Anda di halaman 1dari 26

Pendugaan Parameter

Pendugaan Parameter
Pendugaan parameter berarti melakukan
estimasi terhadap nilai dugaan/taksiran suatu
parameter tertentu, karena pada umumnya nilai
parameter suatu distribusi tidak diketahui
Contoh :
Seorang calon dalam suatu pemilihan ingin
menduga proporsi yang sebenarnya pemilih
yang akan memilihnya, dengan cara mengambil
100 orang secara acak untuk ditanyai
pendapatnya. Proporsi pemilih yang menyukai
calon tersebut dapat digunakan sebagai dugaan
bagi proporsi populasi yang sebenarnya.
Metode
Metode Pendugaa
Pendugaa n Klasik
n Metode
Paramete Pendugaa
r n Bayes
Metode Pendugaan Klasik : Pendugaan dilakukan
berdasarkan sepenuhnya pada informasi sampel yang
diambil dari populasi.
Metode Pendugaan Bayes : Pendugaan dengan
menggabungkan informasi yang terkandung dalam
sampel dengan informasi lain yang telah tersedia
sebelumnya yaitu pengetahuan subyektif mengenai
distribusi probabilitas parameter.
Dua metode pendugaan parameter:
1. Metode Klasik Estimasi sepenuhnya
berasal dari data sampel.
2. Metode Bayes Estimasi tidak
sepenuhnya berasal dari data sampel
tapi juga melibatkan informasi awal
tentang distribusi populasi
PENDUGAAN MEAN

Penduga titik bagi mean populasi adalah


X x
statistik . Bila adalah mean sampel acak
berukuran n yang diambil dari suatu populasi
dengan ragam 2 diketahui maka selang
kepercayaan
100(1-)%
bagi adalah
x z 2 x z 2
n n

CATATAN : Jika 2 tidak diketahui, tetapi sampel berukuran besar


(n30), 2 dapat diganti dengan s2.
Adapun penduga selang kepercayaan
100(1-)% bagi untuk sampel kecil
(n<30); bila
s 2 tidak diketahui
s adalah
x t ( n1, 2 ) x t ( n1, 2 )
n n
t( n1, / 2 )
dengan / 2 nilai t yang luas
adalah
daerah di sebelah kanan di bawah kurva
seluas .
Uji Hipotesis
DUA TIPE HIPOTESIS

HIPOTESIS NOL (H0) YAITU HIPOTESIS YANG


MENYATAKAN TIDAK ADANYA HUBUNGAN
ANTARA DUA VARIABEL / LEBIH ATAU TIDAK
ADANYA PERBEDAAN ANTARA DUA
KELOMPOK / LEBIH

HIPOTESIS ALTERNATIF (H1) YAITU HIPOTESIS


YANG MENYATAKAN ADANYA HUBUNGAN
ANTARA DUA VARIABEL/LEBIH ATAU ADANYA
PERBEDAAN ANTARA DUA KELOMPOK / LEBIH
Uji hipotesis rata-rata, variansi
diketahui
Hipotesis :

Uji statistika :
ilustrasi
Langkah-langkah uji hipotesis

i. Hipotesis : a. H :
0 0

H1 : 0
b. H 0 : 0
H1 : 0
c. H 0 : 0
H1 : 0

ii. Tingkat Signifikansi


H1:
SALAH SATU DARI METODE PEMBELAJARAN LEBIH
UNGGUL DARIPADA METODE PEMBELAJARAN YANG
LAIN

UJI DUA PIHAK


H0: = o
H1: o

penolakan H0 penolakan
H0

daerah penerimaan H0

iii. Hipotesis H0 diterima jika: -z1/2 < z < z1/2


H1:
METODE PEMBELAJARAN A LEBIH UNGGUL
DARI PADA METODE PEMBELAJARAN B
UJI SATU PIHAK (KANAN)
H0: = o
H1: > o
(daerah kritis)

penolakan
H0

daerah penerimaan H0

iii. Hipotesis H0 diterima jika: z z


H1:
DENGAN SISTEM INJEKSI PENGGUNAAN BAHAN
BAKAR LEBIH IRIT DARIPADA SISTEM BIASA

UJI SATU PIHAK (KIRI)


H0: = o
H1: < o

(daerah kritis)
penolakan H0

daerah penerimaan H0

iii. Hipotesis H0 diterima jika: z -z
iv. Hitungan :
X 0
Z

n
X 0
Z jika tidak diketahui
s
n
Contoh
Akan diuji bahwa rata-rata tinggi mahasiswa
PKIMIA adalah 160 cm atau berbeda dari itu.
Jika tingkat signifikansi 5% dan diambil
sampel random 100 orang mahasiswa
ternyata rata-rata 163.5 cm dengan deviasi
standar 4.8 cm. Apakah hipotesis di atas
benar?
Penyelesaian

i. Hipotesis : H 0 : 160
H1 : 160
ii. Tingkat signifikansi 0.05
iii. H0 diterima jika

H 0 ditolak jika Z Z atau Z Z


2 2

H 0 ditolak jika Z 1.96 atau Z 1.96


X 0 163.5 160
Z 7.29
iv. Hitungan 4.8 / 100
n

v. Karena
Z=7.29>1.96 maka H0 ditolak
Jadi H1 : 160

diterima dkl rata-rata TB mahasiswa PKIMIA


berbeda dari 160 cm
Soal/PR
1. Suatu perusahaan alat-alat olah raga telah mengembangkan tehnik baru dalam pembuatan
produknya, dan mengklaim bahwa daya tahan (kekuatannya) mampu menampung beban
seberat 15 kg, dengan simpangan baku 0,5 kg. JIKA DIAMBIL 50 BUAH ALAT OLAH RAGA
TERSEBUT DAN SETELAH DIUJI DIPEROLEH BAHWA u = 15 KG, SESUAI PERNYATAAN YG
DIBUAT PERUSAHAAN TERSEBUT. GUNAKAN TARAF NYATA = 0.01
2. Dalam suatu prosedur registrasi mahasiswa di suatu universitas tertentu membutuhkan waktu
rata-rata 50 menit. Dengan waktu ini dirasakan cukup lama, untuk itu telah dikembangkan
prosedur baru. Ingin diketahui apakah prosedur baru yg dicoba itu cukup efektif dan efisien
dalam soal waktu. Suatu contoh yg terdiri dari 12 mahasiswa diambil ketika melakukan registrasi
dan diperoleh rata-rata 42 menit dengan simpangan baku (s) 11,9 menit. UJI HIPOTESIS
DENGAN MENGGUNAKAN TARAF NYATA = 0.05 (gunakan pengujian satu arah
3. Pengusaha pakan menyatakan bahwa pakannya tahan simpan sekitar 800 jam. Akhir-akhir ini
timbul dugaan bahwa masa simpan pakan tersebut telah berubah. Untuk menentukan itu
dilakukan penelitian dengan jalan menguji 50 karung pakan. Ternyata rata-ratanya 792. Dari
pengalaman, diketahui bahwa simpangan baku masa simpan pakan 60 jam. Selidiki dengan
taraf nyata 0,05 apakah kualitas pakan sudah berubah atau belum
PENDUGAAN SELISIH DUA
MEAN
Bila kita mempunyai dua populasi saling bebas dengan
mean 1 dan 2 dan ragam 12 dan 22 maka penduga
titik bagi selisih antara 1 danX 2 Xdiberikan
x oleh
x statistik
1 2 1 2
. Bila dan masing-masing adalah mean
sampel acak bebas berukuran n1 dan n2 yang diambil
dari populasi dengan ragam 12 dan 22 diketahui, maka
selang kepercayaan 100(1-)% bagi 1-2 adalah

12 22 12 22
( x1 x2 ) z 1 2 ( x1 x2 ) z
n1
2
n2 n1 n2 2

dengan adalah nilai z yang luas daerah di sebelah


z / 2
kanan di bawah kurva normal standard adalah .
CATATAN : Jika 12 dan 22 tidak diketahui, tetapi /2
n1 dan n2 lebih besar dari 30, maka
12 dan 22 dapat diganti dengan s12 dan s22.
Adapun penduga selang
kepercayaan100(1-)% bagi 1-2 untuk
sampel kecil; bila 12=22 tapi nilainya tidak
diketahui
( x x ) t s adalah
1 2
1

1
(x x ) t s
p 1
1

2
1
1 2 p
2
n1 n2 2
n1 n2

dengan
( n 1derajat
) s 2 (n 1bebas
)s 2 untuk distribusi t = v
sp
2 1 1 2 2
=n1 + nn21 n22 dan
2
Selang kepercayaan 100(1-)% bagi 1-2 untuk
sampel kecil; bila 1222 tapi nilainya tidak
diketahui 2 2 2
s1 s s1 s22
( x1 x2 ) t 2 2 1 2 ( x1 x2 ) t 2
n1 n2 n1 n2

dengan derajat bebas untuk distribusi t adalah


2 2
( s1 n1 s2 n2 )
2
v
[( s12 n1 ) 2 (n1 1)] [( s22 n2 ) 2 ( n2 1)]

Bila kita mempunyai dua populasi yang tidak saling


bebas (berpasangan), selang kepercayaan 100(1-)
% bagi D=1-2 untuk pengamatan berpasangan
sd
tersebut adalah sd
d t ( n 1, 2 ) D d t ( n 1, 2 )
n n
PENDUGAAN PROPORSI
Penduga titik bagi proporsi p dalam suatu percobaan
binomial diberikan Poleh X /statistik
n , sedangkan X
menyatakan banyaknya keberhasilan dalam n
ulangan. Dengan demikian, proporsi sampel
p x / n
akan digunakan sebagai nilai dugaan titik bagi
p
parameter p tersebut. Bila adalah proporsi
keberhasilan dalam suatu sampel acak q 1 berukuran
p n,
dan , maka selang Kepercayaan 100(1-)%
bagi p untuk
p q sampel besar p q adalah
p z 2 p p z 2
n n
z / 2
dengan adalah nilai z yang luas daerah di sebelah
kanan di bawah kurva normal standard
/2
adalah .
PENDUGAAN SELISIH DUA
PROPORSI
Bila p 1 dan p 2 masing-masing adalah proporsi
keberhasilan dalam sampel acak yang berukuran q1 1 p 1
n1 dan q 2 1 n 2 serta
p2 dan , maka
penduga titik bagi selisih antara p 1 p 2 kedua proporsi
populasi p1 p2 adalah . Sedangkan
selang kepercayaan 100 (1-)% bagi p1 - p2 untuk
sampel besar adalah
p 1q1 p 2 q 2 p 1q1 p 2 q 2
( p 1 p 2 ) z 2 p1 p 2 ( p 1 p 2 ) z 2
n1 n2 n1 n2
dengan
z / 2 adalah nilai z yang luas daerah di
sebelah kanan di bawah kurva normal
/2 standard
adalah
PENDUGAAN VARIANS
Bilas 2 adalah penduga titik bagi varians
sampel acak berukuran n yang diambil dari
suatu populasi normal dengan varians 2,
maka selang kepercayaan 100(1-)% bagi 2
adalah
( n 1) s 2 ( n 1) s 2
2

2
( n 1, 2 ) (2n1,1 2)

(2n 1, / 2) 2
dengan adalah nilai dengan /2
derajad bebas v = n-1 yang luas
daerah di sebelah kanannya sebesar
PENDUGAAN RASIO DUA
VARIANS
2 2
Bila s1 dan s2 masing-masing adalah
varians sampel acak bebas berukuran n 1 dan
n2 yang diambil 12 dari
22 populasi normal dengan 12 / 22
varianss12 / s 2 2
dan , maka penduga titik bagi
rasio adalah , dan selang
kepercayaan
s12 1 100(1-)%
2
s 2 bagi 12/22 adalah
1
1
f 2 ( v2 ,v1 )
s2 f 2( v1 ,v2 ) 2
2 2
s22

f / 2(v1, v2 )
dengan adalah nilai f untuk
/ 2 derajad
bebas v1 dan v2 yang luas daerah di sebelah
kanannya sebesar .