Anda di halaman 1dari 9

Kumpulan Kuliah Sep 12 -Jan 13

Kuliah 15

Patofisiologi Epilepsi

Dosen Pengajar
Drs.Noprizon, M.Kes (M.Biomed), Apt
PENDAHULUAN
A.DEFINISIEpilepsi adalah sindroma otak kronis
dengan berbagai macam etiologi dengan ciri-ciri
timbulnya serangan paroksismal dan berkala
akibat lepas muatan listrik neuron-neuron
otak secara berlebihan dengan berbagai
manifestasi klinik dan laboratorik.
B. ETIOLOGI
1. Idiopatik; sebagian besar epilepsy pada anak
2.Factor herediter,ada beberapa penyakit yang
bersifat herediter yang disertai bangkitan
kejang seperti sklerosis tuberose,
neurofibromatosis, angiomatosis
ensefalotrigeminal, fenilketonuria,
hipoparatiroidisme, hipoglikemia.
3.Factor genetic; pada kejang demem dan breath
holding spells
4.Kelainan congenital otak; atropi, porensefali,
agenesis korpus kalosum
5.Gangguan metabolik; hipoglikemia,
hipokalsemia, hiponatremia
6.Infeksi; radang yang disebabkan bakteri atau
virus pada otak dan
7.selaputnya,toxoplasmosis
8.Trauma; kontusio serebri, hematoma
subaraknoid, hematoma subdural
9.Neoplasma otak dan selaputnya
10.Kelainan pembuluh darah, malformasi, penyakit
kolagen
11.Keracunan; timbale (Pb), kapur barus,
fenotiazin,air
12.Lain-lain; penyakit darah,gangguan
keseimbangan hormone,degenerasi
serebral,dan13.lain-lain.(Anonim, 2008
C. PATOFISIOLOGI
1. Patofisiologi Epilepsi Umum
Salah satu epilepsi umum yang dapat diterangkan
patofisiologinya secara lengkapadalah epilepsi tipe
absans.
Absans adalah salah satu epilepsi umum, onset
dimulai usia 3-8tahun dengan karakteristik klinik
yang menggambarkan pasien bengong dan
aktivitasnormal mendadak berhenti selama
beberapa detik kemudian kembali ke normal dan
tidak ingat kejadian tersebut.
.
Terdapat beberapa hipotesis mengenai absans yaitu
antara lainabsans berasal dari thalamus , hipotesis
lain mengatakan berasal dari korteks serebri.
Beberapa penelitian menyimpulkan bahwa absans
diduga terjadi akibat perubahan padasirkuit antara
thalamus dan korteks serebri.
Pada absans terjadi sirkuit abnormal pada
jarasthalamo-kortikal akibat adanya mutasi ion
calsium sehingga menyebabkan aktivasi
ritmik korteks saat sadar, dimana secara normal
aktivitas ritmik pada korteks terjadi pada saattidur
non-REM.
Patofisiologi epilepsi yang lain adalah
disebabkan adanya mutasi genetik.Mutasi
genetik terjadi sebagian besar pada gen yang
mengkode protein kanal ion (tabel 3).
Contoh: Generalized epilepsy with febrile
seizure plus, benign familial
neonatal convulsions.
TERIMA KASIH
SAMPAI MINGGU DEPAN