Anda di halaman 1dari 17

Anemia Pada Ibu Hamil

Anemia

Adalah suatu kelainan dimana kadar zat Hemoglobin

(jumlah butir-butir darah merah) berkurang,


Sehingga kapasitas daya angkut oksigen untuk
kebutuhan organ-organ vital (seperti: jantung, otak,
ginjal) pada ibu dan janin menjadi kurang. Selama
kehamilan, dikatakan anemia adalah jika
konsentrasi hemoglobin kurang dari 11,0 g/dl
video
Macam-macam anemia

Anemia defisiensi Fe 62,3%


Anemia defisiensi asam folat dan vit B12. 29,0%

Anemia hipoplastik 8,0%


Anemia hemolitik 0,7%
FUNGSI Fe/ZAT BESI

Zat besi adalah mineral yang dibutuhkan untuk


membentuk sel darah merah (hemoglobin).
Selain itu, mineral ini juga berperan sebagai komponen

untuk membentuk mioglobin (protein yang membawa


oksigen ke otot), kolagen (protein yang terdapat di tulang,
tulang rawan, dan jaringan penyambung), serta enzim.
Zat besi juga berfungsi dalam sistim pertahanan tubuh.
KEBUTUHAN Fe/ZAT BESI PADA MASA
KEHAMILAN

Selama periode Kebutuhan setiap hari


kehamilan
Minggu
Kebutuhan Kebutuhan Kebutuhan Kebutuhan
Maternal Feto- harian asupan
(mg) Plasenta total harian (mg)
(mg) (mg)
19 100 40 1.4 10 12

10 19 200 65 2.6 10 12

20 29 200 120 3.3 14 16

30 39 200 200 4.0 18 - 22


Fungsi Asam folat dan Vit B12

Salah satu fungsi asam folat dan vit B 12 adalah


membentuk sel darah merah. Tanpa zat tersebut
yang cukup, maka produksi sel darah merah akan
selalu di bawah normal sehingga Anda mudah
mengidap anemia.

Asam folat sangat berpengaruh untuk mencegah


terjadinya kecacatan pada otak (anensefali) ataupun
gangguan susunan saraf pusat (spina bifida) pada
janin.
Anemia dalam Kehamilan

WHO
< 11 g/dL

CDC
< 11 g/dL (trimester 1)
< 10,5 g/dL (trimester 2)
< 11 g/dL (trimester 3)
Postpartum < 10 g/dL
Prevalensi

Riskesdas tahun 2013 ibu hamil dengan kadar Hb

kurang dari 11,0 gram/dl 37,1 %


Dengan proporsi yang hampir sama antara di

kawasan perkotaan (36,4 %) dan perdesaan (37,8%)


Penyebab Anemia pada ibu hamil

Kebutuhan zat besi dan asam folat yang meningkat

untuk memenuhi kebutuhan darah ibu dan


janinnya.
Penyakit tertentu : Penyakit ginjal, jantung,

pencernaan, diabetes mellitus (kencing manis)


Asupan gizi kurang

Terlalu sering melahirkan


Cara mengolah makanan yang kurang tepat

Kebiasaan makan atau pantangan terhadap

makanan tertentu seperti ikan, sayuran dan buah-


buahan.
Kebiasaan minum kopi, teh bersamaan dengan

makan
Kebiasaan minum obat penenang dan alkohol
Tanda dan gejala
1. Ibu mengeluh cepat lemah

2. Sering pusing

3. Mata berkunang-kunang

4. Lemas, Letih, lesu

5. Nafsu makan turun (anoreksia)

6. Konsentrasi hilang

7. Nafas pendek (pada anemia parah) dan

8. Keluhan mual muntah lebih hebat pada hamil muda.

9. Tekanan darah turun


Bahaya Anemia

Membahayakan jiwa ibu, terutama waktu melahirkan


(pendarahan).
Resiko syok (kegagalan peredaran darah yang ditandai

dengan penurunan tekanan darah) waktu persalinan


Keguguran, lahir prematur

Mengganggu pertumbuhan bayi dalam kandungan,


kemungkinan bayi dilahirkan dengan Bayi Berat Badan Lahir
Rendah.
video
Pencegahan

Anemia dapat dicegah dengan mengonsumsi


makanan bergizi seimbang dengan asupan zat besi
yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh.
pemberian suplemen Fe dosis rendah 30 mg pada

trimester ketiga ibu hamil non anemik (Hb


lebih/=11g/dl).
Konsumsi vitamin C yang lebih banyak
Hindari atau kurangi minum kopi dan teh

Hindari penggunaan alkohol dan obat-obatan/zat

penenang
Aturlah jarak kehamilan dan batasi kehamilan,

dengan menjadi peserta Keluarga Berencana.


Hindari aktivitas yang berat dan istirahat yang

cukup

video
Sumber Makanan yang Mengandung Asam Folat dan
Zat Besi

Daging

Susu

Ikan

Sayuran yang hijau (bayam, Kangkung, Buncis)

Kacang-kacangan (Kacang hijau, kacang polong)

Buah-buahan
Pengobatan

ibu hamil dengan anemia defisiensi besi dapat


diberikan suplemen Fe sulfat 325 mg 60-65 mg, 1-2
kali sehari.
Untuk yang disebabkan oleh defisiensi asam folat
dapat diberikan asam folat 1 mg/hari atau untuk
dosis pencegahan dapat diberikan 0,4 mg/hari.
Dan bisa juga diberi vitamin B12 100-200 mcg/hari.
Terima Kasih