Anda di halaman 1dari 17

SUMBER SUMBER RACUN

KELOMPOK I :
ARLINDASARI

FIFI ALFIANI UMATERNATE

FEBY RIZKI SYAFITRI

JULIANI

NITA LISTIAWATI

NIWAYAN PUTU DESI WINDA

FRITS VALENTINO

YETI SETIAWATI
A. Sumber-
Sumber Racun
BINATANG
Racun hewan terdiri dari beragam struktur
sebuah contoh sederhana dan terkenal adalah
asam formiat yang ditemukan pada semut.
Racun hewan sering merupakan campuran
protein kompleks. Sebagian besar dari
kita pernah menderita racun hewan
di beberapa waktu dalam kehidupan
kita bahkan jika itu hanya sengatan lebah.
Namun, dibeberapa negara kematian dan
penyakit akibat racun hewan merupakan
proporsi penting kasus keracunan dan
penyebab signifikan penyakit dan kematian.
IKAN PUFFER Ikan Puffer memiliki racun yang
sangat mematikan, racun ini
bahkan tidak dapat hilang
walaupun ikan ini sudah di
masak, Racun pada ikan ini di
kenal sebagai tetrodotoxin (TTX).
Tetrodotoxin adalah
racun saraf yang sangat
kuat, mematikan pada
dosis sekitar 10 g /kg berat
badan.
Efek awal adalah kesemutan di
mulut diikuti dalam 10-45 menit
dengan otot inkoordinasi, air
liur, kulit mati rasa, muntah,
diare dan kejang-
kejang. Hasil Kematian
Next.. dari kelumpuhan otot rangka.
STONE FISH STALKER SCORPION

Dijuluki sebagai ikan yang Stalker Scorpion memiliki


paling beracun di dunia racun neurotoksin yang sangat
karena racunnya bisa kuat pada ujung ekornya.
menyebabkan luka yang Racun ini bisa menyebabkan
sangat buruk sampai-sampai rasa sakit yang diikuti demam,
bagian tubuh yang tersengat kejang-kejang, lumpuh, dan
akhirnya kematian pada setiap
harus diamputasi segera agar
hewan yang disengatnya.
racunnya tidak menyebar ke
Manusia yang memiliki
seluruh tubuh. Ikan ini sangat
kondisi jantung yang kurang
dihindari oleh penyelam-
kuat akan beresiko pada
penyelam di perairan laut
kematian. Stalker Scorpion
dangkal Pasifik, lautan India
banyak ditemukan di daerah
dan daerah the Great Barrier Afrika Utara dan Timur Tengah
Reef.
Laba-laba ini dapat di
LABA-LABA katakan sebagai laba-
FIDDLEBACK laba paling beracun di
dunia. Gigitan oleh
laba-laba ini pada
umumnya tidak terasa
sakit, namun setelah 8
jam, maka korban akan
berada dalam kondisi
kesakitan maupun
sekarat. Gigitannya
pada umumnya
menyebabkan muntah-
muntah, pembengkakan
dan nekrosis
BISA ULAR - CONOTOXIN

Conotoxin mewakili kategori racun yang


Gigitan ular adalah salah dihasilkan oleh siput kerucut yang hidup
satu bentuk yang paling umum di laut, dan mampu menghambat
dari keracunan oleh racun alami di aktivitas sejumlah saluran ion seperti
seluruh dunia. kalsium, natrium, kalium atau saluran.
Misalnya, gigitan ular Diamondba Dalam banyak kasus,racun yang
ck, ular yang paling beracun di dikeluarkan oleh berbagai jenis siput
Amerika Serikat, memproduksi kerucut mencakup
edemayang sangat berbagai jenis conotoxins, yang
menyakitkan dalam beberapa mungkin khusus untuk saluran ion yang
menit. Mual, muntah dan berbeda, sehingga
diare dapat terjadi dan menciptakan racun yang
efek jantung, mampu meluas gangguan fungsi saraf.
sepertipenurunan tekanan darah Secara signifikan, Conotoxin mampu
arteri sistemik dan lemah serta nad mengikat dan menghambat saluran
i cepat. Sistem saraf pusat dapat kalsium yang terletak di membran
dipengaruhi, menyebabkan neuron tapi bukan dari sel-sel otot.
kelumpuhan pernapasan.
APITOXIN Apitoxin atau madu
racun lebah, adalah
cairan tak berwarna dan
pahit. Bagian aktif dari
racun adalah campuran
kompleks protein, yang
menyebabkan
peradangan lokal dan
bertindak sebagai
antikoagulan. Racun ini
diproduksi dalam perut
lebah pekerja dari
campuran sekresi asam
dan basa.
TUMBUH-TUMBUHAN

Banyak spesies tumbuhan di dunia tidak


dapat dimakan karena kandungan racun
yang dihasilkannya.
- Kacang Merah (Phaseolus Vulgaris)
Racun alami yang dikandung oleh
kacang merah disebut fitohemaglutinin
(phytohaemagglutinin), yang termasuk
golongan lektin.
- Singkong
Singkong mengandung senyawa yang
berpotensi racun yaitu linamarin dan
lotaustralin. Keduanya termasuk
golongan glikosida sianogenik.
- Pucuk Bambu (Rebung)
Racun alami pada pucuk bambu termasuk dalam golongan
glikosida sianogenik. Gejala keracunannya mirip dengan
gejala keracunan singkong, antara lain meliputi
penyempitan saluran nafas, mual, muntah, dan sakit kepala.
- Biji Buah-Buahan
Contoh biji buah-buahan yang mengandung racun glikosida
sianogenik adalah apel, aprikot, pir, plum, ceri, dan peach.
ketika biji segar buah-buahan tersebut terkunyah, maka zat
glikosida sianogenik dapat berubah menjadi hidrogen
sianida, yang bersifat racun. Gejala keracunannya mirip
dengan gejala keracunan singkong dan pucuk bambu.
- Kentang
Racun alami yang dikandung oleh kentang termasuk dalam
golongan glikoalkaloid, dengan dua macam racun
utamanya, yaitu solanin dan chaconine. Kadar glikoalkaloid
yang tinggi dapat menimbulkan rasa pahit dan gejala
keracunan berupa rasa seperti terbakar di mulut, sakit perut,
mual, dan muntah.
- Tomat Hijau
Tomat mengandung racun alami yang termasuk golongan
glikoalkaloid. Racun ini menyebabkan tomat hijau berasa
pahit saat dikonsumsi.
- Parsnip (Semacam Wortel)
Parsnip mengandung racun alami yang disebut
furokumarin (furocoumarin). Senyawa ini dihasilkan
sebagai salah satu cara tanaman mempertahankan diri dari
hama serangga. Racun tersebut antara lain dapat
menyebabkan sakit perut dan nyeri pada kulit jika terkena
sinar matahari.
- Seledri
Seledri mengandung senyawa psoralen, yang termasuk ke
dalam golongan kumarin. Senyawa ini dapat menimbulkan
sensitivitas pada kulit jika terkena sinar matahari.
- Zucchini (Semacam Ketimun)
Zucchini mengandung racun alami yang disebut
kukurbitasin (cucurbitacin). Gejala keracunan zucchini
meliputi muntah, kram perut, diare, dan pingsan.
- Strychnine
Strychnine memiliki racun yang menyerang saraf pusat dan
mengakibatkan kejang- kejang.

- Monkshood Atau Wolfsbane


Racun yang dikandung dalam tumbuhan ini disebut alkaloid
pseudaconitine. Kontak dengan kulit dapat menyebabkan mati
rasa Menelan atau penyerapan tanaman dapat
menyebabkan gejala jantung dan kelumpuhan.
- Racun Bushman
Racun bushman ini digunakan oleh suku Khoisan di
Afrika Selatan sebagai obat racun untuk anak-anak panah
mereka dan getahnya merupakan racun berbahaya.
- Angels Trumpet (Terompet Malaikat)
Bunga terompet mengandung zat hallucinogen, yakni zat
yang dapat menyebabkan seseoarang mengalami halusinasi.
Kandungan aktifnya dalam bunga terompet adalah atropine,
hyoscyaminedan
scopolamine yang Bagai zat penghilang
kesadaran atauanticholinergics
Bagai zat penghilang kesadaran atau anticholinergics.

- Moonseed (Biji Bulan)


Biji dari buah yang berasal dari Amerika
Utara ini adalah racun yang sangat
berbahaya bagi manusia yang bisa
menyebabkan kelumpuhan.
ZAT KIMIA
- Sianida
sianida membunuh dengan mencegah sel-sel darah
merah dalam penyerapan oksigen mengakibatkan
"Sesak Napas Internal. -
- Arsenik
Pada abad ke-15 dan 16, keluarga itali dari Borgias
menggunakan arsenik sebagai racun dalam
pembunuhan politik
- Hidrokarbon
Hidrokarbon menyebabkan perubahan
paru paru dan susunan saraf pusat. Menelan zat ini
akan menyebabkan iritasi mukosa, muntah dan
diare Kadang timbul distres pernapasan, sianosis
, takikardi, demam dan kematian.
Sulfur Dioxida

Sulfur dioxida meningkatkan penyakit


pernapasan, terutama pada anak-anak dan orang berusia
lanjut, yang dapat memicu gejala asma yang parah,
serta memperparah penyakit paru-paru dan
jantung.

- Methylene Chloride (Dichloromethane)


Zat ini merupakan penyebab kanker dan
mampu menyebabkan kerusakan pada janin yang
sedang bertumbuh, system reproduksi serta system

syaraf.
B. MEKANISME KERACUNAN
Melalui kulit, bahan racun dapat memasuki
pori-pori atau terserap langsung ke dalam sistem
tubuh, terutama bahan yang larut minyak (polar).
Melalui mulut, racun dapat terserap seperti halnya
makanan, langsung masuk peredaran darah.
Melalui saluran pernapasan racun dapat terserap ke
dalam sistem tubuh dan dapat langsung
mempengaruhi sistem pernapasan (pengambilan
oksigen dan pembuangan CO2).
Pengaruh racun dapat timbul segera setelah
masuknya racun (acute toxicity), dalam hal ini
racun tersebut racun akut. Gejala keracunan dapat
pula terjadi lambat, setelah beberapa bulan atau
beberapa tahun dan di bahan racun penyebabnya
disebut racun kronis (chronic toxicity).
C. GEJALA KLINIS KERACUNAN

Penilaian keadaan klinis yang paling awal


adalah status kesadaran. Alat ukur yang paling
sering digunakan adalah GCS (Glasgow Coma
Scale).
Apabila pasien tidak sadar dan tidak ada
keterangan apapun, maka diagnosis keracunan
dapat dilakukan pereksklusionam dan semua
penyebab penurunan kesadaran seperti
meningoensefalitis, trauma, perdarahan
subaraknoid/ intrakranial, subdural/ ekstradural
haematom, hipoglikemia, diabetik ketoasidosis,
uremia, ensefalopati.
THANK YOU