Anda di halaman 1dari 25

ISO 14000 SERI

MK PENGELOLAAN
LINGKUNGAN HIDUP (2
SKS)
SEMESTER V
S1 KESEHATAN
MASYARAKAT

2014
ISO 14000
KTT Bumi di Rio de Janeiro telah menjadi
kekuatan terhadap kepedulian lingkungan,
menjadikan manajemen lingkungan sebagai
kewajiban Pemerintah seluruh dunia.
Kesepakatan tersebut telah memaksa para
developer dan environmentalis yang saling
bertentangan selama puluhan tahun, untuk
memasuki platform nada yang sama,
Yaitu pembangunan berkelanjutan
(sustainable development)
Organisasi Internasional untuk
Standardisasi (bahasa Inggris:
International Organization for
Standardization (ISO atau Iso)) adalah
badan penetap standar internasional yang
terdiri dari wakil-wakil dari badan standar
nasional setiap negara. Pada awalnya,
singkatan dari nama lembaga tersebut
adalah IOS, bukan ISO. Tetapi sekarang
lebih sering memakai singkatan ISO,
karena dalam bahasa Yunani isos berarti
sama (equal). Penggunaan ini dapat dilihat
pada kata isometrik atau isonomi.
Didirikan pada 23 Februari 1947, ISO
menetapkan standar-standar industrial dan
komersial dunia.
ISO, yang merupakan lembaga nirlaba
internasional, pada awalnya dibentuk untuk
membuat dan memperkenalkan standardisasi
internasional untuk apa saja.
Standar yang sudah dikenal antara lain standar
jenis film fotografi (ASA), ukuran kartu telepon,
kartu ATM Bank, ukuran dan ketebalan kertas
dan lainnya. Dalam menetapkan suatu standar
tersebut mereka mengundang wakil anggotanya
dari 130 negara untuk duduk dalam Komite
Teknis (TC), Sub Komite (SC) dan Kelompok
Kerja (WG).
Meski ISO adalah organisasi non pemerintah,
kemampuannya untuk menetapkan standar
yang sering menjadi hukum melalui persetujuan
atau standar nasional membuatnya lebih
berpengaruh daripada kebanyakan organisasi
non-pemerintah lainnya, dan dalam prakteknya
ISO menjadi konsorsium dengan hubungan
yang kuat dengan pihak-pihak pemerintah.
Peserta ISO termasuk suatu badan standar
nasional dari setiap negara dan perusahaan-
perusahaan besar.
ISO 9000 SERI DAN
ISO 14000 SERI
ISO 9000, bertumpu pada standarisasi kualitas
produk. Produk berISO 9000 dapat diartikan
bahwa produk itu dimanapun tempat konsumen
beli mempunyai kualitas yang sama.
ISO 14000, Industri yang memproduksi produk
(berISO 9000) telah memenuhi pula mulai dari
pemrosesan hingga kemasan dan
pengirimannya telah bersertifikat RAMAH
LINGKUNGAN
Jenis kegiatan yang diaudit pada
ISO 9000 seri
No. Jenis 9001 9002 9003
1. Tanggung jawab menejemen v v v
2. Sistem kualitas v v v
3. Design control v - -
4. Pengaturan dokumen v v v
5. Purchasing v v -
6. Suplai produk v v -
7. Pengendalian proses v v v
8. Inspeksi & Pengujian (I&P) v v v
9. Peralatan I & P v v v
10. Handling (simpan-kirim) v v v
11. Audit mutu internal v v -
12. Pelayanan v v -
ISO 14000

Semua sistem manajemen lingkungan


yang dapat memberikan jaminan (bukti)
kepada produsen dan konsumen, bahwa
dengan menerapkan sistem tersebut
produk yang dihasilkan (dikonsumsi),
limbah, dan layanannya sudah melalui
suatu proses yang memperhatikan
kaidah pengelolaan lingkungan
Pengertian ISO 14000 seri
Standar internasional tentang manajemen lingkungan
dan keamanan operasional yang dikembangkan oleh
International Organization for Standardization (ISO)
Seri ISO-14000 meliputi
- ISO 14001 : Sistem Manajemen Lingkungan
(SML/EMS)
- ISO 14010 14015 : Audit Lingkungan
- ISO 14020 14024 : Label Lingkungan
- ISO 14031 : Evaluasi Kinerja Lingkungan
- ISO 14040 14044 : Analisa berkelanjutan
- ISO 14060 : Aspek Lingkungan dari produk
ISO 14001
(Sistem Manajemen
Lingkungan)
Sistem yang mengorganisir kebijakan
lingkungan, perencanaan,
implementasi, tinjauan manajemen
perusahaan dalam melaksanakan
kegiatan pengelolaan lingkungan
yang bersifat terus menerus atau
berkesinambungan
ISO 14010 14015
Audit Lingkungan
Alat manajemen untuk menguji
efektivitas perusahaan dalam
melaksanakan kegiatan pengelolaan
lingkungan dengan menggunakan
kriteria audit yang disepakati,
didokumentasikan, dan hasilnya
dikomunikasikan kepada klien
Keuntungan Sertifikasi ISO
14000
Perlindungan Lingkungan
- minimalisasi limbah
Industri yang bersertifikat telah berkomitmen
memakai bahan yang tidak polutif
- optimalisasi penggunaan sumber alam
Ramah Lingkungan Sumber alam yang dipakai
berkelanjutan. Misalnya industri kulit buaya hasil
ternak buaya bukan hasil penangkapan di alam
- membantu mengatasi isu lingkungan global
(1) Pabrik pulp harus mempunyai hutan produksi
Keuntungan Sertifikasi ISO
14000
Dasar Persaingan setara
Negara negara Eropa dan Amerika
telah menentukan produk tertentu
harus ISO 14000. harga produk
ber-ISO di negara tersebut tidak
berkompetisi dengan produk yang
lebih murah non ISO
Keuntungan Sertifikasi ISO 14000

Memiliki kekuatan pasar


- Produsen telah mempunyai negara tujuan
pemasaran yang pasti
- Produsen non ISO secara tak langsung
hanya memasarkan di negara NON ISO,
yang sebagaian negara miskin
Keuntungan Sertifikasi ISO 14000

Terbentuknya sistem manajemen


efektif

Industri ber ISO 14000, sebelumnya


telah memiliki ISO 9000, yang mempunyai
kualitas produk dan manajemen standar
Keuntungan Sertifikasi ISO 14000
Mengembangkan kepercayaan dan
kepuasan masyarakat
Masyarakat menjadi yakin bahwa produk
yang dibeli merupakan hasil produksi
industri yang berkualitas standar dan
ramah lingkungan.
Program Lingkungan yang
sejalan dengan ISO
AMDAL (Analisis Mengenai dampak
Lingkungan)
PROKASIH (Program kali bersih)
PRODUKSIH (Produksi Bersih)
Pengembangan Audit lingkungan
PROPER(Program Penilaian Kerja
Lingkungan)
Perubahan persepsi dunia usaha
thd upaya pengelolaan lingkungan

Dahulu Sekarang
Pengelolaan Pengelolaan
lingkungan adalah lingkungan merup
masalah bagian dr
penyelesaian
Biaya tambahan masalah
Tidak ada nilai Penghematan
tambah (No value Nilai (value creation)
creation)
Manfaat proper

Perusahaan Investor
Alat benchmarking untuk
kinerja non-keuangan
Kinerja perusahaan yg
bersih
Alat pemasaran (citra
perusahaan)
Pendorong ke arah eco-
efficiency
Meningkatkan komunikasi
antara perusahaan dan
pemerintah
Manfaat proper
Pemerintah
Publik
Instrumen pentaatan yg
relatif murah Ruang utk masy utk
Media pengukur berperan aktif dlm
keberhasilan program pengelolaan LH
lingkungan
Pendorong utk penerapan
basis data yg modern
Instrumen yg mendorong
utk tidak hanya terhenti pd
upaya pentaatan
Kriteria Perusahaan peserta
Proper
Berdampak besar terhadap lingkungan
(skala perusahaan dan kegiatan)
Berdampak penting terhadap
lingkungan (jenis kegiatan)
Perusahaan publik (terdaftar d pasar
modal)
Berorientasi ekspor (branded)
Penerapan Instrumen
Insentif/Disinsentif melalui pelabelan
peringkat warna
Peringka
Mekanisme peningkatan Pentaatan
t warna
EMAS 1. Penghargaan konsumen
Insentif
HIJAU 2. Penghargaan investor
Reputasi
3. Kebanggaan pekerja
BIRU
MERAH 1. Tekanan konsumen
Disinsentif
HITAM 2. Tekanan investor
Reputasi
3. Tekanan pemegang saham
Informasi Peringkat Proper
Peringkat Informasi Peringkat
warna
EMAS Melakukan pengelolaan lingkungan lebih dari yg
dipersyaratkan, dan dapat mencapai zero emisi
HIJAU Melakukan pengelolaan lingkungan lebih dari yg
dipersyaratkan
BIRU Melakukan pengelolaan lingkungan sebagaimana yg
dipersyaratkan
MERAH Melakukan pengelolaan lingkungan namun belum
mencapai sebagaimana yg dipersyaratkan
HITAM Belum melakukan pengelolaan lingkungan yg berarti
Kriteria Penilaian
Area penilaian Peringkat Pendekatan
Pengendalian pencemaran air
Pengendalian pencemaran Hitam
udara Merah End of pipe
Pengelolaan limbah B3 Biru
Penerapan AMDAL
Penerapan SML
Pemanfaatan sumber daya Hijau Produksi Bersih
Pengembangan dan Emas Konservasi
partisipasi masyarakat