Anda di halaman 1dari 23

JARINGAN EPITEL

DAN
JARINGAN IKAT

Nama : Novika Dwi Utamining


Tyas (160342606294)
JARINGAN EPITEL
1. KARAKTERISTIK JARINGAN EPITEL
SEHINGGA DAPAT DIBEDAKAN DENGAN
MUDAH DARI JARINGAN YANG LAIN
Sel selnya mempunyai bentuk yang agak teratur dan tidak
bayak mempunyai proses protoplasma yang luas. Lembaran-
lembaran epitel kebanyakan menempel erat satu sama lain.
Antara sel selnya terdapat sedikit kerangka struktural
(bahan ekstraseluler atau matriks).
Jaringan epitel tidak mempunyai persendian dari pembuluh
darah dan harus diberi persendian makanan melalui difusi
dari lapisan lapisan kapiler yang ada di bawahnya.
Jaringan jaringan epitel terikat erat pada jaringan konektif
yang terletak di bawahnya oleh selaput tipis yang disebut
lamina basal atau membran dasar.
Jaringan epitel dapat diamati pada waktu sewaktu mitosis,
dan bila mitosis ini terjadi menandakan adanya pembaruan
sel.
2. JARINGAN YANG PALING SESUAI
UNTUK MENUTUPI PERMUKAAN TUBUH
ADALAH JARINGAN EPITEL
Karena dalam jaringan epitel terdapat
lembaran-lembaran sel epitel yang tersusun
rapat, seringkali melibatkan saluran ketat
sehingga jaringan epitel berfungsi sebagai
penghalang melawan cedera mekanis,
pathogen dan kehilangan cairan
3. CARA YANG DILAKUKAN UNTUK
MEMPEROLEH NUTRISI UNTUK
KELANGSUNGAN HIDUPNYA
Biasanya pembuluh darah tidak menembus
jaringan epitel sehingga tidak ada hubungan
langsung diantara sel-sel ini dengan pembuluh
darah . Oleh karena itu nutrisi epitel
tergantung dari difusi metabolit melalui
membrane basalis dan bagian-bagain dari
lamina propria. Proses difusi tersebut mungkin
ditingkatkan oleh papila-papila yang
memperluas persentuhan lapisan epitel
dengan lamina propria dan ia mungkin
membatasi ketebalan lapisan epitel tersebut.
Kebanyakan jaringan epitel menerima ujung-
ujung saraf dari suatu jaringan saraf yang luas
4. KELENJAR MINYAK HARUS SELALU
MEMBENTUK SEL-SEL YANG BARU.
BAGAIMANA PENDAPAT ANDA?

Jaringan epitel memiliki kemampuan regenerasi yang cukup


tinggi tergantung dengan asuan nutrisi yang diperoleh sel
tersebut. Maka kelenjar minyak juga mempunyai
kemampuan yang untuk meregenarasi sel yang baru karena
termasuk dalam kelenjar holokrin yaitu kelenjar yang sel-
selnya akan hancur saat terjadinya sekresi
DEFINISI NEURO EPITEL DAN
MIOEPITEL
Sel neuroepitel adalah sel epitel dengan fungsi
sensoris khusus (misalnya, sel dari kuncup kecap dan
epitel olfaktorius). Sel mioepitel adalah sel bercabang
yang mengandung miosin dan banyak aktin
mikrofi lamen. Mereka berfungsi khusus untuk
kontraksi, terutama pada kelenjar keringat, kelenjar
mammae, dsb.
Ditinjau dari struktur kedua sel, dapat disimpulkan
bahwa neuroepitel dan mioepitel memiliki bentuk sel
silindris (kolumnar) selapis
PERSAMAAN NEUROEPITEL DAN
MIOEPITEL
Ditinjau dari struktur kedua sel, dapat disimpulkan
bahwa neuroepitel dan mioepitel memiliki bentuk sel
silindris (kolumnar) selapis
5. A) NEUROEPITEL, B) MIOEPITEL
PERSAMAAN STRUKTUR KEDUA MACAM
JARINGAN TERSEBUT
a) Sel Neuroepitel adalah sel epitel dengan fungsi
sensoris khusus (misalnya, sel dari kuncup kecap).

b) Sel mioepitel adalah sel bercabang yang


mengandung miosin dan banyak aktin mikrofi lamen.
Mereka berfungsi khusus untuk kontraksi, terutama
pada kelenjar keringat, kelenjar mamma, dan kelenjar
liur.
Persamaan : Kedua sel tersebut memiliki bentuk yang
sama, yaitu sel silindris selapis.
JARINGAN IKAT
1. PENGERTIAN JARINGAN SEBAGAI
KUMPUL AN SEL YANG MEMPUNYAI STRUKTUR
DAN FUNGSI YANG SAMA, APAKAH SESUAI
UNTUK JARINGAN IKAT?
Iya, sesuai. Karena pengertian dari jaringan adalah
kumpulan sel yang mempunyai bentuk dan struktur
yang sama untuk melakukan fungsi tertentu.
Begitupun pula dengan jaringan ikat embrional yang
terdiri atas kumpulan sel yang mempunyai struktur
dan bentuk yang sama, seperti pada jaringan ikat
embrional yang tersusun atas kumpulan sel-sel
mesenkim. Namun sel-sel mesenkim tersebut akan
berkembang menjadi berbagai macam bentuk sel
yang akan menyusun berbagai macam jaringan ikat
dewasa. Namun pada jaringan ikat dewasa tersusun
atas beberapa macam sel-sel perkembangan sel
mesenkim, adanya serabut dan juga matriks .
2. PERANAN JARINGAN IKAT DALAM
SISTEM PERTAHANAN TUBUH

Jaringan ikat mempunyai peranan sebagai sistem kekebalan tubuh


atau imunitas, hal ini diperankan oleh sel jaringan ikat vascular
seperti sel mast. Sel mast berfungsi sebagai penampung mediator
kimiawi dari respon inflamasi. Respon inflamasi disebabkan oleh
dihasilnya histamin oleh sel mast. Proses ini termasuk dalam salah
satu sistem kekebalan tubuh diturunkan.
3. PERBEDAAN ANTARA JARINGAN
IKAT LONGGAR DAN JARINGAN IKAT
PADAT
Jaringan ikat padat
Struktur serat-seratnya padat
Dibedakan menjadi ikat padat teratur dan tidak
teratur
Pada jaringan ikat padat teratur, berkas kalogen
tersusun teratur ke satu arah misalkan tendon
Pada jaringan ikat padat tidak teratur, berkas kalogen
menyebar membentuk anyam kasar yang kuat, misal
di lapisan bawah (dermis) kulit
Jaringan ikat longgar
Susunan seratnya agak longgar
Berfungsi sebagai medium penyongkong, pengisi
ruang diantara organ dan mengelilingi elemen-
elemen dari jaringan lain
Berperan menyediakan nutrien bagi jaringan lain
yang diselubunginya
Contoh jaringan bawah epitelium dan disekiling
kapiler
4. PERBEDAAN STRUKTUR
HISTOLOGI TULANG KOMPAK DAN
SPONS
Secara histologi, tulang kompak telah terorganisasi
dengan rapi. Pada penampang melintang sebuah
tulang panjang, sel-sel tulang yang disebut osteosit
terdapat di dalam lacuna.
Lakuna merupakan rongga kecil yang tersusun di
dalam lingkaran-lingkaran kosentris mengelilingi
sebuah kanal pusat ( kanal Havers ). Ruang-ruang
antar lacuna biasa berisi matriks. Di dalam matriks
terdapat beberapa kanal kecil yang berperan sebagai
penghubung satu lacuna dengan lacuna lainnya dan
dengan kanal Havers. Kanal-kanal kecil itu
disebutkanalikuli. Melalui kanalikuli itulah sel-sel
tulang memperoleh oksigen dan bahan makanan serta
membuang limbah
Tulang spons
Tulang spons merupakan tipe tulang dengan
matriks yang tersusun longgar atau
berongga- rongga seperti struktur sarang
lebah. Susunan matriks demikian
disebuttrabekula. Pada tulang spons tidak
terdapat sistem Havers. Contohnya pada
tulang-tulang pipih, tulang pendek, Meskipun
lebih ringan dibanding tulang kompak dan
strulturnya berongga, tulang spons masih
termasuk kuat untuk menahan suatu
tekanan. Tulang spons tidak terorganisasi
seperti tulang kompak. Letak osteosit
tidak teratur di dalam trabekula. Ruang-
ruang
TULANG SPONGE TULANG KOMPAK
5. PROSES OSIFIKASI
ENDOKONDRAL

.
Osifikasi ini terjadi pada tulang pipa dan tulang pendek
Prosesnya:
1.Pembuluh darah masuk ke perikondrium di tulang
tungkai bagian diafisis
2.Sel perikondrium menjadi osteoblas dan memproduksi
tulang keras di baigian tungkai
3.Pusat osifikasi di dalam diafisis kemudian terisi
pembuluh darah dan osteoklas
4.Daerah ini mengalami erosi oleh osteoklas sehingga
membentuk rongga sumsum

5.Tulang rawan terus tumbuh di kedua ujung


sehingga tulang memanjang
6.Hasil pemanjangan akan digantikan oleh
tulang spons
Osteoblast : yang mensintesis dan menjadi
perantara mineralisasi osteoid. Osteoblast
ditemukan dalam satu lapisan pada permukaan
jaringan tulang sebagai sel berbentuk kuboid
atau silindris pendek yang saling berhubungan
melalui tonjolan-tonjolan pendek
Osteosit : merupakan komponen sel utama
dalam jaringan tulang. Mempunyai
perananpenting dalam pembentukan matriks
tulang dengan cara membantu pemberian
nutrisipada pembentukan tulang