Anda di halaman 1dari 21

DINDING PENAHAN

TANAH KANTILEVER

Kelompok 5 :
Mohammad Rizki Widagdo (13)
Nadia Rahmatillah Arief (14)
Nurfidiyah Hafiidha Safitri (15)
Pengertian Dinding Penahan

Dinding penahan tanah adalah sebuah struktur


yang didesain dan dibangun untuk menahan
tekanan lateral (horisontal) tanah ketika terdapat
perubahan dalam elevasi tanah yang melampaui
sudut at-rest dalam tanah.
Kegunaan Dinding Penahan Tanah

Aplikasi yang umum menggunakan dinding penahan tanah antara lain


sebagai berikut:
Jalan raya atau jalan kereta api yang dibangun di daerah lereng
Jalan raya atau jalan kereta api yang ditinggikan untuk mendapatkan
perbedaan elevasi.
Jalan raya atau jalan kereta api yang dibuat lebih rendah agar didapat
perbedaan elevasi
Dinding penahan tanah yang menjadi batas pinggir kanal
Dinding khusus yang disebut flood walls, yang digunakan untuk
mengurangi/ menahan banjir dari sungai.
Dinding penahan tanah yang digunakan untuk menahan tanah pengisi
dalam membentuk suatu jembatan. Tanah pengisi ini disebut approach
fill dan dinding penahan disebut abutments
Jenis-Jenis Dinding Penahan

Berdasarkan cara untuk mencapai


stabilitasnya, maka dinding penahan tanah
dapat digolongkan dalam beberapa jenis yaitu:
Dinding Gravitasi (Gravity Wall )
Dinding Penahan Kantilevert (Cantilever
Reatining Wall )
Dinding Kontrafort (Countefvort Wall)
Dinding Butters (Butters Wall)
Dinding Gravitasi (Gravity
Wall )
Dinding ini biasanya dibuat dari beton murni
(tanpa tulangan) atau dari pasangan batu
kali.

Stabilitasnya konstruksinya
diperoleh hanya dengan
mengandal-kan berat sendiri
konstruksinya.
Biasanya tinggi dinding tidak
lebih dari 4 m (empat meter).

Gambar Dinding Gravitasi


Dinding Gravitasi (Gravity Wall
)
Dinding Kantilevert
(Cantilever Wall )

Dinding ini terbuat dari beton


bertulang yang tersusun dari
suatu dinding vertical dan tapak
lantai. Masing-masing berperan
sebagai balok atau plat
kantiliever.
Stabilitas konstruksinya
diperoleh dari berat sendiri
dinding penahan dan berat
tanah diatas tumit tapak(hell).
Dinding ini lebih ekonomis untuk
ketinggian lebih dari 6-7 m
(tujuh meter).
Gambar Dinding Penahan
Kantilevert
Dinding Kantilevert (Cantilever
Wall )
Dinding Kontrafort (Countefvort
Wall)
Kontrafort berfungsi
sebagai pengikat tarik
dinding vertical dan
ditempatkan pada
bagian timbunan dengan
interval jarak tertentu.
Dinding kontrafort
akan lebih ekonomis
digunakan bila
ketinggian dinding lebih Gambar Dinding Penahan
dari 7 m (tujuh meter). Kontrafort
Dinding Kontrafort (Countefvort
Wall)
Dinding Butters (Butters
Wall)
Dinding ini hampir sama
dengan dinding kontrafort, hanya
bedanya bagian kontrafort
diletakkan di depan dinding.
Dalam hal ini, struktur
kontrafort berfungsi memikul
tegangan tekanan pada dinding ini,
bagian tumit lebih pendek dari
pada bagian kaki.
Stabilitas konstruksinya
diperoleh dari berat sendiri dinding
penahan dan berat tanah diatas
tumit tapak.
Bagian Dinding Penahan
Kantilever

Dalam membahas dinding penahan, dinding sisi vertikal


disebut stem. Bagian pondasi yang tertekan kedalam
tanah disebut Toe, sedangkan bagian yang terangkat
disebut Heel atau Tumit. Bagian-bagian tersebut
dinyatakan untuk dinding penahan kantilever. Beton
dan tulangannya disusun sedemikian rupa sehingga
dengan bagian dari material di belakang dinding berikut
berat beton digunakan untuk memberikan tahanan
momen yang diperlukan untuk menahan momen guling.
Momen tahanan ini disebut juga Righting Momen.
Bagian Dinding Penahan
Kantilever
DAFTAR PUSTAKA

http://www.academia.edu/6425216/Dinding_Penahan_Tana
h_Kantilever
http://
pustaka-ts.blogspot.co.id/2010/11/dinding-penahan-retaini
ng-wall-tekanan.html
http://
captainpiezocone.blogspot.co.id/2012/02/dinding-penahan
-tanah-dan-tekanan-tanah.html
http://
sci-geoteknik.blogspot.co.id/2013/03/retaining-wall.html
www.civildoqument.com/2014/12/dinding-penahan-tanah.
html