Anda di halaman 1dari 31

Modul III

KELOMPOK VI
Nama kelompok VI

Dita ayu widyasari (61111037)
Gita titian tera indah(61111040)
Dita karmila sari (61111041)
Tri oksa (61111048)
Glegery putri hardoni (61111049)
Wahyudi yusman (61111051)
Tsintia p bhuhori (61111052)
Meidya mukarramah (61111056)
Chyntia f dewi (61111062)
Oksayana lustari (61111065)
Tiara syahbana (61111070)
Skenario

Eyang Suparto (55 tahun) yang tinggal di Panti
Lansia, di bawa oleh anaknya ke klinik UNIBA,
sudah 2 bulan batuk berdarahdisertai nyeri dada.
Kata anak yang mengantarnya, eyang Suparto
sekarang lebih kurus dari beberapa bulan yang
lalu. Beberapa sahabat eyang Suparto dipanti
Lansia juga mengalami sakit yang sama.
Kata Sulit

Nyeri
Nyeri merupakan sensasi tidak menyenangkan
yang terlokalisasi pada suatu bagian tubuh.
Nyeri seringkali dijelaskan dalam istilah proses
dekstruktif jaringan (misalnya seperti ditusuk-
tusuk, panas terbakar, melilit seperti dirobek-
robek, seperti diremas-remas) atau suatu reaksi
badan atau emosi (misalnya takut, mual, mabuk)
(Harrison : Prinsip-Prinsip Ilmu Penyakit Dalam Hlm 60)
Kata Kunci


Eyang Suparto sudah 2 bulan batuk berdarah
disertai nyeri dada.
Lebih kurus dari beberapa bulan yang lalu
Beeberapa sahabat Eyang Suparto dipanti
lansia mengalami sakit yang sama

Kunci Permasalahan
Eyang Suparto (55 tahun) terinfeksi bakteri
TBC
Analisis Pertanyaan

1. Apa penyebab Eyang Suparto batuk berdarah
disertai nyeri dada ?
2. Apa Definisi TBC ?
3. Apakah hubungan batuk berdarah disertai
nyeri dada ?
4. Bagaimana mekanisme bakteri TBC
menginfeksi manusia ?
5. Apa tanda-tanda seseorang terinfeksi
bakteri ?
6.Bagaimana penatalaksana
infeksi ?

7.Bagaimana mekanisme penularan
infeksi ?
8. Apa saja penyebab terjadinya
infeksi ?
9. Apa saja dampak seseorang
terkena infeksi ?
10.Apa saja dampak seseorang
terkena infeksi bakteri ?
11. Bakteri apa saja yang berbahaya
bagi manusia ?
12. Faktor apa saja yang dapat
menyebabkan manusia terkena
infeksi ?
13. Berikan beberapa contoh
penyakit yang disebabkan oleh
infeksi bakteri ?
14. Apa definisi infeksi ?
Tujuan Umum

Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan


tentang infeksi

Tujuan Khusus

- Mahasiwa mampu memahami dan menjelaskan


definisi infeksi
- Mahasiwa mampu memahami dan menjelaskan
mekanisme infeksi
- Mahasiwa mampu memahami dan menjelaskan
tanda-tanda infeksi
-Mahasiwa mampu memahami dan
menjelaskan
-Mahasiwa mampu

penatalaksanaan
memahami dan
menjelaskan faktor-faktor infeksi
-Mahasiwa mampu memahami dan
menjelaskan jenis-jenis infeksi
-Mahasiwa mampu memahami dan
menjelaskan dampak infeksi
-Mahasiwa mampu memahami dan
menjelaskan cara penularan infeksi
Mind mapping
mekanism Faktor-


definisi
e faktor

Cara
penularan infeksi Tanda-
tanda

Jenis-
jenis
penatalaksan
a

jamu bakter
virus parasit
r i
PEMBAHASAN
DEFINISI

Infeksi adalah kolonalisasi yang
dilakukan oleh spesies asing terhadap
organisme inang, dan bersifat pilang
membahayakan.
JENIS-JENIS INFEKSI

BAKTERI

Bakteri adalah setiap mikroorganisme
prokariotik uniselullar yang sering
memperbanyak diri dengan pembelahan
sel (fisi) dan yang sel-selnya khas
terdapat dalam dinding sel.
Ciri-ciri Bakteri


Organisme multiselluler
Prokariot (tidak memiliki membran inti sel )
Umumnya tidak memiliki klorofil
Memiliki ukuran tubuh yang bervariasi antara
0,12 s/d ratusan mikron umumnya
memilikiukuran rata-rata 1 s/d 5 mikron.
Memiliki bentuk tubuh yang beraneka ragam
Hidup bebas atau parasit
Yang hidup di lingkungan ekstrim seperti pada
mata air panas,kawah atau gambut
dindingselnya tidak mengandung
peptidoglikan

Yang hidupnya kosmopolit diberbagai
lingkungan dinding selnya mengandung
peptidoglikan

Penggolongan bakteri
bakteri Kokus (bulat)
bakteri basil (batang)
bakteri Vibrio (koma)
bakteri Spirillum (spiral)
Berdasarkan kedudukan flagela pada
selnya
Monotrik
Amfitrik
Lofotrik
Peritrik

Berdasarkan pewarnaan Gram (Gram


strain)
Bakteri gram-positif
Bakteri gram-negatif
Berdasarkan kebutuhan oksigen
Bakteri aerob
Bakteri anaerob

Berdasarkan cara memperoleh makanan
(bahan organik)
Autotrop
Heterotrop
VIRUS
Virus berasal dari
kata latin yang berarti
racun. merupakan peralihan dari makhluk
hidup dan benda mati, benda mati karena
tidak memiliki protoplasma dan dapat
dikristalkan, makhluk hidup karena dapat
berkembangbiak meskipun di dalam makhluk
hidup lainnya.
CIRI-CIRI VIRUS
Virus bersifat aselular (tidak ada sel)

Dalam tubuhvirus terkandung salah satu asam
nukleat, DNA atau RNA
Dalam proses reproduksinya, hanya
diperlukan asam nukleat
Berukuran sangat kecil 20-300
milimikronMultiplikasi terjadi pada sel-sel
hospes
Dapat dikristalkan dan dicairkan kembali
Virus tidak memiliki kemampuan untuk
memperbanyak diri diluar sel hidup
Secara garis besar penggolongan virus
dibagi menjai 2 kelompok, yakni :
Kelompok Virus ADN
Kelompok virus ARN
PARASIT
Parasit merupakan hubungan antar organisme
yang berbeda spesies, bila salah satu
organisme hidup dan mengambil makanannya
dari organisme yang ditumpanginya atau
merugikan inangnya.
Parasit dibedakan menjadi dua yaitu:
Ectoparasit

Kutu rambut pada manusia, Gyrodactylus sp.
Dan lemea sp.

JAMUR
Jamur merupakan kelompok organisme
eukariotik yang membentuk dunia jamur atau
regnum fungi. Jamur pada umumnya
multiseluler (bersel banyak).
Ciri-ciri jamur


Jamur termasuk organisme eukariotik kerena
sel penyusunnya memiliki membran inti.
Jamur ada yang uniseluler dan multiseluler.
Memiliki dinding sel dari bahan kitin.
Tidak memiliki klorofil.
Tubuhnya terdiri dari benang-benang yang
disebut hifa, hifa dapat membentuk anyaman
bercabang-cabang yang disebut miselium.
Reproduksi jamur, ada yang dengan cara
vegetatif ada pula dengan cara generatif.
Penggolongan jamur


MYXOMYCOTINA(Jamurlendir)
OOMYCOTINA
ZYGOMYCOTINA
ASCOMYCOTINA
BASIDIOMYCOTINA
DEUTEROMYCOTIN
MEKANISME INFEKSI


Mikroba patogen agar dapat menimbulkan
penyakit infeksi harus bertemu dengan pejamu
yang rentan, melalui dan menyelesaikan tahap-
tahap sebagai berikut.
Mikroba bergerak ke
Invasi
Penjamu

Mikroba mencari
jaringan yang cocok
Reaksi infeksi yang terjadi pada pejamu disebabkan oleh
adanya sifat-sifat spesifik mikroba patogen.
a.Infeksivitas
b.Virulensi
c.Antigenitas

d.Toksigenitas
e.Patogenitas

Reaksi infeksi adalah proses yang terjadi pada pejamu


sebagai akibat dari mikroba patogen mengimplementasikan
ciri-ciri kehidupannya terhadap pejamu. Kerusakan jaringan
maupun gangguan fungsi jaringan akan menimbulkan
manifestasi klinis, yaitu manifestasi klinis yang bersifat
sistemik dan manifestasi klinis yang bersifat khusus
(organik).
FAKTOR-FAKTOR INFEKSI


Umur
Contoh :
Pada neonatus (bayi baru lahir)
Manula (reinfeksi)
Genetik
Contoh :
Anemia sel sabit
Nutrisi
Contoh:
Nutrisi menurun maka respon penyembuhan menurun
Psikologik
Contoh :- Stress jika stress imunitas akan menurun
TANDA-TANDA INFEKSI

Demam

Malaise (kelemahan umum)
Nafsu makan berkurang
Letih
Dolor
Kalor
Tumor
Rubor
Fungsio Laesa
CARA PENULARAN INFEKSI


Penularan infeksi adalah berpindahnya
mikrooganisme (kuman) dari orang yang satu ke
orang (banyak orang) yang lain. Jalur penularan
infeksi tersebut ialah sebagai berikut:
Melalui udara (airborne)
Dari usus (secara langsung)
Dari usus (secara tidak langsung)
Kontak Langsung
Jalur kelamin (sexually transmitted)
Gigitan serangga atau hewaN
Melalui darah (blood borne)
PENATALAKSANA


Medikamentosa
Nonmedikamentosa
REFERENSI


Harrison Vol.1 : Prinsip-Prinsip Ilmu Penyakit
Dalam. EGC.
Kamus Dorland Edisi 31
Infeksi Nosokominal Penerbit Salemba Medika
Roitt,Ivan,Jonathan Brostoff,David
Male.1989.Imunology.Second edition.New
York:Harper&Row Publisher Inc.bab 19-bab 22.
Boedina, Siti.Imunology.Edisi 3.1996.FK UI.
Mikrobiologi Kedokteran Edisi 23

Terimaka
sih