Anda di halaman 1dari 25

Pneumothorax

Latar
Belakang
Pneumothorax
keadaan dimana terdapat beberapa
volume udara di kedua lapisan pleura
yang dapat mengakibatkan kolaps paru.
Keadaan normal
tekanan di cavum pleura lebih rendah
dibandingkan tekanan dalam paru-paru.
Prevalensi pneumothorax
di
Amerika Serikat
1959-1978
Primary Spontaneous Pneumothorax
7,4 kasus dari 100.000 jiwa untuk penduduk pria
1,2 kasus dari 100.000 jiwa wanita.

2005
peningkatan jumlah penderita
pneumothorax sebesar 9 penderita per
100.000 jiwa setiap tahun
Perbandingan penderita pneumothorax
di dunia menurut data WHO adalah 6:1
untuk pria:wanita
Perokok aktif 102x mudah terkena
pneumothorax (20-40 tahun)
Bayi yang sejak lahir memiliki
gangguan pernafasan atau respiratory
distress syndrome 19% cenderung
mengalami pneumothorax saat
dewasa
Definisi
Pneumothorax merupakan suatu
keadaan adanya udara di dalam
cavum pleura yang pada keadaan
normal tidak ada.
Jika udara mengisi cavum pleura
Tekanan pada cavum pleura lebih tinggi
daripada paru-paru paru-paru
menjadi kolaps secara parsial atau
bahkan secara total
Etiologi
Berdasarkan penyebab
Spontaneous pneumothorax
Tension pneumothorax
Traumatic pneumothorax.
Spontaneous pneumothorax
Primary Spontaneus Pneumothorax
tanpa sebab eksternal yang diketahui
dengan jelas, seperti karena ruptur
subpleura (Bascom, 2006).

Secondary Spontaneus Pneumothorax


terjadi karena keadaan patologis yang telah
diketahui penyebabnya atau adanya chronic
obstructive pulmonary disease (COPD).
Traumatic pneumothorax
Fraktur costae, luka tusuk, luka
tembak, atau tindakan bedah
Tension Pneumothorax
Masuknya udara ke cavum pleura
dan terperangkap sehingga tidak
bisa keluar.
Tekanan dalam rongga pleura lebih
tinggi daripada tekanan atmosfer,
udara masuk dengan tekanan positif
Gejala klinis
Rasa sakit yang datang tiba-tiba pada
salah satu sisi paru
Napas menjadi pendek
Rasa nyeri seperti ditusuk-tusuk
benda tajam pada dada
rasa sakit dapat menyebar ke bahu,
dada menjadi sesak, cepat lelah, dan
batuk kering akibat iritasi pada
diafragma
PATOGENESIS
Inspirasi
tekanan intra pleural lebih negatif
daripada tekanan intra bronkial
Ekspirasi
dinding dada menekan rongga dada,
sehingga tekanan intrapleural akan lebih
tinggi dari tekanan di alveolus ataupun
di bronkus
Tekanan intra bronkial akan meningkat
apabila ada tahanan jalan napas
Pada keadaan ini epigotis tertutup. Apabila
di bagian perifer dari bronkus atau alveolus
ada bagian yang lemah, maka bronkus
atau alveolus akan pecah dan terobek.
Pneumothorax terjadi disebabkan adanya
kebocoran di bagian paru yang berisi
udara, melalui robekan atau pecahnya
pleura
Pelebaran dari alveoli dan pecahnya
septa-septa alveoli yang kemudian
membentuk suatu bula di dekat suatu
daerah proses non spesifik atau
granulomatous fibrosis
Valve mekanisme di distal dari
bronkioli yang ada keradangan atau
terjadinya jaringan parut.
Terjadi robekan dari sub pleural
SPONTANEOUS PNEUMOTHORAX
TRAUMATIC PNEUMOTHORAX
Diagnosis
1. Pemeriksaan fisik secara umum
Susah napas(tanda universal)
Pengurangan atau ketiadaan suara paru-
paru unilateral
Suara paru-paru
Nadi cepat dan cukup baik apabila tidak
sesak sekali. Dalam keadaan berat nadi
cepat dan lemah (Bowman, 2006).
Pemeriksaan thorax
Inspeksi
Palpasi
Perkusi
Auskultasi
Pemeriksaan radiologi
Bagian pneumothorax tampak hitam yang
merata dan bagian lain paru yang kolaps
akan tampak garis yang merupakan tepi
dari paru.
Besarnya kolaps paru tidak mempengaruhi
beratnya sesak.
Pneumomediastinum: terdapat ruang
hitam meliputi tepi jantung terus ke atas
Permukaan cairan tampak sebagai garis
mendatar diatas diafragma (Mukti, 1989).
Pemeriksaan lain-lain
CT scan
EEG
Pemeriksaan darah
Diagnosis banding
emfisema paru
Pelebaran kantung udara kecil (alveoli) di
paru-paru, yang disertai dengan
kerusakan pada dindingnya.
Diagnosis:
Suara khas yang timbul pada pasien
emfisema
suara yang menggaung saat stetoskop diketukkan
Pemeriksaan dengan sinar-X
Asma bronchiale
Mempunyai banyak faktor penyebab
Sering karena faktor alergi
Diagnosis:
Pasien terdapat riwayat serangan asma
yang sama dan biasanya penderita
sudah tahu penyakitnya
Dada nampak hiperekspansi, hipersonor
Wheezing nadanya tinggi
terapi
Small pneumothorax
Tidak membutuhkan terapi yang spesifik
karena bisa sembuh dengan sendirinya
dalm 1-2 minggu
Perlu dilakukan observasi rutin dengan
menggunakan chest X-ray

Larger pneumothorax
chest tube atau tube thoracostomy
Pencegahan
memakai sabuk pengaman
tidak merokok
Insidens iatrogenic tensi pneumothorax
bisa dikurangi dengan pemakaian
prophylactic chest tube pada pasien
dengan simple pneumothorax yang
memerlukan tekanan ventilasi positif
Deteksi dini dan terapi untuk infeksi
bronchopulmonary