Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH

BIMBINGAN DAN KONSELING KARIR 1


Pendekatan Trait and Factor Career counseling
Dosen Pengampu : Noviana Diswantika, S.Pd., M.Pd.

DISUSUN OLEH :

KELOMPOK 4

JOKO SUMEDI 15110005. P


DESI MINARNI 15110017
SRI NURLELA 15110010. P
NURMALA INTAN 15110070
YOSA 15110096
META SYARESTA 15110051
Pendekatan Konseling karir Trait and Factor

Pendekatan ini memiliki latar belakang


sejarah pada bidang psikologi yang
difokuskan pada identifikasi dan
pengukuran perbedaan individu dalam
tingkah laku manusia. Teori ini merupakan
satu dari keseluruhan orientasi dalam
proses psikologi vokasional untuk
menggambarkan dan menjelaskan
pembuatan keputusan karir berdasarkan
kesesuaian individu dengan pekerjaan.
Terbentuk dari tiga asumsi atau prinsip :

Berdasarkan karakteristik khusus


psikologisnya setiap pekerja
disesuaikan setepat mungkin pada
suatu jenis pekerjaan yang khusus.
Kelompok pekerja yang berbeda
pekerjaan mempunyai karakteristik
psikologi yang berbeda.
Berbagai penyesuaian kerja
langsung dengan perjanjiannya
antara karakteristik pekerja dengan
tuntutan kerja.
1. Model
Model pendekatan konseling karir
ini, menurut Parson (1909) lebih
menekankan pada tiga hal : a)
individu; b) pekerjaan; dan c)
hubungan antar keduanya, sehingga
Parson dingggap sebagai pelopor
yang menggabungkan pengalaman-
pengalaman pada perkembangan
psikometrik dan okupasionologi yang
terbaru. Yang dibuat dalam tes
Minnesota yaitu minat, keterampilan
manual, persepsi ruang dan lainnya.
Kemudian hasilnya dimasukkan ke
dalam informasi pekerjaan yang
dipersembahkan oleh US.
Diagnosis

Landasan teori konseling karir trait and factor


adalah diagnosis differensial Williamson
(1939a, pp. 102-103) dijelaskan sebagai:
suatu proses pemikiran logis atau
mengeluarkan dari yang bersangkutpaut dan
fakta yang tidak bersangkutpaut. Rumus
konsisten mempunyai makna dan pengertian
atas konseli serta kecenderungan dengan
prognosis atau judgement untuk penyesuaian
masa depan yang dibuat oleh klien
b. Proses

Dalam proses konseling karir trait and factor


terdapat sejumlah tahapan. Menurut
Williamson (1939) ada enam tahap dalam pros
konseling karir dalam pendekatan ini yaitu :
Analisis.
Sintesis.
Diagnosis.
Prognosis.
Konseling atau treatmen
Follow-up,
c. Hasil
Jika diagnosis dalam konseling
karir trait and factor telah akurat
dan prosesnya efektif, hasilnya
pasti sesuai dengan yang
diharapkan. pemecahan masalah
konseli ini dilakukan dengan
membatasi dan -menggunakan
pendekatan tertentu. Dimana ada
keraguan di situ ada keputusan;
dimana ada ketidaknyataan di situ
ada kenyataan. Secara umum hal
ini bertujuan agar konseli mampu
membuat keputusan karir melalui
proses pembuatan keputusan dan
pemecahan masalah.
2. Metode

Metode yang digunakan dalam


konseling karir trait and factor
sebagai refleksi dari pendekatan
rasionalistik dan kognitif. Teknik-
teknik yang digunakan adalah
wawancara, prosedur
interpretasi tes dan
menggunakan informasi
pekerjaan yang selanjutnya
akan disusun untuk membantu
menyelesaikan masalah konseli
dan membantu dalam membuat
keputusan karir.
Materi
Untuk menggambarkan model
dan metode konseling ka trait and
factor dengan materi kasus yang
aktual. Seorang perwakilan
konseli dari universitas konseling
telah dipilih. Seorang pria berusia
18 tahun Mark. S melakukan tiga
wawancara setiap minggunya
dalam waktu sebelum libur natal
semester pertamanya. Seperti
yang diterapkan dalam lembaga
itu, dia dihadapkan dengan
interview untuk disposisi).
Kesimpulan
Berdasarkan penjabaran materi diatas,
Pendekatan konseling karir Trait and Factor
terbentuk dari tiga asumsi atau prinsip :
Berdasarkan karakteristik khusus psikologisnya
setiap pekerja disesuaikan setepat mungkin pada
suatu jenis pekerjaan yang khusus.
Kelompok pekerja yang berbeda pekerjaan
mempunyai karakteristik psikologi yang berbeda.
Berbagai penyesuaian kerja langsung dengan
perjanjiannya antara karakteristik pekerja
dengan tuntutan kerja.