Anda di halaman 1dari 13

Abses Mammae

Michael Steven
102013186
Seorang perempuan berusia 28 tahun
datang ke poliklinik dengan keluhan
payudara kirinya dirasa membengkak,
terasa sakit disertai demam sejak 1
minggu yang lalu

Kasus 7
KU: Payudara kiri yang bengkak dan nyeri.
RPS: Tanyain seputar keluhan? Benjolan
membesar? Nyeri/ gak?dmn? Cairan yg
keluar? Puting susu? Perubahan kulit di
payudara?
RPD Riwayat dahulunya?
Riwayat reproduksi: HPHT? Menarche? G
PA??
Riw. Keluarga ??

Anamnesis
Keadaan umum pasien, kesadaran, tanda-
tanda vital (TTV)
Inspeksi Payudara ( warna, bentuk dan
putingnya )
Palpasi ( Payudara, Putingnya dan KGB )

Pemeriksaan Fisik
CBC( Darah Lengkap )
Mammografi dan USG payudara

Pemeriksaan Penunjang
Peradangan pada payudara yang dapat disertai infeksi atau
tidak, yang disebabkan oleh kuman terutama
Staphylococcus aureus melalui luka pada puting susu atau
melalui peredaran darah

Gejala : Peningkatan suhu (39,5 - 40oC). Peningkatan


kecepatan nadi, menggigil, malaise umum, sakit kepala,
nyeri hebat, bengkak, inflamasi, area payudara keras,
Timbul garis-garis merah ke arah ketiak dan kemerahan
dengan batas jelas.
Biasanya hanya satu payudara, terjadi antara 3-4 minggu
pasca persalinan. Peningkatan kadar natrium sehingga bayi
menolak karena ASI terasa asin.

DD : Mastitis Sinistra
Penggumpalan nanah lokal di dalam
payudara, merupakan komplikasi berat
dari mastitis
Jika suatu abses pecah didalam, maka
infeksi bisa menyabar di dalam tubuh
maupun dibawah permukaan kulit,
tergantung pada lokasi abses

WD : Abses
Mammae Sinistra
EPIDEMIOLOGI
Kurang lebih 3% dari kejadian mastitis
berlanjut menjadi abses
ETIOLOGI
Infeksi payudara biasanya disebabkan oleh
bakteri Staphylococcus aureus
PATOFISIOLOGI
Luka atau lesi pada puting sebabkan
terjadinya peradangan sehingga organisme
masuk (organisme ini biasanya dari mulut
bayi) akibatnya terjadi penyumbatan
duktus dan bentuk abses sehingga terjadi
peningkatan jumlah sel darah putih
Tanda-tanda inflamasi pada payudara
(merah, panas jika disentuh,
membengkak dan adanya nyeri tekan).
Teraba massa
Gejala sistematik
Nipple discharge
Gatal-gatal
Pembesaran KGB ketiak

Manifestasi klinik
Insisibisa dilakukan radial dari tengah
dekat pinggir areola, ke pinggir
Parasetamol 500mg
Pengompresan hangat pada payudara (15
20 menit)
Antibiotik

Penatalaksanaan
Puting susu dan payudara harus selalu dibersihkan
Menyusui secara bergantian payudara kiri dan kanan
dan pakai teknik yang baik
Setelah menyusui, puting susu diolesi kembali dengan
ASI dan biarkan kering dengan sendirinya (dapat
diberikan salep lanolin atau vitamin A dan D)
Hindari pakaian yang menyebabkan iritasi pada
payudara
Kosongkan payudara dengan cara memompanya
Minum banyak cairan
Menjaga kebersihan puting susu
Mencuci tangan sebelum dan sesudah menyusui

Pencegahan
Cacat payudara
Kesulitan dalam pemberian ASI
Sepsis
Nyeri payudara yang kronis
Pembentukan jaringan parut pada
jaringan payudara

Komplikasi
Hipotesisditerima. Wanita berusia 28 tahun
tersebut menderita abses mammae. Diagnosis
ditentukan dengan dilihat dari gejala klinis pasien
dimana terdapat peradangan pada payudara.
Abses mammae merupakan mastitis yang tidak
mendapat penanganan yang baik sehingga terjadi
abses. Oleh karena itu perlu dilakukan
penanganan yang baik untuk mencegah
komplikasi buruk terjadinya abses pada
payudara. Dengan pengobatan yang baik,
prognosisnya juga akan baik.

Kesimpulan