Anda di halaman 1dari 47

Pendahuluan

Sekilas
Pengertian dan Tujuan Pengukuran,
Penilaian, Evaluasi Pembelajaran

05/17/17 Evaluasi Pembelajaran 1


Pengukuran, Penilaian dan
Evaluasi

Mengukur Adalah
Membandingkan sesuatu
dengan satu ukuran
tertentu bersifat kuantitatif

05/17/17
Menilai Adalah Mengambil Suatu
Keputusan terhadap sesuatu
dengan ukuran baik buruk,
penilaian bersifat kualitatif

05/17/17 3
Mengadakan evaluasi berarti meliputi
kedua langkah di atas, yakni mengukur
dan menilai

05/17/17 4
Pengukuran, penilaian dan evaluasi
merupakan kegiatan yang bersifat
hierarki.

Artinya ketiga kegiatan tersebut dalam


kaitannya dengan proses belajar
mengajar tidak dapat dipisahkan satu
sama lain dan dalam pelaksanaannya
harus dilaksanakan secara berurutan

05/17/17 5
Evaluasi
Evaluasi Menurut Suharsimi Arikunto
(2004: 1) adalah kegiatan untuk
mengumpulkan informasi tentang
bekerjanya sesuatu, yang selanjutnya
informasi tersebut digunakan untuk
menentukan alternatif yang tepat dalam
mengambil keputusan

05/17/17 6
Tujuan
Evaluasi Pembelajaran

Untuk mengetahui taraf efisiensi metode yang di


gunakan oleh pendidik

Mengetahui seberapa jauh hasil yang telah


dicapai dalam proses pembelajaran

Mengetahui apakah materi yang di pelajari


dapat dilanjutkan dengan bahan yang
baru/diulangi

05/17/17 7
Lanjutan

Untuk mengetahui
efektifitas proses
pembelajaran yang
dilaksanakan
Untuk mengetahui kesesuaian
presepsi dan pemikiran peserta
didik dalam mengikuti proses
pembelajaran.

Untuk mengetahui apakah


komponen-komponen
dalam proses pembelajaran
sudah memberikan
kontribusi positif bagi
proses pembelajaran.
05/17/17 8
05/17/17 9
Tugas Mahasiswa
Diskusi Kelompok

05/17/17 10
Pembelajaran dan
Komponen Pembelajaran

Makna
Pembelajaran/instruksi
onal

Pembelajaran merupakan proses pengembangan kreativitas


berpikir
yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir peserta belajar,
serta dapat meningkatkan dan mengonstruksi pengetahuan baru
sebagai upaya meningkatkan penguasaan
dan pengembangan yang baik terhadap materi.
Pada tahab pertama, pembelajaran
membuka pintu gerbang kemungkinan
untuk menjadi manusia dewasa dan mandiri.
Pembelajaran memungkinkan seorang manusia
berubah dari tidak mampu menjadi mampu
dari tidak berdaya menjadi sumber daya.
Tujuan Pembelajaran
(TIU/Kompetensi Utama/
Stand. Kompetensi)

o k
p
o m
e l
i/k
d ir
a n
r m
a ja
el
,b
u m
ti k
k
p ra
n ,
Kemampuan g a
n
Awal bi
m
bi
MENJADI POLA HIDUP

KEMAMPUAN SIKAP/NILAI MENGATUR DIRI


(AFEKTIF)
MENGHARGAI

MENANGGAPI

MENERIMA

NATURALISASI
KETERAMPILAN
(PSIKOMOTOR) MERANGKAIKAN

KETEPATAN

MENGGUNAKAN

MENIRU
KEMAMPUAN BERPIKIR
(KOGNITIF)

MENGEVALUASI

MENSINTESIS

MENGANALISIS MENCIPTAKAN/
BERKREASI
MENERAPKAN

MEMAHAMI MENGEVALUASI

MENGINGAT
MENGANALISIS

(Bloom - 1956)
MENERAPKAN

MENGERTI

MENGINGAT
(Revisi : David R. Krathwohl, 2001)
PEMBELAJARAN KETERAMPILAN
Materi Persiapan
Teori Pembelajaran Proses PRAKTIKUM
- Dosen Mental
LABORATORIUM

RENCANA
PEMBELAJARAN
TEORI - PRAKTIK

Strategi Kognitif
Persiapan Laboratorium Informasi Verbal
-Ka. Lab Motor Skill
Materi Sikap
-Laboran/Teknisi
Praktik Intelektual Skill
-Dosen
Komponen-komponen Pembelajaran

S Proses S11

Imput Tujuan Output

Isi/Materi

Metode

Media

Evaluasi

Fasilitator/Guru WB/Peserta Didik


Langkah-Langkah Evaluasi

Persiapan

Pelaksanaan

Tindak lanjut
Persiapan :

1. Membentuk dan mengorganisasi tim pelaksan


2. Mengidentifikasi dan menentukan aspek-aspe
dan indikator apa yang akan dievaluasi
3. Menyusun rencana kegiatan evaluasi pembela
4. Menyusun kisi-kisi instrumen
dan teknik evaluasi proses pembelajaran.
5. Menyiapkan sarana pendukung
6. Mengatur jadwal dan petugas pelaksana lapan
Pelaksanaan

1. Mengumpulkan data dan informasi


2. Mengelola data dan informasi
3. Menganalisis temuan
4. Mendeskripsikan temuan
Tindak lanjut

1. Menyusun laporan
2. Menyampaikan hasil pelaksanaan
evaluasi kepada yang berkepentingan
3. Melakukan perbaikan dan pengembangan
pelaksanaan pempelajaran setelah
diketahui hasil dari evaluasi.
Sahih

Objektif

Adil

Prinsip- Terpadu
Prinsip
Terbuka
Evaluasi
Pembelajar Menyeluruh
an &Berkesinambu
ngan

Sistematis

Beracuan
kriteria
Akuntabel
Sahih :

Evaluasi didasarkan pada data yang


mencerminkan kemampuan yang diukur.
Objektif :

Evaluasi didasarkan pada prosedur


dan kriteria yang jelas tanpa
dipengaruhi oleh
subjektivitas evaluator.
Adil :

Evaluasi tidak menguntungkan atau


merugikan peserta didik karena
berkebutuhan
khusus serta perbedaan latar belakang
agama,
suku, budaya, adat istiadat, status
sosial ekonomi,
dan gender.
Terpadu :

Evaluasi merupakan salah satu


komponen yang tidak terpisahkan
dari kegiatan
pembelajaran.
Terbuka :

Prosedur evaluasi, kriteria


penilaian, dan dasar pengambilan
keputusan
dapat diketahui oleh pihak yang
berkepentingan.
Menyeluruh dan Berkesinambungan :

Evaluasi mencakup semua aspek


kompetensi
dengan menggunakan berbagai teknik
penilaian
yang sesuai, untuk memantau
perkembangan
kemampuan peserta didik.
Sistematis :

Penilaian dilakukan secara


berencana dan bertahap dengan mengikuti
langkah-langkah baku.
Beracuan kriteria :

Evaluasi didasarkan pada ukuran


pencapaian kompetensi yang
ditetapkan., Instrumen penilaian disusun
dengan merujuk pada kompetensi (SKL,
SK, dan KD).
Akuntabel :

Evaluasi dapat dipertanggungjawabkan,


baik dari segi teknik, prosedur, maupun
hasilnya.
Bagaimana Mengukur Kinerja/Efektivitas Faktor
Pendukung/Komponen Pembelajaran

PERLU ANALISIS KOMPONEN


MENJADI INDIKATOR

PERLU INFORMASI SECARA RINCI


DENGAN MENCARI BUKTI-BUKTI
UNTUK INDIKATOR
MENURUNKAN KOMPONEN MENJADI INDIKATOR
Komponen Indikator Sub Indikator
Fasilitator Penyajian Menjelaskan
Bertanya Dasar
Bertanya Lanjut
Memberi Umpan Balik
Memberi Penguatan
Interaksi
Fariasi Gerak
Mengakomodasi Masukan
Penampilan Cara Berpakaian
Cara Berkomunikasi
Membuka Pembelajaran

Menutup Pembelajaran
Materi/Isi
Komponen Indikator Sub Indikator
Materi/Isi Kesesuaian Kesesuaian dengan kurikulum
Sesuai dengan tujuan pembelajaran
Sesuai kebutuhan peserta /warga
belajar
Mengikuti Perkembangan Zaman

Realistis dengan kondisi lingkungan


Aplikatif
Informatif

Mudah difahami
Kebermanfaatan Runtut
Menyeluruh
Berkesinambungan
Berorientasi masa depan

Kejelasan Materi Tidak hanya dari satu sumber


Dapat dipercaya &
dipertanggungjawabkan
PENILAIAN DIRI FASILITATOR
Penilaian yang dilakukan sendiri oleh fasilitator
yang bersangkutan untuk kepentingan pengelolaan
kegiatan pembelajaran
Penilaian yang didasarkan dari data
yang diperoleh dari diri fasilitator sendiri
tentang
Kemampuan, kecakapan, dan atau
penguasaan
kompetensi tertentu sesuai dengan kreteria
yang telah ditentukan
Penilaian terhadap fasilitator bisa saja
di lakukan oleh orang lain,
diantaranya adalah peserta latihan,
atau orang lain yang mempunyai keahlian dalam
bidang evaluasi
Aspek yang diobservasi
PENYAJIAN
Menjelaskan
Bertanya dasar
Bertanya lanjut
Memberi umpan PENAMPILAN
balik
Memberi penguatan Cara berkomunikasi
Interaksi Cara berpakainan sikap
Variasi gerak Keluwesan
Variasi suara Cara berbicara
Penggunaan media
Metode
Penguasaan materi
Membuka Pembelajaran

Deskripsi sikat materi


Relevansi
Menyatakan kompetensi

Menutup Pembelajaran
Merangkum
Memberikan tes
Tindak lanjut
Proporsi waktu untuk menutup
Teknik evaluasi proses pembelajaran
pendidikan non formal
Teknik Non Tes

Skala Bertingkat (Rating scale)


Kuisioner (Questionair)
Daftar Cocok (Check List)
Wawancara (Interview)
Pengamatan (Observation)
Observasi partisipan,
Observasi sistematik,
Observasi eksperimental,

Teknik Tes
Tes diagnostik
05/17/17 43
Teknik Non Tes

Skala Bertingkat (Rating scale)


Skala yang menggambarkan suatu nilai yang berbentuk angka terhadap
sesuatu hasil pertimbangan.

Kuisioner (Questionair)
Sebuah daftar pertanyaan yang harus diisi oleh orang yang akan diukur
(responden). Dengan kuesioner ini orang dapat diketahui tentang
keadaan/diri, pengalaman, pengetahuan sikap atau pendapatnya, dan lain-
lain.

05/17/17 44
Daftar Cocok (Check List)
Deretan pernyataan (yang biasanya singkat-singkat) dimana
responden yang dievaluasi tinggal membubuhkan tanda
cocok (v) ditempat yang sudah disediakan.

Wawancara (Interview)
Suatu metode atau cara yang digunakan untuk mendapatkan
jawaban dari responden dengan jalan tanya jawab sepihak,
yang bersifat terbuka atau tertutub.

05/17/17 45
Pengamatan (Observation)
Suatu teknik yang dilakukan dengan cara mengadakan pengamatan
secara teliti serta pencatatan secara sistematis.

Observasi partisipan, dimana pengamat ikut dalam kegiatan yang


diamati.

Observasi sistematik, factor yang diamati sudah tersusun sistematis


dan diatur menurut kategori, pengamat berada diluar kelompok yang
diamati.

Observasi eksperimental, pengamat tidak masuk kelompok tapi dapat


mengendalikan situasi sehingga sesuai dengan tujuan evaluasi.

05/17/17 46
Teknik Tes

Tes diagnostok

Tes yang digunakan untuk mengetahui kelemahan-kelemahan siswa


sehingga berdasarkan kelemahan-kelemahan tersebut dapat dilakukan
pemberian perlakukan yang tepat.

05/17/17 47