Anda di halaman 1dari 17

MOTOR TAK

SEREMPAK 3
FASA
GITA SETYANI PUTRI
LT 2E - 12
Konstruk
si
Medan Putar
Prinsip
Kerja
Slip dan frekuensi arus
motor
Rangkaian
ekivalen
Torsi daya mekanik dan keluaran
motor
Pengereman
Konstruk
si
Konstruk
si
Stator dibuat dari besi plat berlapis, berfungsi untuk mengurangi eddy
current. Belitan stator dan pembagi medan magnit dihubungkan Y
atau .
Rotor dililit dihubung Y dan ujung yang lain disambung slip ring
dengan sikat arang, berfungsi sebagai penghubung singkat kumparan,
jika motor sudah berjalan normal dengan mengatur tahanan asut

Konstruk
si
Sumber 3 fasa di hubungkan ke terminal motor induksi 3 fasa , maka arus
bolak-balik sinusoidal IR, IS, IT akan mengalir pada belitan stator. Arus-arus ini
akan menghasilkan ggm (gaya gerak magnet), yang mana pada kumparan akan
menghasilkan fluks magnetik yang berputar sehingga disebut juga dengan
medan putar.
Sebagai contoh, perhatikan motor induksi 3 fasa dengan jumlah kutub 2
berikut, Flux yang dihasilkan arus bolak-balik pada belitan stator adalah :

Gambar tiap-tiap keadaan medan putar Medan putar


motor induksi 3 fasa motor induksi Medan Putar
3 fasa
Prinsip kerja motor induksi tiga fase berdasarkan induksi elektromagnetis, yakni bila
belitan/kumparan stator diberi sumber tegangan bolak-balik 3 fase maka arus akan mengalir pada
kumparan tersebut, menimbulkan medan putar (garis-garis gaya fluks) yang berputar dengan
kecepatan sinkron dan akan mengikuti persamaan :

ns = 120 f / p
Ns = Kecepatan putar dari medan putar stator dalam rpm.
f = Frekuensi arus dan tegangan stator.
p = Banyaknya kutub.
Garis-garis gaya fluks dari stator tersebut yang berputar akan memotong penghantar-penghantar rotor
sehingga pada penghantar-penghantar tersebut timbul EMF (Elektro Motoris Force) atau GGL (Gaya Gerak
Listrik) atau tegangan induksi.
Berhubung kumparan rotor merupakan rangkaian yang tertutup maka pada kumparan tersebut mengalir
arus. Arus yang mengalir pada penghantar rotor yang berada dalam medan magnit berputar dari stator, maka
pada penghantar rotor tersebut timbul gaya-gaya yang berpasangan dan berlawanan arah, gaya tersebut
menimbulkan torsi yang cenderung memutar rotomya, rotor akan berputar dengan kecepatan putar (N1)
mengikuti putaran medan putar stator (N s).

Prinsip
Kerja
SLIP Timbul karena adanya perbedaan antara kecepatan medan putar (synchronous speed) dan
kecepatan rotor (rotor speed).
Berubahnya kecepatan motor induksi 3 fasa dikarenakan oleh perubahan beban maka
harga slip juga berubah dan Ketika motor diam slip mencapai 100% (nr=ns)

S : Slip f1 : Frek. sumber daya (Hz)


nr : Kec. medan putar (rpm) f2 : Frek. rotor (Hz)
ns : Kec. rotor (rpm) P : Jumlah kutub

Slip dan frekuensi arus


motor
FREKUENS Frekuensi rotor tidak persis sama seperti frekensi stator. Jika rotor motor
I terkunci sehingga tidak dapat bergerak nr = 0 rpm, maka rotor akan
mempunyai frekuensi yang sama seperti stator f2 = f1, dimana pada kondisi
ini slip s = 1.
Jika rotor berputar pada kecepatan (mendekati) sinkron ns nr maka
frekuensi rotor akan menjadi (mendekati) nol f2 0, dimana pada kondisi ini
slip S = 0.

P : Jumlah kutub f1 : Frek. sumber daya(Hz)


nr : Kec. medan putar(rpm) f2 : Frek. rotor (Hz)
ns : Kec. rotor (rpm)

Slip dan frekuensi arus


motor
Rangkaian ekivalen
Rangkaian ekivalen
Rangkaian ekivalen
Rangkaian ekivalen
DAYA MOTOR
INDUKSI
Daya masuk Stator :
P1 3V1 I1 cos
Daya masuk rotor :
P2 3 I
' 2
2 a
R2
2

S
1 S
Daya keluar rotor ( P mekanis )
Pm 3 I ' 2
2
2
a R2
S

Rugi-rugi daya : Pr 3 I ' 2


2 a R22

Sehingga P2 : Pm : Pr = 1 : ( 1 - S ) : S

Torsi daya mekanik dan keluaran


motor
Dinamis
Pengereman yang dilakukan dengan melepaskan
Plugging jangkar yang berputar dari sumber tegangan dan
memasangkan tahanan pada terminal jangkar.
Elektromekanis

Beban Listrik Kita bisa menghentikan motor bahkan lebih cepat


dengan menggunakan metode yang disebut
plugging. Ini terdiri dari tiba-tiba membalikkan arus
angker dengan membalik terminal sumber

Pada saat motor berputar maka tegangan


elektromekanis bekerja membuka drum. Apabila
tegangan elektromekanis hilang maka drum akan
dicengkeram oleh sepatu rem.

Pengereman
Beban Listrik

Pengerem beban listrik adalah alat yang sederhana dan kuat yang
terdiri dari rotor besi yang dipasang didalam perangkat medan diam.
Perangkat medan terdiri dari struktur kumparan dan besi yang dirancang
sedemikian rupa sehingga ketika arus searah mengalir pada kumparan,
mengubah kutub-kutub magnet yang dihasilkan pada besi, yaitu kutub
utara dekat dengan kutub selatan dan selanjutnya. Ketika besi rotor
bergerak melewati kutub stator, medan berubah-ubah dibangkitkan,
menyebabkan arus eddy mengalir pada rotor.

Pengereman
TERIMA KASIH