Anda di halaman 1dari 55

PENYEGARAN NARASUMBER

NASIONAL/PENGAMPU
PROGRAM PEMBINAAN KARIER GURU
MELALUI PENINGKATAN KOMPETENSI

Kegiatan 4
Pengembangan Soal USBN

Waktu: 3jp
Tujuan Pembelajaran

Mengembangkan soal untuk menguji


kemampuan berpikir tingkat tinggi
(HOTS/High Order Thinking Skills)
berdasarkan kisi-kisi USBN atau sesuai
dengan karakteristik mata pelajaran
Skenario Kegiatan

Mengerjakan LK-
Pengantar dan Paparan tentang 3
pembagian Pengembangan Pengembangan
kelompok(10) soal USBN (30) Butir soal ( 50)

Penguatan (15) Presentasi Hasil


Kerja ( 50)
Bahan/Media

1. Buku pegangan Narasumber/Pengampu


2. Bahan Presentasi
3. Kisi-Kisi USBN
4. Modul Pembinaan Karir Guru melalui Peningkatan
Kompetensi
5. LK 3. Pengembangan Soal USBN
6. R-3 Rubrik Hasil pengembangan Soal
Pengantar (10)
Pengantar ( 10)
Pada bagian pengantar dilakukan
Brainstorming tentang
pengembangan soal USBN atau soal
evaluasi hasil belajar yang selama ini
dilakukan oleh guru dan kebijakan
UN/USBN tahun 2017
Pengembangan

Soal HOTS
Mengapa asesmen di
Indonesia diarahkan ke
model asesmen Higher
Order Thinking Skills (HOTS)
dan Contextual
Assessment?
Kecakapan Abad 21yang
dibutuhkan
1 2 3

Kualitas Kompetensi Literasi Dasar


Karakter Bagaimana Bagaimana
Bagaimana mengatasi tantangan menerapkan
menghadapi yang kompleks. keterampilan inti
lingkungan yang terus untuk kegiatan sehari-
Agenda
berubah. hari.
1. Iman & taqwa 1. Berpikir 1. Baca tulis
2. Rasa ingin tahu kritis/memecahka 2. Berhitung
3. Inisiatif n masalah 3. Literasi sains
4. Gigih 2. Kreativitas 4. Literasi informasi
5. Kemampuan 3. Komunikasi 5. teknologi dan
6. beradaptasi 4. Kolaborasi 6. komunikasi
Kepemimpinan 7. Literasi keuangan
Kesadaran sosial Literasi budaya
dan budaya dan
kewarganegaraa
Hasil PISA 2012: mayoritas siswa usia 15 tahun belum
memiliki literasi dasar (membaca, matematika, sains)
Anak-anak kita tidak akan berdaya saing bila di sekolah mereka tidak dilatih kecakapan hidup
abad 21, misalnya: untuk membuat perbandingan, membuat penilaian data, berpikir kritis,
membuat kesimpulan, memecahkan masalah dan menerapkan pengetahuan mereka pada
konteks kehidupan nyata serta pada situasi yang masih asing

Matematika Membaca
75% siswa di bawah kompetensi minimum 56% siswa di bawah kompetensi minimum

Source: Rodrigo, World Bank, Extracted from OECD. Pisa 2012 Results in Focus: What Students Know and What They Can Do
With What They Know.
10
Permasalahan sehari-hari:

1. Bank A menggunakan sistem anuitas untuk pencicilan hutang,


sedangkan Bank B menggunakan sistem bunga menurun. Manakah
yang lebih ringan bunganya?
2. Ada 2 desa yang berdekatan sedang dilanda konflik adat. Apa yang
harus dilakukan, jika Anda menjadi salah satu kepala desa
tersebut?
3. Bagaimana cara mengetahui umur suatu pohon yang tidak
diketahui kapan ditanam, tanpa menebangnya terlebih dahulu?
4. Bagaimana cara memperlambat proses korosi pada badan kapal
laut?
5. Bagaimana cara mengembangbiakkan mangga agar buahnya sejak
kecil terasa manis?
6. Jika Anda menjadi kepala sekolah, trobosan apa yang akan
dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah Anda,
jika dana komite tidak ada?
Kurikulum 2013

Tantangan Tantangan Eksternal


Internal (Globalisasi)

Kemajuan
Lingkungan Kemajuan Industri
Pendidikan
hidup Teknologi Kreatif
Internasional

Sistem
Konten
evaluasi
Pengertian HOTS
Kemampuan berpikir yang tidak sekadar
mengingat (recall), menyatakan kembali
(restate), atau merujuk tanpa melakukan
pengolahan (recite)
Soal-soal HOTS mengukur kemampuan:
1) transfer satu konsep ke konsep lainnya,
2) memproses dan menerapkan informasi,
3) mencari kaitan dari berbagai informasi yang
berbeda-beda,
4) menggunakan informasi untuk menyelesaikan
masalah,
5) menelaah ide dan informasi secara kritis.
Table of Thinking

Krulik Bloom Bloom Presseisen


& Orisinil Revisi HOTS
Rudnic
k
recall Pengetahua Mengingat
n
basic Pemahama Memahami
n
Penerapan Menerapka
n
critical Analisis Menganalis Berpikir kritis;
Karakteristik HOTS
1. Mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi,
meminimalkan aspek ingatan atau
pengetahuan,
Ciri-ciri berpikir tingkat tinggi, kemampuan:
menemukan
menganalisis
menciptakan metode baru
mereflksi
memprediksi
berargumen
mengambil keputusan yang tepat
2. Berbasis permasalahan kontekstual;
3. Stimulus menarik;
4. Tidak Rutin
Difficulty is NOT the same as higher-
order thinking.

Mengetahui arti dari kata yang jarang


digunakan mungkin sulit, tetapi ini
bukanlah Higher-Order Thinking
kecuali melibatkan proses bernalar
(seperti mencari arti dari
konteks/stimulus).
Dimensi Proses
Kognitif

Sumber: Anderson&Krathwohl (2001)


Level Kognitif
NO LEVEL KARAKTERISTIK SOAL
. KOGNITIF
1. Pengetahuan dan Mengukur pengetahuan faktual, konsep,
Pemahaman dan prosedural.
2. Aplikasi Menggunakan pengetahuan faktual,
konsep, dan prosedural tertentu pada
konsep lain dalam mapel yang sama
atau mapel lainnya;
Menggunakan pengetahuan faktual,
konsep, dan prosedural tertentu untuk
menyelesaikan masalah kontekstual
(situasi lain).
3. Penalaran Menggunakan penalaran dan logika
untuk:
Mengambil keputusan (evaluasi)
Memprediksi & Refleksi
Menyusun strategi baru untuk
Langkah-Langkah
1. Peserta menyimak paparan tentang Pengembangan soal USBN
(20)

2. Peserta dibagi ke dalam sepuluh kelompok diminta


mengembangkan contoh soal berdasarkan kisi-kisi USBN dan
modul pedagogik dengan judul pengembangan instrumen
penilaian menggunakan LK.3 Pengembangan Soal USBN. Bagi
mata pelajaran yang tidak menyelenggarakan USBN, disesuaikan
untuk pengembangan soal-soal yang relevan dengan karakteristik
mata pelajaran (40)

3. Peserta dalam kelompok mendiskusikan soal yang dihasilkan


dengan cara menelaah soal menggunakan format telaah soal
HOTs yang tersedia (20)
Menyimak Paparan
Pengembangan soal USBN (20)
Pengembangan soal USBN (40)
Pengembangan Soal
Peserta dibagi ke dalam sepuluh kelompok diminta
mengembangkan contoh soal berdasarkan kisi-kisi
USBN dan modul pedagogik dengan judul
pengembangan instrumen penilaian menggunakan LK.3
Pengembangan Soal USBN.

Bagi mata pelajaran yang tidak menyelenggarakan


USBN, disesuaikan untuk pengembangan soal-soal yang
relevan dengan karakteristik mata pelajaran
Telaah soal hasil kerja (20)
Telaah Soal
Peserta dalam kelompok mendiskusikan soal
yang dihasilkan dengan cara menelaah soal
menggunakan format telaah soal HOTs yang
tersedia

Soal yang tidak sesuai dengan kriteria


segera diperbaiki sesuai hasil penelaahan.
Presentasi ( 50)
Presentasi

Perwakilan peserta mempresentasikan


hasil kerja

Presentasi soal pilihan ganda dan


uraian minimal dari perwakilan 3
kelompok

26
Penguatan (10)
PENYEGARAN NARASUMBER
NASIONAL/PENGAMPU
PROGRAM PEMBINAAN KARIER GURU
MELALUI PENINGKATAN KOMPETENSI
Pengembangan

Soal HOTS
Contoh Soal HOTS
1. Pengetahuan dan
Pemahaman
Fisika SMP
Perhatikan gambar rangkaian listrik berikut!
Agar lampu L1 dan L2 menyala, saklar S harus
disambung dengan batang yang terbuat dari....
A. kayu
L1
B. kaca
C. plastik
D. besi L2
1. Pengetahuan dan
Pemahaman
Biologi SMA
Di antara eubacteria berikut yang dapat
menimbulkan sakit perut (diare) pada manusia
adalah.
A. Psedomonas sp
B. Thiobaccilus ferrooksidan
C. Clostridium botulinum
D. Escerichia coli
E. Acetobacter xylinum
2. Aplikasi
Fisika SMP
Perhatikan gambar rangkaian listrik berikut!
L1

L2

Pada keadaan saklar S dibuka seperti gambar,


keadaan lampu-lampu yang benar adalah....
A. L1 dan L2 menyala
B. L1 dan L2 padam
C. L1 menyala, dan L2 padam
D. L1 padam, dan L2 menyala
2. Aplikasi
Ekonomi SMA
Jumlah uang yang beredar di masyarakat sebesar Rp
100 milyar, tingkat harga umum yang berlaku Rp
200.000,00 dan jumlah barang yang diperdagangkan
5.000.000 unit, maka kecepatan uang yang beredar
menurut teori kuantitas Irving Fisher adalah ..
A. 5 kali
B. 10 kali
C. 50 kali
D. 100 kali
E. 1000 kali
3. Penalaran
PJOK SMA
Seorang pemain penyerang melakukan serangan ke gawang. Pemain yang
bertahan berupaya untuk mempertahankan daerah pertahanan dan
merebut bola. Penjaga gawang berupaya agar gawangnya tidak
kemasukan bola. Perhatikan gambar berikut!

Dalam merancang strategi pertahanan, pemain-pemain manakah


yang harus merebut bola untuk menutup ruang apabila pembawa
bola menuju ke arah pertahanan bagian kanan keeper?
A. 1 dan 2
B. 1 dan 4
C. 1 dan 5
D. 2 dan 4
E. 4 dan 5
3. Penalaran
Fisika SMP
Perhatikan gambar rangkaian listrik berikut!
Mula-mula saklar S dihubungkan menyebabkan arus listrik mengalir
sehingga lampu L1 dan L2 sama terangnya.
L1
A

L2

B
Kemudian pada kawat A - B dipasang lampu L3 yang sejenis dengan
lampu L1 dan L2. Ketika saklar S dihubungkan, bagaimana keadaan
lampu-lampu tersebut?
A. L1 akan padam, sedangkan L2 menyala sama terang dengan L3 .
B. Ketiga lampu L1 , L2 , dan L3 menyala dengan sama terang.
C. Ketiga lampu menyala, namun lampu L2 lebih terang daripada L1
dan L3. 5/4/17
Langkah-langkah Menyusun Soal HOTS

1. Menganalisis KD yang dapat dibuatkan


soal HOTS.
2. Menyusun kisi-kisi soal.
3. Memilih stimulus yang menarik dan
kontekstual;
4. Menulis butir pertanyaan pada kartu soal
sesuai dengan kisi-kisi soal. Butir-butir
pertanyaan ditulis agar sesuai dengan
kaidah penulisan butir soal.
5. Membuat pedoman penskoran atau kunci
@ Dit. PSMA
@ Dit. PSMA
KARTU SOAL NOMOR 1
(URAIAN)

Mata Pelajaran : ........................................


Kelas/Semester : ........................................
Kurikulum : ........................................
Kompetensi Dasar :
Materi :
Indikator Soal :
Level Kognitif :

Soal:

PEDOMAN PENSKORAN
No. Uraian Jawaban/Kata Kunci Skor

Total Skor

Keterangan:
Soal ini termasuk soal HOTS karena:
1. .....................................
2. .....................................
@ Dit. PSMA
@ Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan
KAKEK DAN PENCURI
PEPAYA

Cerita ini tentang seorang kakek yang sederhana, hidup sebagai


orang kampung yang bersahaja. Suatu sore, ia mendapati pohon
pepaya di depan rumahnya telah berbuah. Walaupun hanya dua
buah namun telah menguning dan siap dipanen. Ia berencana
memetik buah itu di keesokan hari. Namun, tatkala pagi tiba, ia
mendapati satu buah pepayanya hilang dicuri orang.
Kakek itu begitu bersedih, hingga istrinya merasa heran.
Suamiku, jangan hanya karena sebuah pepaya saja engkau
demikian murung ujar sang istri. Bukan itu yang aku sedihkan,
jawab sang kakek. Aku berpikir, betapa sulitnya orang itu
mengambil pepaya kita. Ia harus sembunyi-sembunyi di tengah
malam agar tidak ketahuan orang. Belum lagi mesti
memanjatnya dengan susah payah untuk bisa memetik pepaya.
Oleh karena itu istriku..., lanjut sang kakek. Saya akan
meminjam tangga dan saya taruh di bawah pohon pepaya kita.
Mudah-mudahan ia datang kembali malam ini dan tidak akan
kesulitan lagi mengambil pepaya yang satunya. Namun saat
pagi kembali hadir, ia mendapati pepaya yang tinggal sebuah itu
tetap ada beserta tangganya tanpa bergeser sedikitpun. Sang
Kakek tetap menunggu. Namun di pagi berikutnya, tetap saja
buah pepaya itu masih di tempatnya.

Di sore harinya, sang kakek kedatangan seorang tamu yang


menenteng dua buah pepaya besar di tangannya. Sang kakek
belum pernah mengenal si tamu tersebut. Singkat cerita, setelah
berbincang lama, sang tamu dengan amat menyesal mengaku
bahwa dialah yang telah mencuri pepayanya.
Sebenarnya, di malam berikutnya saya ingin
mencuri buah pepaya yang tersisa. Namun saat saya
menemukan ada tangga di sana, saya tersadarkan
dan sejak itu saya bertekad untuk tidak mencuri lagi.
Untuk itu, saya kembalikan pepaya Anda dan untuk
menebus kesalahan saya, saya hadiahkan pepaya
yang baru saya beli di pasar untuk Anda.
Diambil dari
http://www.kisahinspirasi.com/2012/09/ki
sah-kakek-dan-pencuri-pepaya.html
PERTANYAAN
1. Ani berpendapat bahwa sifat Kakek
tersebut dermawan. Setujukah kamu
dengan pendapat Ani tersebut? Jelaskan
alasanmu!
2. Apakah pendapatmu jika pada cerita
tersebut si pencuri tetap mengambil
pepaya milik Kakek yang kedua?
3. Apakah yang membuat perasaan Kakek
sedih setelah menyadari satu buah pepaya
miliknya hilang?**)
4. Apakah yang dilakukan sang pencuri untuk
menebus kesalahannya?**)
Beberapa Permasalahan:

1. Menjabarkan KD Menjadi IPK dan


Indikator Soal
Esensi IPK:
Menentukan tujuan pembelajaran
Menentukan materi pelajaran (faktual,
konseptual, prosedural, metakognitif)
Menentukan langkah-langkah pembelajaran
Menentukan media dan sumber belajar
Menentukan bentuk instrumen penilaian
2. Menyusun stimulus HOTS
a. Pilihlah beberapa informasi dapat berupa
gambar, grafik, tabel, wacana, dll yang memiliki
keterkaitan dalam sebuah kasus.
b. Stimulus hendaknya menuntut kemampuan
menginterpretasi, mencari hubungan,
menganalisis, menyimpulkan, atau
menciptakan.
c. Pilihlah kasus/permasalahan konstekstual dan
menarik (terkini) memotivasi peserta didik
untuk membaca. Pengecualian untuk mapel
Bahasa, Sejarah boleh tidak kontekstual.
d. Terkait langsung dengan pertanyaan (pokok
soal), berfungsi.
PENGGUNA INTERNET DI DUNIA

Pengguna Internet dari hari ke hari selalu mengalami perkembangan dan


salah satu cara mengetahui pengguna Internet dunia adalah dengan
melihat data ter-update. Biasanya tempat untuk mengecek atau melihat
data urutan pengguna Internet dari seluruh adalah melalui
Internet World Stats (IWS). Melalui IWS kita bisa melihat
perkembangan Pengguna Internet dari tahun ke tahun. Gambar 1 berikut
adalah data pengguna Internet di dunia di berbagai wilayah.
Tabel 1.
Perkiraan jumlah penduduk.
Jumlah
No Nama Region Penduduk
(dalam juta)
1 Asia 2.531
2 Eropa 739
3 Amerika Latin/Karibia 93
4 Amerika Utara 351
5 Afrika 1.125
6 Timur Tengah 279
7 Oceania/Australia 36
Jumlah 5.154
Pengguna Internet di Indonesia adalah 73 juta orang pengguna.
Dari data di atas, hitunglah perbandingan pengguna internet di
Indonesia terhadap negara-negara di Asia!
Keterangan:
Soal masuk kategori HOTS karena untuk
menyelesaikan soal ini:
1. diperlukan pemahaman konsep membaca
diagram dan membaca tabel, serta melihat
keterkaitan (mencari hubungan) informasi pada
stimulus.
2. menghitung jumlah pengguna internet dengan
menggunakan perbandingan.
3. membandingkan pengguna internet di Indonesia
dengan pengguna di Asia.

49
Bhs. Indonesia SMP

@ Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan


1. Pada awal percakapan, mengapa
Gita merasa pesimis?
A. Gita tidak bisa kuliah di kedokteran.
B. Ia bukan anak yang cerdas seperti
kakaknya.
C. Gita merasa tidak pandai menghafal
seperti kakaknya.
D. Ia kesulitan dalam menyelesaikan
studinya.
2.Berdasarkan isi teks, apa yang
membuat seseorang menjadi pesimis?
A. Terbatasnya pergaulan dengan dunia
luar.
B. Tidak memiliki motivasi untuk
mengembangkan diri.
C. Melihat kemampuan orang lain
melebihi dirinya.
D. Tidak memiliki angan-angan yang
tinggi.
3.Saran terbaik untuk menanggapi
pernyataan Gita di awal dialog adalah .
A. Cobalah dulu sesuai kemampuanmu.
B. Sadarilah kekurangan yang ada pada
dirimu.
C. Terimalah kenyataan bahwa kamu tidak
cocok kuliah di kedokteran.
D. Urungkan niatmu untuk kuliah tahun
depan.
PERAN SOAL HOTS
Ujian Sekolah (US) adalah kegiatan pengukuran dan
penilaian kompetensi peserta didik terhadap SKL,
untuk semua mata pelajaran yang dilakukan oleh
Satuan Pendidikan.
1. Mempersiapkan kompetensi peserta didik
menyongsong abad ke-21;
2. Memupuk rasa cinta dan peduli terhadap
kemajuan daerah;
3. Meningkatkan motivasi belajar peserta didik;
4. Meningkatkan mutu soal US.
TERIMA KASIH