Anda di halaman 1dari 24

TUMBUH KEMBANG BAYI

USIA 0 12 BULAN

17 MEI 2017
DI RUANG PERINATOLOGI
Pengertian Tumbuh Kembang ???
Tumbuh Kembang

Pertumbuhan adalah bertumbuhnya bayi dari segi


jasmani.

Perkembangan adalah berkembangnya kepribadian bayi,


dari seorang makhluk yang tadinya secara mutlak
bergantung pada lingkungannya, menjadi seorang yg
secara relative mandiri dan berguna bagi lingkungannya.
CIRI-CIRI TUMBUH KEMBANG BAYI
Dari Lahir sampai usia 3 Bulan Dari usia 3 bulan sampai 6 bulan
Mampu mengangkat kepala Mampu mengangkat kepala 90
Mampu mengikuti obyek dengan derajat dan mengangkat dada
matanya Mulai belajar meraih benda yang
Mampu melihat ke muka orang ada dalam atau di luar
dengan tersenyum jangkauannya.
Mampu bereaksi terhadap Menaruh benda-benda di mulutnya
suara/bunyi Mampu tertawa dan menjerit
Mampu mengoceh spontan atau karena gembira bila diajak bermain
bereaksi dengan mengoceh
Dari usia 6 bulan sampai 9 bulan Dari usia 9 bulan sampai 12 bulan
Mampu duduk tanpa dibantu Mampu berdiri sendiri tanpa dibantu
Mampu tengkurap dan berbalik Mampu berjalan dengan dituntun
sendiri Mampu menirukan suara
Mampu merangkak meraih benda
atau mendekati seseorang
Mampu belajar menyatakan satu
atau dua kata
Mampu memindahkan benda dari
satu tangan ke tangan lain
Mampu mengerti perintah sederhana
atau larangan
Mampu memegang benda kecil
dengan ibu jari dan jari telunjuk
Ingin menyentuh apa saja dan
memasukkan beda ke mulutnya
Mampu melempar benda Berpartisipasi dalam permainan
Mampu mengeluarkan kata-kata yang
tanpa arti
Mulai berpartisipasu dlm permainan
tepuk tangan dan sembunyi-
sembunyian
Faktor-faktor Yg Mempengaruhi
Tumbuh Kembang Bayi
Faktor herediter

- Jenis kelamin anak laki > perempuan


- Ras suku Asmat berkulit hitam
- Kebangsaan bangsa Asia cenderung
pendek dan kecil, bangsa Amerika
cenderung tinggi dan besar
Faktor Lingkungan Eksternal

1. Lingkungan pranatal
Lingkungan intra uterin mempunyai
pengaruh
sangat besar.
Intra uterin selaput amnion & amnion,
melindungi fetus dari lingkungan luar.
Kondisi yang dapat mengganggu pertumbuhan
dan perkembangan janin : ibu yg kurang gizi,
ggn endokrin pada ibu ( ibu DM ), ibu yg
mendapat sitostatika atau infeksi (TORCH).
2. Pengaruh budaya Lingkungan

Budaya keluarga/masy.
mempengaruhi perilaku hidup sehat.
Ibu hamil dilarang makanan tertentu
padahal zat gizi tsb diperlukan utk
pertumbuhan janin.
Keyakinan utk melahirkan dgn petugas
kes. atau tetap memilih dukun beranak.
Anak yg dibesarkan di lingk. Petani di
desa akan mempunyai pola
kebiasaan/norma perilaku yang berbeda
dgn anak yg dibesarkan di
kota besar.
3. Status sosial dan ekonomi keluarga

Sosial ekonomi klg < adanya keterbatasan :


pemberian makanan bergizi,pendidikan &
pemenuhan kebutuhan primer
lainnya utk anak.

Keluarga sulit memfasilitasi anak utk mencapai tingkat


pertumbuhan & perkembangan anak yang optimal sesuai
dgn tahapan usianya.
4. Nutrisi

Zat yg dibutuhkan utk bertumbuh &


berkembang anak ; protein, lemak,
karbohidrat, mineral, vitamin & air.
Masa pranatal, usia bayi atau
remaja butuh kalori & protein >
banyak.
Hambatan pertumbuhan &
perkembangan dpt diakibatkan krn <
adekuatnya asupan zat gizi.
Asupan gizi > obesitas.
5. Iklim atau cuaca

Iklimdpt mempengaruhi status kesehatan


anak.
Musim penghujan banjir, akan timbul
penyakit menular spt diare, demam
berdarah & penyakit kulit.
Musim kemarau sulit mendapat air
bersih
diare.
Status kesehatan berdampak pada proses
pertumbuhan & perkembangan.
6. Olahraga / latihan fisik

Secara fisik dpt sirkulasi darah


meningkatkan suplai oksigen ke seluruh tubuh.
Olah raga akan aktivitas fisik & menstimulasi
perkembangan otot & pertumbuhan sel.
Berinteraksi, mengenal aturan yg berlaku &
belajar menaatinya utk tujuan bersama.
Membantu kemampuan utk berkomunikasi
dengan temannya.
Faktor internal

1. Kecerdasan
- dimiliki sejak dilahirkan
- Anak dgn kecerdasan yg rendah tdk akan
mencapai prestasi yg cemerlang walaupun
stimulus yg diberikan tinggi.
- Anak dgn kecerdasan dpt didorong oleh
stimulus lingkungan utk berprestasi secara
cemerlang.
2. Pengaruh hormonal

Ada 3 hormon utama yg mempengaruhi


pertumbuhan & perkembangan :
Hormon somatotropik ( growth
hormone )
- berpengaruh pada pertumbuhan tinggi
badan krn menstimulasi terjadinya
proliferasi sel kartilago & sistem skeletal.
- Kelebihan hormon gigantisme
- Kekurangan hormon dwarfism (kerdil)
Hormon tiroid menstimulasi metabolisme
tubuh.
Hormon gonadotropik menstimulasi
pertumbuhan interstisial dari testis utk
memproduksi testosteron & ovarium utk
memproduksi estrogen.
3. Pengaruh emosi
- Orangtua terutama ibu adalah orang terdekat
tempat anak belajar utk bertumbuh dan ber
kembang. Orangtua adalah model peran bagi
anak.
- Jika orangtua memberi contoh perilaku emosio-
nal yg baik atau buruk, anak akan belajar untuk
meniru perilaku orangtua tsb.
- Proses maturasi/pematangan kepribadian anak
diperoleh melaui proses belajar dari lingkungan
keluarganya.
Kebutuhan Dasar Usia 0-12 Bulan
Kebutuhan Fisik
1. Nutrisi/gizi
2. Perawatan kesehatan : imunisasi, pemberian ASI,
penimbangan BB, dll
3. Tempat tinggal yg layak
4. Kebersihan dan sanitasi lingkungan
5. Pakaian
6. Kesegaran jasmani

Kebutuhan emosi/kasih saying


Kebutuhan akan stimulasi mental
STIMULASI DLM TUMBANG USIA 0-12
BLN
STIMULASI sangat penting dalam perkembangan
bayi, karena bayi yang mendapat stimulasi akan
lebih cepat berkembang dibandingkan bayi yang
kurang mendapat stimulasi
USIA 0 3 BULAN
STIMULASI MOTORIK KASAR STIMULASI MOTORIK HALUS
1. Posisikan bayi dlm posisi 1. Ketika bayi mengepalkan
tengkurang. Lakukan beberapa kali tangannya, ibu dapat membuka
untuk melatih kekuatan kepalan tangannya, jari-jari ibu
motoriknya menyentuh jari-jari satu oer satu
dan meluruskannya.
2. Beri semangat bayi untuk
mengangkat kepalanya dlm posisi 2. Berikan pijatakan lembut di jari-
tengkurap. Meletakkan jari kecil dan berikan mainan yang
cermin/gambar besar di depan, lembut dgn warna mencolok dan
atau menyelaraskan wajah ibu dgn dpt juga keluarkan bunyi-bunyian
bayi saat memanggil namanya. untuk mendorongnya bereaksi.
3. Membelai kepala dan leher 3. Pegang jemari bayi kemudian
sehingga bayi akan mengangkat lakukan gerakan lengan menyilang
kepalanya di dadanya.
USIA 4 6 BULAN
STIMULASI MOTORIK KASAR
STIMULASI MOTORIK HALUS
1. Membunyikan mainan di atas
kepala bayi dan menggerakannya 1. Memberikan mainan yg memiliki
perlahan ke satu sisi. pegangan dan dpt digigit sehingga
bayi terus menerus menggenggam.
2. Baringkan dlm posisi tengkurap
kemudian bunyikan mainan dari 2. Letakkan bayi dlm posisi
atas atau depan sehingga kecil tengkurap. Lalu letakkan mainan
mengangkat kepalanya. berwarna warni dlm jangkauan dan
biarkan bayi mencoba untuk
3. Dudukkan di kursi untuk mengambil mainan tersebut.
merangsangnya agar mampu duduk
sendiri dengan pengawasan orang 3. Kenalkan bayi dgn tekstur yg
tua. beragam pada objek di dlm rumah,
seperti kain yang kasar dan halus.
4. Memberikan mainan yg berwarna
kontras dan mengeluarkan suara.
USIA 7 9 BULAN

STIMULASI MOTORIK KASAR STIMULASI MOTORIK HALUS


1. Menempatkan cermin di depan 1. Melakukan gerakan dgn jari-jari
bayi. Biarkan dia melakukan dan meminta bayi untuk meniru
gerakan-gerakan yg mengangkat gerakan ibu. Lakukan buka tutup
punggung dan pantat, serta tangan sambil bernyanyi.
ayunkan itu maju mundur.
2. Memberikan objek yg dpt
2. Merangkaklah bersama-sama bayi digenggam seperti tongkat drum,
untuk melatihnya keseimbangan sendok, garpu dsb.
tubuh.
3. Memberikan sendok plastic kecil
3. Latih berdiri untuk melatih otot untuk melatihnya makan
kakinya menggunakan sendok makan.
USIA 9 12 BULAN

STIMULASI MOTORIK KASAR STIMULASI MOTORIK HALUS


1. Tempatkan mainan di lokasu yg dpt 1. Siapkan sebah kotak mainan dan isi
diraih dan dipindah gerakan bayi. dgn berbagai mainan. Stimulasi
bayi untuk memindahkan objek
2. Ajak bayi mencoba berjalan di
dari tempatnya dan kemudian
rumput taman atau kebun
diletakkan pd tempatnya kembali.
3. Melatihnya berjalan, pegang kedua
2. Beri kesempatan bayi untuk makan
tangan dan berikan semangat dgn
menggunakan sendok plastic dan
meminta bayi untuk mengayunkan
makan sendirian di kursinya.
kaki langkah demi langkah.
3. Susun mainan warna warni dan
membiarkan dia memasukkan
objek untuk melatih kemampuan
koordinasi mata dan tangan