Anda di halaman 1dari 19

PERANAN EKSTRAK BAWANG DAYAK (Eleutherine palmifolia (L.) MERR.

) DAN UBI
UNGU ( Ipomoea batatas L ) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL DAN
TRIGLISERIDA DARAH PADA TIKUS JANTAN

MAKALAH SEMINAR BIOLOGI

OLEH :
NURUL JANNAH
NIM. 1405119271

Pembimbing :
Darmadi, S.Pd., M.Si.
NIP. 197409012006041002

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS RIAU
PEKANBARU
2017
SISTEMATIKA PENYAJIAN

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan Penulisan
D. Manfaat Penulisan

BAB II PEMBAHASAN
A. Kolesterol dan trigliserida
B. Biologi Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.)
C. Biologi Bawang Dayak ( Eleutherine
palmifolia L. Merr
D. Peranan Ekstrak Bawang Dayak dan Ubi
Ungu dalam Ppenurunan Kadar Kolesterol dan
Trigliserida Pada Tikus Jantan

BAB III PENUTUP


BAB I
BAB PENDAHULUAN
I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
BAB I
BAB PENDAHULUAN
I PENDAHULUAN
BAB I
BAB PENDAHULUAN
I PENDAHULUAN
BAB I
BAB PENDAHULUAN
I PENDAHULUAN
BAB I
BAB PENDAHULUAN
I PENDAHULUAN
BAB I
BAB PENDAHULUAN
I PENDAHULUAN

B. RUMUSAN MASALAH

Adapun rumusan masalah dalam penulisan makalah ini adalah, Bagaimanakah pengaruh ekstrak
Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L.)Merr.) dan tanaman Ubi Ungu (Ipomoea batatas L.) terhadap
penurunan kadar kolesterol dan trigliserida pada darah tikus ?
BAB I
BAB PENDAHULUAN
I PENDAHULUAN

B. RUMUSAN MASALAH

Adapun rumusan masalah dalam penulisan makalah ini adalah, Bagaimanakah pengaruh ekstrak
Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L.)Merr.) dan tanaman Ubi Ungu (Ipomoea batatas L.) terhadap
penurunan kadar kolesterol dan trigliserida pada darah tikus ?
C. TUJUAN PENULISAN
MAKALAH
Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui peranan ekstrak Bawang Dayak (Eleutherine
palmifolia (L.) Merr.) dan tanaman Ubi Ungu (Ipomoea batatas L.) terhadap penurunan kadar kolesterol
dan trigliserida pada darah tikus.
BAB I
BAB PENDAHULUAN
I PENDAHULUAN

B. RUMUSAN MASALAH

Adapun rumusan masalah dalam penulisan makalah ini adalah, Bagaimanakah pengaruh ekstrak
Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L.)Merr.) dan tanaman Ubi Ungu (Ipomoea batatas L.) terhadap
penurunan kadar kolesterol dan trigliserida pada darah tikus ?
C. TUJUAN PENULISAN
MAKALAH
Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui peranan ekstrak Bawang Dayak (Eleutherine
palmifolia (L.) Merr.) dan tanaman Ubi Ungu (Ipomoea batatas L.) terhadap penurunan kadar kolesterol
dan trigliserida pada darah tikus.

D. MANFAAT PENULISAN
MAKALAH
Manfaat penulisan makalah ini adalah memberikan informasi mengenai peranan ekstrak Bawang
Dayak (Eleutherine palmifolia (L.)Merr.) dan tanaman Ubi Ungu (Ipomoea batatas L.) terhadap
penurunan kadar kolesterol dan trigliserida pada darah. Sebagai bahan pengayaan pada materi gizi
makanan dan peranan dalam metabolisme tubuh. Selain itu, dapat dijadikan referensi tugas akhir bagi
mahasiswa yang ingin meneliti tumbuhan yang berpotensi terhadap fungsi faal tubuh manusia.
BAB I
BABPENDAHULUAN
II PEMBAHASAN

A. KOLESTEROL DAN
TRIGLISERIDA Adapun fungsi dari kolesterol
menurut Boyer (2002) :
KOLESTEROL 1. Pembentuk membran sel
2. Unsur myelin dalam
jaringan saraf
Kolesterol adalah lipida struktural 3. Prekursor biomolekul
(pembentuk struktur sel) yang berfungsi
sebagai komponen yang dibutuhkan dalam KOLESTEROL
kebanyakan sel tubuh. (Silalahi, 2006).

LDL HDL VLDL

Kadar kolesterol total


normal : 140-200 md/dL
kadar LDL normal : < 130
mg/dL
kadar HDL normal : > 40
mg/dL
( LIPI, 2009 )
Sumber : (Mayes, 1996)
Gambar 1. Struktur Kimia Kolesterol
BAB I
BABPENDAHULUAN
II PEMBAHASAN

TRIGLISERID
A

Trigliserida adalah lipid yang Menurut (Guyton, 2007) kadar trigliserida dalam darah
terdapat dalam jaringan adipose dapat dipengaruhi oleh ; Asupan protein yang berlebihan,
(Marks , 2000). Trigliserida juga stress, hormon insulin.
merupakan suatu ester gliserol Tabel 1. Jumlah trigliserida berdasarkan usia Tabel 2. Total Kadar trigliserida berdasarkan jenis kelamin
yang terbentuk dari tiga asam Jumlah Responden
lemak dan gliserol. Umur
Trigliserida Tinggi
(%)
Jenis kelamin Tinggi Trigliserida (%)
21 30 0 0% Laki laki 7 36,85%
31 40 6 46,15% Perempuan 5 16,13%
41 50 3 20% Total 12 24%
51 60 4 36,36%
61 64 0 0%
Total 13 26%

Sumber : Anggara, dkk (2016).

Kadar trigliserida normal dalam darah adalah <150


Gambar 2. Struktur Kimia Trigliserida mg/dl, kadar trigliserida dalam darah >150 mg/dl
( Sumber:Wikipedia.com ) meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung dan
pembuluh darah sebesar 2,8 kali (Supriyono dan
Soeharyo, 2008).
BAB I
BABPENDAHULUAN
II PEMBAHASAN

B. BIOLOGI UBI JALAR UNGU ( Ipomoea


batatas L. )
Dijadikan sebagai bahan pangan (89%)
dengan konsumsi 7,9 kg/kapita/tahun
( Pustaka Litbang, 2008 )

Gambar 4. Morfologi tanaman Ubi Jalar Ungu (Sumber : Google.com)

Klasifikasi Ubi Jalar Ungu menurut


Gambar 5. Hasil Olahan Ubi Jalar Ungu (Sumber : Google.com)
Rukmana, 1997 :
Kingdom : Plantae Memiliki kandungan antosianin lebih
Divisi : Spermatophyta tinggi dari ubu jalar lainnaya
Subdivisi : Angiospermae (519mg/100 g berat basah)
Kelas : Dicotyledonae (Kumalaningsih, 2006)
Memiliki kandungan antosianin lebih
Ordo : Solanales
tinggi dari ubu jalar lainnaya
Famili : Convolvulaceae
(519mg/100 g berat basah)
Genus : Ipomoea
(Kumalaningsih, 2006)
Spesies : Ipomoea batatas L
BAB II
BAB PEMBAHASAN
II PEMBAHASAN

C. BIOLOGI BAWANG DAYAK ( Eleutherine


palmifolia L. Merr. )

Klasifikasi Bawang Dayak menurut DepKes,


2011 :
Kerajaan : Plantae
Divisi : Spermatophyta
Sub divisi: Angiospermae
Kelas : Monocotyledonae
Bangsa : Liliales
Suku : Iridaceae
Marga : Eleutherine
Jenis : Eleutherine palmifolia (L) Merr.
Gambar 6. Morfologi tanaman Bawang Dayak
Sumber : Dokumentasi Pribadi (05/04/2017)

Kandungan senyawa bawang dayak yaitu naftokuinon (Babula,


et al., 2005) dan flavononoid (Wardani, 2009)

Telah banyak digunakan sebagai obat tradisional seperti


hipertensi, diabetes, penurun kolesterol, kanker, bisul oleh
masyarakat Kalimantan (Galingging, 2009).
BAB II PEMBAHASAN
D. Peranan Ekstrak Bawang Dayak (Eleutherine
palmifolia L. Merr. )
dan Ubi Ungu (Ipomoea batatas L) dalam Menurunkan
Kolesterol Dan Trigliserida Tikus Jantan
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Anjar
Mahardian, Yupin, Yeni Indah dan Susanti (2016) bahwa terdapat
penurunan kadar kolesterol dan trigliserida pada tikus jantan
yang diberi ekstrak Bawang Dayak dan Ubi Jalar Ungu.
Tabel 3. Tabel rata-rata hasil optimasi kadar kolesterol dan kadar trigliserida pada tikus
setelah pemberian kuning telur puyuh 10ml/KgBB

Ke- 5 Ke- 15
Hari Rata-rata Rata-rata
1 2 3 SD 1 2 3 SD
Tikus
Kadar Kolesterol 48 60 53 53,6 6.0 99 109 104 104 5
(mg/dL)
Kadar Trigliserida 68 98 72 79,3 6.0 115 124 119 119.3 4.5
(mg/dL)

Menurut Suckow, et al., (2005) kadar kolesterol normal pada tikus yaitu
47-88 mg/dL dan kadar trigliserida normal pada tikus yaitu 24-145 mg/dL.
BAB II PEMBAHASAN

Tabel 4. Rerata SD kadar kolesterol dan trigliserida pada hari ke-15

Kelompok Perlakuan Kadar Kolesterol mg/dL Kadar Trigliserida mg/dL

I Tanpa perlakuan 71,4 6,7 # 85,4 8,1 #

II Kontrol pelarut 105 5,3 * 137,2 14,3*

III Kontrol positif 72,4 5,9 # 85 11,2#

IV BD 50 mg/KgBB 92,2 6,6 * 110,6 10,6#*


V BD 100 mg/KgBB 83 7,8 # 96,8 7,0#*

VI BD 200 mg/KgBB 72,4 8,2 # 86,4 4,3#


VII UU 50 mg/KgBB 95 6,1 * 116,2 10,9#*

VIII UU 100 mg/KgBB 87,2 9,0 # 107,4 9,0 #*

IX UU 200 mg/KgBB 80,8 9,2 # 95 7,9 #*

Keterangan :
BD = bawang dayak; UU = ubi ungu; * ada perbedaan signifikan dengan kontrol positif
(simvastiton 1,26 mg/KgBB); #ada perbedaan signifikan dengan control pelarut (Na-CMC 1 %);
kelompok II-IX mendapatkan induksi kuning telur puyuh 10 ml/KgBB perhari per oral.
BAB II PEMBAHASAN

160
120
137.2
104 105 140

95 119.3
100 92.2 120 116.2
110.6 107.4
87.2
83 80.8 96.8 95
100
80 72.4 72.4 85.4 85 86.4
71.4
80
60 60

40
40
20
20
0
I II III IV V VI VII VIII IX X

0
I II III IV V VI VII VIII IX X
Gambar 7. Grafik perbandingan kadar kolesterol Gambar 8. Grafik perbandingan kadar trigliserida

Keterangan : I (kadar kolesterol hari ke-5); II (tanpa perlakuan);


III (kontrol pelarut); IV (kontrol positif); V( BD 50mg/KgBB;
VI( BD 100mg/KgBB); VII( BD 200mg/KgBB; VIII( UU
50mg/KgBB); IX( UU 1000mg/KgBB; X (UU 200mg/KgBB)
BAB II
BABPEMBAHASANv
II PEMBAHASAN

Aktivitas antioksidan pada teh kombucha sebesar 93%.Penelitian yang dilakukan oleh bahwa pemberian
minuman teh kombucha sebesar 75,25 ml/hari selama 14 hari pada wanita usia 40-55 tahun penderita
hipertigliseridemia dapat menurunkan rerata kadar trigliserida sebesar 10,704,191 mg/dl (Valendrea,
2016).
Penelitian lain, yang dilakukan oleh Tanza, dkk (2015) bahwa bahwa ekstrak heksana dan ekstrak etanol
daun gedi merah dengan dosis 20 mg/kgBB dapat menurunkan kadar kolesterol sebesar 72% atau
sekitar 12,8 mg/dL dan 14% atau sekitar 2,4 mg/dL daun gedi merah sebesar 72% atau sekitar 12,8
mg/dL. Aktivitas antikolesterol dalam ekstrak daun gedi merah disebabkan adanya kandungan penting
dalam daun gedi merah antara lain flavonoid, tanin dan fenolik

Pada penelitian oleh I Made Jawi, dkk (2011) ekstrak air umbi ubi jalar ungu dan makanan tinggi
kolesterol selama 3 bulan secara bersamaanternyata terjadi penurunan total kolesterol secara
bermakna(P<0,05).

Terjadi penurunan rerata trigliserida yang signifikan (p=0.011) pada kelompok yang diberi snack
barberbahan dasar kombinasi ubi jalar ungu dan kedelai kuning sebesar -55.143.33 mg/dl
atau sebesar 32.89% (Hesti, dkk. 2014).
BAB III PENUTUP

Berdasarkan penelitian yang telah banyak dilakukan, bahwa kedua tanaman ini memiliki senyawa
flavonoid yang mampu menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida yang tinggi dalam darah, yang
mana dapat menimbulkan penyakit yang berhubungan pada gangguan kadar lipid di darah. Bawang
dayak memiliki pengaruh penurunan yang lebih signifikan dibandingkan dengan Ubi Jalar Ungu.