Anda di halaman 1dari 12

ASUHAN KEPERAWATAN ANAK DENGAN

AUTISME

Nama Kelompok :

Muhammad Nur Fatchi 010114a071


Nurul Julia Ningrum 010114a088
Selly Marta 010114a108
Yunda Wardani 010114a129
Pengertian
Istilah autisme berasal dari bahasa Yunani yaitu
Autos yang berarti diri sendiri dan isme yang
berarti suatu aliran, sehingga dapat diartikan
sebagai suatu paham tertarik pada dunianya
sendiri.

Autisme adalah suatu gangguan perkembangan


secara menyeluruh yang mengakibatkan
hambatan dalam kemampuan sosialisasi,
komunikasi, dan juga perilaku.
ETIOLOGI

Autisme dipengaruhi oleh faktor eksternal dan


internal.
1. Faktor internal meliputi genetik, psikologis,
neorobiologis, prenatal, natal, infeksi virus, dan
trauma kelahiran.
2. Faktor eksternalnya antara lain lingkungan bahan
kimia beracun, merkuri, timbal, kadmium,
arsenik, dan aluminium.
KELAINAN DI OTAK AKIBAT AUTISME

1. Kelainan Neurokimia
2. Kelainan Neuroanatomi

MANIFESTASI KLINIS :
Beberapa tanda dan gejala yang bisa diamati
dan perlu diwaspadai menurut usia :
3. Usia 0-6 bulan
4. Usia 6 - 12 bulan
5. Usia 2-3 tahun
6. Usia 4-5 tahun
GANGGUAN ANAK AUTIS

1. Gangguan dalam bidang interaksi sosial


2. Gangguan dalam bidang komunikasi
( verbal-nonverbal)
3. Gangguan dalam bidang perilaku
4. Gangguan dalam bidang perasaan/emosi
5. Gangguan dalam bidang persepsi sensorik
KATAKTERISTIK ANAK AUTIS

1. Perkembangan terlambat
2. Memiliki ketertarikan pada benda yang
berlebih
3. Menolak ketika di peluk
4. Memiliki kelainan sensoris
5. Memiliki kecenderungan melakukan
perilaku yang diulang-ulang

DIET UNTUK ANAK AUTIS
Makanan yang Harus Dihindari
Gluten, yaitu pada gandum, terigu, mie, spageti, makanan ringan, dan lain-lain. Produk
olahan (gluten), seperti kecap, roti, kue, dan sebagainya.
Kasein, yaitu susu sapi, kambing, keju, es krim, mentega, yoghurt, kue kemasan
(cookies).
Makanan yang mengandung penyedap rasa.
Bahan pemanis dan pewarna buatan, seperti permen, saos tomat, minuman kemasan
(soft drink), dan lain-lain.
Makanan yang diawetkan, seperti bakso, pangsit.
Makanan cepat saji (fastfood).
Buah yang harus dihindari, yakni pisang, apel, anggur, jeruk, tomat.
Semua makan yang menjadi alergen.
Penurun panas yang ada, misalnya asetil salisilat, asetaminofen, parasetamol.

Makanan yang Boleh


Tepung, seperti ketan, beras, kedelai, tapioka, sagu, hunkwe, soun, bihun, kentang.
Buah, seperti pepaya, semangka, melon, nanas.
Bahan pewarna alami, misalnya daun pandan, kunyit, coklat bubuk.
Margarin dari tumbuhan, santan.
Obat penurun panas, misal ibuprofen (proris).
PENATALAKSANAAN
1. Terapi psikofarmaka
2. Terapi perilaku
3. Terapi bicara
4. Terapi okupasional
5. Terapi fisik
6. Terapi sosial
7. Terapi bermain
8. Terapi perkembangan
9. Terapi visual
10. Pendidikan khusus
11. Terapi Biomedik
12. Terapi alternatif
Pemeriksaan Penunjang

1. CARS ( Childhood Autism Rating scale)


2. CHAT (The Checklist For Autism in Todlers)
3. The Autism Screening Questionare
4. The Scanning Test For Autism in Two Years Old
Alat Screening pada Autis
Capute scales merupakan alat skrining yang dapat
menilai secara akurat aspek-aspek perkembangan utama
termasuk komponen bahasa dan visual-motor.
Keberhasilannya dalam pengukuran secara cepat dan
mudah dari aspek-aspek perkembangan akan membantu
menegakkan diagnosis banding dari sebagian besar
kategori utama gangguan perkembangan (delayed, deviasi,
dan disosiasi) pada masa bayi dan kanak-kanak dini,
sehingga dapat segera dilakukan intervensi dini untuk
memberikan hasil yang terbaik.
ASUHAN KEPERAWATAN ANAK DENGAN AUTIS

A. Pengkajian
1. Kaji riwayat kehamilan ibu, nutrisi saat
hamil dan terjadi gangguan pada saat
hamil atau tidak
2. Kaji riwayat partum dan post partum
3. Uji perkembangan
4. Gangguan respon emosi
5. Gangguan interaksi sosial
B. Diagnosa keperawatan

1. Hambatan komunikasi verbal berhubungan


dengan kendala komunikasi
2. Hambatan komunikasi verbal berhubungan
dengan gangguan fisiologis
3. Keterlambatan pertumbuhan dan
perkembangan b/d gangguan genetik

C. Intervensi Keperawatan