Anda di halaman 1dari 19

Trikomoniasis

DEFINISI
Trikomoniasis adalah penyakit infeksi
protozoa yang disebabkan oleh
Trichomonas vaginalis, biasanya
ditularkan melalui hubungan seksual
dan sering menyerang traktus
urogenitalis bagian bawah pada
wanita maupun pria
EPIDEMIOLOGI
Tahun 1999:
Afrika dan Asia Tenggara : 113 juta
Eropa Barat dan Amerika Utara :
19 juta
Tahun 2007:
diperkirakan setiap tahun
sebanyak 7.4 juta kasus
trikomoniasis terjadi pada wanita
dan laki-laki.
ETIOLOGI
FAKTOR RESIKO
Pasangan seksual multipel (pasangan
seks lebih dari satu)
Keturunaan Afrika
Sebelumnya atau sedang terinfeksi
PMS lain
Derajat keasaman (pH) vagina yang
tinggi
PATOGENESIS
Trichomonas vaginalis enzim
proteolitik (cysteine proteinase)
menghancurkan mucin di lapisan
mukosa saluran urogenital Derajat
keasaman berubah menjadi kurang
parasit menebus barrier mukosa
merangsang respon inflamasi akut
(neutrofil) IL-8 dan TNF-alfa
merangsang pengerahan neutrofil ke
tempat infeksi inflamasi
GAMBARAN KLINIS
Keluhan dan Gejala Prevalensi (%)
Keluhan:

Tidak ada 9-56


Duh tubuh (discharge) 50-75
Berbau 10-67
Menimbulkan iritasi/gatal 23-82
Dispareunia 10-50
Disuria 30-50
Perasaan tidak enak pada perut bawah 5-12
Gejala

Tidak ada 15
Eritema vulva yang difus 10-37
Duh tubuh berlebihan

Kuning, hijua 5-42


Berbusa 8-50
Inflamasi dinding vagina 20-75
Strawberry cervix 2
Pengamatan langsung 1-2
Pengamatan dengan kolposkop 45
GAMBARAN KLINIS
Strawberry cervix dengan
petekie di ectocervix pada
pasien dengan trikomonas
vaginalis dan ectocervicitis

Duh vagina yang purulen


dan banyak karena
trikomiasis. Berwarna
hijau kekuningan saat
dilakukan white swab
PEMERIKSAAN PENUNJANG
Wet mount (sediaan basah)
Kalium Hidroksida (KOH) "Test Whiff
Test pH vagina
Trichomonas Rapid Test
Polymerase Chain Reaction (PCR)
DIAGNOSIS BANDING
Pembeda Trikomoniasis Kandidiasis vulvoginalis Bakterial vaginosis

Etiologi Trichomonas vaginalis Candida albicans Gardnerella vaginalis

duh vagina kuning kehijauan, berbusa dan berbau Kekuningan, disertai gumpalan- warna abu-abu homogen,
gumpalan seperti susu, tidak viskositas rendah atau normal,
berbau.
berbau tidak enak (amis)

Gatal gatal pada vagina kadang-kadang sampai (+) gatal dan rasa terbakar dan
ke paha kemerahan dan edema pada
vulva

Pemeriksaan peningkatan sel polimorfonuklear dan Hifa dan spora tidak ada atau sedikit leukosit,
mikroskopik ditemukan Trichomonas vaginalis sel epitel banyak, dan clue cell
(pergerakan TV)

pH vagina > 4,5 normal 4,5-5,5


Disuria (+) (+) (-)
Dispareunia (+) (+) (-)
Gambaran vagina, dinding vagina terdapat banyak ulkus, Vulva, vagina terdapat tanda tidak ditemukan adanya
vulva,labia mayor edematous, dan eritem (strawberry radang dan maserasi, peradangan pada vagina dan
pseudomembran, fisura, lesi
appearance) vulva
satelit papulopustular. Labia
mayor tampak bengkak, merah
dan ditutupi oleh lapisan putih.
DIAGNOSIS
Diagnosis trikomoniasis ditegakkan
setelah ditemukan TV pada sediaan
langsung (sediaan basah) atau pada
biakan duh tubuh penderita.
PENATALAKSANAAN
Umum
KIE (komunikasi, informasi dan edukasi)
Menganjurkan pemeriksaan dan pengobatan
terhadap pasangan seksual untuk mencegah
jangan terjadi infeksi pingpong.
Menganjurkan untuk tidak melakukan
hubungan seksual selama pengobatan dan
sebelum dinyatakan sembuh.
Hindari pemakaian barang-barang yang
mudah menimbulkan transmisi seperti handuk
dan pakaian dalam.
Khusus
Regimen yang direkomendasikan untuk infeksi
vagina adalah
metronidazol 2 g dosis tunggal per oral,
tinidazol 2 g dosis tunggal per oral,
metronidazol 400-500mg dua kali sehari per oral selama
5-7 hari.
Regimen alternatifnya adalah
metronidazol 2 x 500 mg per hari per oral selama 7 hari,
metronidazol 400-500 mg dua kali sehari per oral
selama 7 hari
tinidazol 2 x 500 mg per oral selama 5 hari.
Regimen yang direkomendasikan untuk
kehamilan adalah metronidazol 2 g
dosis tunggal per oral.
Regimen yang direkomendasikan untuk
infeksi uretra adalah
Metronidazol 2 g dosis tunggal per oral,
tinidazol 2 x 500mg per oral selama 5 hari,
metronidazol 400-500mg dua kali sehari per
oral selama 7 hari.
Penderita dinyatakan sembuh bila
keluhan dan gejala telah menghilang,
serta parasit tidak ditemukan lagi
pada pemeriksaan sediaan langsung
KOMPLIKASI
pelvic inflammatory disease (PID)
ruptur membran prematur,
bayi lahir prematur atau bayi lahir
dengan berat badan rendah.
prostatitis,
ependydimitis,
striktur urethra
infertilitas
PROGNOSIS
Angka kesembuhan antara 82-88%
pada wanita setelah perawatan
antibiotik diselesaikan dan angka ini
meningkat menjadi 95% bila mitra
seksual penderita juga diberikan
pengobatan.
TERIMA
KASIH