Anda di halaman 1dari 16

Tugas Presentasi

Analisa Ekonomi Muara Krueng Peudada

Dikerjakan Oleh:

SHAFUR BACHTIAR
1009200060011

PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNIK SIPIL


UNIVERSITAS SYIAH KUALA
BANDA ACEH
2011 08 April 2011

Risk Analysis Dan Ekonomi Sumber Daya Air


PENDAHULUAN
Dalam perencanaan bangunan air termasuk proyek

pengendali banjir dan pengaman pantai selalu disertai studi

atau analisa ekonomi dari proyek tersebut, disamping

analisis teknis dan dampak rona lingkungan. Analisis

ekonomi bertujuan untuk mengetahui apakah suatu proyek

yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat secara

ekonomi baik secara langsung maupun tak langsung.

Home
Next>>
PENDAHULUAN
Evaluasi analisa ekonomi dilakukan dengan menggunakan kaidah

ekonomi yang berlaku, misalnya : B/C (Benefit Cost) ratio, EIRR

(Economic Internal Rate of Return) dan Net Present Value

(NPV).Hasil estimasi biaya ini akan dialokasikan sesuai periode

pelaksanaan konstruksi (Disbursement Schedule).

Home
Next>>
Landasan Teori
Nilai bersih sekarang (NPV)

Secara umum untuk analisa bersih sekarang dapat ditulis sebagai berikut :

F = P(1 + I) n
dengan :
F = jumlah uang pada akhir n periode dari saat sekarang
P = jumlah uang pada awal dikeluarkannya dana
n = jumlah periode yang ditinjau
i = tingkat bunga yang berlaku

PV dari NB = {nilai sekarang dari manfaat} {nilai sekarang dari biaya}


Nilai sekarang didapat dengan menggunakan persamaan

dengan :
P = nilai sekarang (present value)
F = nilai pada tahun ke n
i = tingkat bunga yang berlaku
Home
Next>>
Landasan Teori
Nisbah Manfaat Proyek (BCR)

BCR adalah suatu cara yang digunakan untuk menentukan apakah proyek tersebut layak atau
tidak dengan membandingkan biaya bangunan dengan manfaat bangunan tersebut. Apabila
BCR lebih besar dari 1 maka proyek tersebut dapat dikatakan layak untuk dibangun, karena
masih lebih besar keuntungannya daripada biaya yang dikeluarkan sebaliknya apabila BCR
kurang dari 1 maka proyek tersebut tidak layak untuk dibangun.

Untuk menghitung nisbah manfaat maupun biaya, dinyatakan dalam nilai sekarang, sehingga
persamaan menjadi sebagai berikut :

dengan
B = Benefit (besarnya manfaat)
C = Cost (besarnya biaya)
PV = Present Value (nilai sekarang)

Home
Next>>
Landasan Teori
Tingkat Pengembalian Internal (IRR)

Tingkat pengambilan internal (IRR) adalah tingkat suku bunga (diskount rate) yang dapat membuat besarnya
nilai bersih sekarang (NPV) proyek sama dengan 0 (nol), atau dapat dikatakan suku bunga yang dapat
membuat BCR = I. Dalam perhitungan IRR ini diasumsikan bahwa setiap benefit netto tahunan secara
otomatis ditanam kembali dalam tahun berikutnya dan memperoleh rate of return yang sama dengan
investasi-investasi sebelumnya.

Besarnya IRR ini tidak diketemukan secara langsung, tetapi dicari dengan coba-coba. Mula-mula dipakai
tingkat suku bunga yang diperkirakan mendekati besarnya IRR. Kalau perhitungan ini memberikan nilai
bersih sekarang (NPV) positif, maka harus dicoba tingkat suku bunga yang lebih tinggi, demikian seterusnya
sampai diperoleh nilai bersih sekarang (NPV) negatif. Kalau ini sudah tercapai, maka diadakan interpolasi
antara suku bunga yang tertinggi (i) yang masih memberikan NPV negatif (NPV), dan suku bunga (i) yang
memberikan NPV negatif (NPV), sehingga diperoleh NPV sebesar 0 (nol).

dengan :
IRR = tingkat pengembalian internal
i = tingkat suku bunga dengan hasil NPV positif
i = tingkat suku bunga dengan hasil NPV negatif
NPV = nilai bersih sekarang
NPV = nilai bersih sekarang negatif
Home
Next>>
BIAYA FINANSIAL (RAB)
Biaya Proyek (Project Cost) di dapat dari Analisa Rencana Anggaran
Biaya (RAB) SID Muara Krueng Peudada sebagai Berikut :

Home
Next>>
BIAYA O & P
Biaya Ekonomi Operasional & Pemeliharaan (Kondisi Normal) sebagai Berikut :

Biaya Ekonomi Operasional & Pemeliharaan (Kondisi Biaya Naik 10%) sebagai
Berikut :

Home
Next>>
BENEFIT
Situasi Berdasarkan Keadaan Sebelum Proyek

Situasi Berdasarkan Keadaan Setelah Proyek

Home
Next>>
MANFAAT PROYEK
Manfaat yang bisa diperoleh dari proyek pengendalian banjir dan pengamanan
pantai adalah meningkatnya kegiatan aktifitas pelayaran dan terhindar dari
kerugian/kerusakan akibat banjir. Pengurangan besarnya kerugian tersebut dihitung
dengan cara mencari selisih perkiraan kerugian akibat tersumbatnya muara sungai
dengan adanya proyek dan tanpa adanya proyek. Dengan demikian besarnya
keuntungan yang bisa di dapat dihitung berdasarkan :

Dari segi banjir :


Luas daerah genangan yang mungkin terjadi.
Nilai harta benda didalam daerah genangan.
Kerugian potensial akibat banjir.

Dari segi pelayaran :


Meningkatnya aktifitas pelayaran.
meningkatkan hasil produksi ikan laut.
kebutuhan tenaga keja jadi meningkat/mengurangi pengangguran

Benefit dari suatu proyek berarti semua pemasukan keuntungan (revenue) yang diperoleh
selama usia guna proyek tersebut. Selanjutnya dapat dipergunakan sebagai faktor penentu
dalam pemilihan alternatif-alternatif, apabila keuntungan langsung memberikan nilai yang
sama.
Home
Next>>
ANALISA EKONOMI

Home
Next>>
ANALISA EKONOMI

Home
Next>>
ANALISA EKONOMI

Home
Next>>
ANALISA EKONOMI

Home
Next>>
KESIMPULAN

GRAFIK EIRR GRAFIK BCR GRAFIK NVP


15.0% 1.132 16000
1.131 14000
12.0% 12000
1.130
1.129 10000
9.0%
EIRR BCR
1.128 NVP
8000
6.0% 1.127 6000
1.126 4000
3.0%
1.125
2000
0.0% 0
1.124
1 2 1 2 1 2
Kondisi Ke Kondisi Ke Kondisi Ke

Berdasarkan ketiga parameter/kaidah ekonomi tersebut diatas, maka dapat


dikatakan proyek layak untuk dilaksanakan.
Home
Next>>

vi
el
en
da gracias
nk

TeRiMa
KaSih
thank you

ato
r ig
a u
o as
om im
d za
go