Anda di halaman 1dari 15

KONSEP POKJAKES

(KELOMPOK KERJA KESEHATAN)

Ns, EZALINA, Skep, Mkes


Konsep Pokjakes
Pokjakes: suatu wadah u/ koordinasi
partisipasi masy di berbagai kegiatan di
bidang kesehatan serta u/ memaksimalkan
potensi pengembangan kualitas SDM di
masyarakat
Pembentukan Pokjakes dapat di tingkat
kelurahan ataupun tingkat RW
Hakekat Dibentuknya
Pokjakes
Mencapai Paradigma baru dalam
pembangunan kesehatan adalah Visi
Indonesia sehat 2010.
Tujuan pembangunan kesehatan:
meningkatkan kesadaran, kemauan, dan
kemampuan secara mandiri u/ hidup sehat
bagi setiap orang shg terwujud derajat
kesehatan yang optimal
Lanjutan
Pelaksanaan demokratissasi kehidupan
masyarakat, shg dapat menjangkau
pelaksanaan pembangunan dan yankes
dasar masyarakat shg dapat menjangkau
pelaksanaan pembangunandan yankes
dasar masyarakat. Prinsip pokjakes dari,
oleh, untuk masyarakat dlm upaya
meningkatkan kualitas SDM dan derajat
kesehatan masyarakat
Lanjutan
Pembentukan dan pelaksanaan Pokjakes
dengan menghimpun seluruh kegiatan
masyarakat agar berperan secara aktif, baik
sgi pelaksana maupun koordinator di
lingkungan masing-masing, shg cakupan
sasaran klp masy yang membutuhkan
yankes dapat mencapai hasil yang seting-
tingginya.
Lanjutan
Perlu menyertakan aspek pemberdayaan
masy secara konsisten, yang dalam
pelaksanaanya perlu memperoleh bantuan
teknis dari pemerintah, serta lintas sektoral
terkait lainnya. Penting: strategi
pendekatan UKBM (Upaya Kes
Bersumberdaya Masy)
Tujuan Pokjakes
Tujuan Umum: meningkatkan PSM u/
mencapai derajat kesehatan yang optimal
mll yan pelaksanaan pembangunan kes di
tingkat kelurahan atau RW
Tujuan khusus
Meningkatkan kesadran dan kepedulian

masy terhadap pentingnya pemeliharaan


kesadaran secara mandiri
Memfasilitasi kerjasama LP dan LS dalam

rangka penyelesaian maskes di masy


Meningkatkan kemitraan dan

pemberdayaan masy
Lanjutan
Membentuk struktur organisasi Pokjakes di
tingkat kelurahan / RW
Meningkatkan kemampuan pengetahua dan
keterampilan teknis, serta dedikasi kader
Meningkatkan PSM dan kemitraan dalam
penyelenggaraan & pembiayaan keg
Pokjakes
Memperkuat dukungan pembinaan dan
pendampingan teknis dari tenaga
profesional dan TOMA, termasuk unsur LSM
(lembaga Sosial Masya)
Pengorganisasian
1. PengorganisasianTingkat Kelurahan
Dipimpin o/ seorang pimpinan dan dibantu o/

para pelaksana pelayanan yang terdiri dari


beberapa koordinator wilayah yang yang
membawahi beberapa RW
Bentuk susunan organisasi Pokjakes ditetapkan dr

kesepakatan anggota pengelola, dan susunanya


bersifat fleksibel, tergantung kondisi setempat
Tugas & tj masing-masing jg disepakati dlm

unit/klp pengelola Pokjakes bersama masy


setempat
Unit pengelola Pokjakes mempunyai kewajiban

melaporkan keberadaanya kpd Lurah, shg Lurah


berkewajiban u/ membina.
Bagan Pengorganisasian
Pokjakes Kelurahan
Kepala Lurah

Bidang Kesejahteraan Sosial

Ketua Pokjakes

Waka Sekretaris Bendahara

Korwil 1 Korwil 2 Korwil 3


Lanjutan
2. Pengorganisasian Institusi Pembina Pokjakes
Fungsi: memfasilitasi, membina, memantau, dan
megevaluasi kegiatan Pokjakes sesuai kebutuhan.
Unsur Dinas/institusi/lembaga terkait dlm membina
Pokjakes:
Dinas/Badan/Bina Pemberdayaan Masy

Dinkes

BKKBN/PLKB (Petugas Lapangan Keluarga Berencana

BAPPEDA

TP-PKK (Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan

Keluarga)
LSM (lembaga Sosial Masyarakat ), LKMD (Lembaga

Ketahanan Masyakat)
Peran dinas/institusi/lembaga
terkait dalam membina Pokjakes
Dinas/badan/Bina Pemberdayaan Masy:
berperan dalam fungsi koordinasi
penyelenggaraan pembinaan, penggerakan
dan pengembangan msy, pengembangan
metode pendampingan masy, teknis,
advokasi, dsb.
Dinas Kesehatan:

membantu pemenuhan sarana & prasarana


yankes (pengadaan alat-alat kesehatan) serta
dukungan bimbingan tenaga teknis kesehatan
Lanjutan
BKKBN/PLKB: berperan dlm pelayanan
kontrasepsi, penyuluhan, penggerakan PSM,
etc.
BAPPEDA: berperan dlm perencanaan

umum dan evaluasi


TP-PKK: pendayagunaan kader, motivasi

masyarakat, penyuluhan dan bimbingan


teknis, dsb
LSM, dsb: berperan dlm mendukung teknis

operasional Pokjakes
Pendanaan:
Dihimpun dari semangat kebersamaan dan
digunakan secara terpadu di masy,
anggaran Pemda/kab/kota, Prop dan
pemerintahan pusat serta sumbangan
swasta dan donatur lainnya, baik domestik
maupun internasional
Agar kegiatan berkesinambungan perlu

digali potensi sumber dana masy yang saat


ini belum digunakan kususnya perhimpunan
dana secara tradisional maupun berbasis
keagamaan.
THANKYOU