Anda di halaman 1dari 15

KELOMPOK 3

DIET BAGI PENDERITA DM


DEWASA
Pengertian Diabetes Mellitus (DM)
Diabetes Mellitus adalah penyakit yang mempengaruhi gula
darah, hal ini terjadi karena glukosa (gula sederhana) di dalam
darah terlalu tinggi. Sehingga tubuh tidak dapat menggunakan
insulin dengan benar atau tidak sempurna. Dalam kinerjanya,
makanan setelah cenderung membuat glukosa darah
meningkat dan akan Diabetes merangsang pankreas untuk
memproduksi insulin. Insulin bergerak membuat gula ke dalam
sel untuk diubah menjadi energi atau sebagai cadangan
energi. Namun, jika terlalu banyak glukosa dalam darah sulit
untuk membuat insulin bekerja dengan baik. Hal ini dapat
terjadi biasanya pada orang yang memiliki usia lebih dari 30
tahun atau lebih tua. Dengan kurangnya aktivitas yang
mengeluarkan energi dapat menjadi pemicu tumbuhnya
Penyebab Diabetes Mellitus
Penyebab diabetes biasanya karena hasil insuli tidak cukup untuk mengakomodasi
kadar gula dan sel-sel tubuh tidak merespon insulin. Dan ini biasanya terjadi karena
kandungan lemak yang besar dalam tubuh tidak sempurna karena kurangnya aktivitas
setiap hari. Penyebab lainya biasanya dikarenakan :

Kurangnya insulin karena virus atau faktor gizi pada saat anak-anak tidak memadai.
- Pengaruh genetik atau keturunan
- Terjadinya obesitas
- Tingginya kadar kortikosteroid
- Adanya kehamilan yang membuat kurangnya kadar insulin dalam darah
- Tubuh racun yang mempengaruhi kinerja insulin
Komposisi makanan yang
dianjurkan:
1.Karbohidrat
Anjuran konsumsi karbohidrat untuk
diabetesi di Indonesia:

45-65% total asupan energi.


Pembatasan karbohidrat tidak dianjurkan <
130 g/hari.
Makanan harus mengandung lebih banyak
karbohidrat terutama berserat tinggi.
Sukrosa tidak boleh lebih dari 5% sehari ( 3-4
sdm)
Makan 3 kali sehari untuk mendistribusikan
asupan karbohidrat dalam sehari.
Serat
Rekomendasi asupan serat untuk orang dengan
diabetes sama dengan untuk orang yang tidak
diabetes yaitu dianjurkan mengkonsumsi 20-35 gr
serat makanan dari berbagai sumber bahan
makanan. Di Indonesia anjurannya adalah kira-kira
25 gr/1000 kalori/ hari dengan mengutamakan serat
larut air.
Protein
Menurut konsensus pengelolaan diabetes di Indonesia
tahun 2006 kebutuhan protein untuk diabetisi 15%-20%
energi. Perlu penurunan asupan protein menjadi 0,8 g/kg
berat badan perhari atau 10% dari kebutuhan energi
dengan timbulnya nefropati pada orang dewasa dan 65%
hendaknya bernilai biologic tinggi.

Sumber protein yang baik adalah ikan, seafood, daging


tanpa lemak, ayam tanpa kulit, produk susu rendah
lemak, kacang-kacangan dan tahu-tempe.
Total lemak

Anjuran asupan lemak di Indonesia adalah 20-25%


energi. lemak jenuh < 7% kebutuhan energi dan lemak
tidak jenuh ganda <10% kebutuhan energi, sedangkan
selebihnya dari lemak tidak jenuh tunggal. Asupan
kolesterol makanan hendaknya dibatasi tidak lebih dari
300 mg perhari.
Apabila peningkatan LDL merupakan masalah utama,
dapat diikuti anjuran diet disiplin diet dislipidemia. Tujuan
utama pengurangan konsumsi lemak jenuh dan
kolesterol adalah untuk menurunkan risiko penyakit
kardiovaskular.
Garam

Anjuran asupan untuk orang dengan diabetes sama


dengan penduduk biasa yaitu tidak lebih dari 3000 mgr atau
sama dengan 6-7 g (1 sdt) garam dapur, sedangkan bagi
yang menderita hipertensi ringan sampai sedang, dianjurkan
2400 mgr natrium perhari atau sama dengan 6 gr/hari garam
dapur. Sumber natrium antara lain adalah garam dapur,
vetsin dan soda.
Alkohol
Anjuran penggunaan alkohol untuk orang dengan
diabetes sama dengan masyarakat umum. Dalam
keadaan normal, kadar glukosa darah tidak terpengaruh
oleh penggunaan alkohol dalam jumlah sedang apabila
diabetes terkendali dengan baik.
Faktor-faktor penentu kebutuhan energy yaitu:
1. Jenis kelamin
Kebutuhan kalori wanita sebesar 25 kkal/kg BB ideal dan pria 30 kkal/kg
BB ideal
2. Umur
Pasien usia > 40 tahun , kebutuhan kalori :
40-59 tahun dikurangi 5% dari energi basal
60-69 tahun dikurangi 10 % dari energi basal
> 70 tahun dikurangi 20% dari energi basal
Pada bayi dan anak-anak kebutuhan kalori adalah jauh lebih tinggi
daripada orang dewasa, dalam tahun pertama bisa mencapai 112 kal/kg
BB.
Umur 1 tahun membutuhkan lebih kurang 1000 kalori dan selanjutnya
pada anak-anak lebih daripada 1 tahun mendapat tambahan 100 kalori
untuk tiap tahunnya.
3. Aktifitas fisik atau pekerjaan
Kebutuhan kalori ditambah sesuai dengan
intensitas aktifitas fisik.
Penambahan kalori dari aktifitas fisik:
- Keadaan istirahat : ditambah 10% dari
kebutuhan
- Keadaan aktifitas ringan: ditambahkan
20% dari kebutuhan
- Keadaan aktifitas sedang: ditambahkan
30% dari kebutuhan
- Keadaan aktifitas berat dan sangat berat:
4. Berat badan
Bila gemuk: dikurangi 20-30% tergantung
dari tingkat kegemukan.
Bila kurus: ditambah 20-30% tergantung
dari tingkat kekurusan untuk menambah
berat badan.
Untuk tujuan penurunan berat badan
jumlah kalori yang diberikan paling sedikit
1000-1200 kalori perhari untuk wanita dan
1200-1600 kalori perhari untuk pria.