Anda di halaman 1dari 13

INFLUENZA

Influenza
Adalah infeksi saluran nafas akut yang disebabkan oleh
influenza virus
gejala : demam mendadak, batuk(biasanya kering),
sakit kepala, nyeri otot dan sendi, malaise berat, sakit
tenggorokan, dan ingusan.
menyebar dengan mudah didaerah ramai yaitu saat OS
batuk / bersin dan terhirup orang lain / melalui tangan
yang terkontaminasi
Epidemiologi
di daerah beriklim sedang terjadi terutama saat musim
dingin. di daerah tropis dapat terjadi sepanjang tahun
di dunia : 3-5 juta kasus dengan 250000-500000
kematian / tahun
di negara maju kematian biasanya terjadi pada orang
berusia 65 tahun/lebih tua
99% kematian pada anak usia 5 tahun dengan
influenza, infeksi saluran nafas bawah ditemukan di
negara berkembang
Klasifikasi
3 tipe influenza virus:
Tipe A
Menginfeksi manusia dan banyak hewan lain. dibagi menjadi banyak subtipe
tergantung kombinasi surface protein virus yaitu haemagglutinin (H) dan
neuraminidase (N). ada 18 subtipe H dan 11 subtipe N. Avian influenza: H5N1,
H7N9, H9N2. Swine influenza: H1N1, H3N2
Tipe B
Hanya beredar diantara manusia. dibagi menjadi 2 kelompok utama(garis
keturunan) : Yamagata dan Victoria. tipe B tidak dibagi menjadi subtipe.
Tipe C
dapat menginfeksi manusia dan babi. Terdeteksi lebih jarang dan bisanya
menyebabkan infeksi ringan.
FAKTOR RESIKO
usia di atas 65 tahun
orang-orang dengan penyakit tertentu seperti penyakit
kronis pada hati, paru-paru, ginjal, jantung, gangguan
metabolik seperti diabetes melitus, atau
orang yang sistem imunnya rendah berpotensi
mengalami keparahan.
Penularan melalui
droplet

Masuk ke sel epitel


PATOGENESIS
pernafasan

Reflek batuk

Virus tidak bisa


dikeluarkan

Virus masuk ke sel

Masa inkubasi virus


Replikasi virus Menginfeksi sel lain
1-4 hari
PEMERIKSAAN PENUNJANG
Kultur dan identifikasi virus H5N1
Uji Rela Time Nested PCR (Polymerase Chain Reaction)
Uji serologi (imunofluoresence test, uji netralisasi, Rapid Test dan ELISA)
Hematologi. Hb, leukosit, trombosit, hitung jenis leukosit, total limfosit.
Umumnya ditemukan leukopeni, limfositopeni atau limfositosis relative
dan trombositopeni.
Kimia. Albumin/globulin, SGOT/SGPT, ureum, kreatinin, keratin kinase
dan analisa gas darah. Umumnya dijumpai penurunan albumin,
peningkatan SGOT/SGPT, peningkatan ureum dan kreatinin, analisa gas
darah normal atau abnormal.
Radiologi. Pemeriksaan foto toraks PA dan lateral. Dapat ditemukan
gambaran infiltrate di paru yang menunjukan pneumonia
PENATALAKSANAAN
1) Simptomatik (sesuai dengan gejala yang muncul), sebab
antibiotic tidak efektif untuk infeksi virus
2) Bedtres
3) Peningkatan intake cairan jika tidak ada kontra indikasi
4) Obat kumur, untuk menurunkan nyeri tenggorokan
5) Antihistamin, untuk menurunkan rinorrhea
6) Vitamin C dan ekspektoran; serta
7) Vaksinasi
Pencegahan
Vaksinasi
Hindari kontak dengan orang yang sakit
Jaga higenitas
Prognosis
Quo ad vitam : Ad bonam
Quo ad functionam : Ad bonam
Quo ad sanationam : Ad bonam
Daftar pustaka
http://www.who.int/mediacentre/factsheets/avian_influe
nza/en/
http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs211/en/
http://emedicine.medscape.com/article/219557-
overview