Anda di halaman 1dari 23

LAPORAN KASUS KEPANITERAAN UMUM

ILMU KULIT dan KELAMIN


Nn. Y usia 23 tahun dengan keluhan gatal,
panas, dan kemerahan di kulit sekitar mata

Pembimbing : dr.Agnes Sri Widajati, Sp.KK

Disusun Oleh :
Bima Bayu Putra H2A013003
Ilma Rizki Satriani H2A013018
Maya Indah Triwardani H2A013038
Agnes Alkhurilina H2A013040
Identitas Pasien
Nama : Nn. Y
Umur : 23 tahun
Alamat : Jl Taman Sriatno Semarang
Agama : Islam
Pekerjaan : Swasta
Tanggal Periksa : 22 Maret 2017
Anamnesis
Anamnesis dilakukan di Poli Kulit Kelamin RSUD
Tugurejo Semarang pada tanggal 22 Maret 2017 pukul
10.05 WIB secara autoanamnesis.
Keluhan utama : Gatal, panas, dan kemerahan di
kulit sekitar mata
Riwayat Penyakit Sekarang :
Pasien Nn. Y berobat ke poli kulit dengan keluhan gatal,
panas dan kemerahan di kulit regio orbitalis dextra et
sinistra pada tanggal 22 Maret 2017. Keluhan dirasakan
sejak 2 hari yang lalu saat bangun tidur, pada awalnya hanya
dijumpai bercak kemerahan dan papul miliar berupa garis
tipis melintang pada palpebra superior sinistra yang terasa
gatal, panas seperti terbakar, dan perih. Sore harinya pasien
berobat ke dokter praktik umum dan diberi obat minum dan
salep.
Keesokan harinya lesi dirasa semakin meluas ke regio
orbitalis (palpebra superior dan palpebra inferior) dextra et
sinistra sehingga pasien menghentikan pengobatan dari
dokter kemudian dengan inisiatif sendiri membeli obat
oral dan salep Asiklovir di apotek. Pasien merasa keluhan
membaik setelah menggunakan asiklovir. Namun pagi ini,
lesi dirasa semakin meluas ke bagian medial dari
epicanthus. Keluhan gatal, panas seperti terbakar, dan
perih dirasakan terus menerus sejak timbulnya lesi
sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Semenjak
sakit pasien menggunakan masker. Pasien tidak merasakan
demam, badan pegal pegal, dan lemas.
Riwayat Penyakit Dahulu
Riwayat sakit serupa : satu bulan yang
lalu
Riwayat alergi obat dan makanan : disangkal
Riwayat asma, bersin-bersin pagi hari : disangkal
Riwayat sakit varisela : diakui
Penyakit lain : disangkal
Riwayat Penyakit Keluarga
Riwayat sakit serupa : satu saudara
serumah
Riwayat alergi obat dan makanan : disangkal
Riwayat asma, bersin-bersin pagi hari : disangkal
Riwayat penyakit lain : disangkal
Riwayat Pribadi
Rumah pasien berdinding tembok dan tanpa
plafon.
Pasien terbiasa menggunakan satu handuk
secara bersamaan dengan keluarganya.
Pasien tidur sekamar dengan saudaranya
yang mengalami sakit serupa.
Alas tidur/kasur pasien jarang sekali dijemur.
Riwayat Sosial Ekonomi

Biaya pengobatan ditanggung oleh pribadi.


Kesan ekonomi : Cukup.
Riwayat Lingkungan
Rumah berdekatan dengan sungai.
Lingkungan rumah sedang musim serangga
tomcat.
Pemeriksaan Fisik
Pemeriksaan fisik dilakukan di Poli Kulit Kelamin RSUD
Tugurejo Semarang pada tanggal 22 Maret 2017 pukul
10.30 WIB.
Status Generalisata
Keadaan Umum : Baik
Kesadaran : Compos mentis
Vital Sign
TD : 120 / 80 mmHg
Nadi : 90 x/menit
RR : 18 x/menit
Suhu : 36,0 C
BB : 40 kg
TB : 146 cm
BMI : 18,7 kg/m2
Status Gizi : normal
Pemeriksaan Fisik lain
Konjungtiva bulbi : dbn
Jantung : tidak dilakukan
Paru : tidak dilakukan
Hati : tidak dilakukan
Limpa : tidak dilakukan
Limfe : tidak dilakukan
Ekstremitas : tidak dilakukan
Status Dermatologis
Inspeksi
Lokasi : regio orbitalis, regio oralis
UKK Primer
Morfologi:
Regio orbitalis sinistra: makula eritematosa, papul miliar
berwarna putih
Regio orbitalis dekstra: makula eritematosa, papul miliar
Regio oralis: makula eritematosa, papul miliar berwarna
putih
Konfigurasi: konfluens, berbatas tidak tegas
Distribusi: lokalisata, regio orbitalis dekstra et sinistra, regio
oralis
UKK Sekunder : Krusta
Palpasi : permukaan lebih hangat dari sekitarnya, nyeri (+)
PEMERIKSAAN
PENUNJANG
Prick Test
Patch Test
Tzank Test
Resume
Pasien Nn.Y datang di RS Tugurejo tanggal 2 Maret 2017 dengan keluhan
kemerahan, panas, dan perih pada kulit sekitar mata kanan dan kiri sejak
dua hari yang lalu. Lesi dirasa semakin parah dari hari ke hari walaupun
sudah menggunakan salep dari dokter praktik umum. Nn.Y sempat
menggunakan salep Asiklovir atas inisiatif sendiri sehari sebelum datang di
RS Tugurejo. Nn.Y merasa keluhan perih berkurang namun luas lesi terus
bertambah. Semenjak sakit Nn.Y selalu menggunakan masker. Lesi berupa
makula eritema dan papul miliar yang berbatas tidak tegas disertai edema
periorbital. Pasien tidak merasakan demam, badan pegal pegal, dan lemas.
Sebulan yang lalu Nn.Y pernah mengalami hal yang serupa dengan lesi
terletak di regio zygomatica. Saudara Nn.Y pernah mengalami hal yang
serupa. Alergi obat dan alergi makanan disangkal. Nn.Y mengaku
menggunakan satu handuk bersama-sama dengan keluarganya. Nn.Y tinggal
di rumah yang berdinding tembok tanpa plafon.
Deferensial Diagnosis
Dermatitis Kontak Alergi
Herpes Simplek
Herpers Zoster

DIAGNOSIS
Dermatitis Venenata
INISIAL PLAN

Upaya pengobatan dermatitis venenata yang


terpenting adalah menghindari pajanan ulang,
serta menyingkirkan faktor yang memperberat.
Sistemik: Injeksi steroid berupa
dexamethasone IM 5 mg/5ml
Sistemik: Chlorpheniramine maleat 4 mg 2
kali sehari per oral,
Dexamethason 0,5 mg 3 kali sehari per oral
selama 7 hari
Topikal: krim hydrocortisone 1%
Prognosis
Quo ad vitam : bonam
Quo ad sanam : bonam
Quo ad cosmeticam : bonam
Daftar Pustaka
Djuanda, S., dan Sri A. S. Dermatitis. Dalam: Djuanda, A. et al., ed. 3.
Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. Jakarta: Balai Penerbit FKUI; 2003 .
126-131.
Fregret, S. Kontak Dermatitis. Jakarta:Yayasan Essentia Medica;1998.
Abdullah B. Dermatologi Pengetahuan Dasar dan Kasus di Rumah
Sakit. Indonesia:Pusat Penerbitan Universitas Airlangga;2009
Sri AS, Suria D. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. 6th ed. Jakarta:
Badan Penerbit FKUI; 2010. Chapter 16, Dermatitis; p.129-153.
RISKESDAS. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Laporan Provinsi
Jawa Tengah. Jakarta:Badan Penelitian dan Perkembangan
Kesehatan;2007.
Rahmah E., Norjaiza MJ. An outbreak of Paederus dermatitis in a
primary school, Terengganu,Malaysia. Malaysian J Pathol;2008. 30(1)
: 53 56
Daftar Pustaka (Lanjutan)
Amado A, Sood A, Taylor JS. Fitzpatricks Dermatology in General Medicine
[internet]. 8th ed. New York: McGraw-Hill; 2012. Chapter 48, Irritant Contact
Dermatitis [cited 2012 September 1]. Available from:
http://www.accessmedicine.com/content.aspx?aID=56034835
Al-Dhalimi MA. Paederus dermatitis in Najaf Province of Iraq. Saudi Med
J;2008; 29(10):1490-3.
Gurcharan Singh, Syed Yousuf Ali. Paederus Dermatitis. Indian J
Dermatol VenerolLeprol January-February 2007.Vol 73
Donald U. Dermatitis Venenata [internet]. 2012 [cited 2012 September 3].
Available from:http://www.doctortreatments.com/Diseases_Of_The_Skin/
Class_II_Inflammations_Dermatitis_Venenata.htm
(Pohan SS., Hutomo MM., Sukanto H., Pedoman Diagnosis dan Terapi
Bag/SMF Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, Indonesia: Pusat Penerbitan
Universitas Airlangga)
Qadir SNR, Raza N, Rahman SB. Paederus dermatitis in Sierra Leone.
Dermatology Online Journal 12(7): 9.
Terimakasih