Anda di halaman 1dari 12

GANGGUAN BELAJAR

LATAR BELAKANG
ADALAH suatu gangguan
neurologis yang mempengaruhi juga diartikan defisit anak dan remaja dalam
kemampuan untuk menerima, mencapai keterampilan membaca, menulis,
memproses, menganalisis atau berbicara, penggunaan pendengaran,
menyimpan informasi. memberikan alasan, atau matematika
Survey nasional : 8% anak-anak AS
Kecamatan Pauh Kota Padang(2013):69,6% anak
jumlah anak laki-laki dengan kesulitan belajar
jumlahnya tiga kali lebih banyak dibandingkan
anak perempuan

Masalah tidak ditangani dengan baik


kesehatan mental akan menimbulkan berbagai
dan gangguan bentuk gangguan
belajar emosional/psikiatrik

referat memberikan gambaran ringkas


mengenai gangguan belajar terutama
dalam hal gejala klinis, diagnosis serta
penanganan yang tepat
defenisi, epidemiologi, faktor yang
Rumusan berhubungan, jenis, skrining/deteksi dini,
Masalah mendiagnosisi, penatalaksanaan
gangguan belajar
Tujuan penulisan makalah ini untuk
Tujuan
Penulisan mengetahui gangguan belajar pada
anak.

Metode Penulisan Referat ini menggunakan


Penulisan metode tinjauan pustaka dengan
mengacu pada berbagai literatur.

Manfaat Manfaat penulisan referat ini untuk


Penulisan mengetahui gangguan belajar pada
anak.
TINJAUAN PUSTAKA
Definisi
Defisit anak dan remaja di dalam mencapai keterampilan membaca,
menulis, berbicara, penggunaan pendengaran, memberikan alasan,
atau matematika yang diharapkan, dibandingkan dengan anak lain
berusia sama dan dengan kapasitas intelektual yang sama.
(NJLD), gangguan/kesulitan belajar menunjuk pada sekelompok
kesulitan yang dimanifestasikan dalam bentuk kesulitan yang nyata
dalam memperoleh dan menggunakan kemampuan untuk
mendengarkan, berbicara, menulis, mengeluarkan pendapat dan
matematika. Kelainan tersebut intrinsik dari individu dan disebabkan
karena disfungsi sistem syaraf pusat. Kesulitan belajar ini dapat
menyertai kelainan lain seperti kelainan sensoris, retardasi mental,
kelainan sosial dan emosional atau pengaruh lingkungan (seperti
perbedaan budaya,atau intruksi yang salah dan faktor psikolinguistik),
tapi bukan akibat langsung dari kelainan atau pengaruh tersebut.
Epidemiologi
Di Amerika terdapat 2,4 juta (NSCH) usia 3-17 tahun pada
siswa sekolah (sekitar 5% tahun 2007 adalah 7,8 persen
dari total siswa sekolah). tahun 2011-2012 adalah 8,0
Dua-pertiga dari siswa yang persen untuk anak-anak dari
diidentifikasi dengan usia 3-17
gangguan belajar adalah laki-
laki (66%)

Pujaningsih dkk.Tahun 2002 Tarmansyah, tahun 2003


di kecamatan Berbah AKB terdapat 411 anak atau
(Anak Kesulitan Belajar) 11,28% anak berkesulitan
sebesar 36% belajar di Sekolah Dasar
18 SD di Yogyakarta, 142 se-Kecamatan Pauh Padang.
orang yang terdiri dari 109
laki-laki dan 33 perempuan.
Faktor-Faktor Penyebab Gangguan
Belajar
Faktor Internal Faktor Internal

Inteligensi, minimal brain


dysfunction, bakat,emosional,
aktivitas belajar, kebiasaan
belajar, penyesuaian sosial,
faktor keluarga
pengalaman, cita-cita, pendidikan
faktor sekolah
dengan sistem sosial dan kegiatan
belajar, keadaan fisik, gangguan
psikomotor, motivasi dalam
belajar
Jenis-Jenis Gangguan Belajar

Gangguan
Gangguan Membaca
Matematika
(Dyslexia)
(Dyscalculia)

Attention
Gangguan Ekspresi
Deficit/Hyperactive
Tertulis (Dysgraphia)
Disorder
Gangguan Membaca (Dyslexia)
anak gagal belajar membaca karena
Definisi fungsi neurologis atau pusat saraf untuk
Dyslexia membaca tidak berfungsi sebagaimana
diharapkan.

Epidemiologi Amerika Serikat: 2-8%. Anak laki-laki tiga


Dyslexia hingga empat kali lebih banyak
dibandingkan anak perempuan

Etiologi Faktor genetik atau keturunan


Dyslexia
Masalah dalam migrasi neuron/saraf
Inakurasi Ketidakteratu Kesulitan
dalam ran terhadap dalam
membaca kata memahami
apa yang
dibaca

Sering Sulit Melakukan


Gambaran
terbalik menyuaraka penambahan
Klinis dalam dalam suku
Dyslexia n fonem
mengenali kata
huruf dan
kata
Menghilangk Membalikkan Mengganti
an huruf huruf, kata, huruf atau
dalam suku atau angka angka
kata dengan arah
terbalik
Pedoman Diagnostik Dyslexia
Kemampuan membaca anak Gangguan perkembangan
harus secara bermakna lebih khas membaca biasanya
rendah tingkatannya daripada didahului oleh riwayat
kemampuan yang diharapkan gangguan perkembangan
berbicara atau berbahasa.
Hakikat yang tepat dari masalah Gangguan emosional
membaca tergantung pada taraf dan/atau perilaku yang
yang diharapkan dari menyertai biasanya timbul
kemampuan membaca, pada masa usia sekolah.
berbahasa dan tulisan.