Anda di halaman 1dari 25

Rancangan Program Pelatihan dan

Pengembangan Karyawan Bertalenta

Keingintahuan dan Kemampuan Dialog Kritis untuk Berfikir Strategis

Kelompok 1
Ardhian Dwi Hastayoga
Angga Swasdita
Ahmad Johan
Ahmad Nofriyanto
Rumusan Masalah :

Dialog Seperti apa yang harus dikembangkan oleh


individu ?

Bagaimana Meningkatkan Kemampuan Dialog Kritis


untuk Berfikir Strategis ?
Tujuan Penelitian

Mengetahu Dialog yang baik untuk meningkatkan


proses berfikir strategis.

Mengetahui hal-hal yang harus diperhatikan untuk


mengembangkan dialog kritis.
Metode Pengambilan
Data :
Wawancara dan CV

Tehnik Analisis Data :


Analisis Kualitatif
Data Human Development Index
Gambaran Kualitas SDM Di
2015 indonesia masih berada di 110
Indonesia
dari 188 negara.

Dana pendidikan hanya sekitar


3,7% dari GDP.

Jumlah penduduk indonesia sekitar


240 juta
Gambaran Anggota Kelompok

1. Ahmad Nofriyanto
2. Angga Swasdita
3. Ardhian Dwi Hastayoga
4. Ahmad Johan
Analisis Eksternal
Analisis Permasalahan
Kemampuan mengutarakan
pendapat ketika berdialog berbeda-
beda.
Memiliki pandangan yang berbeda-
beda yang dikarenakan berasal dari
latar akademik yang beragam.
Analisis Internal
Strength
Weakness
Opportunity
Threat
Kemampuan memberikan feedback masih rendah
Masalah Kualitas Anggota Kelompok
Karena belum memahami cara berdialo yang baik
Pengalaman dalam memberikan pertanyaan kritis masih
kurang
Keinginan untuk memulai dialog bergantung kepada
individu yang memiliki pengalaman yang lebih banyak
Sikap tertutup anggota kelompok yang mempengaruhi
tingkat kerjasama kelompok
Urutan
Menumbuhkan
Prioritassikap kejujuran
Masalah yang dan kepercayaa
Harus Ditindakterhadap
Lanjuti
anggota kelompok lain agar untuk meningkatkan rasa
percaya diri saat mengemukakan pendapat.
Memahami cara berdalog yang baik dan benar
Memberikan feedback terhadap dialog melalui
pertanyaan-pertanyaan kritis
Mengembangkan aktiviyas dialog kritis sebagai bentuk
kerjasama dalam menentukan solusi permasalahan.
Critical Dialogue : Its Value And Meaning By Karlsson, O
Acuan Penelitian Terdahulu
(2001).
Critical Dialogue: Perspectives And Practices Of Three Bilingual
Elementary Science Teachers By Torres, R. And Escalante, A
(2011)
Dialogue Management : Support For Dialogue Independence By
Feng-Yang Kuo And Benn Konsynski (1988)
DEVELOPING Creative And Critical THINKERS By Allen,
Charles D;Gerras, Stephen J, Phd (2009)
Strategic Thinking: Can it be Taught, Liedtka, Jeanne.M. 1998
Landasan Teori
Perbandingan Dialog, Diskusi, dan
Debat.
Good Strategy Dialog Is Informed
Good Dialogue Question
yang baik dan benar
Tujuan
Membantu penyusunan RP3KBT
anggota kelompok ini sebagaipertanyaan
untuk mengajukan berikut:yang
baik
Membantu anggota karyawa utuk menyadari potensi yang
dimiliki
Meningkatkan tingkat partisipasi anggota kelompok dalam
berdiskusi
Membantu anggota kelompok untuk berkerja sama dalam
menyelesaikan permasalahan dengan berpikir strategis melalui
berdiskusi
Keunggulan :kelompok mampu
memberikan kesimpulan
ALTERNTIF atau solusi
USULAN RP3KBT
secara strategis.
Kelemahan :ada kemungkinan
bahwa informasi yang didapatkan
hanya terbatas terhadap
permasalahan yang dihadapi.
Role Play
Keunggulan: anggota kelompok mampu
mengembangkan sikap dan menggali pemikiran untuk
didiskusikan dengan anggota kelompok dalam suatu
periode tertentu.
Kelemahan: ada kemungkinan anggota kelompok tidak
bermain peran secara aktif Karena pendiam dan pemalu.
PROPOSAL PROGRAM

Judul Program: Pengembangan


Berifikir Strategis dalam
Pemecahan Kasus
dengan menerima argumen dan memberikan pendapat
dari argumen tersebut.
Meningkatkan dan mengembangakn proses berikir
strategis dengan dialog terbuka dan diwajibkan setiap
anggota untuk memberikan pendapat.
Meningkatkan cara berdialog yang kritis dan cara dialog
yang benar.
Terlatihnya individu untuk
memiliki kepercayaan dalam
berdialog kritis.
Memiliki pandangan yang luas
untu meningkatkan proses berfikir
strategis.
Keunggulan dari pelatihan ini setiap dari peserta bisa
memiliki pandangan yang lebih luas dalam hal befikir
strategis.
Uraian Kelemahan
Kelemahannya sendiri ada beberapa individu yang
pemalu mungkin tidak akan bersosialisasi secara penuh
dan akan lebih banya diam. Tetapi hal ini dapat diatasi
dengan mewajibkan peserta untuk menulis pendapatnya
Materi Pengembangan Berfikir
strategis.
Definisi dialog, diskusi, dan debat serta bagaimana cara
mengimplementasikan.
Memberikan penjelasan mengenai peran dari dialog krirtis yang
baik.
Memberikan penjelasan tentang tatacara dialog kritis yang baik.
Memberikan studi kasus dipecahkan bersama untuk memancing
dialog.
Jadwal Pelaksanaan
Pelaksanaan dilakukan setiap 1 bulan sekali selama 3
bulan.
Diperkirakan pada :
Minggu terakhir pada januari 2017
Minggu terakhir pada februari 2017
Minggu terakhir pada maret 2017
Tempat dan waktu Pelaksanaan
Ruang Kelas Fakultas Ekonomi UII
jalan Purwokwat
Waktu pelaksanaan pukul 08.00
17.00
Perlengkapan pelatihan berupa tas dan hand out peserta 50 orang
@50.000 selama 3 frekuensi : Rp. 7.500.000
Belanja konsumsi makan siang dan makanan kecil peserta 50
orang
@50.000 selama 3 frekuensi : Rp. 7.500.000
Biaya Belanja Honorarium
Honorarium Narasumber,2 orang
@7.500.000 selama 3 frekuensi :Rp.45.000.000
Jumlah Total :Rp.63.000.000
Kesimpulan dan Saran
Terima Kasih