Anda di halaman 1dari 20

.

Pengaruh Putaran Bumi pada Sumbunya


Bumi berputar pada sumbunya dalam 24 jam
sekali, misalkan bidang khatulistiwa berimpit
dengan bidang orbit bumi dan bulan.
hidrosfer bumi bergerak terus menerus
menyesuaikan diri dengan gaya-gaya bulan dan
matahari sedangkan bulan dan matahari berada
pada posisi yang tetap atau diam. Maka sembarang
titik yang ada di khatulistiwa akan melewati lapisan
hidrosfer sedemikian sehingga akan mengalami
bergati-ganti air naik dan air surut setiap 6 jam.
Perhatikan keadaan tinggi air pada T0, T6, T12, T18
dan T24,
Pengaruh Edaran Bulan dan Edaran Bumi

ran bulan mengelilingi bumi bersifat bulanan, dan edaran bu


ngelilingi mataharoi bersifat tahunan. Pada saat bumi-bulan-
ahari berada pada satu garis maka terjadi pasut spring.

lan akan menyelesaikan siklus bulanannya melalui tahap :


ulan baru
erempat ke-1
erempat ke-2 (bulan purnama)
erempat ke-3
embali ke bulan baru

at bulan baru dan purnama terjadi pasut spring (perbani) pa


aerah sublunar dan nadir.
da perempat ke-1 dan ke-3 terjadi pasut neap pada daerah
blunar dan nadir (perlina)
Posisi Bumi-Bulan-Matahari
Pengaruh Deklinasi Bulan dan Matahari
pembahasan terdahulu diasumsikan bahwa bidang khatulist
berimpit dengan bidang orbit bulan sekeliling bumi dan bida
bumi sekeliling matahari.
ataanya khatulistiwa bumi membentuk sudut 23,50 U (21 Jun)
ai 23,50 S (21 Des) dengan bidang orbitnya mengelilingi ma
ng orbit bulan membetuk sudut 5o dengan orbit bumi (ekliptik
pada saat-saat tertentu deklinasi bulan terhadap bumi
emum 28,5o U ataupun S. Keadaan ini terjadi secara periodik
p 18,6 tahun.
Faktor-faktor yang mempengaruhi Pasang Surut
Gaya tarik bulan dan matahari
Rotasi bumi pada sumbunya,
Revolusi bulan terhadap bumi,
Revolusi bumi terhadap matahari.
Kedalaman dan luas perairan,
Pengaruh rotasi bumi (gaya coriolis),
Gesekan dasar.
Topogafi dasar laut,
Lebar selat,
Bentuk teluk,
ktor-faktor tersebut menyebabkan berbagai lokasi memiliki c
sang surut yang berlainan
Tipe Pasang Surut
asang surut harian ganda (semi diurnal tide)
alam satu hari terjadi dua kali air pasang dan dua kali air sur
engan tinggi yang hampir sama dan pasang surut terjadi sec
erurutan secara teratur. Periode pasang surut rata-rata adala
2 jam 24 menit. Pasut jenis ini terdapat di Selat Malaka samp
aut Andaman
asang surut harian tunggal (diurnal tide)
alam satu hari terjadi satu kali air pasang dan satu kali air su
eriode pasang surut adalah 24 jam 50 menit. Pasut jenis ini
erdapat di perairan selat Karimata.
sang surut campuran condong ke harian ganda
mixed tide prevailing semi diurnal)
alam satu hari terjadi satu kali air pasang dan satu kali air su
tapi tinggi dan periodenya berbeda. Pasut jenis ini terdapat
perairan Indonesia bagian Timur.
sang surut campuran condong ke harian tunggal
mixed tide prevailing diurnal)
ada tipe ini dalam satu hari terjadi satu kali air pasang dan s
ali air surut, tetapi kadang-kadang untuk sementara waktu te
ua kali pasang dan dua kali surut dengan tinggi dan periode
angat berbeda. Pasut jenis ini terdapat di perairan utara Dan
unda
ipe pasang surut dapat ditentukan dari bilangan Formzall (F)

Dimana :
AO1 = Amplitudo komponen O1
AK1 = Amplitudo komponen K1
AM2 = Amplitudo komponen M2
AS2 = Amplitudo komponen S2
Komponen Pasang Surut
Elevasi muaka air rencana