Anda di halaman 1dari 27

VARISELA

Disusun Oleh

Akramullah Adi Rezki Adam C111 07 014


Fakhrana Nasaruddin C111 11 177
Siti Nurbaiti Rahmadani C111 11 330
Irene Bitticaca C111 08 211

SUPERVISOR PEMBIMBING
dr. Abd.Rahman Bubakar Sp.KK, FINSDV
dr. H.A.M. Adam ,Sp.KK (K), FINSDV
dr. Widyawati Djamaluddin, Sp.KK

Dermatovenerology Department
Hasanuddin University
2016
Identitas

Nama : Nn.A

Jenis kelamin : Perempuan

Umur : 1 tahun 2 bulan

Tanggal lahir : 22 Maret 2016


Anamnesis Terpimpin
Keluhan utama
Benjolan berisi air

Anamnesis ( Heteroanamnesis)

Orang tua pasien mengeluh benjolan berisi air muncul sejak 2


hari yang lalu sebelum datang ke poli rsws.Benjolan awalnya
muncul didaerah lengan.Orang tua pasien mengaku benjolan
menyebar ke seluruh badan hingga wajah setelah pasien di
mandikan. Lalu, akhirnya orang tua pasien memberikan obat
tradisional kasumbaterate atas saran nenek pasien. Demam
(-), alergi makanan (-) ,dan alergi obat (-). Tidak ada riwayat
anggota keluarga dengan penyakit serupa.
Pemeriksaan fisis
Keadaan umum
Sakit sedang ; kesadaran: Compos Mentis ; gizi
kurang ; higiene : baik

Tanda vital : BP = 90/60 mmHg


RR = 32 x/min
HR = 120 x/min
T = 36.5C
Lokasi
Dada
Punggung
Bokong
Ekstremitas superior dan
inferior
Status Dermatologi

Lokasi : Regio ekstremitas superior


et inferior dextra et sinistra, coli,
gluteus, truncus posterior
Ukuran : Miliar
Effloresensi : Makula eritematosa,
papul, vesikel, krusta
Resume
Seorang bayi perempuan usia 1 tahun 2 bulan
masuk rumah sakit dengan keluhan vesikel
disertai makula eritem, papul, krusta
berukuran miliar pada regio ekstremitas
superior et inferior dextra et sinistra,colli,
gluteus, truncus posterior. Demam (-), mual
(-), muntah (-), buang air besar dan buang air
kecil (normal), riwayat pengobatan tradisional
(+), riwayat alergi obat (-), riwayat alergi
makanan tidak diketahui (-). Keadaan umum
pasien sakit sedang, compos mentis, gizi
Diagnosis Banding

Impetigo Bullosa
Miliaria Rubra
Pemeriksaan penunjang

Darah rutin

Test Tzanck

Pemeriksaan cairan vesikel


Terapi
Fuson Cr
Salisil talc
Acyclovir 5x400mg No.XXXV
Prognosis

Dubia ad bonam
DISKUSI
Definisi
Biasanya disebut sebagai chickenpox infeksi
disebabkan oleh Virus Varisela Zoster
Masa inkubasi 10-21 hari
Penyebaran melalui kontak langsung dengan
lesi penderita dan melalui saluran pernapasan
Dapat sembuh sendiri dan bisa menyebabkan
komplikasi
Patogenesis
Virus varisela zooster (VZV) masuk melalui
mukosa saluran pernapasan bagian atas dan
orofaring
VZV menginfeksi sel T pada tonsil, virus
menyebar melalui aliran darah dan sistem limfatik
(viremia primer)
VZV yang ada dalam sel mononuklear mulai
menghilang 24
jam sebelum terjadinya ruam kulit
Virus-virus ini bermigrasi dan bereplikasi dari
kapiler menuju ke jaringan kulit dan menyebabkan
Infeksi ini menyebabkan timbulnya fusi dari sel
epitel membentuk sel multinukleus yang ditandai
dengan adanya inklusi eosinofilik intranuklear
Pada beberapa individu, replikasi virus biasanya
menyerang dorman dalam waktu 2 minggu
setelah infeksi menyebabkan lesi yang lebih
besar
Etiologi
Chickenpox dan shingles disebabkan
oleh varicella-zoster virus (VZV) dari
keluarga herpes virus, sangat mirip
dengan herpes simplex virus
Virus ini mempunyai
amplop,berbentuk ikosahedral, dan
memiliki DNA berantai ganda yang
mengkode lebih dari 70 macam
protein
EPIDEMIOLOGi
Varisela tersebar kosmopolit, mnyerang
terutama anak-anak (90%) tetapi dapat
juga mnyerang orang dewasa (2%),
sisanya menyerang kelompok orang
tertentu
Transmisi penyakit ini secara aerogen,
masa penularannya lebih kurang 7 hari
dihitung dari timbulnya gejala kulit
Morbiditas meningkat seiring
bertambahnya usia
Diagnosis
Riwayat penyakit sebelumnya
Ada riwayat ruam pada kulit yang sering
terjadi 2-3 hari yang ditandai dengan
demam, menggigil, lemah, sakit kepala,
anoreksia, nyeri punggung berat dan pada
beberap pasien dapat terjadi batuk dan
pilek
Pemeriksaan fisik
Effloresensi
Pemeriksaan laboratorium
Effloresensi

A :lesi luasterdaspat papul eritema, vesikel (dewdrops on rose


petals), krusta, dan erosi pada sisi ekskoriasiterlihat pada anak
penderita
varisela
B: Lesi lebih luas, pustul yang lebih besar, terlihat pada pasien
wanita usia 21 tahun dengan demam
Manifestasi klinik
Varisela
Masa inkubasi : 14 hari (10-23 hari)

Gejala prodromal : demam, nyeri kepala, dan malaise

Lesi kulit : papul, eritematosa vesikel (tear drops)


pustul krusta

Sementara proses ini berlangsung, timbul lagi vesikel-vesikel


baru sehingga menimbulkan gambaran polimorf

Distribusi : lesi awal muncul pada wajah lalu menyebar ke


badan dan ekstremitas
Pemeriksaan Penunjang
Tes Tzanck

Pemeriksaan kultur

Pemeriksaan ELISA
Penatalaksanaan
Terapi Simptomatik
- Antipiretik untuk menurunkan demam
- Analgetik mengurangi rasa nyeri
- Anti pruritus untuk mengurangi rasa gatal
Obat antivirus
- Dewasa : Acyclovir 5x800mg selama 7 hari
Valacyclovir 3x1gr per hari
Famcyclovir 3x250mg per hari selama 7 hari
- Anak : Acyclovir 10-20 mg/kgBB/hari dosis terbagi 4-
5x20mg/kgBB/hari (maksimal 800mg/kali) selama 7 hari
Prognosis

Perawatan teliti dan


memperhatikan higiene
memberi prognosis yang
baik dan jaringan parut
yang timbul sangat sedikit
TERIMA KASIH