Anda di halaman 1dari 12

TINJAUAN PUSTAKA

DR. Rosmawaty Lubis, MKes


Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Nasional
Jakarta
Tinjauan Pustaka
Penelitian memerlukan dasar teori
tentang masalah yang akan diteliti
Tinjauan Pustaka Bab II dalam
penulisan proposal penelitian setelah
Bab I. Pendahuluan
Sumber pustaka
Buku seluruhnya (buku teks)
Bab (bagian dari buku)
Monografi (tulisan ilmiah)
Jurnal ilmiah (majalah ilmiah) jurnal
ilmiah nasional maupun internasional
Laporan atau buku yang diterbitkan
oeh lembaga resmi
Daftar Pustaka
Sumber pustaka yang dicantumkan dalam Daftar
Pustaka hendaknya yang benar-benar dibaca
secara langsung serta relevan dengan masalah
penelitian.
Sedapat mungkin dihindari pencantuman sumber
pustaka yang hanya berupa abstrak dan yang
dibaca secara tidak langsung dari sumber lain.
Bila dianggap perlu dan sumber aslinya tidak
dapat ditemukan, cantumkan penjelasan
abstrak atau dikutip dari menyertai nama
sumber yang dibaca langsung.
Pengetikan Daftar Pustaka
Pustaka pertama dimulai 3 spasi di bawah judul
DAFTAR PUSTAKA
Setiap pustaka diteruskan ke baris berikutnya
dengan jarak 1 spasi dan dimulai 5 ketukan ke
dalam.
Pustaka berikutnya berjarak 2 spasi dari
sebelumnya.
Setiap pustaka mencantumkan nama penulis,
editor atau badan/lembaga resmi, tahun
publikasi, judul buku atau judul tulisan, nama
penerbit dan kota.
Sistem Penulisan Pustaka
Sistem Harvard (alfabetik) : daftar pustaka
disusun berdasarkan nama belakang penulis
berurutan berdasarkan abjad.
Sistem Vancouver (sistem nomor ) : daftar
pustaka disusun berdasarkan urutan
penampilan di dalam naskah.
Perhatikan baik-baik cara penulisan masing-
masing sistem, khususnya tanda baca yang
dipakai.
Singkatan nama majalah sesuai Index Medicus
Sistem Harvard
Daftar disusun secara alfabetik berdasarkan
nama keluarga (nama belakang) penulis.
Bila beberapa tulisan ditulis oleh dua pengarang
dengan pengarang pertama yang sama, maka
urutan ditentukan oleh abjad pengarang kedua.
Pustaka yang ditulis oleh penulis atau kelompok
penulis yang sama disusun menurut tahun
penerbitan.
Bila nama penulis (kelompok penulis) dan tahun
penerbitan sama di belakan tahun
dicantumkan huruf a, b, c dst.
Jurnal ilmiah
Kaplan A.P., Kay A.B. and Austen K.F.
(2014) A
prealbumin activator of
prekallikrein. J.
Exp. Med. 135, 81-87.

. Kaplan A.P., Goetzl E.J. and Austen


K.F. (2015)
the fibrinolityc
pathway ........... J. Clin.
Buku dan monografi
Dubowitz V. and Brooke M.H. (2010)
Nucleoside diphosphokinase, dalam
The Enzime (Boyer P.D., ed), vol.8, 3
rd
ed., hal. 307 333. Academic Press,
New York.

. Parks R.E. (2014) Muscle Biopsy : A Modern


Approach. W.B. Saunders, London.
Lembaga resmi
Educational testing Service (2010)
The
Cooperative Mathematics Tests
Handbook. Educational Testing
Service,
Princeton.
Sistem Vancouver
Bila penulis berjumlah enam atau
kurang semua penulis harus
dicantumkan namanya
Bila penulis lebih dari enam hanya
3 penulis pertama yang dicantumkan
namanya diikuti dengan et al atau
dkk.
Daftar pustaka disusun berdasarkan
urutan kemunculan di dalam naskah
Jurnal ilmiah