange) CrO3(merah)
Membebaskan gas tak CO32- CO2 Sama
berwarna, tak berbau
Membebaskan gas tak S2- H2S Sama
berwarna, berbau SO32- SO2
menyengat Cl- HCl
Membebaskan gas NO2- NO2 (coklat) NO2- NO2 sama
berwarna Br- Br2 (merah-coklat) (dari uap panas)
Jika sampel yg diuji adalah campuran
I- I2 (ungu) garam, maka hasil dari uji tdk mudah
diinterpretasi karena gas yg terbentuk mungkin terperangkap.
Diagram Alir Pengelompokan Anion Ke
dalam 4 Golongan
S2-, SO32-, CO32-, NO2-, I-, Br-, Cl-, PO43-, CrO42-/ Cr2O72-, NO3-, SO42-
HClO4 encer

Anion Gol. I: I-, Br-, Cl-, PO43-, CrO42-/


H2S dihasilkan dari S2- Cr2O72-, NO3-, SO42-
SO2 dihasilkan dari SO32-
CO2 dihasilkan dari CO32-
NO2, NO dihasilkan dari NO2- Ag+

Anion Gol. II PO43-, CrO42-/ Cr2O72-,


AgI, AgBr,, AgCl, Ag2S NO3-, SO42-

NH3(aq)

Anion Gol. III Anion Gol. IV


Ag3PO4, Ag2CrO4, Ag2SO4, Ag2CO3, NO3-, SO42-
AgNO2
Contoh Soal Analisis Anion
to h So al
Con
Apakah kesimpulan tentang jenis anion atau yg dapat larut dalam air, yg diturunkan
dari pengamatan berikut:
1.Padatannya berwarna putih
2.Perlakuan padatan dgn asam sulfat pekat dingin tdk memperlihatkan perubahan
3.Penambahan asam perklorat encer dan perak nitrat pada larutan sampel tidak
memberikan endapan
4.Bila sedikit tetesan larutan sampel ditambahkan ke dlm larutan MnCl2 dalam HCl
pekat, tdk terjadi perubahan warna.

s
Analisi
Pengamatan (1): CrO42- tdk mungkin ada dlm sampel, karena warnanya tidak putih
Pengamatan (2): S2-, SO32-, CO32-, NO2-, I-, Br-, Cl- tdk mungkin ada dlm sampel,
karena perlakuan H2SO4 pekat akan membebaskan gas,
kemungkinan sampel mengandung PO43-, NO3-, SO42-
Pengamatan (3): Tdk dpt mengeliminasi kemungkinan anion yg ada
Pengamatan (4): NO3- sbg ion pengoksidasi akan warna larutan MnCl2, jadi tdk
mungkin ada dlm sampel.
Kesimpulan: Anion yg mungkin ada dalam sampel adalah PO 3- atau SO 2-
Prepare for
Quis Now . . . . . . .
.
QUIS (Post Test)
1. Sebutkan 5 anion yang paling penting dalam analisis senyawa anorganik?

2. Jelaskan bagaimana cara mendeteksi adanya ion pereduksi dan ion


pengoksidasi?

3. Sebutkan masing-masing 3 contoh ion pereduksi & ion pengoksidasi?

4. Sebutkan 2 proses yang mendasari reaksi anion-anion?

5. Sebutkan penggolongan anion berdasarkan sifat-sifatnya terhadap asam


perklorat dan ion perak? Beserta sebutkan masing-masing contohnya!