Anda di halaman 1dari 23

ANAMNESIS DAN PEMERIKSAAN OBSTETRI DASAR

SERTA
IDENTIFIKASI KEHAMILAN RISIKO TINGGI
TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta mampu melakukan anamnesis
Peserta mampu melakukan pemeriksaan fisik
Peserta mampu melakukan tes/prosedur klinik
atau interpretasi data untuk menunjang
diagnosis banding atau diagnosis
Peserta mampu melakukan penegakan
diagnosis/diagnosis banding
Peserta mampu melakukan tatalaksana
Non farmakoterapi
Farmakoterapi
Peserta mampu melakukan komunikasi dan
edukasi pasien
Peserta mampu melakukan identifikasi
kehamilan risiko tinggi
Anamnesis (1)
Autoanamnesisi dan
Sumber
Alloanamnesis

Nama, usia, pendidikan, dan


Identitas
pekerjaan

Contoh
Trimester 1 pusing, mual, muntah
Keluhan Utama Trimester 3 kontraksi palsu, gerak
anak, ppv, nyeri perut, cepat lelah dll
Prinsin sacred seven dan fundamental four
dari keluhan utama
Riw. Penyakit Jika risti IMS gejala dan riw penyakit
Sekarang pasangan
Pola makan bumil
Anamnesis (2)
HPHT HPL
Riw. Haid Rumus Naegele (perhatikan
syarat rumus ini)

Berapa kali dan durasi


Riw. Pernikahan
pernikahan

Gravida, Paritas, Abortus


Riw. Obstetri Riw Persalinan sebelumnya (cara, berat
lahir, penyulit, umur, kondisi anak
Anamnesis (3)
Kunjungan pertama atau lama
Riw. Perawatan Kunjungan lama ke mana,
Antenatal berapa kali, obat apa, imunisasi,
px penunjang, catatan khusus

Secara khusus asma, penyakit


Riw. Penyakit
jantung, hipertensi, DM, dan
Dahulu
transfusi

Perubahan perilaku gelisah,


Riw. Sosial penarikan diri, bicara sendiri, KDRT
Ekonomi Persiapan biaya pernikahan
Pemeriksaan Fisik Umum
Deteksi gangguan pert janin
BB dan TB TB kemungkinan panggul sempit
IMT

Skrining kekurangan energy kronis


Lingkar Lengan (KEK)
Atas LiLA < 23,5 cm risiko BBLR

Tanda Vital TD, suhu, heart rate, nafas

Kepala leher Mata, hygiene mulut, karies, tiroid

Pemeriksaan dada Payudara, jantung

Abdomen Mencari bekas operasi

Ekstremitas Edem, varises, sianosis, reflex patella


Pemeriksaan Obstetri
Dinilai dalam 10 menit dan durasi bila
Penilaian his pasien datang dengan pengeluaran
lendir darah dan perasaan kontraksi

Memperkirakan letak dan presentasi


Pemeriksaan janin
Leopold Leopold 1,2,3, dan 4

Dilakukan di setiap kunjungan


Tinggi Fundus Uteri
Untuk perkiraan usia kehamilan dan TBJ

Penghitungan pada 5 detik 1 5 detik kedua dan


5 detik ketiga. Penjumlahan 3 penemuan djj tadi
Denyut Jantung Janin dikalikan 4 untuk mendapatkan frekuensi denyut
jantung janin selama 1 menit

Pemeriksaan dalam Indikasi dalam kehamilan


Vagina dan Organ
Indikasi dalam persalinan
Genitalia
Pemeriksaan Leopold
Pemeriksa meletakkan kedua telapak tangan di
fundus dengan tujuan untuk menilai bagian janin apa
1 yang ada difundus dan jumlahnya berapa.

Pemeriksa meletakkan kedua telapak tangan di sisi kanan


dan kiri uterus dengan tujuan untuk menilai bagian janin
2 apa yang ada sisi kanan kiri uterus dan jumlahnya berapa.

Pemeriksa meletakan satu telapak tangan tangan kanan di


suprasimpisis dengan tujuan untuk menilai bagian janin terbawah.
Selain itu, bagian janin tersebut digoyangkan dengan tujuan untuk
3 menilai apakah bagian janin tersebut sudah masuk pintu atas
panggul (PAP) atau belum.
Kedua telapak tangan diletakkan di sisi kanan dan kiri bagian terbawah janin,
lalu digelincirkan ke arah pintu atas panggul. Jika kedua ujung jari dari kedua
tangan tersebut bertemu maka bagian terbawah janin belum masuk PAP.
4 Demikian juga sebaliknya, jika kedua ujung jari tidak bertemu maka bagian
terbawah janin sudah masuk PAP.
TFU
Cara
Rumus Johnson
Pemeriksaan
untuk TBJ
TFU
nilai aksis janin pada TFU dalam cm dikurangi
pemeriksaan Leopold 11 cm bila kepala belum
pengukuran TFU dilakukan masuk PP atau dikurangi
jika aksis janin longitudinal 12 cm bila kepala sudah
pita ukuran dalam cm masuk PAP dikalikan
diletakkan sepanjang aksis 155 gram untuk
longitudinal janin
angka yang tertera pada pita
menentukan taksiran
ukuran diletakkan menempel
berat janin.
dengan kulit abdomen ibu, TFU yang normal untuk
sehingga pemeriksa tidak usia kehamilan 20 36
bisa melihat selama minggu dapat
pemeriksaan diperkirakan dengan
pengukuran dilakukan hanya rumus = (usia kehamilan
Cara Pengukuran TFU dan Nilai
Normal
Pemeriksaan
Penunjang (Kemenkes
2010)
Golongan Darah bila sewaktu-waktu perlu
transfusi

Kadar Hb anemia, minimal trimester pertama


dan ketiga, MCV, MCH, MCHC

Kadar Gula Darah DM gestasional, tiap


trimester

Protein rutin minggu 20 dan trimester 3 atau


jika TD > 140/90 mmHg

Infeksi malaria, sifilis, HIV, BTA sesuai indikasi


Suplemen Kehamilan
Tablet besi elemental 60 mg per hari efek
samping mual, muntah, diare, konstipasi

Asam folat 400 ug/hari mulai 2 bulan


sebelum hamil 4000 ug/hari jika ada riw
anensefali/obat epilepsi
Suplementasi kalsium pada daerah dengan
asupan Ca yang rendah 1,5-2 gram/hari pada
bumil dg risiko PE

Pemberian 75 mg aspirin per hari u/ bumil dg


risiko PE

Imunisasi TT
TT

Tidak pernah / Pemberian


pernah
Belum pernah TT atau TT 1 saat kunjungan
pernah TT dengan pertama
rentang waktu 1 tahun TT 2 selang 4 minggu
setelah TT1
TT 1, saat pernikahan, TT 2 saat kunjungan
paling lambat < 1 tahun pertama
TT 3 6 bulan setelah TT 2
TT 4 1 tahun setelah TT 3
TT 5 1 tahun setelah TT 4
Komunikasi, Informasi, dan Edukasi
(KIE)

Asupan Gizi
Persiapan
Seimbang, Lat
Jadwal Kunjungan Persalinan dan
fisik, PHBS,
Tanda Bahaya
Higiene

IMD dan
Konseling HIV
Brain booster Kontrasepsi
dan IMS
pospartum
Jadwal Kunjungan Antenatal
Minimal

K3,
K1 K2 PK
K4
Kunjunga
PK adalah
Kunjungan
pertama Kunjungan n ketiga penangan
dilakukan kedua dan an
sedini pada keempat komplikasi
mungkin pada
pada trimester baik
trimester
trimester 1, 2 yaitu 3 yaitu
penyakit
sebaiknya rentang menular,
sebelum usie rentang
kehamilan usia usia tidak
memasuki kehamilan kehamilan menular
minggu ke 8 > 12 24 minggu serta
hingga 12 ke 24 36
minggu. minggu. minggu
masalah
gizi.
5 Langkah Persiapan
Persalinan
1 Membuat Rencana 2 Pengambilan Keputusan

tempat persalinan Siapa yang mengambil keputusan


memilih tenaga kesehatan yang utama dalam keluarga ?
terlatih untuk menolong persalinan Siapa yang akan membuat
bagaimana menghubungi tenaga keputusan jika pengambil keputusan
persalinan tersebut utama tidak ada pada saat terjadi
bagaimana transportasi ke tempat kegawatdaruratan ?
persalinan
siapa yang akan menemani pada
saat persalinan

3 Sistem Transportasi 4 dan 5

Dimana ibu akan bersalin Membuat rencana menabung (4)


Bagaimana cara menjangkaunya jika Persiapan keperluan persalinan (5)
terjadi kegawatdaruratan
Ke fasilitas yang mana ibu itu harus
dirujuk
Bagaimana cara memperoleh dana
jika terjadi kegawatdaruratan
Bagaimana cara memperoleh donor
darah yang potensial
Latihan fisik normal tidak berlebihan
Bisa mengikuti senam hamil bila tidak terjadi
perdarahan, preterm, pertumbuhan janin
terhambat dan demam. Berjalan adalah
senam yang paling baik.
Perilaku Hidup Sehat

Higiene
Menjaga kebersihan badan, area genital,
perawatan putting susu dan perawatan gigi.
Memakai pakaian yang tidak mengganggu
gerak dan menekan badan untuk mencegah
varises. Menghindari memakai sepatu hak
tinggi untuk mencegah nyeri pinggang.
Istirahat cukup (9 10 jam per hari) dan
Tanda bahaya yang perlu diwaspadai
sakit kepala lebih dari biasa, perdarahan per
vaginam, gangguan penglihatan, pembengkakan
pada wajah / tangan, nyeri abdomen, mual dan
muntah berlebihan, demam, janin tidak bergerak
sebanyak biasanya
Asupan gizi seimbang

Konseling HIV dan IMS


Tes HIV memerlukan sikap sukarela ibu untuk
diperiksa. Oleh karena itu perlu penjelasan
mengenai definisi HIV/ AIDS / IMS, bagaimana
penularannya dan pentingnya tes tersebut.
Brain booster
Berkomunikasi dengan janin, memberikan musik
untuk menstimulasi janin dan pemberian nutrisi
gizi seimbang untuk ibu hamil.
KIE Khusus Trimester
Tiga
Inisiasi Menyusu Kontrasepsi Pasca
Dini (IMD) Persalinan
Analisa keinginan ibu untuk
menyusui. Menjelaskan
mengenai pentingnya ASI dan
perawatan puting susu. Membahas metode yang sesuai
Menceritakan proses IMD yang pada masa nifas.
meliputi skin to skin contact Pilihan metode yang sesuai akan
selama IMD, pemberian dibahas di buku ajar 2 di bab
kolustrum, rawat gabung dan kontrasepsi.
tidak diberi susu formula.
Motivasi ibu untuk memberikan
ASI saja selama 6 bulan.
Cara Identifikasi Risti
KATEGORI KETERANGAN INTERVENSI
AWAL
Kehamilan normal Tidak ada faktor resiko Suplementasi
Pemeriksaan fisik dan laboratorium rutin
dalam batas normal
Kehamilan dengan Faktor resiko pada kehamilan saat KIE
faktor resiko yang ini Baca bab 5 dan
membutuhkan Faktor resiko pada kehamilan 6
rujukan untuk sebelumnya
konsultasi dan atau Faktor resiko penyakit sebelumnya
kerjasama
penanganannya
Kehamilan dengan Abortus KIE
kondisi gawat Perdarahan antepartum Baca bab 5 dan
darurat Preeklampsia/eklampsia 6
Ketuban pecah dini
Faktor Risiko Kehamilan

FR kehamilan
FR Kehamilan saat ini FR risiko sebelumnya
sebelumnya
gemelli Riwayat janin atau Hipertensi
usia ibu < 16 / > 40 neonatus mati Jantung
tahun Riwayat keguguran dua Asma
TB < 145 cm kali Ginjal
LILA < 23.5 atau Pernah lahir <2,5 kg DM
kenaikan BB tidak atau > 4 kg HIV atau IMS
sesuai IMT Operasi pada organ
TFU tidak sesuai usia reproduksi
kehamilan Preeklampsia /
Malposisi atau eklampsia
malpresentasi
PJT
IMS
Infeksi : Malaria, HIV,
sifilis, TBC dan ISK
Anemia berat
Penyalahgunaan obat-
obatan dan alkohol
Gangguan kejiwaan
TERIMA
KASIH