Anda di halaman 1dari 118

NTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMA

DIREKTORAT JENDERAL SUMBER DAYA


LAI BESAR WILAYAH SUNGAI CILIWUNG C
RJA BALAI BESAR WILAYAH SUNGAI CILI
luran Tarum Barat No. 58 Tlp. (021) 8196945 Fax (021) 81961
LAPORAN AKHIR

"DETAIL DESAIN REHABILITASI BENDUNG


PASAR BARU DI CISADANE KOTA
TANGERANG"
UMUM
LATAR BELAKANG
Seiring dengan semakin berkembangnya daerah perkotaan yang
ada di sekitar DAS Cisadane, baik di hulu, tengah dan hilir, maka
bangunan-bangunan irigasi saat ini juga berfungsi sebagai
pengendali banjir yang ada perlu di tinjau kembali.

Sehingga upaya pengembalian fungsi (revitalisasi) bangunan yang


sangat berpotensi dalam fungsinya sebagai irigasi dan
pengendalian banjir dapat dilaksanakan secara optimal.

Sebagai akibat semakin naiknya beban aliran yang ada, Pintu Air
Bendung Pasar Baru diprediksi sudah tidak mampu mengalirkan
kapasitas yang ada ditambah dengan tidak bisa
beroperasionalnya beberapa pintu air Bendung Pasar

Sehubungan dengan permasalahan tersebut diatas, perlu


dilakukan kajian secara mendalam dan Detail Desain tentang
kemampuan Pintu Air Bendung Pasar Baru sesuai fungsinya dalam
mengalirkan aliran yang ada saat ini serta perlu dilakukan
UMUM
MAKSUD, TUJUAN DAN SASARAN
MAKSUD
Maksud dari pekerjaan ini adalah melaksanaan Pekerjaan Detail
Desain rehabilitasi Bendung Pasar Baru DI Cisadane, Kota
Tangerang sehingga dapat berfungsi dengan baik dan sesuai
dengan kapasitasnya melalui pengumpulan data primer, sekunder,
survey dan identifikasi di lapangan, pengukuran, analisa data,
perencanaan detail desain rehabilitasi, manual OP dan spesifikasi
TUJUAN
teknis yang baik sesuai dengan perubahan fungsi saat ini.
Tujuan pekerjaan ini adalah mendapatkan detail desain rehabilitasi
Bendung Pasar Baru DI Cisadane yang tepat untuk rehabilitasi dan
mengoptimalkan fungsi bangunan pengairan dan pengendali banjir
yang disesuaikan dengan kondisi saat ini.
SASARAN
Sasaran dari pekerjaan ini terciptanya suatu perencanaan detail
desain rehabilitasi bendung pasar baru yang secara teknis dan
ekonomis dapat dipertanggung jawabkan serta dapat dilaksanakan
sesuai dengan kondisi lapangan serta usulanusulan sistem
manual OP sehingga dapat meningkatkan fungsi dan daya guna
UMUM
LINGKUP PEKERJAAN
1. Kegiatan Persiapan
a) Menyusun Rencana Mutu Kontrak (RMK)
b)Persiapan Administrasi dan Teknis
c) Survey Endahuluan
d)Pengumpulan Studi Terdahulu dan Evaluasi
e) Menyusun Laporan Pendahuluan

2. Kegiatan Survey Lapangan


a) Survey Topografi
b)Penyelidikan Kondisi Bangunan Bendung Pasar
Baru
c) Penyelidikan Geologi Teknik dan Mekanika Tanah
d)Survey Hidrometri
e) Penyelidikan Kondisi Hidromekanikal dan Elektrikal
Bendung Pasar Baru
UMUM
LINGKUP PEKERJAAN
3. Kegiatan Evaluasi Kondisi Bendung
Pasar Baru
a) Analisa hidrologi
b) Analisa Hidrolika
c) Analisa kesetabilan
d) Analisa Struktur Bangunan
e) Kesimpulan Kondisi Bendung Pasar Baru eksisting
4. Kegiatan Detail Desain Rehabilitas
Bendung
f) Desain Rehabilitasi Bendung
g) Desain Hidromekanikal dan Elektrikal
h) Penyusunan Manual OP Bendung
i) Perhitungan BOQ, Rencana Anggaran Biaya (RAB)
dan Spesifikasi Teknik
GAMBARAN UMUM LOKASI PEKERJAAN

Lokasi pekerjaan berada di


Bendung Pasar Baru jalan K.S.
Tubun, Kelurahan Koang Jaya,
Kecamatan Karawaci, Kota
Tangerang, Provinsi Banten.

Lokasi Pekerjaan
Bendung Pasar Baru
GAMBARAN UMUM BENDUNG PASAR BARU
Bendung Pasar Baru terletak di Kota Tangerang,
Provinsi Banten di bangun pada tahun 1927 oleh
Pemerintah Kolonial Belanda.
Pada awalnya Bendung Pasar Baru befungsi untuk
mengairi areal sawah irigasi :
1. Saluran Induk Cisadane Barat (9.186 Ha)
2. Saluran Induk Cisadane Barat Laut (11.052 Ha)
3. Saluran Induk Cisadane Utara (2.203 Ha)
4. Saluran Induk Cisadane Timur (0 Ha)
5. Saluran Induk Tanah Tinggi (0 Ha)
.Pada Saat ini fungsi bendung Pasar Baru berkembang
untuk memenuhi beberapa kebutuhan akan air :
1. Kebutuhan Air Irigasi (22.441 Ha)
2. Kebutuhan Air untuk PDAM (4.512 m3/dt)
3. Kebutuhan Air untuk Industri (7.407 m3/dt)
GAMBARAN UMUM BENDUNG PASAR BARU

Bendung :
Panjang 125 m
10 pintu gerak
Lebar pintu 10 m
Pintu Bawah h = 5 m
Pintu Atas h = 3 m
Berat pintu 25 ton
Bendung
Areal 22441 Ha
Pasar Baru
GAMBARAN UMUM BENDUNG PASAR BARU
Intake Kanan
3 buah pintu
SI Cisadane Utara,
Timur dan Tanah
Tinggi
Areal 2203 Ha

Bendung
Pasar Baru

Intake
Kanan
GAMBARAN UMUM BENDUNG PASAR BARU
Intake Kiri
4 buah pintu
SI Cisadane Barat,
9186 Ha.
SI Cisadane Barat-
Laut, 11052 Ha.

Bendung
Pasar Baru

Intake
Kanan
Intake
Kiri
GAMBARAN UMUM BENDUNG PASAR BARU
Sistem Struktur
Secara umum sistem struktur bendung pasar baru
dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu :
1. Bagian Struktur Atas
Bagian struktur bawah terdiri pilar-pilar pintu, lantai
bendung, lantai muka, abutmen kiri dan kanan yang
diperkirakan berupa pasangan batu.
2. Bagian Struktur Bawah
Struktur bagian atas merupakan struktur untuk
hoisting dari pintu dan tempat motor serta
mekanikal pengangkat pintu. Sturktur ini berupa
portal yang terbuat dari beton bertulang. Satu portal
ini dibuat untuk dua pintu, jadi pada bendung ini
terdapat lima buah portal hoisting pengangkat
pintu. Portal-portal ini berdiri diatas pier-pier pintu
dan
5/16/17
abutmen kiri dan kanan. Selain portal hoisting
GAMBARAN UMUM BENDUNG PASAR BARU
Tower Tangga Tower Tangga

Ruang Motor & Mekanikal

Portal Hoisting
Pintu

Struktur Atas

Struktur Bawah

Pilar Pintu

Abutmen Kiri Abutmen Kiri


5/16/17
GAMBARAN UMUM BENDUNG PASAR BARU
SISTEM STRUTUR

Tiang Portal
Pondasi
Portal

Balok
pengikat*
SKETSA BENDUNG
SKETSA BENDUNG
SKETSA BENDUNG
IDENTIFIKASI MASALAH
1. Kondisi Pintu

Nomor Pintu
Kondisi Bagian
No.
Pintu pintu
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
a Y Y Y Y Y Y T T Y Y
1 Pengoperasian
b Y Y Y Y Y Y Y T Y Y
2 Kebocoran Y Y T T T T T T T T
2. Kondisi Mesin Pengerak Pintu
Nomor Mesin
No. Kondisi Mesin
1 2 3 4 5
1 Suara Bising (Kopling Aus) Y T Y Y Y
2 Mengeluarkan Asap T Y T T T
3 Kebocoran Oli Y Y Y Y Y
4 Sistem Rem Aus Y Y Y Y Y
5 Panas Y Y T T T

Ket : Y = Ya ; T = Tidak

Pintu No. 8 sudah tidak dapat dioperasikan karena posisi pintu


sudah miring dan beresiko untuk di buka.
IDENTIFIKASI MASALAH
a. Bendung Pasar Baru di bangun tahun 1927 dan difungsikan
pada tahun 1930, umur bendung sudah cukup lama, perlu
penggantian pintu.
b. Sedimentasi hulu bendung sangat mengganggu
pengoperasian pintu pintu.
c. Sayap hilir kiri, mengalami kerusakan
d. Secara detail mengenai kondisi Hidromekanikal dan
elektrikal adalah sebagai berikut :
1. Beberapa pintu tidak bisa dioperasikan karena kerusakan
struktur yaitu pintu 7, 8, 9,10 dan 1
2. Pintu no 1 dan 2 bocor karena seal-seal nya aus
3. Semua mesin penggerak pintu mengalami masalah
kebocoran olie
4. Semua mesin penggerak pintu sudah mengalami
keausan pada kopling sehingga menimbulkan noise yang
tinggi.
5. Semua mesin penggerak pintu sudah mengalami
keausan pada system rem
SURVEY INVESTIGASI LAPANGAN
Matrik Metodologi Penyelidikan Kondisi Eksisting
Bendung Pasar Baru
SURVEY TOPOGRAFI
GEOLOGI TEKNIK DAN MEKANIKA TANAH

BI-10 BI-11

BI-1 BI-3
BI-8 BI-9

BI-5 BI-6 BI-7


BI-2 BI-4

Kedalaman total pemboran = 250 m (275 m)


GEOLOGI TEKNIK DAN MEKANIKA TANAH
GEOLOGI TEKNIK DAN MEKANIKA TANAH
GEOLOGI TEKNIK DAN MEKANIKA TANAH
Potongan Melintang BI.7 BI.9 BI.11
GEOLOGI TEKNIK DAN MEKANIKA TANAH
Potongan Melintang BI.5 BI.8 BI.10
GEOLOGI TEKNIK DAN MEKANIKA TANAH
GEOLOGI TEKNIK DAN MEKANIKA TANAH

Beberapa Kesimpulan hasil penyelidikan Geologi Teknik dan


Mekanika Tanah adalah sebagai berikut :
1. Lokasi studi penyelidikan termasuk morfologi pedataran
dengan pembagian morfologi berupa tebing sungai dan
bantaran sungai serta meander.
2. Stratigrafi permukaan dan bawah permukaan sekitar lokasi
bendung Pasar Baru dan sekitarnya terdiri dari :
. Lantai Beton, keras, masive, fresh. Tebal = 1,5 meter.
. Lempung (Clay). Tebal = 11 14 meter.
. Lempung pasiran (Sandy clay). Tebal = 6 meter.
. Lempung abu-abu. Tebal = 5 14 meter.
3. Koefisien rembesan berorder 10-4 cm/detik sampai 10-5
cm/detik, termasuk lapisan sedikit lulus air.
ULTRASONIC PULSE VELOCITY DAN HAMMER TEST

Lokasi penyelidikan
dengan UPV dan 10 11 12 13 15 16
Hammer Test
adalah sebagai
berikut : 3 6 9

2 5 8
Di Kolom
Di Balok Portal
1 4 7
Di Balok Pengikat
17 18 19 20 21 22
ULTRASONIC PULSE VELOCITY

UPV (Ultrasonic Pulse Velocity)

Direct Transmission Semi-direct Transmission Indirect Transmission


ULTRASONIC PULSE VELOCITY
Resume Hasil Pengujian Ultrasonic Pulse Velocity
(UPV)
ULTRASONIC PULSE VELOCITY
Resume Hasil Pengujian Ultrasonic Pulse Velocity
(UPV)

Dari ringkasan hasil pengukuran Ultrasonic Pulse Velocity diatas,


maka dapat disimpulkan bahwa struktur/ bagian bangunan memiliki
nilai rata-rata kuat tekan sebagai berikut :
pilar pada pintu-pintu bendung dengan kuat tekan rata-rata 238.30
kg/cm2),
lantai pada pintu bendung pada sisi hulu, tengah dan hilir dengan
kuat tekan rata-rata 137.99 kg/cm2),
bagian atas / lantai atas dengan kuat tekan rata-rata 188.65
kg/cm2).
HAMMER TEST

Pengujian hammer sudut 0


pada struktur kolom

Grafik hammer
HAMMER TEST
HAMMER TEST
Resume Hasil Pengujian Hammer Test
HAMMER TEST
Resume Hasil Pengujian Hammer Test
HAMMER TEST
Resume Hasil Pengujian Hammer Test

Dari resume/ rinkasan data diatas didapat simpulan bahwa nilai mutu
beton karaketeristik 6bk sebagai berikut :
pilar pada pintu-pintu bendung dengan rentang nilai mutu beton
karakteristik 225 kg/cm2 sampai dengan 250 kg/cm2 (225< 6bk
<250 kg/cm2),
lantai pada pintu bendung pada sisi hulu, tengah dan hilir didapat
nilai mutu beton karakteristik dengan rentang 125 kg/cm2 sampai
dengan 175 kg/cm2 (125< 6bk <175 kg/cm2),
bagian atas / lantai atas didapat dengan rentang nilai mutu beton
karakteristik 125 kg/cm2 sampai dengan 150 kg/cm2 (125< 6bk
<150 kg/cm2).
BETON SCANNER

Lokasi penyelidikan
dengan Beton
Scanner adalah
sebagai berikut :

Di Kolom
Di Balok Portal
Di Balok Pengikat
BETON SCANNER
Studi Structure Scanner

Peralatan structure scanner yang terdiri


dari Control Unit dan Antena 2600 MHz.

Posisi Lintasan A-A, Lintasan B-B dan


Lintasan C-C

Kegiatan pengukuran Structure Scanner pada lantai


BETON SCANNER
Studi Structure Scanner

Posisi Lintasan V1-V1 sampai Lintasan V20 V20 (a)


dan Posisi Lintasan V21-V21 sampai Lintasan V40 V40
BETON SCANNER
Studi Structure Scanner
Data yang diperoleh saat pengukuran Structure Scanner sudah dapat
memperlihatkan secara kasar gambaran bawah permukaan di bawah
lintasan yang dilalui antena Structure Scanner secara real time.
Hasil analisa dari interpretasi data Structure Scanner pada pekerjaan
ini dititik beratkan pada interpretasi anomali di dalam dinding berupa
retakan. Pada Lokasi 1 yang merupakan Bangunan bagian bawah
(Lantai) tidak menunjukkan adanya anomali yang mengindikasikan
adanya retakan, hasil survey hanya menunjukan pola dan posisi
tulangan struktur bangunan. Pada lokasi 1 tidak menunjukkan adanya
anomali
Pada Lokasiyang2 mengindikasikan
yang merupakanadanya retakan
Bangunan dibawah
bagian tulangan.
tengah / pilar selain
pola dan posisi tulangan, terdapat juga anomali yang mengindikasikan
ketidak kompakan material dibeberapa titik pilar, Seperti pada lintasan
V2-V2 pada jarak 0,2 m 0,6m dengan kedalaman 0,06m, lintasan V4-
V4 pada jarak 0.0 0.5m dengan kedalaman 0,03m, lintasan V11-V11
pada jarak 0,3 m 0,5m pada kedalaman 0.02m, lintasan V15-V15
pada jarak 0.0 0.6m pada kedalaman 0.03m, lintasan V17-V17 pada
jarak 0,1 m 0,4m pada kedalaman 0.02m, lintasan V29-V29 pada
jarak 0.1 0.2m pada kedalaman 0.04m. pada umumnya anomali ini
terdapat pada bagian sisi bawah pilar. Untuk kedalaman dibawah 0.1m
tidak menunjukkan adanya anomali yang mengindikasikan adanya
BETON SCANNER
Studi Structure Scanner
BETON SCANNER
Studi Structure Scanner
BETON SCANNER
Studi Structure Scanner
PERTEMUAN KONSULTASI MASYARAKAT
Pertemuan Konsultasi Masyarakat dilaksanakan pada hari Jumat tanggal
29 Juli 2016, bertempat di Aula PPK Irigasi BBWSCC jalan K.S. Tubun No
38 Kota Tangerang. Beberapa masukan yang bisa dicatat adalah sebagai
berikut :
a. Bendung Pasar Baru di bangun tahun 1927 dan difungsikan pada
tahun 1930, umur bendung sudah cukup lama, perlu penggantian
pintu pintu ke sepuluh pintu bendung tersebut karena kondisinya
sudah menghawatirkan.
b. Kondisi mesin penggerak pintu (5 buah) yang kondisinya cukup
memprihatinkan, untuk itu kami menyarankan untuk penggantian
mesin penggerak pintu dengan yang baru.
c. Sedimentasi hulu bending sangat mengganggu pengoperasian pintu
pintu.
d. Rangka rangka pintu sudah menghawatirkan, daun pintu dan
rangkanya banyak yang keropos
e. Stop Log bagian depab sudah pada keropos, sedangkan stop log
bagian hilir tidak berfungsi
f. Perlu ditambahkan pengadaan Genset.
g. Petugas belum bisa melaksanakan pengoperasian pintu sesuai dengan
SOP dikarenakan kendala kondisi pintu
h. Bendung Pasar Baru ini sebagai ikon Kota Tangerang, kami
mengharapkan bendung Pasar Baru ditata ulang/dubuatkan landscap
SURVEY SOSIAL DAN PKM
Kegiatan PKM
ANALISIS HIDROLOGI
ANALISIS BANJIR RENCANA
Debit Banjir Rencana S. Cisadane di Bendung Pasar
Baru (m3/dt)

Uji Chi-Square

Uji Smirnov -Kolmogrov


ANALISIS HUJAN RENCANA
Analisis Hujan Wilayah
ANALISIS HUJAN RENCANA
ANALISIS HUJAN RENCANA
ANALISIS BANJIR RENCANA
ANALISIS DEBIT ANDALAN
ANALISIS KEBUTUHAN AIR IRIGASI
ANALISIS KEBUTUHAN AIR IRIGASI
ANALISIS KEBUTUHAN AIR IRIGASI
ANALISIS HIDOLIKA
alisis Tinggi Muka air di Hulu dan hilir Bendung
ANALISIS HIDOLIKA
alisis Tinggi Muka air di Hulu dan hilir Bendung
ANALISIS HIDOLIKA
alisis Tinggi Muka air di Hulu dan hilir Bendung

Q total W.S Elev


100 5.02
250 5.69
500 6.5
1000 7.73
1250 8.24
2750 10.7
2220.53 9.92
3000 11.05

Q total W.S Elev


100 5.69
250 6.25
500 6.98
1000 8.33
1250 9
2750 12.55
2220.53 11.43
3000 13.04
ANALISIS HIDOLIKA
Evaluasi Panjang Peredam Energi
bagian pengontrol

H1 yc
H
ambang
>2 ujung
Hu
Z sudut 1
runcing
yu H2 n y2
bidang persamaan

panjang kemiringan Lj
potongan U

Lj = 5 (n + y2)
bulat r ~ 0.5H1
di mana:
alternatif peralihan
Lj = panjang kolam, m
1
Z
n = tinggi ambang
1 ujung, m
y2 = kedalaman air di atas ambang, m.
ANALISIS HIDOLIKA
ANALISIS HIDOLIKA
Evaluasi Panjang Peredam Energi
ANALISIS STABILITAS
sis Stabilitas Rembesan (Lans) Kondisi Air Normal

C = 2 (Medium Clay)

Angka rembesan (Cw)




ANALISIS STABILITAS
sis Stabilitas Rembesan (Lans) Kondisi Air Banjir

C = 2 (Medium Clay)

Angka rembesan (Cw)




ANALISIS STABILITAS

Besarnya bocoran di Hilir BD Pasa Baru :

ANALISIS STABILITAS

Besarnya bocoran di Hilir BD Pasa Baru :



ANALISIS STABILITAS
Stabilitas Guling & Geser (gaya yang bekerja pada bending)

ndiri
ANALISIS STABILITAS
Stabilitas Guling & Geser (gaya yang bekerja pada bendung)

drostatis

Tekanan Tanah
ANALISIS STABILITAS
Stabilitas Guling & Geser (gaya yang bekerja pada bendung)
ANALISIS STABILITAS
alisis Stabilitas Guling & Geser

Kondisi Muka Air Normal


ANALISIS STABILITAS
alisis Stabilitas Guling & Geser

Kondisi Muka Air Banjir


ANALISIS STABILITAS
alisis Stabilitas Guling & Geser

Kondisi Muka Air Normal + Gempa


ANALISIS STABILITAS
alisis Stabilitas Guling & Geser

Kondisi Muka Air Banjir + Gempa


ANALISIS STABILITAS
alisis Stabilitas Guling & Geser

Resume :
ANALISIS STRUKTUR
isis struktur dilakukan dengan bantuan Program SAP2000 V18.

Sistem Struktur Atas


Seluruh struktur atas menggunakan struktur beton bertulang pada elemen balok, kolom dan
pelat lantai.
ANALISIS STRUKTUR
isis struktur dilakukan dengan bantuan Program SAP2000 V18.

Sistem Struktur Atas


Seluruh struktur atas menggunakan struktur beton bertulang pada elemen balok, kolom dan
pelat lantai.

Bahan (Material)
Beton :
Beton yang digunakan adalah dengan kualitas K-225 (kuat tekan fc =
18.5 Mpa) diperuntukan untuk struktur balok, kolom, dan slab.

Tulangan Baja :
Menggunakan jenis tulangan baja dengan diameter < 13 mm
menggunakan BJTP 24 (polos) dan untuk tulangan dengan diameter
>13 mm menggunakan BJTD 40 (ulir).

Beban
Beban Mati :
Beton : 2400 kg/m
Baja : 7850 kg/m
Dinding Bata : 250 kg/m
Finishing : 80 kg/m
ANALISIS STRUKTUR
isis struktur dilakukan dengan bantuan Program SAP2000 V18.
ANALISIS STRUKTUR
isis struktur dilakukan dengan bantuan Program SAP2000 V18.

Sistem Struktur Atas


Seluruh struktur atas menggunakan struktur beton bertulang pada elemen balok, kolom dan
pelat lantai.
ANALISIS STRUKTUR
isis struktur dilakukan dengan bantuan Program SAP2000 V18.

Sistem Struktur Atas


Seluruh struktur atas menggunakan struktur beton bertulang pada elemen balok, kolom dan
pelat lantai.

Bahan (Material)
Beton :
Beton yang digunakan adalah dengan kualitas K-225 (kuat tekan fc =
18.5 Mpa) diperuntukan untuk struktur balok, kolom, dan slab.

Tulangan Baja :
Menggunakan jenis tulangan baja dengan diameter < 13 mm
menggunakan BJTP 24 (polos) dan untuk tulangan dengan diameter
>13 mm menggunakan BJTD 40 (ulir).

Beban
Beban Mati :
Beton : 2400 kg/m
Baja : 7850 kg/m
Dinding Bata : 250 kg/m
Finishing : 80 kg/m
ANALISIS STRUKTUR
isis struktur dilakukan dengan bantuan Program SAP2000 V18.
ANALISIS STRUKTUR
isis struktur dilakukan dengan bantuan Program SAP2000 V18.
ANALISIS STRUKTUR
isis struktur dilakukan dengan bantuan Program SAP2000 V18.
ANALISIS STRUKTUR
isis struktur dilakukan dengan bantuan Program SAP2000 V18.

Model Struktur Open Frame


ANALISIS STRUKTUR
isis struktur dilakukan dengan bantuan Program SAP2000 V18.
ANALISIS STRUKTUR
isis struktur dilakukan dengan bantuan Program SAP2000 V18.
Diagram Gaya momen Lentur (M33)

Diagram Gaya Momen Lentur (M22)


ANALISIS STRUKTUR
isis struktur dilakukan dengan bantuan Program SAP2000 V18.
Diagram Gaya Geser (V2)

Diagram Gaya Geser (V3)


ANALISIS STRUKTUR
isis struktur dilakukan dengan bantuan Program SAP2000 V18.
Diagram Gaya Axial

Reaksi di Perletakan
ANALISIS STRUKTUR
isis struktur dilakukan dengan bantuan Program SAP2000 V18.

Reaksi Perletakan :
ANALISIS STRUKTUR
Analisis Penulangan Kolom Portal
m Interaksi kolom Portal degan ukuran 800 x 375 cm menggunakan tulangan 106
ANALISIS DAYA DUKUNG TANAH
alisis daya dukung tanah dibawah pondasi Portal.
ANALISIS DAYA DUKUNG TANAH
alisis daya dukung tanah dibawah pondasi Portal.

L Pilar = 15.47 m

P = 1924.3 ton
P = 1924.3 ton
P = 1924.3 ton
Tegangan yang terjadi di bawah Pondas

B = 25 m
NORMALISASI SUNGAI DEPAN BENDUNG
NORMALISASI SUNGAI DEPAN BENDUNG
NORMALISASI SUNGAI DEPAN BENDUNG
HIDROMEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL
Kegiatan Hidromekanikal dan elektrikal yang
direkomendasikan untuk dilakukan adalah sebagai berikut :
1. Rehabilitasi pintu bendung no 1 sampai 10 yang terdiri
dari :
a. Penggantian set pintu lengkap
b. Perbaikan dan penggantian guide frame
2. Overhaul mesin penggerak pintu yang terdiri dari :
a. Penggantian motor listrik
b. Penambahan softstart
c. Penggantian kopling dan rem
d. Overhaul seal-seal olie
3. Pengadaan stop log yng terdiri dari 2 set stop log
(masing-masing 6 buah)
4. Penambahan peralatan pendukung:
e. Genset 100 KVA
f. Trafo
g. Level indikator dan alarm
HIDROMEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL
HIDROMEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL
HIDROMEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL
HIDROMEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL
HIDROMEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL

DETAIL DESAIN PINTU


HIDROMEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL

DETAIL DESAIN PINTU


HIDROMEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL

DETAIL DESAIN PINTU


HIDROMEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL

DETAIL DESAIN PINTU ATAS


HIDROMEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL

DETAIL DESAIN PINTU BAWAH


HIDROMEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL

DETAIL RODA PINTU ATAS


HIDROMEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL

DETAIL RODA PINTU ATAS


HIDROMEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL

DETAIL RODA PINTU BAWAH


HIDROMEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL

DETAIL RODA PINTU BAWAH


HIDROMEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL

5/16/17
HIDROMEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL

DETAIL RODA PENGANTAR PINTU ATAS


5/16/17
HIDROMEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL

5/16/17 SKEMA INSTALASI MOTOR LISTRIK


HIDROMEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL

Spesifikasi Teknis Pintu Atas


Jenis : Cremona
Panjang : 10 m
Tinggi : 2.2 m
Material : baja SS40 dengan ketebalan 3 cm
Pintu diperkuat dengan rangka dengan ketebalan
rangka 70 cm

Spesifikasi Teknis Pintu bawah


Jenis : Cremona
Panjang : 10 m
Tinggi : 4.8 m
Material : baja SS40 dengan ketebalan 3 cm
Pintu
5/16/17
diperkuat dengan rangka dengan ketebalan
rangka 70 cm
HIDROMEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL

Spesifikasi Motor Listrik


Jenis motor : Motor Induksi 3 Phasa
Daya : 9 kW
Putaran : 950 rpm
Tegangan : 380 V
Frekuensi : 50 HZ
Cos phi : 0.85
Start : Star/Delta
Motor perlu dilengkapi dengan panel yang
memungkinkan arah putaran berubah dari CW ke
CCW.

5/16/17
OPERASI PINTU

S. PENGURAS
S. PENGURAS

INTAKE TIMUR
S.C.UTARA

CISADANE KANTONG
BARAT LMP.BARAT KANTONG LMP.TIMUR
S.C.TIMUR
INTAKE BARAT

Keterangan :
Siaga I : +12 Q = 2.750 m3/det
Siaga II : +11 Q = 1.750 m3/det
Siaga III : + 9 Q = 500 m3/det
Debit Min = 5 m3/det
Debit Max = 2.750 m3/det
T = Tutup
B = Buka
O = Operasikan Sesuai Kebutuhan
A = Pintu Atas
B = Pintu Bawah
5/16/17
OPERASI PINTU

5/16/17
OPERASI PINTU
Debit Limpasan Pintu Atas (m3/dt)

Keterangan :
Q = 2/3 Cd (B 0.1 n H) (2g) H3/2
Cd = Koefisien Debit
B = Lebar Pintu (m)
H = Tinggi Air (m)
g = Percepatan gravitasi (m/dt2)
5/16/17
OPERASI PINTU
Debit Bukaan Pintu Bawah (m3/dt)

Keterangan :
Q = B d (2 g z)
= Koefisien prngaliran melalui pintu bawah (0.62)
B = Lebar Pintu (m)
d = Tinggi bukaan pintu (m)
z = Beda tinggi Muka air hulu dan hilir (m)
5/16/17
g = Percepatan gravitasi (m/dt2)
VOLUME PEKERJAAN DAN RAB

5/16/17
TERIMA KASIH