Anda di halaman 1dari 24

PRESENTASI KASUS PORTOFOLIO

FEBRIS, OA GENU, STROKE, SYOK SEPTIK, GGK

Pembimbing :
dr. Imam Prasetyo
dr. Hannah

Oleh :
dr. Zahrotul aimah

Internship RSUD Kajen


IDENTITAS
Nama : Tn. Ksm
Umur : 58 Tahun
Agama : Islam
Alamat : Bodeh
Pekerjaan : Petani
Status : Menikah
ANAMNESIS
Pasien datang dengan keluhan panas
selama 4 hari, panas naik turun
pasien juga mengeluhkan panas pada
seluruh bagian perut dan terasa sakit,
mual (-) muntah (-)
Pasien juga mengeluhkan lutut kiri terasa
sakit dan panas, sehingga pasien susah
berjalan, keluhan juga dirasakan sejak
lama, memberat kurang lebih 4 hari
PEMERIKSAAN FISIK
KU/Kes: sedang/ compos Kepala : mesocephal,
mentis Mata : CA -/- , SI -/-, pupil isokor
Status Gizi: Kesan baik diameter 2 mm/ 2mm, RC (+/+) ,
VS : Leher : limfonodi tidak teraba
Thorax : simetris, ketinggalan gerak
Nadi: 116 x/mnt (-), retraksi (-)
RR : 32 x/mnt C : S1-S2 reg, murmur (-),
Suhu : 390C gallop (-) P : SD ves+/+, rhonki
TD : 90/60 -/- , wheezing -/-
Abdomen :
I= datar
A= peristaltik (+) 15-20x/m
Pal= supel, nyeri tekan (+)
pada ke empat
kuadran abdomen
Per=timpani pada ke empat
kuadran abdomen
St. Lokalis
-genu dextra- -genu sinistra-
dalam batas I : edema, tampak
normal kemerahan
P : teraba panas(+),
balotemen (+),
nyeri tekan (+)
A : krepitasi (+)
Rom : terbatas
ASSESMENT
Anamnesis+PF obs febris
susp. Oa genue
Anamnesis + PF :
panas naik turun selama 4 hari, pasien
juga mengeluhkan panas pada seluruh
bagian perut dan terasa sakit, mual dan
muntah tidak ada Pasien juga
mengeluhkan lutut kiri terasa sakit dan
panas, sehingga pasien susah berjalan
PLAN
Diagnosis masuk: obs. Febris,
susp. Oa genu
Terapi:
Di IGD :
IVFD RL 20 tpm makro
Inj. Antrain 1x 1amp
Inj. Ranitidin 1x 1amp
FEBRIS
ETIOLOGI

INFEKSI NON INFEKSI

LINGKUNG
BAKTERI
AN

PENY.
VIRUS
AUTOIMUN

OBAT-
JAMUR
OBATAN

PARASIT
OA

ETIOLOGI

Etiologi penyakit ini tidak diketahui dengan pasti.

Beberapa faktor resiko yang diketahui berhubungan dengan penyakit ini, yaitu:
1.Usia lebih dari 40 tahun
2.Jenis kelamin
3.Suku bangsa
4.Genetik
5.Kegemukan den penyakit metabolik
6.Cedera sendi, pekerjaan, olahraga
7.Kelainan pertumbuhan
8.Kepadatan tulang, dan lain-lain
Perawatan di Bangsal
Objektif Assesment dan Plan
21 Oktober 2014 IVFD RL 20 tpm
Injeksi cefoperazone 2x1gr
Kel= panas (-) nyeri perut (+) Injeksi ketorolac 3x1amp
KU/ Kesadaran : Sedang/ Injeksi MP 125 mg /hari
Composmentis P.O :
VS : RR : 24 kali/ menit Rebamipide 3x1
N : 72kali/ menit Osteum plus 1x1
T : 37,5 Mucogard syr 3xC II
TD : 100/70
-RO genu
- Cek Na, K, CL

Internship Angkatan VII/ RSUD


Kajen Pekalongan
PEMERIKSAAN PENUNJANG

LAB , 21 oktober 2014


Hb = 9,4 (13-16)
Ht = 26 (40-4D8)
Leukosit = 10200 (4000-10000)
Trombosit = 187000 (150000-450000)
Limfosit = 5.4% (17.0 -48.0%)
Monosit = 1.0 % (4.8-10.0%)
Granulosit = 93.6% (43.0-73.0%)
Urid acid = 5.2 (3.4)
Kalium = 4 (3.5-5.5)
Natrium = 145 (135-1550
Clorida = 122 (95-108)
RO genu

Terdapat
penyempi
tan diskus
dan
gambaran
osteofit
Perawatan di Bangsal
Objektif Assesment dan Plan
22 Oktober 2014 Ass : susp Ileus foto abdomen 2
posisi hasil konsul Sp.B
Kel= Nyeri pada kaki, nyeri pada IVFD RL 20 tpm
perut Injeksi cefoperazone 2x1gr
KU/ Kesadaran : Sedang/ Injeksi ketorolac 3x1amp
Composmentis Injeksi MP 125 mg /hari
VS : RR : 25 kali/ menit injeksi Prosogan 2x1amp
N : 72kali/ menit inj. Intra artikular genu duplek
T : 37,2 - lidocain 1amp
TD : 90/60 - dexametason 1amp
- ketorolac 1amp
P.O :
Rebamipide 3x1
Osteum plus 1x1
Mucogard syr 3xC II
Hasil foto abdomen

LLD
Perawatan di Bangsal
Objektif Assesment dan Plan
23 Oktober 2014 IVFD RL 20 tpm
Injeksi cefoperazone 2x1gr
Kel= penurunan kesadaran Injeksi ketorolac 3x1amp
VS : RR : 25 kali/ menit Injeksi MP 125 mg /hari
N : 72kali/ menit injeksi Prosogan 2x1amp
T : 37,2 inj. Intra artikular genu duplek
TD : 100/60 - lidocain 1amp
- dexametason 1amp
- ketorolac 1amp
Raber Sp.s
-susp. SH/SNH
-Injeksi citilcolin 2x500mg
-Injeksi Piracetam 2x3gr

-Lab : kimia darah dan lab saraf


lengkap
PEMERIKSAAN PENUNJANG

LAB , 23oktober 2014


Hb = 9,7 (13-16)
Ht = 26 (40-4D8)
Leukosit = 14100 (4000-10000)
Trombosit = 83000 (150000-450000)
Limfosit = 3.8% (17.0 -48.0%)
Monosit = 1.5 % (4.8-10.0%)
Granulosit = 94.7% (43.0-73.0%)
Urid acid = 8.5 (3.4)
GDS= 95 (80-130)
Cholesterol = 94 (220)
Trigliserid = 181 (150)
HDL = 5
LDL = 53 (0-150)
Ureum=165 (10-50)
Creatinin = 3.15(0.6-1.1)
Perawatan di Bangsal
Objektif Assesment dan Plan
23 Oktober 2014 jam 18.00 Rawat ICU
O2 masker 6-10l/m
Kel= penurunan kesadaran, GCS : IVFD RL 20 tpm
E1M5V2 Injeksi cefoperazone 2x1gr
VS : RR : 20kali/ menit Injeksi ketorolac 3x1amp
N : 120kali/ menit Injeksi MP 125 mg /hari
T : 38,5 injeksi Prosogan 2x1amp
TD : 78/44 Injeksi citilcolin 2x500mg
njeksi Piracetam 2x3gr
Pmx fisik : pupil : anisokor 5mm/3mm
thorak : dalam batas normal
abdomen : dalam batas
normal
ekstrimitas : sup : 5/3
inf : 5/3
Perawatan di Bangsal
Objektif Assesment dan Plan
24Oktober 2014 Ass : SNH/SH
syok septic
Kel= penurunan kesadaran, GCS : GGK
E1M5V2 OA genu
VS : RR : 30kali/ menit O2 masker 6-10L/m
N : 140kali/ menit Head up 30*
T : 38,5 IVFD NaCl 2000cc/24jam
TD : 99/50 Syrpump vascon mulai 0.1mg/kgbb
Injeksi meropenom 3x1
Injeksi citilcolin 2x500mg
Injeksi Mp 1x125mg
Injeksi Prosagon 2x1amp
Injeksi ketorolc 3x1amp
Injeksi noveldo 4x1amp

ECG
NGT
Bila Ku stabil RO thorak
ekg
Perawatan di Bangsal
Objektif Assesment dan Plan
24Oktober 2014 jam 20.30 -RJP
-Motivasi keluarga keadaan pasien
Kel= apneu
Pmx : pupil : midriasis maksimal -Setelah RJP 5 menit pasien dinyatakan
jantung : Bj tidak terdengar meninggal
Stroke
ETIOLOGI

INFARK PERDARAHAN

ATEROTROMB PERDARAHAN INTRA


OTIK SEREBRAL

KARDIOEMBOL PERDARAHAN INTRACRANIAL


IK

LAKUNAR PERDARAHAN SUBARAHNOID


SYOK SEPTIC
ETIOLOGI

Dapat terjadi karena infeksi gram positif, virus atau


jamur

Mikroorganismes mengeluarkan endotoksin yang dapat


mengaktifkan sistem komplemen dan sitokin untuk mengawali
reaksi inflamasi.
Sepesis menyebabkan vasodilatasi tahanan perifer pembuluh
darah menurun sehingga menyebabkan hipotensi
GGK
gangguan fungsi ginjal yang menahun bersifat
progresif dan irreversible. Dimana kemampuan tubuh
untuk mempertahankan metabolisme dan
keseimbangan cairan dan elektrolitgagal,
menyebabkan uremia yaitu retensi urea dan sampah
nitrogen lain dalam darah.

ETIOLOGI

Glomerulonefritik,nefropati
analgesik, nefropati refluks,
ginjal polikistik, diabetik, serta
penyebab lain seperti
hipertensi, obstruksi, gout, dan
TERIMA KASIH