Anda di halaman 1dari 46

KELAINAN

KELAINAN DALAM
DALAM
LAMANYA
LAMANYA
KEHAMILAN
KEHAMILAN

Oleh :
DR. HM. ROIS MAMUN,
Sp.OG
I. ABORTUS
Pengeluaran hasil konsepsi sblm
janin dapat hidup di luar kandungan
Janin terkecil 297 Gram
Pengakhiran kehamilan < BB:500
Gr /< 20 mgg
0 20 28 37
POST
40 PART.
AB PART. IM ATEREM TER
PREM
M
Abortus : - Spontan - Terapeutik
- Buatan
FREKWENSI :
- Sukar ditentukan --> 10 15 %

ETIOLOGI
1.Kelainan Pertumbuhan Hasil Konsepsi
a) kelainan kromosom : - Trisomi & PoLi
Ploidi
b) Lingkungan Kurang Sempurna
- Pemberian zat-zat makan
c) Pengaruh dari luar : - Radiasi
- Virus Terato
- obat2an genik
4. Kelainan Traktus Genetalis
- Retroversio Ut - Kel. Bawaan Ut
- Myoma Ut - Incompetensia
Servikalis
SEBAB : - kelemahan bawaan
serviks
- Dilatasi serviks >>
- Pemotongan Serviks
- Robekan Serv. Luas di jahit
PATOLOGI
Permulaan abortus
Perd. Dalam des. Basalis
Nekrosis Jar.Sekitarnya
Hasil Konsepsi terlepas
Benda Asing Dalam Uterus
Uterus Berkontraksi

< 8 minggu 8- 14 minggu >14 minggu

Hasil konsepsi Plasenta tak Ketuban Pecah,


Keluar dilepaskan janin Keluar
Seluruhny dg.sempurna diikuti dengan
Plasenta
- Hasil konsepsi dapat dikeluarkan dlm
berbagai bentuk : - Blighted
duom
- Janin Lahir
hidu
- p
Bila mudigah mati tak dikeluarkan dlm
wktu singkat - Mola Kruenta
- Mola Karnosa
- Mola Tuberosa

- Pada janin tak dikeluarkan :


- Munifikasi : - Fetus kompresus
- Fetus Papiraseus
- Maserasi : - kulit terkelupas
- Tengkorak lembek
- Perut membesar
- Slruh janin kemerah2an
Diagnosa dan Penanganan
- Masa Reproduksi - Perd. Pervagina Diperkuat dg
- Haid Terlambat - Pemr. Biman
- Mules -Test keham

- Harus diperhatikan : - Macam & bnyk


perdarahan
- Pembukaan
- Adanya Jaringan
- DD : 1. KET
2. Mola hidatidosa
3. Kehamilan Dg. Kel. Serviks
i. ABORTUS IMMINEN
- Terjadinya perd. Dari Uterus < 20
mnggu, dgn atau kontraksi ut,
Hasil konsepsi dlm uterus dilatasi
serviks
Dx :
Hamil perd dr oue dg mules sdkt / .
Uterus sebesar UK, serviks blm
membuka test kehamiln (+)
Perdarahan Inplantasi
- PENANGANAN
- Istirahat baring
- Phenobarbital : 3 X 30 ml gr
- Hor. Progesteron
- pemeriksaan USG

PROGNOSIS
- BAIK : Perd. coklat
Berhenti
- BURUK : - Perd. Lama Mules
- Pendataran Serviks
ii. ABORTUS INSIPIEN
Perd. UT keham < 20 mgg, dg dilatasi
serviks
Hasil konsepsi masih dalam uterus
Mules >> dan kuat, Perd bertambah

PENANGANAN
< 12 mgg : Curatage
> 12 mgg : Inf. Oksit Plas. Tertinggal
Digital Curetage
iii. ABORTUS INKOMPLET
Pengel sbgn hasil konsepsi < 20 mgg
dg msh ada sisa tertinggal dlm ut
Pemr. Dalam : -Can. Serv terbuka, jar
dpt teraba
- Kadang2 sudah menonjol
Perdarahan dapat banyak Shock

PENANGANAN
- Bila shock Inf.Nacl Fis / RL Darah
- Setelah shock diatasi Curetage
iv. ABORTUS KOMPLETUS
Pengel semua hasil konsepsi <20 mgg
Perd sedikit, OST ut menutup ut
mengecil
Tidak memerlukan pengobatan khusus

v. ABORTUS KOMPLETUS
Keluarnya hasil konsepsi, dihalangi
Oue yang tidak membuka serviks
membesar
- Px : Serv membesar di atas Oue
teraba jar
vi. MISSED ABORTION
Kematian janin dlm Ut < 20 mgg &
janin mati tsb tidak dikeluarkan 8 mgg

ETIOLOGI : Tak diket peng. Progest

DIAGNOSIS :
- Tidak dpt ditentukan dlm 1x pemeriksaan
- Biasanya di dahului oleh tanda2 Ab. Imminen
- Amenorea Flour coklat
- Gejala suby kehamilan menghilang
- Mama agak mengendor, Ut tak membesar lagi
mengecil
- Test kehamilan : (-), DJJ : (-)
- Kadang 2 ada gangguan pembuluh darah
PENANGANAN :
- Tindakan pengel tergantung bbrapa
faktor :
1. Apakah (fibrinog) dalam darah
2. Mental

- Peng. Hasil konsepsi ada bahayanya Ok :


1. plas dapat melekat erat
2. kadang terjadi hypofibri nogenemia

12 mgg : Gg Laminaria ---> Busi Hegat CU

>12 mgg :
- Syntosinon drip 10k dlm 500cc Dextra 5%
- Tetesan dimulai : 20 tetes / menit
- Jika tak berhasil diulangi setelah istirahat
satu hari
- Biasanya percobaan ke-2 / 3
berhasil
- Bila ada hipofibrnogenemia perlu :
Sedia darah segar
Fibrinogen

VII. ABORTUS HABITUALIS


Yaitu abortus spontan yang terjadi 3x
berturut2
- Frekuensi : - 0,4 % Bischup 1952
- Malpas 73% abotus lagi
- Eastman 83 % abortus lagi
ETIOLOGI :
= sebab2 abortus spontan
Sebab immunologi : kegagalan reaksi thd
antigen
Lymphocyte trofoblast Cross Reaktive (TLX)
Kel ini dapat diobati dg : - Tranf. Leukosit
- Heparin
- Dalam usaha mencari sebab :
- Anamnesa
- Pemeriksaan gol darah
- Incompabilitas
- UDRL
- GTT
- Pemeriksaan Kromosom
- Pemeriksaan mikoplasma
TW II : - Incompetensia serviks
- Ok trauma pd serviks: - pemb.
Serviks yg >>
- Robekan serv luas
DIAGNOSIS :
- Dx tak sulit
- Ab.Hab ok Incopetensia
TW II pembukaan serv tanpa mules,
Ketuban menonjol Pecah
- Diluar kehamilan : HSO OUI > 8 mm
PENANGANAN :
- Penyebab Ab. Hab sebagaian besar tidak
diketahui
PENANGANAN TDA :
- Memperbaiki KU - Larangan : CO&OR
- Makanan Bergisi - Pembatasan keluar rmh
- Istirahat cukup - Hor. Prog, Vit, Tiroid

BILA PADA HSG:


- Myoma Submukosum dikeluarkan
- Ut. Bikornis Op Strasman

PD SERV INCOMP HAMIL :


- Operasi pengecilan OUI ( 12 mgg) dengan
benang sutra . Dakron
Bila : - Tanda Ab. Insip benang diputus
- Berhasil hamil 38 mgg benang di potong
viii. ABORTUS INF & AB SEPTIK
Ab. Yang disertani Inf. Genetalia
Ab. Septik : - Ab infeksius berat disertai penyebaran
- Kuman Peredaran drh
- Toxin Periton

- Infeksi dalam ut/ sekitarnya dpt terjd


pd :
Tiap abortus
Ab. Inkomplet
Ab. Buatan

- Umumnya : Pada Ab. Infeksious Inf.


Terbatas pd tuba
Pada Ab. Septik : Virus, Kuman Inf.
Menyebar - Miometr - Para Metr
- Tuba - Periton
Bila Menyebar > Jauh
- Peritonitis umum Syok
- Sepsis
DIAGNOSIS :
AB.Inf :
- Ab. Yg disertai tanda2 Inf. Genetal
- Panas - Ut > lembek
- Takikardi - Nyeri tekan
- Perd.Pervag bau
- Leukositosis
SEPTIK : - Sakit Kepala - t naik
- menggigil - T turun
- Untuk mengetahui kuman penyebab:
- Biakan darah
- Biakan getah servik
Penanganan:
Ab. Infeksius:
- Yg telah mengalami perd. Banyak :
infus / tranfusi
- Antibiotik: - Gentamicin 3x80 mg
- Chloromycetin 4x500 mg
- Cephalosporin 3x1 gr
- Sulbenicillin 3x1-2gr
- Curetage
AB. SEPTIK :
- Diberi Antibiotik dalam dosis >
- Sambil menunggu hasil biakan : Sulbenicilin
3x2gr
- Bila disertai tetanus : - ATS
- Irigasi dg Per. Oksida
- Hyst. Total
KOMPLIKASI ABORTUS :
1. Perdarahan 3. Infeksi
2. Perforasi 4. Syok Perd
Endoseptik
II. PERSALINAN PRETERM
(Partus Prematurus)
Yaitu yg terjd pd kehamilan 37 mgg
Mpk hal yg berbahaya me kematian
perin BBLR - bayi prematur
- Pertumbhn terhambat
Dampak negatif :
- Kematian perin - Kel mental
- Morbiditas - Beban ekonomi
- Potensi generasi
MASALAH PERSL. PRE TERM :
- Kesulitan utama Perawatan Bayi Prematur
Etiologi & Faktor Resiko
Sering tidak diketaui
Kondisi medik dilakukan tindakan
persalinan preterm

Kondisi yg Menimbulkan Partus


Preterm :
1.Hipertensi
2.Perkembangan janin terhambat
3.Solusio Plasenta
4.Plasenta Previa
5.Kelainan Rhesus
6.Diabetus
Kondisi yg Menimbulkan Kontraksi :
1. Kelainan bawaan uterus
2. Ketuban pecah dini bbrapa
kondisi yg menyertai : - Serv.
Inkompet
- Hidramnion
- kehamilan ganda
- Infeksi vagina
Serviks
3. Serviks Inkompeten
4. Kehamilan ganda
Perkiraan persalinan
Preterm
Faktor resiko
1. Usia 6. Tidak menikah
2. Tinggi Badan 7. Perokok berat
3. Sosial ekonomi 8. Kurang gizi
4. Riwayat Preterm 9. Kerja fisik berat
5. Riwayat lahir mati
Pemeriksaan Klinik :
- Pemeriksaan serviks meramal persl.
Preterm
- Serviks pendk (1cm) Resiko :
- Pembukaan 3-4x
- Infeksi vagina & Serviks
Pencegahan Persl. Pretem
Pemeriksaan antenatal

Upaya menurunkan kejadian BLR :


1.Pendidikan Masyarakat melalui
media yg ada
2.Menggunakan kesempatan periksa
hamil memperoleh pely. Antenatal
yang baik
3.Makan . Baik tidak kekurangan gizi
& anemia
4.Menghindari kerja berat
- Yang dimaksut dengan pencegahan :
Pencegahan kelh. Preterm bukan
kondisi medik
Riwayat preterm / gemeli
- Diberi terapi : Tokolisis
PENELITIAN :
- 48 jam menjelang partus kontr
sering (2x/10)
- Pasien diberitahu :
* Gejala- gejala kontraksi
* Bila merasakan kontraksi 4x / jam
menghubungi klinik
Bila keadaan serv. Telah matang
Tokolisis
Sebelum Tx dilakukan
pengawasan His

Kontra Indikasi : - Penyakit jantung


- Udema paru
- Cara : Ibfus Oral
- Obat Anti Prostaglandin
(Indomethasin) dapat menimbulkan :
- Syndrom gawat nafas
- Kelainan Ginjal
Obat-Obatan Yg Dipakai
(Betamimetik)
Dosis
Nama Nama
generik dagang Oral
IV / menit
mg/hari
-Isoxuprine -Duvadilan, -50-200 -4-8x10
Vasodilan mg mg
-Solbutam -Ventolin
ol -Bricasma -20-50 -2-
-Terbutalin -Ipradol mg 4x4mg
-Hexapren -10-20 -3x5 mg
aline mg -8x0,5
-0,075-0,3 mg
mg
Managemen Persalinan
Bila persl. Preterm terjadi bbrp
pertayaan :
1.Berapa besat kemampuan klinik
menjaga kehidupan bayi preterm
2.Bagaimana sebaiknya persl. Berakhir
3.Komplikasi apa yang akan timbul
4.Bagaimana pendapat perawatan bayi
preterm
- Kemampuan klinik harus
dipertimbangkan dalam menentukan
cara persalinan.
Bayi preterm yg menderita : perd. Periventr (PPV)
> Banyak ; Letsu (ok trauma)
Resiko kecil : SC
Resiko pd hari I pd kelompok lahir pervagina :
5x
PPV masuh mungkin timbul beberapa hari
kemudian (40%)
Bayi lahir dengan forsep resikonya kecil
Bayi dgn BB : 1500-2500 dipertimbangkan
SC
Untuk Mencegah :
PPV ; Luminal 500 Mg (AN)
Syndr. Gawat nafas : - Curtikosteroid
(Betametason 12 mg / hari) 3 hari
Padaat bayi lahir keadaan kritis yang
harus dihindari : - kedinginan
- Pernafasan yang tak adekuat
- Trauma
Perawatan bayi cara kangguru :
- Bayi : 1000- 1500 dapat hidup :
90%
Ibu dirujuk ke klinik yang mampu
menangani
- Resusitasi
- Stabilisasi
- Perawatan Bayi Preterm
III. KEHAMILAN LEWAT WAKTU
(Post Term)
Kehamilan umumnya 40 mgg / 280
hari
Kehamilan aterm 38 42 mgg
Kehamilan lewat waktu (post term): >
42 mgg

FREKWENSI : 10% (3,5-14%)


* Dg USG : UK dapat ditentukan ddg > tepat
*Kehawatiran : meResiko Kematian 3x aterm
Kesakitan
Komplikasi yang sering menyertai
kehamilan lewat waktu : - Letak
Defleksi
- Posisi oksiput post OR
- Distosia bahu
- Perd Post Partum
ETIOLOGI
- Menjelang partus terjadi :
a. Penurunan hormon progesteron
b. Peningkatan Oksitosin
c. Peningkatan reseptor oksitosin
d. Terjadi produksi Prostlagandin His
kuat
- Faktor tidak timbulnya His :
* kerentanan stress
* Berkurangnya air ketuban
*Insufisiensi Plasenta
MASALAH PERINATAL :
- Fungsi plasenta mencapai puncak ;
- Kehamilan 38 mgg menjadi me42 mgg
dibuktikan dg penurunan:
- Estrio
- Plasenta lagtogen
- Menurunya fungsi plasenta menyebabkan
peningkatan kejadian gawat janin
Resiko Bayi
AKIBAT PROSES PENUAAN PLASENTA:
Pasokan : - Makanan & O2 Menurun
mengakibatkan pertumbuhan jabib
terhambat dan penurunan B dismatur
Spasme Q.spiralis
Sirkulasi Ut. Plas ber (-) 50% 250
mL/menit
Kematian janin : - Sblm persl : 30%
Penyebab:
- Dlm persl : 55% - Hipoksia
- Post Natal : 15% - Aspirasi mekonium
Komplikasi BBL : - t tak stabil
- Hipoglikemia
- Kelainan Neurologis
DIAGNOSIS : Tanda Post term
dibagi 3 Stad
Stad I:
KULIT : - Kehilangan Vernik Kaseosa
- Maserasi - Kulit kering
- Rapuh
- Mudah Mengelupas
Stad II : - Gejala diatas
- Pewarnaan Mekonium
Stad III: - Pewarnaan Kekuningan
Kuku
Kulit
Tali pusat
Diagnosa kehamilan lewat waktu:
1. Rumus naegele
2. Pengukuran TFU secara seri
3. Keadaan klinisn: - Air ketuban
berkurang
- Gerakan janin jarang
4. Pemrksaan usg scr serisejak Tm.1
5. Pmrksaan sitol Vagina.
(indek kariopiknotik >20%)
sensitivitas:75%
5.Test tanpa tekanan (dengan
kardiotokografi)spesivitas 100%
3. Amnioskopi
Bila : - air ketuban banyak dan jernih
janin baik
- air ketuban
sedikit+mekoniumresiko
asfiksia(33%).
Bila janin masih baik:
- Menunda 1 minggu dg: - menilai
gerakan janin
- test tanpa tekanan
- Induksi partus
- Bila:hasil test
tekanan(+)penurunan fungsin
plasentasc
-INDUKSI PERSALINAN:
- Balon foley cat jk 24 jam blm
partus
- Infus oksitosin
- Amniotomi
- Bila servik matang Induksi dg
oxcitosin (k.p amniotomi)
- (Prostaglandin E dapat dipakai
untuk mematangkan)
- Gawat janin: Diawasi dg
kardiotografi
-SC DILAKUKAN BILA :
Deselerasi lambat berulang
Variaabilitas abnormal (<5 dpm)
Pewarnaan mekonium
Gerakan janin abnormal(<5/20)
Kelaianan obstetri(BB > 4000 gr)
Kelainan posisi
Partus >18 jam
Pada saat persalinan :
- Mekonium resusitasi aktif
- Bila mekonium kental: - intubasi
- pembilasan trakea

- Bayi dg tanda postmatur


mengalami :
1.Hipovolemik
2.Hipoksia
3.Asidosis
4.Syndrom gawat nafas
5.Hipoglikemia
6.Hipofungsi adrenal
TERIMAKASI
H