Anda di halaman 1dari 28

KEBIJAKAN PENGELOLAAN

HIDROLOGI DAN KUALITAS


AIR
Disampaikan Pada:
Pelatihan Neraca Air
Batu, 3 Agustus 2016

Brilian Parmawati

D i re k t o r a t Bi n a Pen a t a gu n a a n S DA | D i re kt o r a t J e n d e ra l S DA
Materi
Kebijakan dan Strategi Pengelolaan SDA

Kebijakan dan Strategi Hidrologi dan Kualitas


Air

Arahan Pengelolaan Hidrologi dan Kualitas Air

2
Kebijakan & Strategi Pengelolaan SDA
Rumah
Pengelolaan SDA K

t
ka
ra
PM

ya

Pe
as

r
D

an
DG
R

Serta M
K : Konservasi sumber daya air

Masyarakat
Serta
DG : Pendayagunaan sumber daya
Evaluasi
air Pemantauan
DR : Pengendalian daya rusak air Operasi
Pemeliharaan

Peran
Pelaksanaan

PERENCANAAN

Data dan Informasi


4
Pengelolaan Sumber Daya
Air
UU 11/1974 (Pengairan) Pasal 2 & Pasal 3 (1)
Air beserta sumber-sumbernya digunakan untuk sebesar-besar
kemakmuran Rakyat dan dikuasai oleh Negara

UU 11/1974 (Pengairan) Pasal 3 (ayat 2 huruf a&b)


Hak menguasai oleh Negara diberi wewenang kepada
Pemerintah untuk: a) mengelola, mengembangkan kemanfaatan
air, b)menyusun mengesahkan dan atau memberi izin
berdasarkan perencanaan pengaturan air & tata pengairan

UU 22/1982 (Tata Pengaturan Air) Pasal 3 & Pasal


4 (ayat 1)
Pola untuk perlindungan, pengembangan dan
penggunaan air dan/atau sumber air yang didasarkan
atas wilayah sungai
5
Penetapan Wilayah Sungai di Indonesia

Perme Peraturan yg berlaku:


Keppr
n Peraturan Menteri Pekerjaan Umum &
Status es
PUPR Perumahan Rakyat No. 04/PRT/M/2015
WS 12/201
04/201 Tentang Kriteria dan Penetapan
2
5 Wilayah Sungai
Lintas
5 5
Negara
Lintas
29 31
Provinsi
Strategi
s 29 28
Nasional
Lintas
Kab./ 53 52
Kota
6
1 Kab./
15 12
Meningkatnya ancaman terhadap Ketidakseimbangan antara
keberlanjutan daya dukung SDA pasokan dan kebutuhan dalam
[Air permukaan & Air tanah] perspektif ruang dan waktu

Menurunnya Meningkatnya
kemampuan penyediaan potensi konflik
air air

Tantangan Bidang Sumber Daya Air

Lemahnya koordinasi, Rendahnya


kelembagaan, dan kualitas
ketatalaksaan pengelolaan data
Kurang optimalnya
dan sistem
Makin meluasnya
informasi
tingkat layanan
abrasi pantai
jaringan irigasi 7
Sistem Informasi SDA
Sistem Informasi SDA, meliputi :

1) Kondisi hidrologis

2) Hidrometeorologis

3) Hidrogeologis

4) Kebijakan SDA

5) Prasarana SDA

6) Teknologi SDA

7) Lingkungan SDA

8) Kegiatan sosial ekonomi budaya masyarakat yang terkait dengan


SDA
8
Kebijakan Pengelolaan Sistem Informasi
Hidrologi, Hidrometeorologi &
Hidrogeologi
Perpres No. 88 Tahun 2012

Sasaran dan Tujuan: BMKG

Koordinasi dan sinkronisasi antarpengelola H3

Tersedianya Informasi H3 yg Akurat, Benar & Tepat


Waktu

Dukungan terhadap Pengelolaan SDA melalui SISDA

9
Kebijakan & Strategi Pengelolaan
Hidrologi & Kualitas Air
Penyediaan dana
revitalisasi dan
Pemerataan sebaran pembangunan pos/
pos/stasiun hidrologi stasiun hidrologi

Tantangan Pengelolaan Hidrologi

Penyediaan dana O&P Peningkatan kualitas


hidrologi dan kualitas air pengelolaan data hidrologi
yang memadai dan kualitas air

11
Visi dan Misi
Pengelolaan Hidrologi dan Kualitas Air

TERSEDIANNYA DATA DAN INFORMASI


HIDROLOGI YANG
AKURAT, TEPAT WAKTU DAN
BERKESINAMBUNGAN
SISTEM INFORMASI SIH1
HIDROLOGI SIH2
KELEMBAGAAN

PENDANAAN
PERALATAN
PROSEDUR
NSPM /
& SDM

SISTEM MUTU
1. Tata Kelola yang Baik (Good Governant)
2. Kinerja berorientasi mutu
3. Perbaikan Berkelanjutan (Continual Improvement) 12
Strategi Pencapaian Visi dan Misi
Pengelolaan Hidrologi dan Kualitas Air
SASARAN UMUM :
Guna menjamin tersedianya data hidrologi yang
AKURAT / BENAR, TEPAT WAKTU,
BERKESINAMBUNGAN dan MUDAH DIAKSES.
(UU No. 7 th 2004, Ps. 67 ayat 3)
KET. : P D
P : Plan
D : Do A C
C : Check
A : Action
SECARA BERTAHAP
dgn menerapakan Prinsip-Prinsip SMM
Hidrologi (Perbaikan Berkelanjutan)
saat ini

KEBIJAKAN UMUM:
MENGELOLA hidrologi dan kualitas air secara
PROFESIONAL dengan mengimplementasikan
SISTEM MUTU
untuk menunjang pengelolaan SDA.
13
Rencana Aksi
Pengelolaan Hidrologi & Kualitas
2015 2016 Air
2017 2018 2019

PENGEMBANGAN DATA & PELAYANAN DAN AKSES INFORMASI


INFORMASI
PENINGKATAN BERKELANJUTAN
1. Perkuatan (CONTINUAL IMPROVEMENT)
kelembagaan 1. Pengemban
1. Unit HKA yang
(SDM,NSPK, gan
bersertifikasi
peralatan, kelembagaa
ISO
mekanisme n
9001:2008
kerja) (SDM,NSPK, 1. Kualitas data 1. Pemantapan
2. Sistem
2. Perkuatan peralatan, dan informasi kualitas data
informasi HKA
pengelolaan mekanisme HKA dan
yang
(perencanaan, kerja) 2. Peningkatan informasi
terintegrasi
pelaksanaan, 2. Peningkatan kinerja dan 2. Pelayanan
3. Standar
pengawasan, pengelolaan kesinambung data dan
pembiayaan
diseminasi) 3. Peningkatan an pelayanan informasi
dan
3. Peningkatan teknologi data dan yang
penerapan
teknologi 4. Pembiayaan informasi profesional
Satuan Biaya
4. Peran serta 5. Peningkatan 3. Peningkatan 3. Peningkatan
Keluaran
masyarakat & peran serta akses dan
(SBK)
dunia usaha masyarakat informasi pengembang
4. Kebijakan
an akses
pemberdayaa
informasi
n masyarakat 14

dan dunia
Kondisi Pengelolaan Hidrologi
(Tumpang tindih wilayah kerja)

Kondisi saat ini pengelolaan hidrologi :


Kondisi
Kondisi I
II
UPT Dinas
(BPSDA)
UPT Dinas
Atau
(BPSDA)

UPT Pusat UPT Pusat


(BBWS/BWS) (BBWS/BWS)

Atau
Keterangan :
Pos Hidrologi Kondisi III
UPT Pusat
Wil. Kerja UPT (BBWS/BWS
Pusat )

Wil. Kerja UPT UPT


Dinas
Dinas (BPSDA)
15
Sharing Pelaksanaan
Pengelolaan Hidrologi
Solusi :
Instansi yang terlibat / melaksanakan kegiatan
pengelolaan hidrologi :

A. Instansi Ekstern
Teridentifikasi ada 13 1. Peralatan tidak
Locus Overlapping

institusi. (mis. BMKG, terurus/terbengkala

Rumusan Pola
ESDM, Kem. i Karena tidak ada

Kerjasama
Pertanian, TNI AU, yang mengelola.
dll) 2. Data terputus, tidak
terintegrasi & terpadu
3. Data sulit diakses
4. Ada kemungkinan
B. Instansi Intern
duplikasi pendanaan
BBWS/BWS, Balai
& pelaksanaan
PSDA
16
Implementasi
Implementasi yang memungkinkan adalah

Penyusunan Memorandum of Understanding (MoU) &


Kerjasama Operasi (KSO) Pengelolaan Hidrologi dan
Kualitas Air

Untuk:

1. Kerjasama dalam penyediaan Data dan Informasi


Hidrologi dan Kualitas Air

2. Kerjasama dalam kegiatan operasional Hidrologi dan


Kualitas Air

3. Mensinergiskan kegiatan pada lokasi yang sama


(tdk tumpang tindih)

4. Kinerja lebih dapat terukur 17


Arahan Pengelolaan Hidrologi & Kualitas
Air
Sumber Daya Manusia

Pengukur Pengambil Pengkalibrasi


Penjaga Pos
Debit Contoh Uji Alat

Pengirim &
Penganalisa Pemvalidasi
Pengolah Data Penyimpan
Data Data
Data

Tenaga Pendamping dimungkinkan untuk mengatasi kekurangan


SDM dari sisi kuantitas maupun kualitas

Syarat-syarat:
1. Sehat jasmani dan rohani
2. Minimal pendidikan sesuai dengan tugas personil
3. Pernah mengikuti/memiliki sertifikat/surat keterangan pelatihan
4. Dilengkapi dengan surat penugasan/kesepakatan kerja tertulis
19
Sarana & Prasarana Pengelolaan
Hidrologi
Peralatan Hidrologi

Syarat-Syarat:
Memenuhi syarat teknis dan
Pos Hidrologi
spesifikasi yang dibutuhkan
Mengutamakan produsen Kelengkapan Minimal:
dalam negeri Bangunan & papan informasi
Mencantumkan nomor seri, pos
nomor registrasi & rumus (utk Pagar pengaman
current meter)
Patok BM (Benchmark)
Bersertifikat kalibrasi dari
lembaga yg berwenang Kecukupan formulir-formulir
pencatatan
Dilengkapi garansi dan lisensi
dari produsen Kecukupan suku cadang
(peilschaal, gelas ukur, dll)
20
Sarana & Prasarana Pengelolaan
Hidrologi
Ruang Pengolah Data

Kelengkapan Minimal:
Ruang kerja
Gudang penyimpanan suku
cadang dan pengukuran Prasarana Pengukuran
peralatan
Meja dan kursi kerja sesuai
Kelengkapan Minimal:
dengan jumlah personil
1 unit kendaraan hidrologi
Peralatan pengolah dan
penyimpan data Current meter (1 unit untuk 20
pos duga air)
Peralatan komunikasi
Alat bantu pengukuran (perahu,
Lemari penyimpan data,
bridge crane, sounding reel,
backup data, peta, publikasi, dll water sampler, dll)
21
Kelembagaan Pengelolaan Hidrologi
Unit Pengelola Hidrologi dan Kualitas Air dibentuk
berdasarkan SK Kepala BB/BWS atau SK Kepala Dinas/PSDA

Rincian tugas:
1. Penyiapan program 5 tahunan
2. Pembuatan rencana kerja tahunan
3. Perencanaan pembangunan, rehabilitasi & pemeliharaan pos hidrologi
4. Pelaksanaan pemeliharaan pos hidrologi
5. Pengumpulan pengukuran, mengolah, validasi dan menyimpan data
hidrologi dan kualitas air
6. Penyiapan konsep publikasi data dan informasi hidrologi dan kualitas air
7. Menganalisa data hidrologi dan kualitas air untuk pengelolaan SDA
(ketersediaan air, debit banjit, monitoring kekeringan, dll)
8. Pelaksanaan pengelolaan basis data (database)
9. Pelaksanaan peningkatan kapasitas SDM
22
Kelembagaan Pengelolaan Hidrologi
Keanggotaan Unit Hidrologi dan Kualitas Air:
1. Pengarah : Kepala BB/BWS atau Kepala
Dinas/PSDA
2. Sekretaris : Kabid/Kasi OP pada BB/BWS atau
Ka.Subdin PSDA/ Kasi Hidrologi di
Balai PSDA
3. Anggota : minimal 6 Staf khusus hidrologi &
kualitas air dan pengemudi

.Untuk jaminan mutu pengelolaan hidrologi dan kualitas air


perlu disertifikasi dengan rekomendasi pembina kegiatan
hidrologi dan kualitas air dan jaminan mutu

23
Pembiayaan Pengelolaan Hidrologi
Minimal pembiayaan Pengelola Hidrologi dan Kualitas Air
mencakup:

1. Penyiapan manual dan prosedur

2. Penyiapan SDM (kegiatan pengadaan, pelatihan dan pembinaan)

3. Pengadaan, perbaikan, kalibrasi atau peningkatan peralatan


hidrologi dan kualitas air (software dan hardware)

4. Operasi dan pemeliharaan pos hidrologi dan pelaksanaan


kegiatan kualitas air

5. Inspeksi mutu pengelolaan hidrologi (inspeksi pos hidrologi)

6. Pelaporan, publikasi dan backup data dan informasi hidrologi dan


kualitas air

7. Penelitian dan Pengkajian


24
Prosedur Mutu Pengelolaan Hidrologi
SK Dirjen SDA No. 116/2009

1. Prosedur & Instruksi Kerja 6. Prosedur & Instruksi Kerja


Survei Penempatan dan Pengolahan Data Dasar
Pembangunan Pos Hidrologi
2. Prosedur & Instruksi Kerja 7. Prosedur & Instruksi Kerja
Pengamatan, Pencatatan dan Validasi Data Hidrologi
Pelaporan Data Hidrologi
8. Prosedur & Instruksi Kerja
3. Prosedur & Instruksi Kerja Updating Basis Data dan
Pengukuran Debit Sungai dan Publikasi Data Dasar Hidrologi
Saluran Terbuka
9. Prosedur & Instruksi Kerja
4. Prosedur & Instruksi Kerja Pemeliharaan Peralatan dan Pos
Pembuatan Lengkung Debit Hidrologi
(Rating Curve)
10. Prosedur & Instruksi Kerja
5. Prosedur & Instruksi Kerja Inspeksi Mutu Pengelolaan
Pengambilan Contoh Uji Dalam Hidrologi
Rangka Pemantauan Kualitas
11. Prosedur & Instruksi Kerja
Air 25
Pelatihan Hidrologi
Prosedur Mutu Analisis Hidrologi
SK Dirjen SDA No. 322/2011

1. Prosedur & Instruksi Kerja Perhitungan Debit


Andalan

2. Prosedur & Instruksi Kerja Perhitungan Debit Banjir


Rencana

3. Prosedur & Instruksi Kerja Perhitungan Indeks


Kekeringan Meteorologi

4. Prosedur & Instruksi Kerja Penentuan Status Mutu


Air dengan Metode Storet dan Metode Indeks
Pencemaran
26
Aliran Penyebarluasan Publikasi Data
dan Integrasi Basis Data Secara Nasional

27
TERIMA KASIH

hidrologikualitasair@gmail.com

D i re k t o r a t Bi n a Pen a t a gu n a a n S DA | D i re kt o r a t J e n d e ra l S DA