Anda di halaman 1dari 49

BIMBINGAN TEKNIS TAHAP III

PEMBENTUKAN LSP P1 SMK


DIREKTORAT PEMBINAAN SMK
HIDUP INI TIDAK MUDAH MERUPAKAN PILIHAN BIJAK
KARENA MEMPUNYAI MAKNA KITA SEDANG MERINGANKAN BEBAN HIDUP
TERMASUK MENGIKUTI ATURAN KERJA
DAFTAR PERIKSA KELENGKAPAN
DOKUMEN LSP MENUJU LISENSI

SECARA MENYELURUH/
Daftar Ceklist
KHUSUS LSP P1
PBNSP 202:4.3.4
I.1. SK
KEPALA SMK TENTANG SUSUNAN PANITIA
KERJA PEMBENTUKAN LEMBAGA SERTIFI
KASI PROFESI P- 1
I.2. SURAT KEPUTUSAN KEPALA SEKOLAH
TENTANG SUSUNAN PENGURUS LSP SMK
I.8. SURAT PERNYATAAN KEPALA SEKOLAH
TENTANG KESEDIAAN PENGGUNAAN RUANG
SEBAGAI KANTOR LSP
BAGAIMANA BAPAK/ IBU
KEPSEK???...
DI SEKOLAH NANTI
UNTUK LSPP-1

ATAU

A B
PANDUAN MUTU
Tetapkan sistem dokumentasi Sistem
Manajemen Mutu LSP.
Tetapkan Komitmen Manajemen.
Tetapkan Kebijakan LSP untuk memenuhi
persyatan kelambagaan LSP, Persyaratan untuk
personil LSP, dan Proses sertifikasi kedalam
sistem dokumentasi Panduan Mutu
Tetapkan setiap pernyataan kebijakan
diidentifkasi bukti yang mampu telusur dan valid.
NO : DP 5.5
PANDUAN MUTU
LOGO JUDUL: Rev : 0
Hal : 1 dari 1
Validasi Tgl:

Halaman Judul
i Pengesahan
L S P
ii Status Revisi
iii Kata Pengantar
vi Komiiv Daftar Isi
v Distribusi Dokumen

-P1
tmen Manajemen dan Profil LSP
1. Ruang Lingkup
2. Acuan Normatif
3. Istilah Dan Definisi
SMKN 9 BANDUNG
4. Persyaratan Untuk LSP
5. Persyaratan Struktur Organisasi
6. Persyaratan Sumber Daya
DAFTAR ISI L
7. Persyaratan Rekaman Dan Informasi
ENGKAP
8. Skema Sertifikasi
9. Persyaratan Proses Sertifikasi
Dibuat oleh: 10. Persyaratan Sistem Manajemen
Diperiksa oleh: Disyahkan oleh:
Komitmen Manajemen
Visi:

Misi:

Kebijakan Mutu
Profil LSP
Pembentukan
Pemangku Kepentingan
Bentuk organisasi
Sarana dan Perangkat
Kedudukan, fungsi, tugas
dan wewenang LSP *202
1.Ruang Lingkup sertifikasi *201
Kategori LSP
Skema sertifikasi (KKNI, Okupasi
Nasional, Klaster)
Standar kompetensi
2.Identifikasi Acuan Normatif
Standar:
Standar
Pedoman
Code of Practices
Regulasi teknis:
UU
PP
PERPRES
PERMEN
PERDIRJEN
dll
3. Identifikasi istilah dan definisi

Istilah dan definisi yang terkait dengan


PBNSP
Istilah dan definisi yang terkait dengan
Regulasi teknis
Istilah dan definisi yang terkait dengan
Standar
4. Persyaratan Untuk LSP
4.1 Legalitas Lembaga
4.2 Tanggungjawab dalam Keputusan
Sertifikasi
4.3 Manajemen Ketidakberpihakan
4.4 Keuangan dan Pertanggunggugatan

5.Persyaratan Struktur Organisasi


5.1 Pengelolaan dan Struktur Organisasi
5.2 Struktur LSP Terkait Pelatihan
6.Persyaratan Sumber Daya
6.1 Persyaratan Umum Personil
6.2 Personil Yang Terlibat Kegiatan
Sertifikasi
6.3 PelimpahanTugas Pelaksanaan Sertifikasi
6.4 Sumber Daya Lain
7.Persyaratan Rekaman & Informasi
7.1 Rekaman Pemohon, Calon dan
Pemegang Sertifikat.
7.2 Informasi Publik
7.3 Kerahasiaan
7.4 Keamanan

8.Skema Sertifikasi
9.Persyaratan Proses Sertifikasi
9.1 Proses Pendaftaran
9.2 Proses Evaluasi
9.3 Proses Uji Kompetensi atau Asesmen Kompetensi
9.4 Keputusan Sertifikasi
9.5 Pembekuan dan Pencabutan Sertifikasi, Penambahan dan
Pengurangan Lingkup Sertifikasi
9.6 Proses Sertifikasi
9.7 Penggunaan Sertifikat, Logo dan Penanda (Marks)
9.8 Banding Atas Kepuusan Sertifikasi
9.9 Keluhan
10.Persyaratan Sistem Manajemen
10.1 Umum
10.2 Persyaratan Umum Sistem Manajemen
10.3 Pengedalian Dokumen
10.4 Pengendalian Rekaman
10.5 Kaji Ulang Manajemen
10.6 Audit Internal
10.7 Tindakan Perbaikan
10.8 Tindakan Pencegahan
CONTOH DRAF
PEDOMAN MUTU
BAIKLAH KITA HUJANI
DENGAN BIMTEK
DIMULAI DARI MEMBUKA HATI,
KEIKLASAN, DAN KESABARAN

UNTUK MENCHARGE/
MENGISI
pemahaman tentang
PEDOMAN MUTU
JELAS ....GAK
YAAA....

Bagaimana
BU-Ibu.. PA-
Bapak ada
yang belum
jelas?
Gak..
ad a Per
tayaa
n
Visi Pengertian
Merupakan deskripsi tentang bagaimana seharusnya rupa
(bentuk) suatu organisasi pada saat ia berhasil
melaksanakan strateginya.
Gambaran masa depan yang belum tampak
sekarang, tetapi merupakan konsepsi yang
dapat dibaca oleh setiap orang.
Masa depan yang realistis, dapat dipercaya,
dan menarik bagi organisasi Anda.
Pernyataan tujuan kemana organisasi akan
dibawa, sebuah masa depan yang lebih baik,
lebih berhasil, atau lebih diinginkan
dibanding dengan kondisi sekarang.
Cara pandang jauh kedepan kemana
organisasi harus dibawa agar dapat eksis,
antisipatif dan inovatif.
Visi Kriteria
1. Dapat dibayangkan oleh seluruh jajaran
organisasi
2. Memiliki nilai yang memang diinginkan oleh
anggota organisasi
3. Memungkinkan untuk dicapai
4. Terfokus pada permasalahan utama agar
dapat beroperasi secara efektif dan efisien
5. Berwawasan jangka panjang dan tidak
mengabaikan perkembangan jaman
6. Dapat dikomunikasikan dan dimengerti oleh
seluruh jajaran organisasi
Visi Rumusan

1. Bahasa sederhana, jelas, dan sarat makna


2. Mudah dipahami
3. Beorientasi ke masa depan
4. Bersifat menantang dan dapat dicapai
5. Ideal tetapi dapat dihayati
6. Istimewa dan cita-cita tinggi
7. Menimbulkan motivasi dan kegairahan
untuk melaksanakan
8. Kejelasan maksud dan arah
9. Merefleksikan keunikan organisasi
Misi
Sesuatu yang harus dilaksanakan oleh organisasi agar Visi
organisasi dapat terlaksana dan berhasil dengan baik.

Pernyataan Misi :
Apa yang akan kita lakukan ?
Untuk siapa kita melakukannya ?
Bagaimana kita melaksanakannya ?

Hal-hal yang perlu diperhatikan :


Produk dan pelayanan apa yang dihasilkan dan ditawarkan
Apakah produk dan pelayanan tersebut dibutuhkan pelanggan?
Sasaran pelanggan mana yang akan dilayani
Kualitas produk dan pelayanan harus mempunyai daya saing
Aspirasi pelanggan di masa depan terhadap produk dan pelayanan

Penyusunan RENSTRA SMKN9 Bandung 30


TUJUAN
Tujuan merupakan penjabaran dari misi. Satu misi dapat terdiri dari
beberapa tujuan. Menggunakan kata kerja aktif (me..kan)

Tujuan menunjukkan kondisi yang ingin dicapai dimasa mendatang.

Tujuan akan mengarahkan perumusan sasaran, kebijakan, program,


dan kegiatan

Merupakan jawaban dari prioritas atau permasalahan yang


teridentifikasi dalam kajian lingkungan internal ekternal

Menjawab kesenjangan antara tingkat pelayanan pada saat ini


dengan tingkat pelayanan yang ingin dicapai

Penyusunan RENSTRA SMKN9 Bandung 31


MARI KITA MEMBUAT
SOP
(PROSEDUR + INTERUKSI KERJA)
EEEHHH
RILEXX........
Menyusun SOP (Prosedur dan Instruksi Kerja
A. Menyusun Prosedur
1) Identifikasi prosedur dari proses bisnis utama.
2) Identifikasi prosedur yang harus dibuat dari
panduan mutu,
3) Susun prosedur yang mencakupi tujuan,
acuan normatif, langkah-langkah, keluaran
dan penanggung jawab.
4) Verifikasi kesesuaian langkah terhadap
sistem/acuan terkait.
5) Identifikasi prosedur terkait dalam langkah-
langkah (cross reference)
daftar dokumen prosedur
NO NO.KODE JUDUL
PROSEDUR
Pengembangan dan pemeliharaan skema sertifikasi

Prosedur sertifkasi

Prosedur pemeliharaan sertifikasi

Prosedur perpanjangan sertifikasi

Prosedur penundaan/pencabutan sertifikasi

Prosedur perluasan/pengurangan ruang lingkup sertifikasi

Prosedur pelaporan

Prosedur menanggapi banding dan keluhan

Prosedur audit internal

Prosedur kaji ulang manajemen

Prosedur merencanakan asesmen

Prosedur mengembangkan perangkat asesmen

Prosedur melaksanakan asesmen


Susun prosedur
Tujuan
Ruang lingkup
Penanggung jawab
Acuan
Proses Prosedur:
Langkah-langkah
Keluaran/media
Pelaksana
3) Verifikasi kesesuaian
langkah terhadap
sistem/acuan terkaitelemen standar
Kesesuaian terhadap
kompetensi
Kesesuaian dengan langkah-langkah
SOP
Kesesuian dengan sistem industri, atau
Kesesuaian dengan Kurikulum dan
silabus
B.Menyusun Instruksi kerja
1) Identifikasi instruksi kerja yang harus
dibuat dari panduan mutu atau prosedur,
2) Susun instruksi kerja yang mencakupi
perintah tahap-tahap pada setiap elemen
prosedur dan spesifikasinya serta
pelaksananya.
3) Verifikasi kesesuaian instriuksi kerja
terhadap sistem/acuan terkait.
SOP NO : DP 5.5

LOGO JUDUL: Rev : 0


Hal : 1 dari 1
Validasi Tgl:

Tujuan :
Ruang lingkup :
Penanggung jawab :
Acuan :
Proses Prosedur :
LANGKAH PROSEDUR KELUARAN PENANGGUNG
JAWAB
1. LANGKAH PROSEDUR.
Instruksi Kerja:
a.
b.

1. LANGKAH PROSEDUR
Instruksi Kerja:
a.

1. LANGKAH PROSEDUR
Instruksi Kerja:
a.

1. LANGKAH PROSEDUR
Instruksi Kerja:
a. Dibuat oleh: Diperiksa oleh: Manajemen mutu Disyahkan oleh: Manajer LSP
(PROSEDUR + INTERUKSI
KERJA)
Menyusun Formulir
1) Identifikasi formulir yang harus dibuat dari
panduan mutu, prosedur atau instruksi kerja,
2) Susun formulir yang mencakupi kegiatan-
kegiatan yang harus direkam dalam formulir serta
bila diperlukan memungkin peluang perbaikan.
3) Verifikasi kesesuaian formulir terhadap
sistem/acuan terkait.
Mari Membuat FORMULIR
Format yang digunakan :

PERHATIKAN SOP DI KOLOM KELUARAN

KELUARAN
Kesediaan melakukan asesmen /
Persetujuan asesmen
POA 01
DAT
APL 01
APL 02
MENGIKUTI
ATURAN ITU
MUDAH....???

BEGITU
JUGA...DOKUMEN
LSP
TUK
(BNSP 206)

PEDOMAN MU
TU

VERIFIKASI
PENULISAN DOKUMEN
TUK
URANG NYOBI
NGADAMEL SOP/
INTRUKSI KERJA
TUK YUUU..
Bekerja adalah sebuah kehormatan dan
kepercayaan. Tidak semua orang diberi
kepercayaan seperti kita. Saat kita bisa
menjaga kehormatan dan kepercayaan
ini, jangan heran jika kemudian Allah
berikan kehormatan dan kepercayaan
yang lebih besar lagi pada kita.
12/12/2009 PROFIL GURU RSBI, 2009. 49

Anda mungkin juga menyukai