Anda di halaman 1dari 6

FLAME FOTOMETER MERCK ANA

135
Flame fotometer adalah suatu metoda analisa
yang berdasarkan pada pengukuran besaran
emisi sinar monokromatis spesifik pada
panjang gelombang tertentu yang di pancarkan
oleh suatu logam alkali atau alkali tanah pada
saat berpijar dalam keadaan nyala.
Besaran Intensitas sinar pancaran ini, ternyata
sebanding dengan tingkat kandungan unsur
dalam larutan, sehingga metoda flame
fotometer digunakan untuk tujuan kuantitatif
dengan mengukur Intensitasnya secara relatif.
Metoda ini menggunakan foto sel sebagai
detektornya dan pada kondisi yang sama
digunakan gas propana atau elpiji sebagai
pembakarnya untuk membebaskan air
sehingga yang tersisa hanyalah kandungan
logam.
Bagian-bagian dari
Flamefotometer
Jendela pengamat
: untuk mengamati
warna nyala khas
dari unsur logam
yang diukur

Pengatur tekanan
Cerobong : keluarnya
warna api biru
menandakan
pembakaran
sempurna
Saluran bahan
bakar gas LPG

Saluran Nebulisasi
: terdapat pipa
kapiler yang
digunakan untuk
saluran sampel
Filter
penyeleksi
Ignition
cahaya (logam
(pemantik) :
yang
untuk
dianalisis) :
menyalakan api
untuk memilih
unsur logam
yang akan diukur
(Li, Na, K, Ca )

Tombol
pengatur
Intensitas = 0
FLUOROFOTOMETER
Fluorofotometer adalah suatu metode analisa yang
digunakan untuk mengetahui vitamin B2 dan sampel
harus memiliki gugus aromatik
Tiga tempat kuvet : 1) untuk blanko, 2) untuk 100% T,
3) sampel
Prisma/lensa : terdapat keterangan 56 artinya dikalikan
10 nm menjadi 560 nm
Celah antara kuvet dengan detektor : dapat dibuka
apabila ingin digunakan dan ditutup kembali jika tidak
digunakan
Larutan standar : vitamin B2, larutan
Detektor : bagian bawah tansmittan dan bagian atas
absorbansi
Multiplyer : 1-10 pembesaran
Mengatur blanko agar 0
Pengatur ON OFF alat