Anda di halaman 1dari 16

PEMANFAATAN LIMBAH

BOTOL KACA SEBAGAI


BAHAN CAMPURAN
UNTUK MENAMBAH
KUAT TEKAN DALAM
PEMBUATAN BATU BATA
Oleh
Edu Dwiadi Nugraha
4211413012
Latar Belakang
O Limbah kaca merupakan limbah yang banyak dihasilkan dari
kehidupan masyarakat, dan setiap hari semakin meningkat
volumenya karena banyak kegiatan manusia yang menghasilkan
kaca, sebagian besar limbah kaca langsung dibuang ke lahan
terbuka, hal ini tentu saja akan mencemari lingkungan mengingat
kaca merupakan material yang tidak dapat didaur ulang secara
alami oleh alam.

O Unsur kimia yang ada pada kaca sebagian diantaranya sama


seperti yang ada pada semen, sehingga apabila kaca
dihancurkan menjadi serbuk berkemungkinan berfungsi sebagai
filler karena persentase kandungan silika (SiO2), Na2O dan CaO
pada kaca yang cukup besar yaitu lebih dari 70% ,sehingga
dapat meningkatkan sifat mekanik pada batu bata yaitu kuat
tekan batu bata (Karwur, dkk, 2013).
Rumusan Masalah

1. Apakah ada pengaruh penambahan


serbuk kaca terhadap kuat tekan batu
bata?

2. Berapa komposisi penambahan serbuk


kaca yang dapat menghasilkan kuat
tekan maksimal pada batu bata?
Batasan Masalah
1. Yang digunakan sebagai bahan pembuatan
batu bata adalah tanah merah di permukaan
tanah.
2. Komposisi penambahan serbuk kaca
dinyatakan dalam presentase 0%, 5%, 10%,
15%, 20% dan 25% dari volume total batu
bata.
3. Kaca yang digunakan adalah botol sirup yang
terbuat dari kaca.
4. Batu bata yang telah dijemur tidak dibakar
dengan api langsung, namun dioven
menggunakan furnish selama 90 menit dalam
suhu 500C.
TUJUAN

Nilai kuat tekan batu bata dengan


pengaruh variabel komposisi campuran
serbuk kaca.

Kualitas batu bata berdasarkan pengujian


kuat tekan dengan variabel komposisi
capuran serbuk kaca.
Manfaat
Penelitian
Penulis:

memperdalam ilmu pengetahuan tentang kuat tekan.

menambah ilmu pengetahuan mengenai pengaruh


komposisi serbuk kaca sebagai bahan campuran dalam
pembuatan batu bata yang memiliki kuat tekan yang baik

Pembaca:

Bagi Masyarakat luas dapat dijadikan informasi dalam


pembuatan batu bata yang baik dan kuat setelah
pengujian kuat tekan ini.
Dapat memberi masukan dan referensi bagi para peneliti
yang akan datang yang mencoba meneliti mengenai uji
kuat tekan batu bata dengan variabel komposisi serbuk
kaca.

Alat : Bahan :
1. Neraca digital 1. Tanah merah dari
2. Alu permukaan
3. Kaleng Cat kosong 2. Air
dengan diameter 25 cm 3. Sekam padi
dan tinggi 30 cm 4. Botol kaca
4. Cetakan batu bata
5. Mistar
6. Sepatu boot
7. Universal Testing
Machine Bertempat di :

Laboratorium Workshop
Fisika dan Laboratorium
Teknik Sipil Unnes
Langkah Kerja
Tahapan pembuatan sampel batu bata ini dilakukan dengan cara
sebagai berikut :

O Mengambil tanah yang akan dibuat batu bata dari tanah merah
permukaan.
O Memisahkan tanah dari krikil, batu daun dan kotoran lain yang ada.
O Mencampurkan air, sekam padi dan tanah, kemudian diinjak-injak
sampai tanah menjadi liat.
O Mencampurkan botol kaca yang telah dijadikan serbuk dengan
variasi komposisi yang telah ditentukan, yaitu 0%, 5%, 10%, 15%,
20% dan 25%. Kemudian diaduk sampai kaca tercampur merata.
O Memasukkan campuran tanah, air, sekam padi dan serbuk kaca ke
dalam cetakan.
O Menjemur batu bata selama 3 hari.
O Mengoven batu bata selama 90 menit dalam suhu 500C.
Langkah untuk mengukur kuat tekan:

O Meletakkan batu bata


pada alat kuat tekan
atau Universal Testing
Machine.
O Menghubungkan kedua
alat tersebut pada
sensormaster.
O Membaca nilai yang
tertera pada
sensormaster.
Hasil
Penelitian
Ukuran Batu bata

Komposis ( cm )
i
serbuk Luas Beban Kuat
No kaca Permukaan Maksimal Tekan
panjan Uji ( cm ) ( kg ) ( kg/ cm )
(% Lebar tebal
g
)

1 0 20,1 10 4 201 5430 27,01


2 5 20,1 10,1 4 203,01 6475 31,89
3 10 20,2 10,1 4,1 204,02 7023 34,42
4 15 20,3 10,2 4,2 207,06 7575 36,58
5 20 20,2 10,1 4,2 204,02 8420 41,27
6 25 20 10 4 200 10350 51,75
Tabel Kekuatan tekan rata-rata batu bata
(SII-0021-1978)
Kekuatan tekan batu bata
Koefisien
Kelas Variasi Izin
(%)
N/mm2
Kg/cm2

25 25 2,5 25

50 50 5,0 22

100 100 10,0 22

150 150 15,0 15

200 200 20,0 15

250 250 25,0 15


Grafik hubungan penambahan serbuk kaca terhadap nilai kuat tekan pada batu bata
60.00

50.00
f(x) = 0.88x + 26.16
R = 0.92
40.00

Kuat Tekan ( kg/ cm )


30.00
Kuat Tekan ( kg/ cm ) Linear (Kuat Tekan ( kg/ cm ))

20.00

10.00

0.00
0 5 10 15 20 25 30

Komposisi serbuk kaca ( % )


Pembahasa
n
O Dari hasil penelitian terlihat adanya peningkatan nilai kuat tekan
pada setiap sampel, hanya saja pada sampel ketiga dan
keempat tidak terjadi penambahan kuat tekan yang signifikan.
Hal ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya
karena masih adanya kotoran yang tertinggal dan proses
pembakaran yang tidak sempurna.

O Penentuan komposisi terbaik berdasarkan atas hasil


perbandingan syarat-syarat mutu keenam komposisi yang
dicoba dengan batu bata kontrol, SII-0021-1978. Hasilnya
komposisi terbaik adalah batu bata yang ditambahkan serbuk
kaca dengan komposisi 25% yang menghasilkan kuat tekan
sebesar 51,75 kg/cm2. Menurut syarat mutu SII-0021-1978
masuk tingkat kuat tekan kelas 50 dengan kuat tekan antara
50- 100 kg/cm2.
Kesimpulan

O Penambahan serbuk kaca pada


pembuatan batu bata dapat
menambah kuat tekan batu bata.
O Komposisi penambahan serbuk kaca
yang dapat menambah nilai kuat
tekan maksimum adalah 25 %.
O Proses pembakaran dapat
mempengaruhi nilai kuat tekan batu
bata.
THANK
YOU