Anda di halaman 1dari 65

Restorasi Direct

1. Farzad Ic
hsani F (1
2. Cornelia 6 131 010 10
Alhusni (1 0 47 )
3. Dinda Tr 6 13 1 010 1 0
izayanti ( 0 58)
4. Talitha N 16 1 31 010 1
abila (15 00 59)
5. Muhamm 131 0 10 100
ad Roni ( 1 6 3)
6. Niska Da 61 310 101 0
rlianti (15 02 7)
7. Trisna Im 131 01 0 100
ani (1613 6 4)
8. Fatma S 1 0 10 10 0 55
uci Srikand )
(16131010 i
10 0 56)
9. Farah Na
ufal Riftya
10S. alwa Dwin (16131010
i Kariza (1 10 0 45)
6 131 0 10 10
0 36)
Pengertian dan Jenis Restorasi
Direct
Restorasi Direct adalah restorasi
yang dibuat untuk dipasang
segera didalam mulut, sperti
amalgam atau resin komposit
dan tidak memerlukan
pembuatan eksternal
Jenis-jenis Restorasi
Direct
Amalgam
Kedokteran Gigi

Komposit Resin

Glass Ionomer
Semen
Klasifikasi
Amalgam Kedokteran G

1. Berdasarkan kandungan zinc


2. Berdasarkan kandungan coppe
3. Berdasarkan bentuk partikel
4. Berdasarkan jumlah metal allo
5. Berdasarkan ukuran allloy
Resin Kompos

Klasifikasi
RK
Klasifikasi berdasarkan
RK aktivasi
Klasifikasi berdasarkan polimerisasi
RK penggunaan
berdasarkan nya
ukuran
partikel filler
GIC (Glass Ionomer Cement )

Klasifiksi berdasarkan bahan pengisi :

Semen ionomer kaca konvensional


Semen ionomer hybrid
Semen ionomer
Semen ionomer kaca yang diperkuat dengan metal
(2) Klasifikasi berdasarkan kegunaanya :

type 1 Lutting cement


type 2 restorasi
type 3 liners and bases
tipe 4 fissure sealants
type 5 orthodontic cement
type 6 core build up
type 7 fluoride releasing
type 8 ART ( Atraumatic Restorative technique )
type 9 deciduos teeth restoration
DENTAL CEMENT
Klasifikasi dental cement berdasarkan kandungan
dan aplikasinya ;

1. Water- bases cement


a) Glass and Resin modified glass ionomer cement
)Restorasi kelas 5
)Semen pada restorasi alloy-based konvensional
)Semen pada restorasi all ceramic alumina-bases
)Semen pada band ortodonsia
)Basis kekuatan tinggi
)Restorasi sementara jangka panjang
lanjutan

b) zinc polyacrylate

Semen pada restorasi alloy

Semen pada band orthodonsia

Semen stainless crown (SSC) pada anak-anak

Basis kekuatan tinggi

Restorasi sementara jangka panjang


c) zinc phosphate

Semen pada restorasi konvensional

Semen pada band orthodonsia

Basis kekuatan tinggi

Restorasi sementara jangka panjang

2. Resin-bases cement
a)Composite and adhesif resin
)Semen pada restorasi konvensional alloy-
based
)Semen pada mahkota, jembatan, veneer, inlay
dan onlay komposit indirek

Semen pasak (post) dan inti (core)

Semen pada restorasi sementara

Semen bracket orthodonsia

b) Compomers

Semen pada restorasi konvensioanal alloy-


bases

Semen pada restorasi all ceramic alumina-based

Semen bracket orthodonsia

Basis kekuatan tinggi



3. Oil-bases cement
a)Zinc oxide-eugenol
)Basis kekuatan tinggi
)Retorasi sementara
)Semen saluran akar
)Pack pada gingiva
)Dressing bedah
)

b) Noneugenol-zinc Oxide

Restorasi sementara (terutama untuk gigi yang


akan disemenkan secara permanen)

Semen saluran akar (root canal sealer)

Pack pada jaringan gingiva

Dressing bedah
Komposisi
Amalgam

1. Merkuri
2. Alloy : campuran tin, silver, cooper,
zinc.
Glass Ionomer Cement
Komposisi bubuk: kaca alumina
silikat
Komposisi cairan : larutan asam
poliakrilat dg konsentrasi cukup
kental .
Resin Komposit
1. Matriks resin
Bisphenol-A-Glycidyl methacrylate
(BIS- GMA) , Urethane dimetha
crylate (UDMA) , dan Trietilen glikol
dimetaksilat (TEGDMA) merupakan
dimetakrilat yang umum digunakan
dalam resin komposit.
2. Partikel bahan pengisi (partikel filler
anorganik)
. fungsi: bahan penguat dan untuk
meningkatkan sifatnya.
. Yang banyak digunakan :
Quartz karena inert terhadap bahan
kimia dan memiliki indeks refraksi
tinggi.
3. Bahan pengikat ( coupling agent)

. Fungsi : - Mengikat filter bahan


pengisi dengan matriks resin
organik.
- Mencegah rusaknya interface
filler matriks oleh hidrolisis
menghasilkan crack pada resin dengan
mentransfer stress.
. Yang sering digunakan: Organosilanes,
Zirconates dan Titanates.
Sifat-Sifat
AMALGAM

PERAMBATAN
( CREEP )

ABRASI
SIFAT PERUBAHAN
DIMENSIONAL
FISIK

DIFUSI
TERMAL
KEKUATAN
TEKANAN
( COMPRESSIV
E STRENGTH )

SIFAT MEKANIK
SIFAT KIMIA

Reaksi Elektrokimia Sel Gavanik


Besarnya arus galvanik dipengaruhi oleh
lama / usia restorasi, perbedaan potensial
korosi sebelum berkontak, dan daerah
permukaan.
Korosi
Reaksi elektro kimiawi yang menghasilkan
degradasi struktur dan properti mekanis.
SIFAT BIOLOGI

Secara khas respon alergi


mewakili antigen dengan reaksi
ALERGI antibodi yang ditandai dengan
rasa gatal, ruam, bersin, kesulitan
bernafas,dan pembengkakan

Merkuri

TOKSISITAS
RESIN KOMPOSIT

WARNA

SIFAT
FISIS
SETTIN KEKUATAN
G (STRENGTH )
ADHESI

SIFAT
MEKANIK
SIFAT KIMIA

Resin gigi menjadi padat bila berpolimerisasi.


Polimerisasi adalah serangkaian reaksi kimia dimana
molekul makro, atau polimer dibentuk dari sejumlah
molekul yang disebut monomer.
Inti molekul yang terbentuk dalam sistem ini dapat
terrbentuk apapun, tetapi gugus metakrilat ditemukan
pada ujung-ujung rantai percabangan. Salah satu
metqakrilat multifungsional yang pertama kali
digunakan dalam kedokteran gigi adalah resin bowen
(Bis-GMA)
Sifat Glass ionomer cement
Sifat biologi
GIC tidak mengiritasi dan bersifat
antikariogenik karena dapat
melepaskan floride
sifat fisik
Film thickness (ketebalan film)
sekitar 22-24 m
Sifat mekanik
compressive strength antara 90-220
Mpa
Tensile Strength 4,5 Mpa
Modulus Elastisitas 5,4 Mpa
Bond strentg 1-3 Mpa
Sifat Dental Cement
Ketebalan film dan konsistensi
Viskositas (kekentalan)
Setting time
Strength
Solubilitas
Cara Manipulasi
Glass Ionomer Cement
Cara Manipulasi GIC Tipe II
dan II
Resin Komposit
etching dan bonding
Enamel dan dentin pada kavitas preparasi
dietsa dgn asam selama 30 detik
Single paste composite harus
dicegah adanya under curing
Two paste composite cegah
terjadinya kontaminasi oleh suatu pasta
terhadap pasta lainnya
Bahan yng sudah diadon lngsung
dimasukkan ke kavitas
Penumpatan
Diletakkan menggunakan instrumen
plastik

Finishing dan polishing


Bahan Basis
Bahan
Pelindung
Pulpa dan
Dentin
Liners

Merupakan material yang diletakkan diantar dentin


dan restorasi untuk memberi perlindungan pulpa
Kebutuhan akan pelindung sebelum merestorasi
bergantung pada perluasan, lokasi preparasi dan
material restorasi
Selain medikasi pulpa, liners dibutuhkan untuk
memberi perlindungan thermal
Perbedaan Lining dan Basis terdapat pada
ketebalannya
Contoh: Calcium Hydroxide kompatibel dengan
segala jenis bahan restorasi, melindungi pulpa dari
iritasi kimia dengan kemampuan sealing yang
dimiliki, bakteriostatik
Varnishes

Adalah material resin dalam larutan organik


yang mudah menguap meninggalkan resin
sebagai lapisan film tipis
Tidak digunakan bersama komposit
Lebih baik dari liners untuk mengurangi
microleakage
Mengurangi penetrasi oral fluid pada daerah
restorasi gigi
Dental Bases

Basis (1-2mm) digunakan untuk memberi


perlindungan termal pada pulpa dan
menambah dukungan mekanis pada restorasi
1. Protectice Base
2. Insulating Base
3. Sedative Base
Persyaratan
Semen Gigi
untuk Aplikasi
Lining, Basis,
dan Luting
Persyaratan Material
Lining Kavitas
Pertahanan Termal
Lining sering diharapakn membentuk pertahanan atau
isolasi termal untuk melindungi pulpa dari
perubahan mendadak yang berkaitan dengan
suhu.
Lining kavitas pertahanan termal dibutuhkan terutama
jika digunakan tumpatan logam seperti amalgam.
Pada kavaitas dalam yang hanya mempunyai sisa
lapisan dentin tipis, ada bahaya terjadinya thermal
shock pada pulpa saat mengonsumsi makanan atau
minuman.
Pada kavitas dangkal dengan adanya sisa dentin yang
relatif tebal, pemakaian lining kurang dibutuhkan.
Persyaratan Material
Lining Kavitas
Pertahanan Kimia
Material lining kavitas dibutuhkan untuk
membentuk pertahanan protektif terhadap iritans
kimiawi potensial yang terdapat dalam sejumlah
material tumpatan.
Pertahanan Kimiawi berarti membangun ikatan
adesif pada bidang pertemuan gigi atau material
restorasi sehingga kebocoran di bagian marginal
dapat dikurangi atau dihilangkan
Persyaratan Material
Lining Kavitas
Persyarat elektrissaat dua logam yang berbeda
diletakkan berdekatan atau saling bertolak
belakang keadaan ini bisa memungkinkan
terjadinya sel galvanis,menyebabkan korosi dan
rasa sakit.
Varnish yg mengandung resin kurang polar dapat
digunakan untuk menahan daya elektris. Material
ini kadang dioleskan pada permukaan restorasi
logam.
Persyaratan Material
Lining Kavitas
Kekuatan dan Aliran
Saat tumpatan amalgam diletakkan, penting untuk
memastikan bahwa material lining sudah setting
atau akan terjadi material flow (mengalir) akibat
tekanan tinggi.
Jika material lining telah mengalami setting
sempurna, hanya ada sedikit kesempatan untuk
terjadinya material flow serta tidak terjadinya
fraktur pada tekanan rendah.
Persyaratan Material
Lining Kavitas
Radiopasitas dan Kompabilitas
Material lining kavitas idealnya bersifat radiopak
agar dokter gigi dapat melihatnya pada gambaran
radiogram sehiuntuk membantu penegakan
diagnosis keberadaan karies di sekitar
penumpatan. Material lining yang radiolusen akan
menghambat deteksi dini lesi..

Material lining yang dipilih harus kompatibel


dengan material tumpatan. Unsur dari material
lining seharusnya tidak menimbulkan pengaruh
terhadap karakteristik setting ataupun sifat
material tumpatan.
Semen basis
Definisi : merupakan pelengkap
bahan restorasi untuk
melindungi pulpa dari trauma
kimia dan panas

Semen seng fosfat


Semen seng silikofosfat
Semen seng polikarboksilat
Semen ionomer kaca
Semen oksida seng-Eugenol
Semen berbasis resin
Semen seng fosfat
Terdiri dari oksida seng
(90%) dan oksida
magnesium (10%)
Waktu kerja : 5-9 menit
Tingkat keasaman tinggi,
mengiritasi pulpa
Semen seng silikofosfat

Terdiri dari kaca silikat,


bubuk oksida seng, dan
asam fosfor
Indikasi klinis sama
dengan sebg fosfat
Lebih kuat, lebih estetik,
translusen dan melepas
fluoride
Penggunaan tergantikan
oleh resin dan gic
Semen seng polikarboksilat

Komposisi
Cair : larutan asam
poliakrilat dan asam itakonik
Bubuk: sama dengan fosfat
Asam poliakrilat bereaksi
melalui gugus karboksil
dengan kalsium
hidroksiapatit
Waktu kerja : 2,5 menit
Sedikit mengiritasi pulpa
Semen ionomer kaca
Komposisi
Bubuk : kalsium
fluoroalumuniumsilikat
glass, oksida seng (warna)
Cair : asam poliakrilat
Waktu kerja 3-5 menit
Lebih elastis dari seng
fosfat
Semen oksida seng-Eugenol
Komponen utama :
oksida seng dan eugenol
Sifat biologisnya sangat
cocok dengan pulpa
Sifat mekanis rendah
Penggunaan jarang dan
tergantikan oleh seng
polikarboksilat
Semen berbasis resin
Terdiri dari matriks resin
dan filler anorganik
Berikatan kuat dengan
dentin
Mengiritasi pulpa