Anda di halaman 1dari 19

Sitokin

REVITA SAPUTRI
Tujuan pembelajaran

Mampu menjelaskan sifat umum sitokin, regulasi


dalam imunitas innate dan adatif serta stimulasi
pembentukan sel hemopoetik.

Pokok bahasan:
Sifat umum sitokin
Peran sitokin dalam mediasi imunitas natural dan
adatif
Sitokin dalam stimulasi pembentukan sel hemopoetik
Sitokin?
Contoh sitokin????
limfokin ???
monokin ???
kemokin ???
Interleukin ???
SITOKIN SItokin harus menempel
pada reseptor yg terdapat
dipermukaan sel target
bekerja dengan mengikat
reseptor-reseptor membran
spesifik, yang kemudian
membawa sinyal ke sel
melalui second messenger
(tirosin kinase), untuk
Salah satu dari sejumlah zat mengubah aktivitasnya
(protein-protein kecil) yang (ekspresi gen)
disekresikan oleh sel-sel
yang berinti dari sistem
Peran :aktivasi dan inhibisi
kekebalan tubuh yang
sel, proliferasi dan inhibisi
membawa sinyal antara sel-
sel, kematian sel,
sel lokal, sehingga memiliki
chemotaxis, pertumbuhan dll
efek pada sel-sel lain
dihasilkan sebagai respon
terhadap stimulus sistem
imun

Sitokin?
??
Keluarga sitokin
Agar sitokin menunjukkan efek pada sel sasarannya, sel
sasaran tersebut harus dilengkapi dengan molekul reseptor
pada permukaannya
Mengikat reseptor spesifik dengan afinitas yang tinggi
Keluarga reseptor sitokin kelas 1
IL-2, IL-4, IL-6, IL-12
Untuk faktor hematopoietik growth hormone, eritropoetin, prolactin, G-CSF
(factor stimulasi koloni granulosit ), GM-CSF(factor stimulasi koloni makrofag-
makrofag )
Keluarga reseptor sitokin kelas II
IFN-/, IFN- dan IL-10

Keluarga reseptor TNF


TNF-/

Keluaga reseptor IL-1

Keluaga reseptor TGF- (transfering growth factor)

Keluarga reseptor kemokin Il-8


1. Mediator dan regulator imunitas natural
Tumor Necrosis Factor (TNF)
Interleukin-1 (IL-1)
Interleukin-6 (Il-6)
Khemokin-khemokin IL-8
Interleukin-12 (IL-12)
Interferon-gamma (IFN-gamma)
2. Mediator dan regulator imunitas spesifik
Interleukin-2 (IL-2)
Interleukin-4 (IL-4)
Interleukin-5 (IL-5)
Interleukin-10 (IL-10)
Interferon-gamma (INF-gamma)
3. Stimulator hematopoisis
Interleukin-3 (IL-3)
Colony-Stimulating Factors (CSFs)
6. Dapat meningkatkan atau menghambat sintesis sitokin
lainnya.
7. Dapat meningkatkan atau menghambat aksi sitokin
lainnya efeknya berupa: antagonis, aditif maupun
sinergis
8. Mengikat reseptor spesifik dengan afinitas yang tinggi.
9. Sel yang dapat merespon suatu sitokin adalah : autokrin,
parakrin dan endokrin.
SIFAT UMUM SITOKIN
1. Diproduksi oleh sel-sel yang terlibat dalam respon imun alamiah dan respon imun
spesifik.
2. Merupakan mediator dan regulator respon imun dan inflamatori.
3. Sekresinya singkat dan terbatas Produksinya dilakukan jika diperlukan.
4. Beberapa macam sitokin diproduksi oleh beberapa tipe sel dan beraksi pada berbagai
tipe sel (pleiotropik).
Sitokin tergantung dari tempat produksinya dan perannya.
5. limfokin (sitokin yang dihasilkan limfosit)
6. monokin (sitokin yang dihasilkan monosit)
7. kemokin (sitokin dengan aktivitas kemotaktik), dan
8. interleukin (sitokin yang dihasilkan oleh satu leukosit dan beraksi
pada leukosit lainnya).
9. Dalam beberapa kasus, beberapa sitokin mempunyai aksi yang sama (redundan).
Redundansi ini berdasar pada : reseptor untuk sitokin adalah heterodimer yang dapat
dikelompokkan kedalam famili, dimana satu subunit untuk seluruh anggota maka
reseptor satu sitokin seringkali dapat merespon sitokin yang lain dalam famili yang
sama.
Berbagai jenis sitokin

Diproduksi oleh makrofag yang diaktifkan


Sebagai mediator inflamasi akut dalam respon terhadap bakteri gram-negatif dan mikroba
infeksius lainnya
Menstimulasi sel endothel dan makrofag untuk memproduksi khemokin yang menginduksi
Tumor khemotaksis dan pengumpulan leukosit
Necrosis Bereaksi dihipotalamus untuk memproduksi demam
Factor (TNF) Memiliki efek sitotoksik

diproduksi oleh monosit, makrofag, sel B dan sel dendrik, memiliki efek yang sama dengan
TNF
Merangsang pelepasan mwdiator sekunder seperti PG dari sel makrogfag
Menstimulasi sel-sel Th aktif melepasakan IL-2pengaktivan sel T dan sel B untuk
tumbuh, proliferasi dan aktif
IL-1 Menstimulasi maturasi dan proliferasi sel B
Mengaktivasi sel NK

dihasilkan oleh monosit dan makrofag


limfosit T juga menghasilkan IL limfokin
memiliki keterkaitan dengan IL-1 dan TNF sa;ing menginduksi
IL-6 berperan dalam diferensiasi sel B
Terutama diproduksi oleh sel Th, sedikit oleh sel T sitotoksik
Peran pertumbuhan, proliferasi dan aktivasi sel T serta meningkatkan

IL-2
produksi sitokin lainnya

Diproduksi oleh sel Th


Menpromosikan pertumbuhan dan diferensiasi progenitor sel sumsum
tulang
Berperan dalam proliferasi sel-sel darah (sel hemotopoetikmenjadisel

IL-3
progenitormieloid)
Umumnya IL-3 disekresi oleh sel T yang teraktivasi sebagai respon imunitas
untuk menstimulasi lebih banyak sel T dari sumsum tulang

Diproduksi oleh sel Th terutama sel Th2 (sel T CD4+)


Berperan dalam pengaktifan sel B (proliferasi dan diferensiasi)

IL-4
Proliferasi sel T
Interferon

Sel yang terinfeksi virus akan mengeluarkan interferon

Ada tiga kelompok interferon, yaitu :


IFN-alfa diproduksi oleh leukosit dalam merespon virus.
IFN-beta diproduksi oleh fibroblast dan sel yang lainnya dalam
merespon virus. IFN-alfa dan IFN-beta, keduanya menghambat replikasi
sel dan meningkatkan ekspresi MHC klas I pada sel viral.
IFN-gamma diproduksi oleh sel Th1 subpopulasi sel T helper CD4+,
sel T sitotoksik (CD8+) dan sel NK, imunitas natural dan imunitas
spesifik
Imunitas natural memicu aktivasi makrofag
Imunitas spesifik mestimulasi ekspresi MHC kelas I dan II sebagai
molekul kostimulator pada sel APC, mempromosi diferensiasi sel T
helper nave menjadi sel Th1, mengaktifkan PMN dan sel sitotoksik
Mengekspresikan Berikatan dengan
Makrofag sebagai APC MHC-II pada reseptor sel T (Sel T
permukaan sel Helper)

Contoh IL-2 Sel Th1 Il-2, IFN-, Makrofag


pengaktivan sel T dan dan limfotoksin mensekresikan
sel B, sel NK untuk Sel Th2 Il-4,IL-5, IL-6 interlaukin (IL-1, IL-6,
proliferasi, aktivasi dan IL-10 IL-8, IL-12 dan TNF-)

Contoh IL-4 akan


membantu sel B
berdiferensiasi dan
berproliferasi (aktivasi
Mekanisme
sel B) sintesis
antiibodi (IgE)
Jawab

Beri salah 1 contoh sitokin yang dapat


digunakan atau menjanjikan dipergunakan
dalam pengobatan. Berikan alasannya?