Anda di halaman 1dari 18

Proteksi Katodik &

Anodik
Fransiskus Tommy ( 09131004 )
Roza Samsu Ismail ( 09141006 )
Ahmad Rahadian N ( 09151005 )
Zen Zulkarnaen ( 09151035 )
Pengertian Proteksi Katodik
Proteksi katodik merupakan salah satu metode
perlindungan logam terhadap korosi.
Metode pengendalian korosi yang dapat diterapkan
untuk struktur logam/ pipa yang berada di dalam
tanah dan berada di lingkungan air laut
Proteksi katodik mampu melindungi logam hingga
beberapa waktu lamanya sehingga banyak digunakan
untuk perlindungan yang kondisi tempatnya rentan
terhadap korosi.
Mekanisme

Teknologi ini sebenarnya merupakan gabungan yang


terbentuk dari unsur-unsur elektrokimia, listrik dan
pengetahuan tentang bahan.
Menghubungkan anoda eksternal dengan struktur
yang akan diproteksi dan dengan melewatkan arus
listrik DC, dan membuat seluruh area struktur yang
terproteksi akan menjadi katodik dan tidak terkorosi.
Jenis-jenis
Anoda korban (sacrificial anode)
Sistem ini dikenal juga dengangalvanic anode, di mana cara kerja
dan sumber arus yang digunakan berasal hanya dari reaksi galvanis
anoda itu sendiri.

Prinsip dasar dari sistem ini adalah hanya dengan cara


menciptakan sel elektrokimia galvanic dimana dua logam yang
berbeda dihubungkan secara elektris dan ditanam dalam elektrolit
alam (tanah atau air).
Prinsip kerja :
Berkerja berdasarkan prinsip perbedaan nilai potensial (prinsip sel galvanis)
Potensial rendah Anoda Terkorosi
Potensial tinggi Katoda Terproteksi
Sistem anoda korban secara umum digunakan untuk melindungi
struktur dimana kebutuhan arus proteksinya kecil dan resistivitas
tanah rendah. Di samping itu sistem ini juga digunakan untuk
keperluan dan kondisi yang lebih spesifik seperti:
Untuk memproteksi struktur dimana sumber listrik tidak tersedia.
Memproteksi struktur yang kebutuhan arusnya relatif kecil, yang jika
ditinjau dari segi ekonomi akan lebih menguntungkan dibandingkan
dengan sistem arus tanding.
Memproteksi pada daerah hot spot yang tidak dicoating, misalnya
pada daerah dimana ada indikasi aktifitas korosi yang cukup tinggi.
Untuk memproteksi pipa yang dicoating dengan baik, sehingga
kebutuhan arus proteksi relatif kecil.
Untuk memperoteksi pipa bawah laut, yang biasanya menggunakan
bracelet anode dengan cara ditempelkan pada pipa yang dicoating.
Arus paksa (impressed current)
Metode proteksi dengan menggunakan sumber arus yang berasal dari
luar, biasanya dari arus AC yang dilengkapi dengan penyearah arus
(rectifier) sehingga menjadi arus DC, dimana :
Kutub negatif dihubungkan ke struktur yang dilindungi
Kutub positif dihubungkan dengan anoda
Komponen yang diisyaratkan dalam sistem proteksi ini :
1. Sumber listrik DC (Rectifier)
2. Anoda
3. Elektrolit
4. Katoda (pipline)
5. kabel
Elektron mengalir dari rectifier menuju anoda, lalu dari anoda
melalui elektrolit ke permukaan struktur, kemudian mengalir
sepanjang struktur dan kembali ke rectifier melalui konduktor
elektrik. Karena struktur menerima elektron , maka struktur
menjadi terproteksi.
Sistem arus paksa digunakan untuk melindungi struktur yang
besar atau yang membutuhkan arus proteksi yang lebih besar
dan dipandang kurang ekonomis jika menggunakan anoda
korban.
Sistem ini dapat dipakai untuk melindungi struktur baik yang
tidak dicoating, kondisi coating yang kurang baik maupun yang
kondisi coatingnya baik.
Perbedaan Sacrificial Anode dan
Impressed Current
Sacrificial Anode Impressed Current
Dapat memproteksi struktur
Lingkup proteksi terbatas
yang lebih luas

Menggunakan consumable Menggunakan inert anoda


anode ( non-consumable)

Melibatkan penggunaan
Tanpa menggunakan instalasi
perangkat listrik (rectifier,
perangkat listrik
voltmeter, sumber arus DC)

Arus dijadikan sebagai dasar Potensial dijadikan dasar


perhitungan perhitungan
Anodic Protection
Proteksi anodik adalah metoda pengendalian korosi dengan
membuat logam menjadi pasif (terbentuk lapisan oksida protektif).
Perlindungan anodik bekerja dengan membentuk lapisan pelindung
( selaput ) yang disebut film anodik pada logam dasar.
Proteksi anodik merupakan perlindungan terhadap korosi pada logam
yang disebabkan karena adanya lapisan pelindung pada permukaan
sehingga korosi yang seharusnya terjadi pada baja terhalangi karena
adanya lapisan tersebut. Perlindungan ini sangat dipengaruhi oleh
tebal lapisan yang menyelubungi permukaan baja.
Proteksi anodic dapat pula dibagi menjadi dua sub kategori yaitu :
Galvanic anodic protection : dalam hal ini logam-logam mulia (Pt, Pd, Ag,
Cu) dipakai sebagai unsure-unsur pemandu atau sebagai surface coating
pada logam-logam pasifasi (stainless steel, Ti, Ta, Zr)

Electrolitic anodic protection : disini digunakan arus searah dari luar yang
disuplai melalui katoda tambahan dan tegangan potensial objek yang akan
dilindungi (anoda) diatur dengan bantuan potentiostat.
Potentiostat adalah suatu alat elektronik yang memelihara sebuah metal
untuk tetap berada pada potensial yang konstan dengan respect terhadap
suatu reference electrode.
Secara sederhana, proteksi anodik bekerja berdasarkan susunan lapisan
pelindung pada logam yang dihasilkan dari arus anodik yang dialirkan
dari luar. Proteksi anodik mempunyai kelebihan yang unik, contohnya
adalah arus yang dialirkan biasanya sebanding dengan laju korosi dari
sistem yang dilindungi. Sehingga proteksi anodik tidak hanya
melindungi tapi memberikan nilai langsung laju korosi untuk monitoring
sistem. Proteksi anodik ini biasa digunakan untuk melindungi peralatan
yang digunakan untuk menyimpan dan menanggani asam sulfat
(H2SO4).
Perbandingan Proteksi Katodik
Dengan Anodik
THANK YOU