Anda di halaman 1dari 8

PENGARUH KEPERCAYAAN DIRI

TERHADAP INTENSITAS PENGGUNAAN


MEDIA SOSIAL
PADA REMAJA AWAL
(CECILLIA SENDY SETYA ARDARI, 2016)

RIZKY AULIA
I1C114047

KELOMPOK 10
ABSTRAK

Merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui


pengaruh kepercayaan diri terhadap intensitas penggunaan
media sosial. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja awal /
siswa-siswi SMP berjumlah 173 yang berusia 12 15 tahun
dan memiliki akun media sosial. Peneliti berhipotesis bahwa
kepercayaan diri berpengaruh terhadap intensitas
penggunaan media sosial pada remaja awal. Alat
pengumpulan data yang digunakan adalah skala kepercayaan
diri dengan skala intensitas penggunaan media sosial yang
disusun dengan teknik Likert.
VALIDITAS

Validitas adalah suatu indeks yang menunjukkan alat


ukur tersebut benar-benar mengukur yang hendak diukur
(Juliansyah, 2011). Dalam penelitian ini menggunakan
validitas isi.
RELIABILITAS

Pada penelitian ini, pengujian reliabilitas kedua skala


menggunakan program IBM SPSS Statistics version 20.0
dengan teknik Alpha Cronbach. Berdasarkan hasil perhitungan,
reliabilitas skala intensitas penggunaan media sosial adalah
0,837 berdasarkan 16 item yang lolos uji. Sedangkan reliabilitas
kepercayaan diri adalah sebesar 0.879 berdasarkan 34 item
yang lolos uji. Dengan demikian, skala penelitian ini cukup baik
untuk mengukur variable karena mendekati 0,900.
PENORMAAN

Skala intensitas penggunaan media social dan skala


kepercayaan diri dalam penelitian ini menggunakan skala
likert yang terdiri dari 4 kategori jawaban, yaitu sangat tidak
setuju, tidak setuju, setuju, dan sangat setuju.
Untuk skala intensitas penggunaan media sosial, skala
ini terdiri dari 21 item favorable dan 13 item unfavorable,
dengan total sebanyak 34 item.
Pada skala kepercayaan diri , skala ini terdiri dari 77
item, baik item favorable sebanyak 42 item dan unfavorable
sebanyak 35 item dan totalnya 77 item.
LANJUTAN .

Pada skala penggunaan media sosial setelah uji coba,


skala ini terdiri dari 9 item favorable dan 5 item unfavorable
serta 2 pertanyaan lanjutan mengenai intensitas penggunaan
media sosial yang digunakan oleh subyek dengan total 16
aitem. Norma yang digunakan dalam skala ini adalah norma
kelompok (within-group norms).
Pada skala kepercayaan diri setelah uji coba, skala ini
terdiri dari 16 aitem favorabel, dan 18 aitem unfavorabel,
dengan total 34 aitem. Norma yang digunakan dalam skala
ini pun sama seperti norma sebelumnya, yaitu menggunakan
norma kelompok (within-group norms).
KESIMPULAN

Dari penelitian tersebut, membuktikan bahwa


kepercayaan diri tidak berpengaruh terhadap
intensitas penggunaan media sosial
TERIMAKASIH