Anda di halaman 1dari 12

OKLUSI

ARTERI
RETINA
SENTRAL
Diana T. Ampulembang
Indri Lumentut
Venny Leunupun
Definisi
Oklusi arteri retina sentral adalah
adanya sumbatan pada pembuluh darah
retina sentral
Etiopatogenesis
Oklusi arteri retina sentral terjadi akibat
dari trombosis pada lamina kribrosa,
mungkin berasal dari arteriosklerosis
komplikasi, atau dari kejadian emboli.
Saat retina menjadi iskemik, retina akan
membengkak, dan kehilangan
transparan.
Penyumbatan arteri retina sentral dapat
disebabkan oleh:
Emboli
Penyebab paling sering. Emboli dapat
berasal dari penyakit emboli jantung,
carotid plaque atau emboli endokarditis.
Radang arteri
Spasme pembuluh darah
Penyebab spasme pembuluh darah :
migren, overdosis obat, keracunan
alkohol, tembakau, kina atau timah hitam.
Akibat terlambatnya pengaliran darah
Perlambatan aliran pembuluh darah
retina terjadi pada peninggian tekanan
intraokular, stenosis aorta atau arteri
karotis.
Giant cell artritis
Kelainan hiperkoagulasi
Trauma
Gejala klinik

Kelainan ini biasanya mengenai satu mata


mengenai arteri pada daerah masuknya di lamina
kribrosa
Keluhan pasien dengan oklusi retina sentral dimulai
dengan penglihatan kabur yang hilang timbul
(amaurosis fugaks)
tidak disertai rasa sakit dan kemudian gelap menetap.
Ataupun dengan keluhan penglihatan tiba-tiba gelap
(terjadi bila oklusi hanya terdapat pada salah satu
cabang di batang utama dari a. Retina sentral tetapi
sebelumnya terdapat riwayat amaurosis fugaks tanpa
terlihatnya kelainan pada mata luar)
Pemeriksaan fisik
Ketajaman penglihatan berkisar antara
menghitung jari dan persepsi cahaya
Visus menurun 1/~ sampai 0
Pupil midriasis, refleks cahaya (-)
Funduskopi :
Papil pucat, optic atrophy
Vena hitam / gelap
Arterioles sempit
Retina oedem
Makula : cherry red spot
Penatalaksanaan
Untuk menurunkan tekanan bola mata
dapat dengan :
Mengurut bola mata sehingga bola mata
menjadi lembut, tekanan intraokuler
menurun dan arterinya mengembang
lagi.
Asetazolamid (500 mg IV) bisa
ditambahkan timolol 0,5%
Untuk menginduksi vasodilatasi retina
dan meningkatkan PO2 di permukaan
retina maka pasien dapat diberikan
campuran oksigen 95% dan
karbondioksida 5% secara inhalasi.
Dapat pula dilakukan dengan bernafas
dengan menggunakan kantong kertas.
Prognosis

Secara umum prognosis pada oklusi


arteri retina sentralis kurang begitu
bagus, Namun tidak menutup
kemungkinan terjadinya perbaikan
visus, bergantung pada letak dan
lamanya oklusi.
Terima kasih