Anda di halaman 1dari 12

Selamat Datang di Mata Kuliah

Perilaku Konsumen

Aldy Rostyawan SE., M.M.S.c

Dosen Manajemen bidang kekhususan Pemasaran,


Manajemen Resiko, dan Manajemen Bencana.
Biodata dosen
Nama: Aldy Rostyawan
TTL: Loa Kulu, 20 april 1991
No. Telp: 085257138015
Almamater: S1 Universitas Muhammadiyah
Malang (UMM)
S2 Nanjing University of
Information Science and Technology
(NUIST)
Peraturan kelas
Keterlambatan max. 15 menit, diluar itu: jika
dosen terlambat, anda berhak meninggalkan
kelas. Jika anda terlambat, mohon
meninggalkan pesan dan silahkan menghadap
selesai kelas.
Diperbolehkan membawa makanan+minuman
Dress code: bebas
Anda diperbolehkan ribut berbicara didalam
kelas ketika diskusi kelompok.
Apa Itu Perilaku Konsumen?

Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas yang berhubungan


dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta
pengevaluasian produk dan jasa demi
memenuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan
hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan
pembelian.
Perilaku Konsumen dalam keseharian
Untuk barang berharga jual rendah (low-
involvement) proses pengambilan keputusan
dilakukan dengan mudah

untuk barang berharga jual tinggi (high-


involvement) proses pengambilan keputusan
dilakukan dengan pertimbangan yang matang.
Perilaku Konsumen dalam Bisnis
Menurut Engel, et al. (1994), perilaku konsumen
adalah suatu tindakan yang langsung terlibat
dalam mendapatkan, mengkonsumsi, dan
menghabiskan produk dan jasa, termasuk
keputusan mendahului dan menyusuli tindakan
ini.
Roda analisis konsumen
Adalah kerangka kerja yang digunakan pemasar untuk meneliti,
menganalisis, dan memahami perilaku konsumen agar dapat
menciptakan strategi pemasaran yang lebih baik.

Roda analisis konsumen terdiri dari tiga elemen: afeksi dan kognisi,
lingkungan, dan perilaku.
Afeksi & Kognisi
Afeksi merujuk pada perasaan konsumen terhadap
suatu stimuli atau kejadian, misalnya apakah konsumen menyukai
sebuah produk atau tidak.

Kognisi mengacu pada pemikiran konsumen, misalnya apa yang


dipercaya konsumen dari suatu produk.
Proses pengambilan keputusan pembelian

(problem recognition). Konsumen akan


(information
(purchase decision).
(post-purchase
source). Setelah
Setelah
evaluation)
memahami
konsumen
merupakan
membeli suatu produk sebagai solusiproses
atas
5.3.
4.
Evaluasi
2.
1.Pengenalan
Engevaluasi
Keputusan
Pencarian
Pasca-Pembelian
Pembelian
informasi
alternatif
masalah masalah
mengevaluasi
yang ada,
evaluasi yang dilakukan konsumen
beberapa akan
konsumen. Setelah
permasalahan yang dihadapinya. Tanpa
termotivasi
(alternative
alternatif
membeli strategis
untuk
evaluation).
sebuah mencari
yang
produk, Setelah
ada,
informasi
konsumen
konsumen konsumen
untuk
akan
adanya pengenalan masalah yang muncul,
menyelesaikan
mendapat
akanevaluasi
melakukan berbagai
membuat
permasalahan
macam
keputusan
apakah informasi,
produk yang ada
tersebut
konsumen tidak dapat menentukan produk
melalui
pembelian.
sesuai denganpencarian
konsumen
Terkadang
harapannya. informasi.
akanwaktuProses
Konsumen yang
akan puas
yang
jika produk akan dibeli.
tersebut sesuai dengan
dibutuhkan
mengevaluasi
pencarian informasi
antara
alternatif
membuat
dapat
yangberasal
keputusan
ada untuk
dari
harapannya.
mengatasi
pembeliandalam Sebaliknya,
permasalahan
dengan
memori konsumen
menciptakan
(internal) akan merasa
yang dihadapinya.
dan
pembelian
tidak puastidak
jika produk
yang berdasarkan
aktual sama tersebut
pengalaman
dikarenakantidak sesuai
orang lain
adanya
dengan harapannya dan hal ini akan menurunkan
hal-hal lain yang (eksternal).
perlu dipertimbangkan.
permintaan konsumen pada masa depan.
Buku Ajar/Panduan

Atau dapat meminta PDF dari saya


Pertanyaan
Sebutkan 4 faktor yg mempengaruhi keputusan
pembelian