Anda di halaman 1dari 20

GAMBARAN RADIOLOGI PPOK, BRONKITIS

KRONIS, EMFISEMA PULMONAL, BULLA,


BRONKIEKTASIS

NAMA: SITI NORHASANAH


NIM: FAA 110 027

SMF ILMU PENYAKIT DALAM-RADIOLOGI


APRIL
2016
GAMBARAN PHOTO THORAKS NORMAL
PENDAHULUAN
Menurut GOLD (Global Initiative for
Chronic Obstructive Lung Disease),
COPD/PPOK (penyakit paru obstruktif
kronik) adalah penyakit yang ditandai
oleh keterbatasan aliran udara yang tidak
sepenuhnya reversibel.

Hambatan aliran udara tersebut biasanya


bersifat progresif dan berhubungan
dengan respon inflamasi pulmonal
terhadap partikel atau gas berbahaya.
Klasifikasi
Penyakit paru obstruktif kronis terdiri dari bronkitis
kronik dan emfisema atau gabungan keduanya.

Bronkitis kronik ialah kelainan saluran napas yang


ditandai oleh batuk kronik berdahak minimal 3
bulan dalam setahun, sekurang-kurangnya dua
tahun berturut-turut, dan tidak disebabkan
penyakit lainnya.

Emfisema yakni pembesaran rongga udara pada


distal bronkiolus terminal disertai perubahan
dekstruktif dinding alveolar
Secara umum pada pemeriksaan fisik dapat ditemukan hal-hal
sebagai berikut:

Inspeksi
- Bentuk dada: barrel chest (dada seperti tong)
- Terdapat cara bernapas purse lips breathing (seperti orang meniup)
-Terlihat penggunaan dan hipertrofi (pembesaran) otot bantu nafas
- Pelebaran sela iga

Palpasi
Pada emfisema Fremitus melemah, sela iga melebar

Perkusi
Hipersonor

Auskultasi
Suara nafas vesikuler melemah atau normal
Ekspirasi memanjang
Mengi (biasanya timbul pada eksaserbasi)
Ronki
Hasil pemeriksaan radiologis dapat
berupa kelainan :
Paru hiperinflasi atau hiperlusen
Diafragma mendatar
Corakan bronkovaskuler
meningkat
Bulla
EMFISEMA PULMONAL
Emfisema adalah salah satu penyakit yang
dikenal secara kolektif sebagai penyakit paru-
paru obstruktif kronik (PPOK). Merokok adalah
penyebab utama emfisema.

Emfisema paru adalah suatu keadaan abnormal


pada paru dengan adanya kondisi berupa
melebarnya saluran udara bagian distal
bronkhiolus terminal yang disertai dengan
kerusakan dinding alveoli.
Ketika semakin buruk, emfisema berubah
menajdi kantung udara bola (spherical air
sacs) berkerumun seperti tandan buah
anggur- dan menjadi kantung tak beraturan
yang besar dengan lubang menganga di
dinding dalamnya.

Hal ini mengurangi luas permukaan paru-paru


dan pada gilirannya, mengurangi jumlah
oksigen yang mencapai aliran darah
Paru
hiperinflasi atau
hiperlusen

Diafragma
mendatar
Bentuk dada:
barrel chest

Peningkatan
rongga udara
retrosternal

Diafragma
mendatar
BRONKITIS KRONIK

Foto toraks
Penderita bronkitis
kronik
menunjukkan
tubular shadow
berupa bayangan
garis paralel keluar
dari hilus menuju
apeks paru dan
corakan paru yang
bertambah
BRONKIEKTASIS
Bronkiektasis (BE)adalah penyakit
saluran napas kronik ditandai
dengan dilatasi abnormal yang
permanen disertai rusaknya
dinding bronkus.
tampak infiltrat
pada paru
bagian basal
dengan daerah
radiolusen yang
multipel
menyerupai
sarang
lebah(honey
comb
appeareance.
Daftar pustaka
1. Rubenstein D, Waine D, Bradley
J. Kedokteran klinis. Edisi 6.
Jakarta: Erlangga; 2007.hal.273-
275.