Anda di halaman 1dari 11

Otomikosis

Oleh:
Frida Ameilia
Pengertian
Otomikosis (fungal otitis externa ) adalah
infeksi akut, subakut maupun kronik yang
disebabkan olehinfeksi jamur pada epitel
skuamosa pada kanalis auditorius eksternus
dengan komplikasi yang jarang melibatkan
telinga tengah.
Penyebab
Aspergillus (Aspergillus niger ,
A.flavus,A.fumigatus, A.terreus (jamur
filamen))
Candida (CandidaAlbicans dan C.parapsilosis )
Phycomycetes,
Rhizopus
Actinomyces
Penicillium
Aspergillus niger
Epidemiologi
Sering terjadi pada daerah dengan cuaca
yang panas, juga pada orang-orang yang
senang dengan olah raga air.
Otomikosis ini lebih sering dijumpai pada
daerah dengan cuaca panas, dan banyak
literatur menyebutkan otomikosis berasal
darinegara tropis dan subtropis. Di United
Kingdom ( UK ), diagnosis otitis eksterna yang
disebabkan oleh jamur ini sering ditegakkan
pada saat berakhirnya musim panas.8
Patogenesis
Pada elinga, terdapat sistem imun tubuh dan lapisan
epitelium, akan menjaga kanalis akustikus eksterna dari
serangan patogen.
Dalam keadaan tertentu seperti paparan air, penggunaan
antibiotik dan steroid dalam jangka panjang, suasana
sedikit asam pada telinga akan berubah menjadi lebih
basa. Hal ini akan menyebabkan pertumbuhan bakteri dan
jamur sehingga terjadi infeksi pada kanalis akustikus
eksterna.
Keadaan akan diperburuk jika sistem imun dan lapisan
epitelium juga mengalami gangguan. Jamur juga tumbuh
dengan cepat dikarenakan kondisi kanalis akustikus yang
lembab, hangat dan gelap, sehingga otomikosis terjadi.
Gejala
Gejala pada umumnya yakni otalgia dan
otorrhea, kurangnya pendengaran, rasa penuh
pada telinga dan gatal.
Pada pemeriksaan telinga yang dicurigai
otomikosis, didapati adanya akumulasi debris
fibrin yang tebal, pertumbuhan hifa
berfilamen yang berwana putih dan panjang
dari permukaan kulit, hilangnya
pembengkakan signifikan pada dinding
kanalis, dan area melingkar dari jaringan
granulasi diantara kanalis eksterna atau pada
membran timpani.
Pemeriksaan laboratoriun
Preparatlangsung : skuama dari kerokan kulit liang
telinga diperiksa dengan KOH 10 % akan tampak
hifa-hifa lebar, berseptum, dan kadang-kadang
dapat ditemyukan spora-spora kecil dengan
diameter 2-3 u.12
Pembiakan : Skuama dibiakkan pada media Agar
Saboraud, dan dieramkan pada suhu kamar. Koloni
akan tumbuh dalam satu minggu berupa koloni
filament berwarna putih. Dengan mikroskop tampak
hifa-hifa lebar dan pada ujung-ujung hifa dapat
ditemukan sterigma dan spora berjejer melekat
pada permukaannya.
Pengobatan
Larutan asam asetat 2-5 % dalam alkohol yang diteteskan
kedalamliang telinga biasanya dapatmenyembuhkan.
Tetes telinga siap beli seperti VoSol (asam asetat nonakueus
2 %),Cresylate (m-kresil asetat) dan Otic Domeboro (asam
asetat 2 %)bermanfaat bagi banyak kasus.
Larutan timol 2 % dalam spiritus dilutes (alkohol 70 %)
ataumeneteskan larutan burrowi 5 % satu atau dua tetes
dan selanjutnyadibersihkan dengan desinfektan.
Dapat jugadiberikan Neosporin danlarutan gentianviolet
1-2 %.5.
fungisida topikal spesifik,seperti preparat yang mengandung
nystatin , ketokonazole,klotrimazole, dan anti jamuryang
diberikan secara sistemik
Pencegahan
Pengobatan ditujukan untuk menjaga agar
lubang telinga tetap kering, jangan lembab,
dan disarankan untuktidakmengorek-
ngorektelingadengan barang-barang yang
kotor seperti korek api, garukan telinga,
ataukapas. Kotoran-kotoran telinga
harussering dibersihkan