Anda di halaman 1dari 8

BUDIDAYA TANAMAN

SECARA VERTIKULTUR

Kelompok 7
Maki Lukmanul Hakim 0084
Ariani Puspita Sari 0080
Azmi Hanafiah Dwi P 0100
Mahendra Kusuma 0114
Dicky Febrianto 0098
Paizal 0104
Pengertian
Vertikultur

Vertical

Culture Sistem budidaya pertanian yang


dilakukan secara vertikultur
atau bertingkat
Teknik ini berawal dari gagasan "vertical garden" yang dilontarkan
oleh sebuah perusahaan benih di Swiss, sekitar tahun 1945 yang
lalu. Tujuan utama aplikasi teknik vertikultur adalah memanfaatkan
lahan sempit seoptimal mungkin (Agus Andoko, 2004).
ALASAN
KENAPA
VERTIKULTUR
Penghematan
Efisiensi dalam pemakaian
penggunaan lahan pupuk dan
pestisida

Mudah dalam
monitoring Dapat dipindah
alihkan
Jenis Tanaman
SESUAI DENGAN
VERTIKULTUR

Jenis sayuran dan buah


seperti : Jenis tanaman hias
1. Sawi seperti :
2. Kangkung 1. Anggrek
3. Bayam 2. Keladi Hias
4. Wortel 3. Mawar
5. Buncis 4. Melati
6. Anggur 5. Dan lain-lain
7. Dan lain-lain
Proses Pembuatan
WADAH TANAM VERTIKULTUR

Tahapan pembuatan vertikultur bahan talang air yaitu sebagai berikut.


a. Buat rak untuk meletakkan talang air sesuai selera dan kebutuhan. Cara membuat paralon untuk sistem vertikultur yaitu sebagai berikut.
a. Siapkan paralon ukuran 6 inchi, setiap lonjor dibagi 3 sehingga bisa menjadi 3 pot vertikultur
b. Potong talang air dengan ukuran sesuai desain rak yang dikehendaki.
paralon dengan panjang 130 cm
c. Beri lubang pada bagian bawah talang air menggunakan bor dengan diameter
0,5 cm tiap lubang dengan jarak antar lubang adalah 15-20 cm. b. Ukur untuk 6 deret setiap paralon, dan setiap deret dibuat lubang dengan jarak 20 sampai 30 cm
d. Tutup ujung talang air menggunakan penutup talang tergantung jenis tanaman.
Proses Penanaman
TANAMAN VERTIKULTUR

Penyemaian

Pemindahan
Bibit
Pemeliharaan
Tanaman
Kelebihan dan Kekurangan
VERTIKULTUR

1. Efisiensi penggunaan lahan


2. Penghematan pemakaian pupuk, air dan pestisida.
3. Kemungkinan tumbuhnya gulma lebih kecil
4. Mempermudah pemeliharaan dan pemindahan 1. Investasi awal cukup tinggi.
tanaman 2. Sistem penyiraman harus continu
5. Mendukung pertanian organik
6. Bersifat seni dan menambah nilai estetika
7. Hasilnya dapat dijual
1. Sistem
KESIMPULAN
vertikultur merupakan sistem yang mengusahakan lahan pertanian
secara vertikal ataupun bertingkat.
2. Tanaman vertikultur lebih terbebas dari penyakit daripada tanaman pertanian
konvensional.
3. Pemupukan dan penggunaan pestisida lebih efisien daripada pertanian
konvensional.
4. Penggunaan lahan pada sistem vertikultur lebih efisien.
5. Tanaman yang bisa dibudidayakan dengan sistem vertikultur adalah jenis
sayuran, tanaman hias, dan ada juga sebagian tanaman buah.