Anda di halaman 1dari 19

LAPORAN KASUS

Herpes Zoster

Bramanthya Reinhart
Ria Takbirani
Shinta Rapika Pratama
Identitas

Nama : Tn. K
Umur : 79 tahun
Jenis Kelamin : Laki-laki
Alamat : Kabanjahe
Pekerjaan : Pensiunan
Rekam Medis : 148234
Keluhan Utama
Bintil bintil kemerahan disertai rasa nyeri.

Riwayat Penyakit Sekarang


Os datang ke poliklinik kulit kelamin RSUD Kabanjahe dengan keluhan
timbul bintil-bintil kemerahan di daerah dahi kiri disertai rasa nyeri
sejak 5 hari yang lalu. Kemudian bintil tersebut bertambah dan
menyebar ke kelopak mata kiri.
Keluhan tersebut disertai perih dan rasa panas seperti terbakar.
Sebelum timbul keluhan os mengaku mengalami demam dan nyeri
kepala, setelah itu timbul kemerahan di dahi kiri dan kemudian timbul
bintil-bintil berkelompok berisi cairan.
Dua hari sebelum datang ke poliklinik os mengoleskan minyak
karo dan balsem ke daerah dahi kiri, kemudian bintil kemerahan berisi
cairan tersebut pecah dan kering.
Os mengatakan bahwa ia tidak pernah di gigit oleh serangga,
tidak pernah mempunyai luka sbelumnya dan tidak ada kontak alergi
terhadap bahan kimia seperti detergen dan serbuk pestisida.
Riwayat Penyakit Dahulu
Os tidak pernah menderita penyakit yang sama sebelumnya.
Riwayat cacar (+) saat masih kanak-kanak. Sebelumnya os pernah
operasi polip hidung dan kemoterapi.

Riwayat Penyakit Keluarga


Tidak ada keluarga os yang mempunyai keluahan
yang sama.

Riwayat Pengobatan dan Alergi


Os rujukan dari dokter spesialis mata dan os tidak mempunyai
alergi terhadap obat-obatan atau mkanan tertentu.
Pemeriksaan Fisik
Keadaan Umum : Baik
Kesadaran : Compos mentis
Tanda Vital
TD : tidak dilakukan
RR : tidak dilakukan
Nadi : tidak dilakukan
Suhu : tidak dilakukan

Status Generalisata

Kepala : terdapat kelainan kulit


Mata : terdapat kelinan kulit
Telinga : DBN
Leher : DBN
Thorax : DBN
Abdomen : DBN
Ekstremitas : DBN
Status Dermatologi

Regio Frontal Sinistra


Tampak vesikel berkelompok di atas
kulit yang eritematosus, unilateral,
dipisahkan oleh kulit yang normal
sesuai dermatom. Di beberapa tempat
terdapat krusta. Skuama (-), ulkus (-),
pustul (-), urtika (-), hipopigmentasi (-),
kulit kering (-), sikiatrik (-).

eritematosus krusta
vesikel
RESUME
Os datang ke poliklinik kulit kelamin RSUD Kabanjahe dengan
keluhan timbul bintil-bintil kemerahan di daerah dahi kiri disertai
rasa nyeri sejak 5 hari yang lalu. Kemudian bintil tersebut
bertambah dan menyebar ke kelopak mata kiri.
Keluhan tersebut disertai perih dan rasa panas seperti
terbakar. Sebelum timbul keluhan os mengaku mengalami demam
dan nyeri kepala, setelah itu timbul kemerahan di dahi kiri dan
kemudian timbul bintil-bintil berkelompok berisi cairan.
Dua hari sebelum datang ke poliklinik os mengoleskan minyak
karo dan balsem ke daerah dahi kiri, kemudian bintil kemerahan
berisi cairan tersebut pecah dan kering. Riwayat cacar (+) saat
masih kanak-kanak.
Pada pemeriksaan at regio frontal sinistra tampak vesikel
berkelompok diatas kulit yang eritematosus, unilateral, dipisahkan
oleh kulit yang normal sesuai dermatom. Di beberapa tempat
terdapat krusta.
Diagnosa
Kerja
Herpes
Zoster

Diagnosa Banding
Impetigo
Herpes
vesikobulo
simpleks
sa
Pemfigus
Vulgaris
DIAGNOSA BANDING

Herpes Simpleks
Impetigo Vesikobulosa
Etiologi : Herpes Virus Hominis Etiologi : Staphylococcus
Epidemiologi : Dapat Epidemiologi : Anak anak dan
menyerang semua umur. dewasa
Gejala : gatal, rasa terbakar Gejala : Tanpa gejala sistemik.
dan eritema, terkadang timbul (eritema, vesikel, bula, bula
nyeri. Dapat disertai demam, hipopion, erosi dengan skuama).
malaise, dan nyeri otot. Lokasi : ketiak, dada, punggung
Lokasi : paling sering daerah dan ekstremitas.
sambungan mukokutan. Efloresensi : vesikel, bula
Efloresensi : Vesikel-vesikel dengan dinding tebal dan tipis,
miliar berkelompok, pecah miliar hingga lentikuler, kulit
dapat membentuk ulkus yang sekitar tidak menunjukan
dangkal dan kemerahan peradangan, kadang-kadang
disekitarnya. hipopion. vesikel

Vesikel
vesikel bula
miliar
berkelompo
eritematosu k
s
DIAGNOSA BANDING

Pemfigus Vulgaris

Etiologi : Autoimun
Epidemiologi : Banyak pada
dasawarsa ke5/6, dapat juga
semua umur.
Gejala : gatal dan nyeri.
Lokasi : generalisata, 60% lesi
pada kepala dan mukosa
mulut.
Efloresensi : Bula berdinding
kendur, eritema, krusta, erosi
dan hipo-hiperpigmentasi.

bula

erosi

sikatrik
TATA LAKSANA
Prinsip pengobatan ?
NON
FARMAKOLOGI
FARMAKOLOGI

Gejala
Sistemik
Simptomatik

Infeksi
Lokal Analgetik
Skunder

Antibiotik

Antiviral
Jika disertai herpes
zoster oftalmik
Neuralgia pasca
teraupetik
Pregabalin/anti deresant
Farmakoterapi
Kompres Nacl 0.9% selama 15 menit setiap 4
jam pada lesi.
Acyclovir 5x800mg tab
Neurodex 1x1tab
Fuladic cream 2x1 ue (antibiotik cream)

Anti viral :
Famsiklovir dan pansiklovir
Dapat diteruskan jika
3x250mg (3hari pertama sejak
lesi baru tetap muncul,
muncul lesi).
dan dihentikan 2 hari
Asiklovir 5x800 mg (7 hari)
sejak lesi baru tidak
Valasiklovir 3x1000mg (cukup 1
timbul lagi.
hari)

Lokal : Kompres larutan Nacl 0,9%


pada lesi basah
Fuladic ( sodium fusidate 2%) untuk
infeksi skunder
Neurodex ( vit B1, vit B6, B12)
Prognosis
Quo ad vitam : ad bonam
Quo ad sanationam : dubia ad
bonam
Quo ad Fungtionam : dubia ad
bonam