Anda di halaman 1dari 27

Tugas 9.

Introduction
(Financial Accounting Theory William R. Scott )

KELOMPOK 10
DASA WIDYAISWANTO F1315125
DIAN MUSTAQIM F1315126
TRESNA SAHABAKTI F1315143
Deskripsi Tugas

Mahasiswa diminta:
Mengutip Figure 1.1. Organization of the Book pada (Scott 2015 hlm. 1) dan menjelaskan
Figure tersebut secara ringkas yang memuat kata-kata kunci berikut:
- ideal conditions; current value-based accounting
- information asymmetry; adverse selection; moral hazard
- user decision problem; rational investment decision; motivate and evaluate manager
performance; efficient contracting; the complexity of information in financial accounting
and reporting; the fundamental problem of financial accounting theory;
- accounting reaction; regulation as a reaction to the fundamental problem; decision
usefulness, full disclosure; price versus sensitive information; mediation; rule-based versus
principles-based standards; the role of accounting research.

Menjelaskan keterkaitan materi dalam buku Scott (2015) dengan teori akuntansi normatif
dan teori akuntansi positif.
Tugas 9.1

Figure 1.1.
Organization of the Book
pada (Scott 2015 hlm. 1)
CHAPTER 1 : INTRODUCTION
Ideal Conditions; Current Value-
based Accounting

Menurut Scott (2006) yang dimaksud kondisi ideal adalah suatu


perekonomian yang dicirikan oleh pasar sempurna dan lengkap, atau
tidak adanya asimetri informasi dan halangan-halangan lainnya bagi
operasi pasar yang wajar dan efisien. Kondisi tersebut juga disebut
first-best.
Sayangnya,kondisi idealtidakberlakudalam praktek. Meskipun
demikian hal ini memberikanbenchmarkyang bermanfaat daripada
keadaan yang lebih nyata. Sementara itu second best kondisi
akuntansi dapat dibandingkan.
Ideal Conditions; Current Value-
based Accounting
Present Value under
certainty
Complete relevance
and reliability

Mixed
Current value- Historical cost
measurement
based accounting
model
accounting Low Relevance
Medium relevance
High Reliability
and reliability
Present Value under Reserve Recognition
uncertainty Accounting
Complete relevance High relevance
and reliability Low reliability
Ideal Conditions; Current Value-
based Accounting

MODEL PRESENT VALUE DI BAWAH KEPASTIAN


Di bawah kondisi yang ideal dari arus kas masa depan yang diketahui
dengan pasti dan tingkat bungatetap yang bebas resiko dalam ekonomi,
memungkinkan untuk menyiapkan laporan keuangan yang relevan dan
andal.

MODEL PRESENT VALUE DI BAWAH KETIDAKPASTIAN


Income statement menjadi informatif dalam lingkup subjective
probabilities, di mana investor tidak memiliki states yang sudah diketahui
dan harus menilai sendiri kemungkinan yang ada
Information Asymmetry

Peran Informasi dalam Ekonomi Pasar


Untuk meningkatkan operasi pasar modal
Adverse selection problem
Untuk meningkatkan operasi pasar tenaga kerja manajerial
Moral hazard problem
Kedua peran penting jika pasar yang bekerja dengan baik
Misal, 2007-2008 kebocoran pasar
Kurangnya transparansi asset-backed securities
Risiko yang berlebihan didorong oleh kegiatan off-balance-sheet
Risiko yang berlebihan didorong oleh struktur kompensasi manajer
Information Asymmetry

Peran informasi akuntansi untuk mengontrol adverse selection


Mengkonversi informasi dari dalam ke informasi luar
Pasokan informasi yang berguna untuk investor
Peran informasi akuntansi untuk mengontrol moral hazard
Kontrol oleh manajer
Meningkatkan tata kelola perusahaan
Adverse Selection Problem

Adverse selection, masalah mengenai komunikasi dari perusahaan kepada investor luar.
Dalam hal ini manfaat akuntansi adalah untuk memenuhi suatu level playing field melalui
pengungkapan penuh atas informasi yang relevan, reliable, tepat waktu dan efektif dalam
biaya kepada investor dan pemakai laporan keuangan
Asumsi yang digunakan adalah bahwa sebagian besar investor adalah rasional, yaitu bahwa
merka membuat keputusan untuk memaksimalakan manfaat yang diharapkan, atau kepuasan
atas kesejahteraan.
poran informasi yang bermanfaat untuk investor rasional disebut pendekatan decision
usefullnes. Pendekatan ini berdasarkan pada pernyataan dari sebagian besar setting bodies
seperti rerangka konseptual dari FSAB.
duaversidecision usefulness:
pendekataninformasi
pendekatan pengukuran
Moral Hazard Problem

Moral hazardsebagai asimetri informasi, muncul dari tidak nampaknya


usaha manajer untuk menjalankan perusahaan
Masalah keputusan manajer adalah dalam menentukan seberapa
banyak usaha untuk menjalankan perusahaan sebagaimana yang
diinginkan oleh pemegang saham
Untuk menjadiinformatiftentang kinerja,laba bersihharusmenjadi
ukuranyang tepat
User Decision Problem

Masalah: Tidak adanya konsep akuntansi sempurna atau benar


Ternyata pengukuran laba bersih yang paling berguna untuk diinformasikan
kepada investor yaitu untuk mengontrol adverse selection, tidak perlu sama
dengan pengukuran terbaik untuk memotivasi kinerja manajer, yaitu untuk
mengendalikan moral hazard.
Untuk memenuhi minat investor lebih baik disajikan informasi yang
memungkinkan keputusan investasi yang lebih baik dan operasi pasar modal
yang lebih baik.
Untuk memenuhi minat manajer lebih baik disajikan informasi yang sangat
informatif tentang kinerja mereka dalam menjalankan perusahaan, karena ini
memungkinkan kontrak kompensasi yang efisien dan kerja yang lebih baik dari
pasar tenaga kerja manajerial.
Efficient Contracting

Kritik tajam terhadap penerapan akuntansi berdasarkan fair value salah


satunya muncul dari pengguna paham efficient contracting.
Efficient contracting berpendapat bahwa kontrak perusahaan menjadi dasar
kebutuhan informasi akuntansi.
Laporan keuangan menimbulkan kepercayaan. Kebutuhan yang utama, lain
dengan akuntansi nilai sekarang, adalah reliabilitas.
The Complexity of Information in
Financial Accounting and Reporting

Lingkungan akuntansi bersifat sangat kompleks dan menantang.


Kompleksitas dalam lingkungan akuntansi disebabkan karena produk akuntansi adalah
informasi yang merupakan komoditas kuat dan penting. Alasan utama kompleksitas ini
adalah karena tidak adanya konsep akuntansi yang sempurna dan standar. Akibatnya,
individu tidak akan memiliki reaksi yang sama meskipun informasi yang diperoleh sama.
Alasan lain kompleksitas informasi adalah karena informasi akuntansi lebih dari
mempengaruhi keputusan individu.
Tantangan bagi para akuntan keuangan adalah untuk bertahan dan berkembang
dalam lingkungan yang kompleks, ditandai dengan preferensi yang bertentangan dari
kelompok berbeda yang berbeda dengan pelaporan keuangan. Buku ini berpendapat
bahwa prospek bertahan hidup dan kemakmuran akan meningkat jika akuntan memiliki
kesadaran kritis mengenai dampak pelaporan keuangan pada investor, manajer, dan
ekonomi.
The Fundamental Problem of
Financial Accounting Theory

Masalah fundamental dalam teori akuntansi adalah bagaimana


mendesain dan mengimplementasikan konsep dan standard
yang mengkombinasikan penginformasian investor dan peran evaluasi
kinerja manajer sebagai informasi akuntansi.
Beberapa kebijakan membutuhkan trade off di antara kedua peran ini.
Kepentingan investor terbaik disajikan oleh informasi yang menyajikan
tradeoff yang berguna antara relevansi dan reliabilitas, dimana
informasi yang relevan adalah informasi yang memungkinkan
investor untuk menilai prospek ekonomi perusahaan di masa yang akan
datang, dan informasi yang reliable adalah informasi yang tepat dan
bebas dari bias atau manipulasi manajer lainnya
Accounting Reaction

Ada dua reaksi dasar masalah yang mendasar.


Salah satunya adalah pada dasarnya bertanya, "Apa masalahnya?"
Artinya, mengapa tidak menjaga peraturan minimum yang
diperlukan untuk menyediakan lingkungan yang stabil untuk
perdagangan, penyelesaian sengketa, dan hukuman atas kesalahan.
Reaksi kedua adalah mengubah peraturan untuk melindungi
investor, dengan alasan bahwa informasi adalah suatu komoditas
yang kompleks dan penting bahwa kekuatan pasar saja gagal untuk
mengontrol masalah moral hazard dan adverse selection.
Usefulness Decision

Kerangka Konseptual bersama IASB dan Dewan Standar Akuntansi


Keuangan FASB; 2010), yang merupakan pernyataan terbaru dari
konsep akuntansi dasar, didasarkan pada usefulness decision. Artinya
yang menyatakan bahwa tujuan dari laporan keuangan adalah untuk
menyediakan informasi untuk membantu investor dalam membuat
keputusan investasi.
Esensi dari pendekatan kegunaan keputusan yang mendasari
Konseptual Kerangka adalah bahwa investor harus disediakan informasi
untuk membantu mereka membuat keputusan investasi yang baik.
Full Disclosure

Dengan pengungkapan penuh, tidak berarti bahwa laporan keuangan


harus mengungkapkan segalanya" ini bisa sangat mahal, misalnya,
jika pengungkapan mengungkapkan informasi yang berharga untuk
pesaing dan/atau ketidakpastian yang dihasilkan tentang bagaimana
individu atau kelompok yang berbeda mungkin membacanya.
Sebaliknya, dengan pengungkapan penuh dimaksud untuk
pengungkapan yang tidak menciptakan kesan yang salah. Kesan salah
dapat dibuat dengan, misalnya, menyembunyikan informasi, menunda
rilis, bias valuasi, atau menggunakan kata-kata terlalu rumit dan
ambigu.
Mediation

Rule-based versus principles-based standards;

The role of accounting research.


Standar Akuntansi Rules-Based VS
Principles-Based

Standar akuntansi Rules-Based mencoba untuk memberikan aturan detail atau


rinci mengenai bagaimana menghitung. Sebagai alternatif, standar akuntansi
juga memberikan dasar-dasar umum saja dan selanjutnya bergantung pada
keputusan auditor professional untuk meyakinkan bahwa penerapan standard
tidak salah.

Saat ini, dunia bergerak menuju standar Principles-Based. Namun, pada


kenyataannya meskipun kerangka kerja konseptual telah disusun dengan kuat,
standar tersebut akan menghadapi tekanan dari manajer dan bahkan
pemerintah untuk menyusun pelaporan keuangan dengan keinginan mereka.
Untuk menghindari tekanan tersebut, auditor dan akuntan harus mengadopsi
pandangan jangka panjang dari tanggung jawab mereka.
The Role of Accounting Research

Terdapat dua cara yang dapat digunakan untuk melihat peranan penelitian
akuntansi,yaitu:
Melihat pengaruh penelitian terhadap praktek akuntansi
Meningkatkan pemahaman atas lingkungan akuntansi
Tugas 9.2

Keterkaitan materi dalam buku


Scott (2015) dengan teori
akuntansi normatif dan teori
akuntansi positif.
Positive (descriptive)
Lebih pada sifat teori induktif
Berusaha untuk menemukan bagaimana manajemen atau pihak lain
menentukan cara mana terbaik bagi mereka.
Lebih pada penjelasan tentang APA dan BAGAIMANA
Normative (prescriptive)
Menjelaskan lebih pada apa yang seharusnya ketimbang apa adanya
Berusaha unt menemukan cara terbaik akuntansi untuk suatu transaksi
Perbedaan akuntansi positif dan akuntansi normatif
Perbedaan pendekatan dan dasar antara teori akuntansi menyebabkan dua taksonomi
akuntansi. Pendekatan Teori Akuntansi Positif menghasilkan taksonomi akuntansi sebagai
Sains. Sedangkan pendekatan Teori Akuntansi Normatif menghasilkan taksonomi
akuntansi sebagai art. Yang keduanya sama sama diakui sebagai sarana pendekatan teori
akuntansi.
Teori Akuntansi Normatif yang berbentuk Praktik Akuntansi Berterima Umum (PABU)
merupakan acuan teori dalam memberikan jalan terbaik untuk meramalkan berbagai
fenomena akuntansi dan menggambarkan bagaimana interaksi antar-variabel akuntansi
dalam dunia nyata yang meruipakan Fungsi pendekatan Teori Akuntasi Positif. Tidak
menutup kemungkinan, fakta yang ada di dunia nyata (praktek akuntansi) akan
mempengaruhi Teori Akuntansi Normatif. Hubungan ini Sesuai dengan paham Dialektika
Hegel. Dimana antitasi dan tesis akan menghasilkan sistesis. Dan sistesis akan
menghasilkan antithesis.
Hubungan Teori Akuntansi Positif dan
Normatif

Positive Theorymenjelaskan tentang hubungan sebab akibat (how the


world works) tanpa dilandasi pertimbangan nilai,
sedangkanNormative Theorymemberikan saran (prescription) tentang
prosedur akuntansi apa yang sebaiknya dilakukan
Pertanyaan normatif berhubungan dengan penjelasan tentang entitas
akuntansi sedangkan pertanyaan positif berkaitan dengan perilaku
akuntan.
TERIMA KASIH