Anda di halaman 1dari 54

Teori dan Analisis

PERMINTAAN & PENAWARAN


KONSEPDASAR PERMINTAAN
KONSEPDASAR PERMINTAAN

Pada dasarnya tujuan dari teori permintaan adalah


mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang
menentukan (determinants) permintaan konsumen

Informasi tsb. dapat dijadikan dasar untuk penetapan


harga jual, prakiraan perjualan dan memformulasikan
strategi pemasaran
Salah satu konsep yang paling mendasar adalah hukum
permintaan, menyatakan bahwa harga berbanding
terbalik dengan kuantitas.
Istilah permintaan diartikan sebagai jumlah unit barang/
jasa yang dibeli konsumen pada periode waktu dan
keadaan-keadaan tertentu

Periode waktu tersebut bisa dinyatakan dalam berbagai


satuan waktu, misalnya perhari, perminggu, perbulan,
perkuartal, persemester, pertahun dan lain-lain.

Yang dimaksud dengan keadaan-keadaan tertentu


adalah faktor-faktor yang harus diperhatikan, yang
mempengaruhi permintaan tersebut (determinants).
PERMINTAAN PASAR
Walaupun pilihan oleh konsumen individu mrpkn dasar teori
permintaan, permintaan pasar total-lah yang menjadi perhatian
utama manajer
Permintaan pasar suatu barang atau jasa adalah jumlah seluruh
permintaan individu yang ada.
Secara grafis kurva permintaan pasar adalah jumlah horizontal
seluruh kurva-kurva permintaan individu
P P P

15 15 15

10 10 10
Db Dm
Da

4 5 Qa 8 15 Qb 12 20 Qm
Perusahaan ABC memproduksi 2 macam sepeda yaitu
sepeda C dan sepeda A. Diketahui fungsi permintaan
sepeda C adalah Qdc = 300 Pc sedangkan fungsi
permintaan sepeda A adalah Qda = 300 2 Pa

a. Gambarkan masing-masing kurva permintaan kedua jenis


sepeda di atas
b. Bagaimana fungsi permintaan total perusahan ABC
tersebut dan gambarkan kurva permintaannya
Hukum Permintaan

Peningkatan harga suatu


barang/jasa, ceteris paribus, akan
menurunkan jumlah barang/jasa
yang diminta.
Penurunan harga suatu
barang/jasa, ceteris paribus, akan
meningkatkan jumlah barang/jasa
yang diminta.
PERUBAHAN PERMINTAAN
Pengaruh perubahan harga ditunjukkan oleh perpindahan dari satu titik
ke titik yang lain di sepanjang suatu kurva permintaan, disebut
perubahan jumlah yang diminta.
Harga barang ybs bukanlah satu-satunya determinan permintaan.

Dalam menggambarkan suatu kurva permintaan, faktor-fakktor lain yang


mempengaruhi permintaan diasumsikan konstan
Apabila faktor-faktor tersebut berubah , maka seluruh kurva permintaan akan
bergeser. Pergeseran ini disebut perubahan permintaan.
P

15
D3
D2
D1

Q
4 10
Perubahan Jumlah Yang Diminta :
Pergerakan Sepanjang Kurva

Peningkatan harga
Harga
akan menyebabkan
berkurangnya jumlah
B yang diminta.
P1
A
P0

Quantitas
Q1 Q0
Perubahan Jumlah Yang Diminta :
Pergerakan Sepanjang Kurva

Harga
Penurunan harga
menyebabkan
meningkatnya
jumlah yang diminta.
A
P0

B
P1

Quantitas
Q0 Q1
Perubahan Permintaan

Peningkatan dalam
Harga
permintaan akan
menggeser kurva
permintaan ke kanan

A B
P0

Quantitas
Q0 Q1
Perubahan Permintaan

Berkurangnya
Harga
permintaan akan
menggeser kurva
permintaan ke kiri

B A
P0

Quantitas
Q1 Q0
Determinan Permintaan
Pasar
Beberapa faktor penting adalah :

HARGA BARANG YANG BERSANGKUTAN

PREFERENSI KONSUMEN

PENDAPATAN RATA-RATA

HARGA BARANG LAIN

BIAYA PROMOSI

Fungsi Permintaan Pasar:


Qdx = f ( Px, I, Py, A )
Fungsi Permintaan Pasar
Qdx = b0 + b1 Px + b2 I + b3 Py + b4 A

Koefisien b1, b2, and b3 menunjukkan perubahan


kuantitas brang X yang diminta disebabkan adanya
perubahan 1 unit variabel yang bersangkutan

b1 adalah koefisien harga barang X dengan


asumsi faktor-faktor lain tetap, kuantitas permintaan
barang Xberubah sebesar b1 untuk setiap 1 unit
perubahan harga. b1 selalu negatif (< 0)
Fungsi Permintaan Pasar

b2 adalah koefisien pendapatan dengan asumsi faktor-


faktor lain tetap, kuantitas permintaan berubah barang X
sebesar b2 untuk setiap 1 unit perubahan pendapatan. ,
b2 < 0 menunjukkan barang inferior, b2 > 0 untuk barang
normal.
b3 adalah koefisien harga barang lain dengan asumsi
faktor-faktor lain tetap, kuantitas permintaan barang X
berubah sebesar b3 untuk setiap 1 unit perubahan harga
barang lain. b3 > 0 menunjukkan barang substitusi, b3 < 0
menunjukkan barang komplementer
b4.
Fungsi Permintaan

Qdx = 25 2 Px + 3 I + Py
I = 105
Py = 240

290 Qdx = 580 2Px or Px = 290 0.5 Q

580 Q
A Shift in Demand
P
311
Q = 622 2 P
290

240

Q = 580 - 2 P

Q
100 142 580 622

Apabila perubahan ini disebabkan perubahan Income, berapakah


Income sekarang? Bagaimana fungsi permintaannya ?
Total and Marginal Revenue
Salah satu indikasi perusahaan yang sukses dilihat dari total
revenue yang diperoleh dari penjualan produknya

Peringkat perusahaan-perusahaan besar biasanya juga


didasarkan pada TR. Begitu pula dengan pertumbuhan
perusahaan sering dinyatakan dengan kenaikan total revenue

TR = P * Q

Marginal Revenue adalah perubahan total revenue sebagai


akibat 1-unit perubahan output
TR TR
MR = Q

Q
Total Revenue, Marginal Revenue and
Demand Curve
P

D
MR
Q
$

TR

Q
Perubahan Total Revenue dari
kenaikan harga
P TR0 = 0 P0 A X0
TR1 = 0 P1 B X1

B
P1
B A
P0

A
D
0 X
X1 X0
Elastisitas
Permintaan
Elastisitas Harga

Elastisitas harga merupakan panduan dalam penetapan


kebijakan harga untuk memaksimumkan keuntungan.
Elastisitas harga mengukur kepekaan kuantitas
permintaaan suatu barang terhadap perubahan harga
barang tersebut.
%Q
Ep =
%P

Q / Q Q P
= P / P P Q
Elastisitas harga dapat dihitung dengan menggunakan:

A. ELASTISITAS TITIK (POINT ELASTICITY) :

Qx Px
Ep * atau
Px Qx
Qx Px
Ep *
Px Qx
Ep selalu bertanda negatif karena hubungan antara P
dan Qd negatif
B. ELASTISITAS BUSUR (ARC ELASTICITY)

Qx P1x P2 x
Ep * atau
Px Q1x Q2 x
Qx P1x P2 x
Ep *
Px Q1x Q2 x

Elastisitas busur digunakan apabila perubahan harga


yang terjadi cukup signifikan
Diketahui Q = 600 3 P
a. Gambarkan Kurva Demand
tersebut
b. Fungsi TR dan MR ?
c. Hitung Ep pada harga2
berikut : 200, 180, 170, 130,
100, 80, 60, 30, 15
P Soal 2:
Hitunglah Ep pada titik-
230 A titik A, B, C, D, E, dan F

200 B
C

100 D

F
2500 5250 5750 Q
TR, MR and ELASTICITIES

P
12
Q = 300 25 P

MR D
0 150 300 Q

P = 12 0,04 Q
TR = 12 Q 0,04 Q2

MR = 12 0,08 Q
Berbagai Elastisitas Harga Titik
dari Q = 300 25 P
P Q |Ep| Keterangan

8 100 2 Elastis

7 125 1,4 Elastis

6 150 1 Elastis Uniter

5 175 0,7 Inelastis

4 200 0,5 Inelastis

3 225 0,3 Inelastis

2 250 0,2 Inelastis


Berbagai Elastisitas Harga Titik
dan TR dari Q = 300 25 P

P Q TR |Ep|

8 100 800 2

7 125 875 1.4

6 150 900 1

5 175 875 0.7

4 200 800 0,5

3 225 675 0,3

2 250 500 0,2


TR, MR and ELASTICITIES

P
12 Ep >|1|
Ep =|1|

6
Ep <|1|
MR D
0 150 300 Q
$

TR

0 150 300 Q
Elastisitas Harga dan Total Revenue
Peruba Elastis Elastis Inelastis
han Ep > |1| Uniter Ep < |1|
Harga
Harga Total Revenue Total Revenue Total Revenue
Naik Turun Tetap Naik

Harga Total Revenue Total Revenue Total Revenue


Turun Naik Tetap Turun
Price Elasticity
and
Decision Making

Informasi tentang elastisitas harga amat sangat berguna


bagi manajer dalam menetapkan harga
Jika permintaan inelastis pada harga sekarang, penurunan
harga akan menurunkan total revenue.
Menurunkan harga pada saat permintaan elastis akan
mengakibatkan naiknya total revenue.

Jika permintaan elastis uniter, perubahan harga tidak akan


merubah total revenue
(TR ) ( PQ) QP
MR P
Q Q Q

Q P
MR P 1
P Q

1
MR P 1
Ep

Sebagai contoh, jika Ep = -1 maka



1
MR P 1 0
1
P

E>1
P1

E=1
P0

E<1
P2

Q
Faktor-faktor yang mempengaruhi
Elastisitas Permintaan
1. Tersedianya produk substitusi di pasar

2. Tingkat kebutuhan konsumen terhadap produk

3. Persentase pendapatan konsumen yang dibelanjakan


untuk produk tersebut

4. Lamanya waktu penyesuaian konsumen


2. ELASTISITAS PENDAPATAN
(INCOME ELASTICITY, EI)
EI merupakan ukuran sensitivitas permintaan suatu barang
terhadap perubahan pendapatan konsumen, dengan asumsi
faktor lain yang mempengaruhi permintaan tetap.

Qx I
Elastisitas Titik : EI *
I Qx
Qx I1 I 2
Elasistitas Busur : EI *
I Q1x Q2 x

Elastisitas positif menunjukkan barang normal, negatif


berarti barang inferior.
Elastisitas Pendapatan dan Harga

Produk Elastisitas Elastisitas


Pendapatan Harga
Makanan 0,28 -0,21
Pelayanan Kesehatan 0,22 -0,20
Mobil 3,00 -1,20
1,20 -1,20
Perumahan 1,06 -0,54
Bensin 0,61 -1,14
Listrik 0,93 -1,13
Bir 0 -1,50
Mariyuana
3. ELASTISITAS SILANG (CROSS ELASTICITY)

Elastisitas permintaan silang mengukur sensitivitas perminta-


an suatu barang terhadap perubahan harga barang lain.

Qx Py
Elastisitas Titik : Ec *
Py Qx
Qx P1 y P2 y
Elasistitas Busur :
Ec *
Py Q1x Q2 x

Elastisitas silang positif menunjukkan kedua barang


bersifat substitusi, negatif berarti komplementer.
SOAL LATIHAN

Hasil estimasi fungsi permintaan barang G sebagai berikut:

QG = 290 + 2 Po + 3,6 I 2,5 PG

Di mana QG = kuantitas permintaan barang G (dalam ratusan unit), PG =


harga brg G (dalam ribuan rupiah), Po = harga rata-rata produk saingan
(dalam ribuan rupiah), I = Pendapatan rata-rata masyarakat (dalam
ratusan ribu rupiah). Pada saat survai dilakukan diketahui bahwa harga
per unit produk G Rp 200.000,- harga rata-rata produk lain Rp 200.000,-
per unit, sedangkan pendapatan masyarakat Rp 10 juta per tahun.

a. Hitunglah jumlah permintaan barang G tersebut pada kondisi


sekarang
b. Tentukan Fungsi Total Revenue dan Marginal Revenue dari produk G!
c. Gambarkan Kurva Permintaan, TR dan MR dari brg G!
d. Tahun depan perusahaan merencanakan menaikkan harga 10%.
Tepatkah kebijakan menaikkan harga tersebut? Jelaskan alasan
saudara!
e. Hitung elastisitas2 permintaannya
II. Berdasarkan hasil riset pasar terhadap produk hair dryer multiguna produksi PT.
Cindo Electronic, estimasi fungsi permintaan hair dryer merek Cndo adalah
sebagai berikut :
Qc = 231 - 1,25 Pc + 2,2 I + 1,7 Po
Di mana Qc = jumlah permintaan hair dryer merek Cindo dalam ratusan unit, Po =
harga jual rata-rata hair dryer merek lain dalam ribuan rupiah, I = pendapatan
rata-rata masyarakat di daerah pemasaran dalam ratusan ribu rupiah, dan Pc =
harga jual hair dryer merek Cindodalam ribuan rupiah. Pada saat survey
dilakukan harga jual hair dryer merek Cindo adalah Rp 370.000 per unit, harga
jual rata-rata hair dryer merek lain Rp 350.000,- dan pendapatan rata-rata
masyarakat Rp 12.000.000 pertahun.
A. Dengan kondisi di atas berapakah harga dan kuantitas yang menghasilkan TR
maksimum bagi PT Cindo Electronic?
B. Gambarkan kurva-kurva permintaan, TR dan MR untuk hair dryer produk PT.
Cindo Electronic
C. Apakah hair dryer termasuk ke dalam barang kebutuhan pokok, inferior atau
barang mewah? Jelaskan jawaban saudara!
D. Untuk meningkatkan pendapatan dari penjualan hair dryer merek Cindo
manajemen merencanakan untuk menurunkan harga jualnya. Efektifkah strategi
penurunanharga tersebut?
P
872

D
MR
545 1090
Q
237620

TR

545 1090 Q
120
E I 2,2 0,42 <1
627,5

Hair dryer adalah barang kebutuhan pokok

Untuk meningkatkan TR harga harus dinaikkan


karena Ep < 1
PENAWARAN

Penawaran adalah berbagai kuantitas dari suatu barang


yang ditawarkan oleh penjual pada berbagai kemungkinan
harga.
Hukum Penawaran : semakin tinggi harga barang semakin
banyak yang ditawarkan produsen.
Faktor-faktor penentu penawaran:
1. Harga barang tersebut
2. Harga input
3. Tujuan perusahaan
4. Tingkat Teknologi
Kurva Penawaran

P
S
50

40

30

20

10

100 150 200 300 400 500 Qs


PERUBAHAN PENAWARAN

Pengaruh perubahan harga ditunjukkan oleh perpindahan dari


satu titik ke titik yang lain di sepanjang suatu kurva penawaran,
disebut perubahan jumlah yang ditawarkan.

Harga barang ybs bukanlah satu-satunya determinan penawaran.

Dalam menggambarkan suatu kurva penawaran, faktor-fakktor lain


yang mempengaruhi penawaran diasumsikan konstan

Apabila faktor-faktor tersebut berubah , maka seluruh kurva penawaran


akan bergeser. Pergeseran ini disebut perubahan penawaran..
P S1
S0
S2

P0

P1

X
X2 X1 X0 X3
ELASTISITAS PENAWARAN

Elastisitas penawaran adalah persentase perubahan


kuantitas barang yang ditawarkan disebabkan oleh
perubahan 1 % harga barang tersebut.

% Qx
Es
%Px
Apabila Ep > 1 dikatakan penawaran elastis
Ep = 1 dikatakan penawaran elastis uniter

Ep < 1 dikatakan penawaran inelastis


P
S

g

f

e

X
P a bX
P a
b
X X
X P 1 P 1 a a
Es b 1
P X P / X X b X bX
P SM
SLR

SSR
P1
P0

X
XM XSR XLR

Effect of time of adjustment on Supply Elasticity


MARKET EQUILIBRIUM

P S

P2

Pe

P1
D

X
X2 X1 Xe X3 X4
Harga Keseimbangan
Merupakan tingkat harga di mana kuantitas barang yang
ditawarkan produsen sama dengan kuantitas yang diminta
konsumen (equilibrium)
Tingkat harga lainnya akan mengakibatkan ketidak
seimbangan (disequilibrium), timbul Excess Demand
atau Excess Supply.

P Qd Qs Ket.
50 100 500 +400(XS S)
40 150 300 +150(XS S)
30 200 200 0(Eq)
20 300 150 -150(XS D)
10 500 100 -400(XS D)
Ketidak-seimbangan Pasar
P
S
50

XS Supply
40

30

20
XS Demand D
10

100 150 200 300 400 500 Qs


Change in equilibrium prices and quantities

P S1
P S0
S
P2 S2
P2
P0 P0
D2
P1 P1
Do
D1 D

X1 X0 X2 X X1 X0 X2 X
Effects of supply and demand shifts

P S0
P S0
S1
S1
P0
P1
P0
A D1
P2 B
P1

Do D0
D1
X0 X1 X X2 X0 X1 X
CEILING PRICE

P S

Pbm

Pe

P1 Pc
D

X
X1 Xe X2
FLOOR PRICE

P S

P1 Pf

Pe

X
X1 Xe X3