Anda di halaman 1dari 28

DEMAM DENGUE

AULIA RAHMI
1210312039

Preseptor : dr. Nazdi, SpA


Definisi

Demam dengue adalah sindrom jinak yang disebabkan oleh


arthropodborne viruses dengan karakteristik demam bifasik, nyeri otot
dan sendi, ruam kulit, leukopenia, dan limfadenopati
Etiologi
genus Flavivirus diameter 30nm

asam DEN-1, DEN-2,


ribonukleat DEN-3, dan
rantai tunggal DEN-4

DEN-3
merupakan
serotype
terbanyak
Patogenesis
Manifestasi klinis
tiga fase perjalanan infeksi dengue
demam akut selama 2-7 hari, ditandai dengan dua atau lebih
manifestasi klinis sebagai berikut:
Nyeri kepala.
Nyeri retro-oebital.
Mialgia / artralgia.
Ruam kulit.
Manifestasi perdarahan (petekie atau uji bending positif).
Leukopenia.

dan pemeriksaan serologi dengue positif, aTau ditemukan pasien


DD/DBD yang sudah dikonfirmasi pada lokasi dan waktu yang sama
Tatalaksana
Fase demam

Antipiretik : paracetamol

Tidak diberikan
antiemesis,antasid

Steroid dan antibiotik hanya pada


ensefalopati
Laporan Kasus
Identitas Pasien
Nama (Inisial) : An. RM
Umur : 14 tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Alamat : Jorong II Pasar Rao Taruang-Taruang Kab. Pasaman
Tanggal Masuk : 27 Februari 2017
Anamnesis
Keluhan utama:
Demam sejak 4 hari yang lalu.
Riwayat Penyakit Sekarang
Demam sejak 4 hari yang lalu, tinggi, tidak mengigil, terus menerus, tidak disertai
kejang
Badan dan tungkai dirasakan pegal-pegal sejak 4 hari yang lalu.
Mual sejak 4 hari yang lalu tidak disertai muntah.
Batuk dirasakan sejak 1 hari yang lalu, berdahak, berwarna putih.
Nafsu makan berkurang
Perdarahan pada kulit, gusi, hidung tidak ada
Berak berwarna hitam tidak ada.
BAK warna dan jumlah biasa.
Riwayat Penyakit Dahulu
Riwayat menderita DBD tahun 2014
Riwayat Penyakit Keluarga
Tidak ada anggota keluarga menderita penyakit seperti ini.
Pemeriksaan Fisik Umum
Keadaan umum : Sedang Berat Badan : 42 kg
Kesadaran : CMC Tinggi Badan : 160 cm
Tekanan Darah : 100/70 BB/U : 85,7%
Frek. Nadi : 90 x/i TB/U : 100%
Frek. Nafas : 20 x/i BB/TB :85,7%

Suhu :39,20C Status Gizi : baik


Edema :- Anemia :-
Ikterus :- Sianosis :-
Kulit : Teraba hangat
Kepala : bulat, simetris, normocephal
Rambut : Hitam, tidak mudah dicabut
Mata : konjungtiva tidak anemis, sclera tidak ikterik, pupil isokor
2mm/2mm, Refleks cahaya +/+
Telinga : liang telinga lapang, membrane timpani intak, bulging
tidak ada
Hidung : Nafas cuping hidung ada
Tenggorok : uvula terletak ditengah, tonsil T1-T1, tidak hiperemis
Gigi dan mulut : mukosa bibir dan mulut basah
Leher : JVP 5-2 cmH2O
Thorax
Paru Inspeksi : normochest, retraksi epigastrium tidak ada
Palpasi : fremitus kiri = kanan
Perkusi : sonor
Auskultasi : vesikuler, rhonki -/-, wh -/-
Jantung Inspeksi : iktus kordis tidak terlihat
Palpasi : iktus kordis teraba 1 jari medial LMCS RIC V
Perkusi : batas jantung dalam batas normal
Auskultasi : irama teratur, bising tidak ada
Abdomen
Inspeksi : distensi tidak ada
Palpasi : supel hepar, tidak teraba, lien tidak teraba
Perkusi : timpani
Auskultasi : BU (+) Normal
Punggung : tidak ada kelainan
Genitalia : tidak dilakukan pemeriksaan
Anggota Gerak : Akral hangat, CRT < 2 detik
Darah Hb : 13,4 g/dL
Leukosit : 5840/uL
Hitung jenis : 0/2/53/35/10
Hematokrit : 37,8%
Trombosit : 108.000/mm3
Kesan : Trombositopenia
Diagnosis kerja
Demam Dengue
Intake sulit
Tatalaksana
IVFD KaEn 1B 30 tetes/menit
ML 1300 kkal
Paracetamol 300 mg ( T 380C)
Banyak Minum
Follow Up
Selasa, 28 Februari 2017
S/ demam ada
Perdarahan hidung, gusi dan kulit tidak ada
Mual ada, muntah tidak ada
Bantuk berdahak ada
O/ KU : Sedang
TD : 110/70
HR : 96x/i
RR :26x/i
T : 37,60C
Mata : konjungtiva tidak anemis, sclera tidak ikterik
Hidung : Nafas cuping hidung ada
Thorax
Paru Inspeksi : normochest, retraksi epigastrium tidak ada
Palpasi : fremitus kiri = kanan
Perkusi sonor
Auskultasi : vesikuler, rhonki -/-, wh -/-
Jantung Inspeksi : iktus kordis tidak terlihat
Palpasi : iktus kordis teraba 1 jari medial LMCS RIC V
Perkusi : batas jantung dalam batas normal
Auskultasi : irama teratur, bising tidak ada
Abdomen
Inspeksi : distensi tidak ada
Palpasi : supel hepar, tidak teraba, lien tidak teraba
Perkusi : timpani
Auskultasi : BU (+) Normal
Anggota Gerak : Akral hangat, CRT < 2 detik
Darah Hb : 12,8 g/dL
Leukosit : 6860/uL
Hitung jenis : 1/3/56/31/8
Hematokrit : 36,3%
Trombosit : 116.000/mm3
Kesan : Trombositopenia
A/ Demam Dengue
P/ IVFD KaEn 1B 30 tetes/menit
ML 1300 kkal
Paracetamol 300 mg ( T 380C)
Banyak Minum
Diskusi

Anamnesis
Pemeriksaan fisik
Demam 4 hari
Pemeriksaan lab
Sakit sendi dan RL (-)
ekstremitas Ptekie (-) Trombositopenia
Suhu 39,20C 108.000/mm3
DD/DBD Derajat Tanda dan gejala Laboratorium
DD Demam disertai minimal Leukopenia (jumlah leukosit
dengan 2 gejala 4000 sel/mm3)
Nyeri kepala Trombositopenia (jumlah
Nyeri retro-orbital trombosit <100.000
Nyeri otot sel/mm3)
Nyeri sendi/ tulang Peningkatan hematokrit
Ruam kulit (5%-10%)
makulopapular Tidak ada bukti perembesan
Manifestasi plasma
perdarahan
Tidak ada tanda
perembesan plasma

DBD Ii Demam dan manifestasi Trombositopenia <100.000
perdarahan (uji bendung sel/mm3; peningkatan
positif) dan tanda hematokrit 20%
perembesan plasma
DBD II Seperti derajat I ditambah Trombositopenia <100.000
perdarahan spontan sel/mm3; peningkatan
hematokrit 20%
DBD* III Seperti derajat I atau II Trombositopenia <100.000
ditambah kegagalan sel/mm3; peningkatan
sirkulasi (nadi lemah, hematokrit 20%
tekanan nadi 20
mmHg, hipotensi, gelisah,
diuresis menurun
DBD* IV Syok hebat dengan Trombositopenia <100.000
tekanan darah dan nadi sel/mm3; peningkatan
yang tidak terdeteksi hematokrit 20%
Diagnosis infeksi dengue: Gejala klinis + trombositopenia +
hemokonsentrasi, dikonfirmasi dengan deteksi antigen virus dengue
(NS-1) atau dan uji serologi anti dengue positif (IgM anti dengue atau
IgM/IgG anti dengue positif)
Terima kasih